Berita Terkini

Kades Garung Lor Sukoharjo Diduga Selewengkan Dana Desa untuk Kepentingan Pribadi

Wonosobo – Kepala Desa Garung Lor, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Wonosobo, diduga melakukan penyelewengan dana desa yang dialokasikan untuk...

Postingan Populer

Sabtu, 04 Oktober 2025

Kodim 0735/Surakarta Gelar Patroli Bersama Komcad, FKPPI, Dan RAPI Surakarta untuk Menjaga Keamanan Kota

Surakarta - Kodim 0735/Surakarta mengadakan patroli bersama dengan melibatkan organisasi masyarakat seperti RAPI Kota Surakarta, FKPPI, dan Komcad, Sabtu (04/10/2025).

Kegiatan patroli ini dipimpin Perwira Seksi Operasional (Pasiosp) Kodim Kapten Inf Tri Sakti Kristiyoso dan diikuti oleh Anggota Kodim 0735/Surakarta, RAPI Kota Surakarta, Anggota Komcad, serta FKPPI Kota Surakarta.

Pasiops Kodim 0735/Surakarta memegaskan kegiatan patroli bersama ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan mengantisipasi potensi gangguan di Kota Surakarta.

"Patroli dimulai pada pukul 20.15 WIB dari Makodim 0735/Ska dan berlangsung hingga pukul 22.10 WIB. Route patroli meliputi Jl. A. Yani, Jl. Slamet Riyadi, Jl. Jend. Sudirman, Gladak Supit Urang, Jl. dr. Radjiman, Jl. dr. Wahidin, dan kembali ke Makodim."tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya dengan adanya patroli bersama ini, Kodim 0735/Surakarta dan organisasi masyarakat menunjukkan komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Surakarta.

"Patroli malam rutin kami lakukan tiap malam dengan maksud dan tujuan selain mengecek situasi pos-pos keamanan juga untuk agar mencegah niat seseorang untuk melakukan kejahatan dan juga untuk memantau perkembangan situasi kamtibmas," jelasnya.

"Selain melakukan patroli malam kami juga menyambangi warga untuk memberikan himbauan kamtibmas dan juga mengingatkan masyarakat lebih waspada terhadap kejahatan baik pencurian, jambret maupun curanmor serta mengajak masyarakat dalam menjaga wilayah tempat tinggal masing-masing."pungkas Pasiops.

Penulis : Arda 72

Kodim 0735/Surakarta Gelar Patroli Bersama Komcad, FKPPI, Dan RAPI Surakarta untuk Menjaga Keamanan Kota

Surakarta - Kodim 0735/Surakarta mengadakan patroli bersama dengan melibatkan organisasi masyarakat seperti RAPI Kota Surakarta, FKPPI, dan Komcad, Sabtu (04/10/2025).

Kegiatan patroli ini dipimpin Perwira Seksi Operasional (Pasiosp) Kodim Kapten Inf Tri Sakti Kristiyoso dan diikuti oleh Anggota Kodim 0735/Surakarta, RAPI Kota Surakarta, Anggota Komcad, serta FKPPI Kota Surakarta.

Pasiops Kodim 0735/Surakarta memegaskan kegiatan patroli bersama ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan mengantisipasi potensi gangguan di Kota Surakarta.



"Patroli dimulai pada pukul 20.15 WIB dari Makodim 0735/Ska dan berlangsung hingga pukul 22.10 WIB. Route patroli meliputi Jl. A. Yani, Jl. Slamet Riyadi, Jl. Jend. Sudirman, Gladak Supit Urang, Jl. dr. Radjiman, Jl. dr. Wahidin, dan kembali ke Makodim."tuturnya.

Lebih lanjut dikatakannya dengan adanya patroli bersama ini, Kodim 0735/Surakarta dan organisasi masyarakat menunjukkan komitmen untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Kota Surakarta.

"Patroli malam rutin kami lakukan tiap malam dengan maksud dan tujuan selain mengecek situasi pos-pos keamanan juga untuk agar mencegah niat seseorang untuk melakukan kejahatan dan juga untuk memantau perkembangan situasi kamtibmas," jelasnya.

"Selain melakukan patroli malam kami juga menyambangi warga untuk memberikan himbauan kamtibmas dan juga mengingatkan masyarakat lebih waspada terhadap kejahatan baik pencurian, jambret maupun curanmor serta mengajak masyarakat dalam menjaga wilayah tempat tinggal masing-masing."pungkas Pasiops.

Penulis : Arda 72

Sekolah Rakyat Hadir di Indramayu: Harapan Baru Anak Bangsa dari Desa Menuju Masa Depan Gemilang



INDRAMAYU, Sergaptarget.com – Harapan baru bagi anak-anak Indramayu kini mulai tumbuh. Melalui Program Sekolah Rakyat, pemerintah pusat menghadirkan model pendidikan berbasis asrama yang bukan sekadar tempat belajar, tetapi juga rumah bagi masa depan yang lebih cerah.

Program ini merupakan gagasan Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah nyata untuk memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Tak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, Sekolah Rakyat juga memberikan asupan gizi seimbang, pendidikan karakter, serta keterampilan hidup yang dibutuhkan di dunia kerja.

Dalam kunjungannya ke Indramayu,Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul)bersama Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono** menegaskan bahwa Sekolah Rakyat bukan sekadar sekolah biasa. "Anak-anak akan diasuh, diberi makan bergizi, dan dibimbing hingga siap melanjutkan ke perguruan tinggi. Semua ini agar mereka bisa keluar dari lingkaran kemiskinan," ujar Gus Ipul di hadapan calon siswa dan orang tua, Senin (29/9/2025).

Hingga kini, Program Sekolah Rakyat telah berjalan di 65 titik di seluruh Indonesia dengan total hampir 16.000 siswa yang menikmati pendidikan gratis berbasis asrama ini. Kabupaten Indramayu menjadi salah satu daerah yang dipercaya untuk menerapkan program tersebut.

Kisah yang Menggetarkan Hati
Di balik semangat program besar ini, tersimpan kisah-kisah kecil yang menyentuh.
Ada Nisa Ramdani (9), gadis kecil yang tinggal bersama ibunya yang mengalami gangguan mental. Mimpi Nisa sederhana — ia ingin sekolah tanpa takut lapar.
Ada pula Kurniawati, remaja yang sempat putus sekolah setelah hanya sebulan duduk di bangku SMP, kini kembali menatap harapan baru.
Dan Naisila Anandia (15), lulusan SD yang sempat berhenti sekolah tiga tahun lalu, kini kembali bisa melanjutkan pendidikannya dan bercita-cita menjadi dokter.

Bagi mereka, Sekolah Rakyat bukan sekadar tempat belajar — tetapi gerbang menuju kehidupan yang lebih baik.

Apresiasi dari Pemerintah Daerah
Bupati Indramayu Lucky Hakim menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah pusat terhadap anak-anak daerahnya. "Program Sekolah Rakyat ini seperti sinar baru bagi anak-anak kami di Indramayu. Semoga mereka tumbuh menjadi generasi yang cerdas, sehat, dan mandiri," ujarnya.

Dengan pendidikan berbasis asrama, pola makan sehat, dan bimbingan berkelanjutan hingga ke perguruan tinggi, Sekolah Rakyat diyakini akan menjadi pondasi penting bagi Indonesia yang lebih adil dan berdaya saing.

( Asep Yana Supriadi)

Festival Marching Band Indramayu 2025: Aksi Siswa Pukau Publik di Piala Bupati


INDRAMAYU, Sergaptarget.com– Derap langkah tegap, dentuman drum, dan melodi tiup yang bergema di Kompleks GOR Singalodra menjadi penanda dimulainya Festival Marching Band Indramayu Piala Bupati Tahun 2025 ,Sabtu (4/10/2025). Ajang bergengsi ini berlangsung selama dua hari, 4–5 Oktober, dan menjadi salah satu rangkaian meriah Hari Jadi ke-498 Kabupaten Indramayu.

Acara yang diikuti 30 tim peserta dari berbagai tingkatan sekolah — mulai dari SD, SMP, hingga SMA/SMK — serta peserta umum dari wilayah III Cirebon ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan kedisiplinan siswa. Tak hanya dari Indramayu, peserta dari Kabupaten Kuningan dan Kota Cirebon juga turut ambil bagian, menjadikan festival ini semakin semarak dan kompetitif.

Ketua Umum Indramayu Drum Corps Association (IDCA), H. Ruswa, M.Pd.I, menjelaskan bahwa festival ini bukan sekadar lomba, tetapi juga wadah pengembangan karakter dan seni musik di kalangan pelajar.

Kami ingin marching band menjadi bagian dari kebanggaan pelajar Indramayu. Di sini mereka belajar kerja sama, disiplin, dan menampilkan karya terbaik," ujar H. Ruswa didampingi Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Indramayu.

Aksi Megah dan Antusiasme Tinggi

Hari pertama (Sabtu, 4/10/2025) menampilkan kategori SD se-Kabupaten Indramayu dalam lomba *Street Parade*. Sementara hari kedua (Minggu, 5/10/2025) akan diisi oleh SMP, SMA, dan kategori umum, yang dijanjikan akan lebih ramai dan spektakuler.

Ketua Panitia Festival Marching Band Indramayu (FMDI), Sodikin, menyebut kegiatan ini merupakan salah satu puncak kreativitas siswa sekaligus bagian dari perayaan Hari Jadi Indramayu.

Festival ini akan ditutup dengan penampilan pemenang yang nantinya ikut dalam pawai akbar bersama Bupati Indramayu pada 7 Oktober. Tahun ini luar biasa karena antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan ada yang datang dari luar kota," ujar Sodikin kepada *Sergaptarge.com.*

Setiap tim yang tampil menampilkan formasi dan aransemen musik khas masing-masing. Penonton yang memadati arena GOR Singalodra tampak terpukau oleh kombinasi warna seragam, gerak teratur, dan harmoni musik yang menggema di udara sore.

Lebih dari Sekadar Lomba

Festival Marching Band Piala Bupati Indramayu 2025 menjadi bukti nyata bahwa pelajar Indramayu tidak hanya cerdas akademik, tetapi juga kaya talenta dan semangat seni.
Melalui kegiatan seperti ini, pemerintah daerah berharap dapat menumbuhkanrasa percaya diri, sportivitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal di kalangan generasi muda.

Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Indramayu dan IDCA, festival ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang semakin besar dan bergengsi.
Dan sebagaimana semangat marching band yang terus melangkah tegap — indramayu pun terus maju dengan harmoni dan kebanggaan.

(Asep Yana Supriadi)

Wabup Indramayu Ziarah ke Makam Raden Bagus Arya Wiralodra: Menghormati Pendiri, Menyatu dengan Sejarah


INDRAMAYU, Sergaptarget.com– Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-498 Kabupaten Indramayu ,Wakil Bupati Indramayu H. Syafudin memimpin kegiatan ziarah ke makam Raden Bagus Arya Wiralodra, tokoh pendiri Kabupaten Indramayu yang dikenal sebagai peletak dasar peradaban di Bumi Wiralodra.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (3/10/2025) di kompleks makam Sindang itu berlangsung khidmat dan penuh makna. Doa bersama dipanjatkan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah berjasa membangun cikal bakal Indramayu.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim Indramayu Letkol Inf. Yuniar beserta jajaran, Kapolres Indramayu, para camat se-Kabupaten Indramayu,Kuwu Sindang selaku tuan rumah, jajaran Satpol Pp, unsur Muspika, serta **perwakilan dari berbagai instansi pemerintahan.

Napak Tilas Sejarah di Tanah Wiralodra

Ziarah ke makam Raden Bagus Arya Wiralodra bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi bentuk penghormatan terhadap perjuangan dan nilai luhur pendiri Indramayu. Raden Bagus Arya Wiralodra dikenal sebagai sosok visioner yang membangun masyarakat berlandaskan kearifan lokal, keberanian, dan semangat gotong royong.

Wakil Bupati Syafudin dalam sambutannya mengatakan, ziarah ini menjadi momen penting untuk merenungi perjalanan panjang Indramayu sejak masa awal berdiri hingga menjadi daerah yang terus berkembang.

Ziarah ini bukan hanya mengenang sejarah, tapi juga mengingatkan kita agar terus menjaga semangat perjuangan dan persatuan yang diwariskan oleh Raden Bagus Arya Wiralodra," ujar Wabup Syafudin.

Melestarikan Warisan Leluhur, Membangun Masa Depan

Selain menjadi simbol penghormatan, kegiatan ziarah ini juga menjadi momen kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam merawat nilai-nilai budaya lokal. Melalui kegiatan seperti ini, generasi muda diharapkan dapat mengenal sejarah dan menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah kelahiran.

Rangkaian Hari Jadi Indramayu tahun ini mengusung semangat "Ngindramayu: Nyawiji, Ngarumat, Ngaruwat" yang berarti menyatu, merawat, dan menjaga warisan leluhur untuk masa depan yang lebih baik.

Dengan khidmat doa dan refleksi, Indramayu menatap masa depan dengan semangat para pendirinya — tangguh, berbudaya, dan berdaya.

(Asep Yana Supriadi)

Kusus kelengkeng buat orang Nyidam Luar biasa Antik Dan Nyata Dan Terbukti




Cirebon ST- Kusus kelengkeng buat orang nyidam Marko, seorang petani kelengkeng sukses dari Orimalang, Kecamatan Jamblang, Cirebon, telah berhasil mengembangkan kebun kelengkeng yang berbuah lebat dan manis. Dengan perawatan yang teliti dan teknik budidaya yang baik, Marko dapat meningkatkan hasil panennya dan meningkatkan pendapatan keluarganya. Kesuksesannya sebagai petani kelengkeng dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk mengembangkan potensi pertanian di daerahnya.

Kien Wani Kiki Wani Mben Wani Kapan Bae Wani, Hai Pemerintah Setempat Amankan Dan Bokar Yang Pasang Tiang WiFi Asal Asalan




Cirebon, ST- Edi Babil, Ketua Satgasus DPP AMPAR Cirebon, mengutuk keras pemasangan tiang WiFi yang asal-asalan dan tidak memperhatikan estetika lingkungan. Pemasangan tiang WiFi tanpa izin dan koordinasi dengan warga setempat dapat menimbulkan konflik dan keresahan di masyarakat.

Pemasangan tiang WiFi harus dilakukan dengan transparan, disertai sosialisasi terbuka, dan mendapat persetujuan tertulis dari pemilik lahan. Jika pemasangan tiang WiFi melanggar aturan, pihak yang dirugikan dapat menuntut ganti rugi.

Dalam beberapa kasus, pemasangan tiang WiFi tanpa izin telah menimbulkan konflik antara pengusaha WiFi dan masyarakat setempat. Oleh karena itu, penting bagi pemerintah daerah untuk menertibkan pemasangan tiang WiFi dan memberikan sanksi kepada perusahaan yang melanggar. ((Revan))

Ketua Satgasus DPP  AMPAR CIREBON Mengutuk Keras Pemasangan Tiang Jaringan WiFi Yang Asal-Asalan dan Tidak Memperhatikan Estetika Lingkungan




Cirebon ST- Ketua Satgasus DPP  AMPAR CIREBON mengutuk keras pemasangan tiang jaringan WiFi yang asal-asalan dan tidak memperhatikan estetika lingkungan. Pemasangan tiang dan kabel WiFi yang tidak tertib dapat merusak keindahan lingkungan dan mengganggu ketertiban umum. Beberapa permasalahan yang sering timbul akibat pemasangan tiang dan kabel WiFi yang tidak tertib antara lain, Kerusakan Estetika Lingkungan Pemasangan tiang dan kabel WiFi yang tidak tertib dapat merusak keindahan lingkungan dan membuat pemandangan menjadi tidak sedap dipandang mata.


Gangguan Aktivitas Pemasangan tiang dan kabel WiFi yang tidak tertib dapat mengganggu aktivitas petugas PLN dan warga sekitar, terutama jika kabel jaringan WiFi tersebut melintang di jalan atau atap rumah warga.


Bahaya bagi Keselamatan Pemasangan tiang dan kabel WiFi yang tidak tertib dapat membahayakan keselamatan warga sekitar, terutama jika kabel jaringan WiFi tersebut tidak terawat dan dapat menyebabkan kecelakaan.

Untuk mengatasi permasalahan ini, LSM AMPAR meminta pemerintah daerah untuk, Menertibkan Pemasangan Tiang dan Kabel WiFi Pemerintah daerah harus menertibkan pemasangan tiang dan kabel WiFi yang tidak berizin atau tidak memenuhi standar teknis dan estetika yang telah ditetapkan.

Mengawasi Pemasangan Tiang dan Kabel WiFi Pemerintah daerah harus mengawasi pemasangan tiang dan kabel WiFi untuk memastikan bahwa pemasangan tersebut memenuhi standar teknis dan estetika yang telah ditetapkan.

Memberikan Sanksi Pemerintah daerah harus memberikan sanksi kepada perusahaan yang melakukan pelanggaran pemasangan tiang dan kabel WiFi yang tidak tertib.


Ketua Satgasus DPP AMPAR Cirebon, Edi Babil, mengutuk keras pemasangan tiang WiFi yang asal-asalan dan tidak memperhatikan estetika lingkungan. Pemasangan tiang WiFi tanpa izin dan koordinasi dengan warga setempat telah menimbulkan konflik dan keresahan di masyarakat.


Beberapa masalah yang timbul dari pemasangan tiang WiFi asal-asalan antara lain:
Kerusakan Estetika Lingkungan,  Pemasangan tiang WiFi yang tidak tertib dapat merusak keindahan lingkungan dan membuat pemandangan menjadi tidak sedap dipandang mata.

Gangguan Aktivitas Pemasangan tiang WiFi yang tidak tertib dapat mengganggu aktivitas warga sekitar.
Bahaya bagi Keselamatan Pemasangan tiang WiFi yang tidak tertib dapat membahayakan keselamatan warga sekitar.


Edi Babil menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi antara pihak provider dan warga setempat dalam pemasangan tiang WiFi. Dengan demikian, dapat dihindari konflik dan keresahan di masyarakat. ((Padodo, Dewi))

Peringati HUT Ke-80 TNI Dan HUT Ke-75 Kodam IV/Diponegoro, Kodim 0735/Surakarta Gelar Bakti Sosial Pembagian Paket Sembako

Surakarta - Dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI dan HUT ke-75 Kodam IV Diponegoro, Kodim 0735/Surakarta menggelar Bakti Sosial Pembagian Paket Sembako kepada anak-anak yatim piatu, bertempat di Masjid At-Taubah Jalan Hasanuddin RT 11 RW 1 kelurahan Punggawan kecamatan Banjarsari, Jum'at (03/10/2025).

Pembagian bantuan paket sembako dipimpin langsung oleh Dandim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J Situmorang S.I.P.,M.I.P didampingi Danramil 02/Banjarsari Kapten Inf Mulyono, Dan Lurah Punggawan Ibu Cristianingrum, S.Sos., M.Si.

Ditegaskan Dandim bahwa kegiatan pembagian bantuan paket sembako ini dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI dan HUT ke-75 Kodam IV Diponegoro.

"Semoga bantuan paket sembako ini dapat bermanfaat bagi mereka dan memberikan moril serta motivasi semangat kepada anak-anak yatim piatu ini."tutur Dandim.

Sementara itu Pihak pengurus masjid mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan kepada anak anak yatim dan piatu yang berada di lingkungan masjid At-Taubah kelurahan punggawan

Penulis: Arda 72

Langkah Demi Langkah: Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Isi Data Diri untuk Program Integrasi


Pasir Pengaraian - Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan pengisian data diri bagi Warga Binaan sebagai bagian dari persiapan pembuatan Laporan Penelitian Kemasyarakatan (Litmas) dalam rangka program integrasi.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengumpulkan data pribadi dan riwayat hidup Warga Binaan yang akan diajukan baik dalam program integrasi, seperti Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), maupun Cuti Menjelang Bebas (CMB). Data tersebut nantinya menjadi bahan utama bagi Balai Pemasyarakatan (Bapas) dalam menyusun Litmas, yang berfungsi menilai kelayakan dan kesiapan warga binaan kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasi Binadik & Giatja, Sunu Istiqomah Danu menyampaikan bahwa pengisian data diri ini merupakan tahapan penting agar setiap Warga Binaan yang memenuhi syarat dapat mengikuti proses integrasi dengan tertib dan sesuai aturan.

"Data yang lengkap dan akurat sangat penting untuk mendukung Bapas dalam membuat Litmas. Ini juga sebagai bentuk transparansi sekaligus bukti bahwa program integrasi dijalankan sesuai prosedur," ujarnya.

Kegiatan ini berjalan dengan tertib dan lancar. Warga binaan yang mengikuti pengisian data tampak antusias karena program integrasi menjadi kesempatan besar untuk bisa kembali hidup bersama keluarga dan berkontribusi positif di masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan proses integrasi warga binaan Lapas Pasir Pangarayan dapat berjalan lebih cepat, efektif, dan sesuai prinsip pemasyarakatan yang menekankan pada pembinaan serta reintegrasi sosial.
***Friska & hobbi***