Berita Terkini

DPRD lndramayu Gelar Paripurna Penyampaian Raperda Peraturan Perangkat Daerah

 Indramayu, Sergaptarget.com DPRD Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, di Ruang Sidang Utama, mengadakan Rapat Paripurna dalam rangk...

Postingan Populer

Kamis, 02 Oktober 2025

Serda Awaludin : Linmas Merupakan Organ Keamanan Desa Yang Sangat Diandalkan 

Wonogiri - Bintara Pembina Desa (Babinsa) sebagai unsur pelaksana Pembinaan Teritorial (Binter) memiliki tugas, di antaranya memberikan penyadaran pada masyarakat tentang wawasan kebangsaan, memberdayakan potensi pertahanan yang ada di desa binaan dan lain-lain.

Seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 22/Slogohimo Kodim 0728/Wonogiri, Serda Awaludin bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) dan Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas) Briptu Andre melaksanakan pembinaan terhadap anggota Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas)/Hansip bertempat di Balai Desa Slogohimo dan Hutan Donoloyo Kec. Slogohimo, Kamis (02/10/2025).

Kegiatan tersebut dibuka oleh Babinsa Serda Awaludin bersama Forkopimka dalam sambutannya menyatakan, kegiatan pembinaan dan latihan ini sangat diperlukan untuk peningkatan kapasitas Linmas.

"Linmas merupakan organ keamanan desa yang sangat diandalkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ungkapnya.

Karena itu, menurut Serda Awaludin, pihaknya sengaja menggandeng Bhabinkamtibmas untuk memberikan pembekalan dan penyegaran bagi anggota Linmas.

Dengan kerja sama Koramil dan Polsek yang telah menugaskan anggotanya untuk hadir dan memberikan pembekalan bagi Satuan Linmas, aparat desa setempat juga menyampaikan terima kasih. Sebab, diakui, anggota Linmas selalu semangat dengan mencermati dan memahami semua materi yang disampaikan Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

Selanjutnya, pemberian materi wawasan kebangsaan oleh Serda Awaludin yang mengupas tentang nilai-nilai bela negara, di antaranya cinta tanah air, yakin akan Pancasila sebagai ideologi negara, sadar akan berbangsa dan bernegara serta kerelaan untuk berkorban.

Babinsa juga mengajak anggota Linmas untuk bekerja secara maksimal dalam mewujudkan keamanan lingkungan dari segala bentuk ancaman.

Penulis : Arda 72

Pak Tentara Latih Siswa SMK Pancasila 8 Slogohimo Disiplin dan Nasionalisme

Wonogiri - Langkah kaki para siswa SLTPN 1 Kampak terdengar kompak, menghentak lapangan desa Bulusari Kec. Slogohimo dengan ritme yang tertata. Suara lantang komando baris-berbaris mengisi udara siang yang terik. 

Di balik kegiatan tersebut, tiga prajurit TNI dari Koramil 22/Slogohimo, yakni Sertu Budi Surepno, Sertu Novi Wahyu dan Koptu Kukuh Setyawan, tampak aktif membimbing para pelajar SMK Pancasila 8 Slogohimo dalam latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) dan wawasan kebangsaan, Rabu (2/10/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar latihan fisik. Lebih dari itu, TNI hadir untuk menanamkan disiplin, semangat nasionalisme, serta jiwa patriotik kepada generasi muda, sejak di bangku sekolah.

"TNI hadir bukan hanya menjaga kedaulatan negara, tapi juga berperan aktif mencetak generasi yang tangguh dan cinta tanah air. Lewat pelatihan PBB dan wawasan kebangsaan ini, kami ingin membentuk karakter mereka sejak dini," jelas Sertu Budi.

Pelatihan yang berlangsung selama satu hari ini dibagi dalam dua sesi: sesi teori dan sesi praktik lapangan. Para siswa diberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya baris-berbaris sebagai latihan dasar kedisiplinan, kekompakan, dan pembentukan karakter.

Sertu Budi menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang menjadi tugas pokok TNI, khususnya di lingkungan pendidikan.

"Kami ingin TNI semakin dekat dengan masyarakat, terutama generasi muda. Ini bentuk nyata pengabdian kami di luar medan tempur," ujarnya.

Sementara itu, Guru Kesiswaan Anang S.Pd. menyampaikan apresiasi atas peran aktif TNI dalam mendukung proses pembentukan karakter siswa.

"Kegiatan ini sangat positif, terutama untuk membangun kedisiplinan dan rasa kebangsaan di era digital seperti sekarang. Kolaborasi dengan TNI sangat kami butuhkan," ujarnya.

Koramil Slogohimo menyatakan bahwa pelatihan semacam ini akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen TNI dalam mendampingi generasi muda menghadapi tantangan zaman.

Penulis : Arda ,72

Kodim 0735/Surakarta Gelar Bakti-Teritorial Prima Donor Darah Dalam Rangka Memperingati HUT Ke-80 TNI Dan HUT Ke-75 Kodam IV/Diponegoro

Surakarta - Dalam rangka menyambut HUT ke - 80 TNI dan HUT ke - 75 Dam IV/Dip Kodim 0735/Surakarta bekerja sama dengan PMI Kota Surakarta dan The Sunan Hotel.menggelar aksi Donor Darah bertempat di Ballroom The Sunan Hotel, Jl. A.Yani no 40 Kelurahan Kerten Kecamatan Laweyan, Kamis (02/10/2025). 

Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang S.I.P., M.I.P. yang juga turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut menegaskan setetes darah yang kita sumbangkan hari ini sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang membutuhkan.

"Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata bahwa TNI selalu hadir di tengah rakyat serta membantu kesulitan masyarakat disekitarnya," tuturnya.

Menurutnya, selain anggota TNI, kegiatan tersebut juga mendapat sambutan antusias dari instansi lain seperti Persit, Polri, FKPPI dan masyarakat sekitar.

"Kehadiran warga yang ikut berpartisipasi menunjukkan kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mendukung kegiatan sosial kemanusiaan,"imbuhnya.

"Dengan terselenggaranya kegiatan ini, Kodim 0735/Surakarta berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam memperingati HUT ke-80 TNI dan HUT ke-75 Kodam IV/Diponegoro."imbuhnya.

"Momentum ini diharapkan semakin mempererat hubungan TNI dengan rakyat maupun instansi terkait sesuai dengan jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, sekaligus tentara profesional, TNI Prima, TNI Rakyat, Indonesia Maju." pungkas Dandim.

Penulis : Arda 72

Peduli Kesehatan, Babinsa Joyotakan Laksanakan Pendampingan Posyandu ILP di Wilayah Binaan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Joyotakan Koramil 03/Serengan Kodim 0735/ Surakarta, Serma Rumbawa melaksanakan  pendampingan posyandu ILP ( Integritas Layanan Primer ) bertempat di Aula Kelurahan Joyotakan Kecamatan Serengan Kota Surakarta, Kamis (02/10/2025).

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain perwakilan dari Puskesmas, bidan kelurahan, kader Posyandu, perangkat Kelurahan Joyotakan, serta masyarakat sekitar.

Dikatakan Serma Rumbawa kegiatan Posyandu ILP ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat kelurahan, dengan mengedepankan prinsip integrasi layanan kesehatan primer.

"Adapun rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam Posyandu ILP meliputi, Pendaftaran dan pendataan peserta Posyandu yang terdiri dari ibu hamil, balita, remaja, dewasa, hingga lansia, Penimbangan balita, pengukuran tinggi badan, lingkar kepala, serta pemberian vitamin A dan makanan tambahan gizi untuk mendukung tumbuh kembang anak."ujarnya.

"Pemeriksaan kesehatan ibu hamil termasuk pengecekan tekanan darah, lingkar lengan atas, serta pemberian tablet penambah darah, Pemeriksaan kesehatan lansia, seperti cek tekanan darah, gula darah, dan penyuluhan kesehatan terkait penyakit tidak menular, Imunisasi dasar lengkap bagi bayi dan balita sesuai jadwal yang telah ditetapkan Puskesmas, Konseling gizi dan pola hidup bersih dan sehat yang diberikan oleh kader kesehatan dan tenaga medis kepada masyarakat dan Pencatatan dan pelaporan hasil pelayanan melalui sistem ILP, sehingga data kesehatan masyarakat terintegrasi dengan baik dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan."tegasnya.

"Dalam kesempatan tersebut, Kami juga memberikan himbauan kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kesehatan diri dan keluarga, memanfaatkan layanan Posyandu secara rutin, serta mendukung program pemerintah dalam bidang kesehatan."tukasnya .

Kehadiran Babinsa di tengah kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, sekaligus sebagai sarana mempererat hubungan silaturahmi dengan warga binaan.

Penulis : Arda 72

Kades kota intan M Syukur dan perangkat desa dan segenap jajarannya mengucapkan Selamat HUT Rohul ke 26 tahun

Kades kota intan M Syukur dan perangkat desa dan segenap jajarannya mengucapkan Selamat HUT Rohul ke 26 tahun 

"Harmoni Dalam Keragaman Maju Bersama Untuk Rokan Hulu Riau"

Jalan Setapak Cor Beton di Blok Lurung: Warga Penyingkiran Lor Kini Lebih Mudah Beraktivitas


INDRAMAYU, Sergaptarget.com – Warga Desa Penyingkiran Lor, Kecamatan Cantigi, Kabupaten Indramayu, kini bisa tersenyum lega. Jalan setapak di Blok Lurung yang dulunya sulit dilalui, kini telah dibangun dengan cor beton sepanjang 60 meter, lebar 1,2 meter, dan tinggi 15 sentimeter.

Proyek ini menggunakan dana Bantuan Provinsi (Banprov) sebesar Rp21 juta, dan dikerjakan dengan melibatkan tenaga kerja dari masyarakat sekitar. Kehadiran jalan setapak baru ini diharapkan menjadi akses vital yang memudahkan warga dalam beraktivitas sehari-hari.

"Pembangunan jalan cor beton ini bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga bentuk perhatian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan akses jalan yang lebih baik, warga lebih mudah menuju sekolah, pasar, maupun fasilitas kesehatan," ujar Iksan (54), salah satu warga saat ditemui wartawan, Rabu (19/1/2025).

Pantauan di lapangan, hasil pembangunan jalan tampak rapi, mulus, dan kokoh. Warga berharap jalan ini bisa awet serta tahan lama. Tak hanya memudahkan mobilitas, keberadaan jalan cor beton juga diyakini dapat mendukung geliat ekonomi desa, sebab akses distribusi barang dan jasa menjadi lebih lancar.

Selain pembangunan fisik, pengawasan dan partisipasi masyarakat menjadi kunci agar hasilnya benar-benar bermanfaat. Dukungan warga sejak proses pengerjaan hingga pemanfaatan diharapkan bisa menjaga kualitas jalan tetap terjaga.

"Dengan adanya jalan setapak yang layak, masyarakat bisa lebih produktif dan kegiatan sosial pun makin mudah dilakukan," kata Tarudi Sulaksana, tokoh masyarakat setempat.

Pembangunan ini menjadi bukti nyata bahwa infrastruktur desa yang sederhana sekalipun bisa membawa dampak besar bagi kehidupan sehari-hari.

(Asep Yana Supriadi)

Polsek Rambah Samo Pasang Plang Peringatan di Lahan Bekas Terbakar, Warga Diingatkan Bahaya Karhutla


Rokan Hulu – Polsek Rambah Samo melaksanakan kegiatan pemasangan plang peringatan larangan beraktivitas di lahan bekas terbakar yang berlokasi di Dusun Sei Gatal, Desa Rambah Samo, Kecamatan Rambah Samo, Kamis (2/10/2025) sekitar pukul 11.00 WIB.

Plang tersebut berisi tulisan peringatan bahwa "Area ini dalam proses penegakan hukum dugaan tindak pidana melakukan pembakaran lahan dan atau mengerjakan, menggunakan, menduduki dan/atau melakukan kegiatan perkebunan di dalam kawasan hutan tanpa izin yang sah, serta dilarang melakukan kegiatan apapun di area bekas terbakar."

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Rambah Samo, IPDA Sarlose Mesra, SH, didampingi Sekdes Desa Rambah Samo, Hamdan, personel Polsek Rambah Samo, serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Rambah Samo menegaskan kepada masyarakat bahwa membuka lahan dengan cara membakar merupakan tindak pidana serius dan dapat diproses secara hukum. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan demi menjaga keselamatan bersama serta kelestarian lingkungan.

"Kami berharap masyarakat semakin sadar bahwa membakar lahan bukanlah solusi, melainkan perbuatan yang merugikan banyak pihak. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah kebakaran hutan dan lahan," ujar Kapolsek Rambah Samo.

Pemasangan plang peringatan berlangsung hingga pukul 11.30 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen Polsek Rambah Samo bersama pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung penegakan hukum serta upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Rokan Hulu. ***Hobbi Pargaulan***

Dandim Wonosobo Resmikan Arfa Homestay Usai Renovasi, Dorong Inovasi Usaha di Kawasan Wisata


Wonosobo - Komandan Kodim 0707/Wonosobo, Letkol Inf Yoyok Suyitno, bersama Perwira Staf Makodim dan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XXVII, Ny. Fifin Yoyok, meresmikan kembali Arfa Homestay di Wonosobo, Jawa Tengah, (2/10/2025). 

Peresmian ini menandai selesainya renovasi homestay milik salah satu anggota Kodim tersebut, yang kini dilengkapi tambahan kamar untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung.Dalam sambutannya saat memotong pita peresmian, Letkol Inf Yoyok mengucapkan selamat atas penyelesaian renovasi Arfa Homestay. 

"Semoga dengan bertambahnya fasilitas baru, pengunjung semakin betah menginap di sini," ujarnya. Ia menekankan bahwa langkah inovatif seperti ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus mencari peluang usaha yang bermanfaat bagi masyarakat.

Letkol Inf Yoyok juga menyatakan dukungannya terhadap inisiatif anggota Kodim yang membaca peluang bisnis di kawasan wisata seperti Wonosobo. "Kita tinggal di daerah wisata yang kaya potensi. Banyak peluang usaha yang bisa digali, seperti menyediakan penginapan, membuat cenderamata, atau menjadi pemandu wisata," katanya, seraya menegaskan komitmen Kodim untuk mendukung usaha-usaha produktif anggotanya.

Sementara itu, Ny. Fifin Yoyok, selaku Ketua Persit KCK Cabang XXVII, berharap peresmian ini membawa keberkahan bagi semua pihak. "Semoga Arfa Homestay semakin maju dan berkembang, serta memberikan manfaat yang luas," ucapnya di hadapan pengurus Persit.

Owner Arfa Homestay, Ahmad Ridho juga merupakan anggota Kodim, menyampaikan rasa terima kasih kepada Dandim atas dukungan yang diberikan. "Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Dandim dan seluruh jajaran Kodim yang selalu mendukung usaha kami. Dukungan ini sangat berarti untuk kemajuan homestay," ujar Ridho.

Renovasi Arfa Homestay ini dilakukan untuk menambah kapasitas kamar guna mengakomodasi meningkatnya jumlah wisatawan yang berkunjung ke Wonosobo, yang dikenal sebagai destinasi wisata alam seperti Dieng dan pegunungan sekitarnya. Dengan fasilitas yang ditingkatkan, homestay ini diharapkan mampu bersaing di tengah maraknya penginapan di kawasan tersebut.

(Yudhi)
Pendim0707

Re: Kapolresta Cirebon dan Forkopimda Kabupaten Cirebon Kompak Kawal Program MBG Pastikan Aman dan Bergizi 



Pada Kam, 2 Okt 2025 19.01, Edi Babil <edibabil39@gmail.com> menulis:




CIREBON – Kapolresta Cirebon, KOMBES POL. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tingkat Kabupaten Cirebon yang digelar di Ruang Paseban, Kantor Bupati Cirebon, Kamis (2/10/2025).

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi Forkopimda, instansi terkait, hingga pengelola SPPG untuk menyatukan langkah dalam menyukseskan program unggulan pemerintah pusat, yakni penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak sekolah dan ibu hamil sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting sekaligus mencetak Generasi Emas 2045.

Rakor dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Mochamad Syafrudin, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhamad Yusron, Kadinkes Hj. Eni Suhaeni, SKM., M.Kes., serta para kepala SPPG, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), dan mitra penyelenggara.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj. Eni Suhaeni, SKM., M.Kes. menekankan pentingnya percepatan Sertifikasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

"Saya minta semua SPPG tidak menunda lagi pengurusan SLHS. Standar kebersihan dan sanitasi adalah syarat mutlak. Kalau ada masalah seperti keracunan, koordinasi dengan Dinkes dan puskesmas harus cepat dilakukan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan," ucapnya.

Ia juga mengingatkan agar setiap SPPG memberikan pelayanan terbaik, termasuk menjaga kualitas menu makanan.

"Jangan asal kenyang, tetapi harus bergizi, sehat, dan bermanfaat. Ini investasi kesehatan anak-anak kita."

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Mochamad Syafrudin, menegaskan program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah.

"MBG adalah program unggulan Presiden RI. Tujuannya memastikan anak-anak dan ibu hamil kita cukup gizi, sehingga generasi 2045 bisa bersaing di dunia internasional. Kalau kita lalai, kita akan kehilangan momentum besar ini," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk mengutamakan pangan lokal.

"Jangan hanya bicara kualitas, tetapi juga berikan ruang bagi petani kita. Pangan lokal sehat, segar, dan bisa menggerakkan ekonomi daerah. Dari sini akan lahir dampak ganda, kesehatan meningkat dan ekonomi tumbuh."

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhamad Yusron, S.A.P., menekankan pentingnya kontrol waktu dalam penyajian makanan.

"Durasi makanan yang layak konsumsi itu lima jam. Kepala SPPG harus benar-benar mengatur ritme masak, pengemasan, dan distribusinya. Jangan sampai makanan basi sampai ke anak-anak," jelasnya.

Ia menambahkan, TNI bersama Polri siap melakukan pendampingan.

"Kami sudah memerintahkan Danramil berkoordinasi dengan Kapolsek. Jangan sampai ada SPPG dari luar daerah masuk tanpa izin. Kami juga akan terus memonitor distribusi logistik agar tidak terjadi penyalahgunaan." pungkasnya.

Sementara, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.,H., menegaskan komitmen Kepolisian untuk mendukung penuh program MBG sebagai amanah nasional. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan SPPG dan SPPI dalam menjaga higienitas dan keamanan pangan.

"Kebersihan adalah hal utama. Dari proses pencucian bahan, pengolahan, hingga penyajian harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai ada kelalaian karena penerima manfaatnya adalah anak anak generasi penerus masa depan bangsa," tegas Kapolresta Cirebon.

Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan peralatan masak yang standar, penyimpanan makanan dengan wadah higienis, serta pengawasan distribusi logistik agar tidak terjadi sabotase. 

"Ini bukan sekadar program biasa, tapi menyangkut masa depan anak bangsa. Jangan anggap sepele soal kebersihan. Bahan harus dicuci bersih, proses masak harus higienis, alat masak ditata dengan baik, dan Jangan sampai ada karyawan yang sakit tetap bekerja. Itu sangat berisiko, selain itu Keamanan distribusi makanan harus dijaga. Ingatkan sopir dan petugas agar tidak lengah. Jangan sampai ada sabotase atau masalah lain di perjalanan. Semua harus diawasi." ucap kapolresta Cirebon.

Kapolresta menambahkan agar SPPI dan Ahli Gizi memanfaatkan pangan lokal yang bergizi, memastikan porsi dan kualitas makanan benar-benar tersaji sesuai standar, serta menghindari praktik-praktik yang berpotensi melanggar hukum.

"Kita harus amanah jangan sampai, ada yang melakukan hal-hal yang berakibat tindak pidana" tambahnya.

Selain itu, Kapolresta Cirebon mengingatkan agar seluruh pihak aktif melaporkan kendala maupun gangguan kamtibmas di sekitar SPPG melalui Hotline 110 Polri sehingga setiap permasalahan dapat ditangani cepat dan tepat.

Rakor ditutup dengan harapan bersama agar Kabupaten Cirebon dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan MBG yang aman, bergizi, berkualitas, dan tepat sasaran.

"Mari kita jaga bersama program ini. Jangan sampai ada penyalahgunaan wewenang. Jangan ada yang coba-coba mengambil keuntungan pribadi. Semua harus fokus pada tujuan utama: generasi sehat, cerdas, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan," pungkas Kapolresta Cirebon.

Dengan sinergi lintas sektor, program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Cirebon diharapkan mampu memberi manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi motor penggerak terciptanya Indonesia Emas 2045.

Kapolresta Cirebon dan Forkopimda Kabupaten Cirebon Kompak Kawal Program MBG Pastikan Aman dan Bergizi 





CIREBON – Kapolresta Cirebon, KOMBES POL. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tingkat Kabupaten Cirebon yang digelar di Ruang Paseban, Kantor Bupati Cirebon, Kamis (2/10/2025).

Kegiatan ini menjadi wadah penting bagi Forkopimda, instansi terkait, hingga pengelola SPPG untuk menyatukan langkah dalam menyukseskan program unggulan pemerintah pusat, yakni penyediaan makanan bergizi gratis bagi anak sekolah dan ibu hamil sebagai bagian dari upaya menekan angka stunting sekaligus mencetak Generasi Emas 2045.

Rakor dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra Drs. H. Mochamad Syafrudin, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Mukhamad Yusron, Kadinkes Hj. Eni Suhaeni, SKM., M.Kes., serta para kepala SPPG, Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI), dan mitra penyelenggara.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Hj. Eni Suhaeni, SKM., M.Kes. menekankan pentingnya percepatan Sertifikasi Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS).

"Saya minta semua SPPG tidak menunda lagi pengurusan SLHS. Standar kebersihan dan sanitasi adalah syarat mutlak. Kalau ada masalah seperti keracunan, koordinasi dengan Dinkes dan puskesmas harus cepat dilakukan. Jangan sampai masyarakat kehilangan kepercayaan," ucapnya.

Ia juga mengingatkan agar setiap SPPG memberikan pelayanan terbaik, termasuk menjaga kualitas menu makanan.

"Jangan asal kenyang, tetapi harus bergizi, sehat, dan bermanfaat. Ini investasi kesehatan anak-anak kita."

Asisten Pemerintahan dan Kesra, Drs. H. Mochamad Syafrudin, menegaskan program MBG bukan sekadar bantuan makanan, tetapi wujud nyata komitmen pemerintah pusat dan daerah.

"MBG adalah program unggulan Presiden RI. Tujuannya memastikan anak-anak dan ibu hamil kita cukup gizi, sehingga generasi 2045 bisa bersaing di dunia internasional. Kalau kita lalai, kita akan kehilangan momentum besar ini," ungkapnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pihak untuk mengutamakan pangan lokal.

"Jangan hanya bicara kualitas, tetapi juga berikan ruang bagi petani kita. Pangan lokal sehat, segar, dan bisa menggerakkan ekonomi daerah. Dari sini akan lahir dampak ganda, kesehatan meningkat dan ekonomi tumbuh."

Dandim 0620/Kabupaten Cirebon, Letkol Inf Mukhamad Yusron, S.A.P., menekankan pentingnya kontrol waktu dalam penyajian makanan.

"Durasi makanan yang layak konsumsi itu lima jam. Kepala SPPG harus benar-benar mengatur ritme masak, pengemasan, dan distribusinya. Jangan sampai makanan basi sampai ke anak-anak," jelasnya.

Ia menambahkan, TNI bersama Polri siap melakukan pendampingan.

"Kami sudah memerintahkan Danramil berkoordinasi dengan Kapolsek. Jangan sampai ada SPPG dari luar daerah masuk tanpa izin. Kami juga akan terus memonitor distribusi logistik agar tidak terjadi penyalahgunaan." pungkasnya.

Sementara, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.,H., menegaskan komitmen Kepolisian untuk mendukung penuh program MBG sebagai amanah nasional. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan SPPG dan SPPI dalam menjaga higienitas dan keamanan pangan.

"Kebersihan adalah hal utama. Dari proses pencucian bahan, pengolahan, hingga penyajian harus benar-benar diperhatikan. Jangan sampai ada kelalaian karena penerima manfaatnya adalah anak anak generasi penerus masa depan bangsa," tegas Kapolresta Cirebon.

Ia juga menyoroti pentingnya penggunaan peralatan masak yang standar, penyimpanan makanan dengan wadah higienis, serta pengawasan distribusi logistik agar tidak terjadi sabotase. 

"Ini bukan sekadar program biasa, tapi menyangkut masa depan anak bangsa. Jangan anggap sepele soal kebersihan. Bahan harus dicuci bersih, proses masak harus higienis, alat masak ditata dengan baik, dan Jangan sampai ada karyawan yang sakit tetap bekerja. Itu sangat berisiko, selain itu Keamanan distribusi makanan harus dijaga. Ingatkan sopir dan petugas agar tidak lengah. Jangan sampai ada sabotase atau masalah lain di perjalanan. Semua harus diawasi." ucap kapolresta Cirebon.

Kapolresta menambahkan agar SPPI dan Ahli Gizi memanfaatkan pangan lokal yang bergizi, memastikan porsi dan kualitas makanan benar-benar tersaji sesuai standar, serta menghindari praktik-praktik yang berpotensi melanggar hukum.

"Kita harus amanah jangan sampai, ada yang melakukan hal-hal yang berakibat tindak pidana" tambahnya.

Selain itu, Kapolresta Cirebon mengingatkan agar seluruh pihak aktif melaporkan kendala maupun gangguan kamtibmas di sekitar SPPG melalui Hotline 110 Polri sehingga setiap permasalahan dapat ditangani cepat dan tepat.

Rakor ditutup dengan harapan bersama agar Kabupaten Cirebon dapat menjadi contoh dalam pelaksanaan MBG yang aman, bergizi, berkualitas, dan tepat sasaran.

"Mari kita jaga bersama program ini. Jangan sampai ada penyalahgunaan wewenang. Jangan ada yang coba-coba mengambil keuntungan pribadi. Semua harus fokus pada tujuan utama: generasi sehat, cerdas, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan," pungkas Kapolresta Cirebon.

Dengan sinergi lintas sektor, program Makan Bergizi Gratis di Kabupaten Cirebon diharapkan mampu memberi manfaat besar bagi masyarakat, sekaligus menjadi motor penggerak terciptanya Indonesia Emas 2045.