Berita Terkini

Batik Buana Sekar Kedaton Jadi Primadona di Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta

Jakarta – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini,...

Postingan Populer

Jumat, 10 Oktober 2025

Bagikan Buku Tulis Gratis, Bukti Kepedulian Babinsa Kepada Murid SD

Wonogiri - Memberikan pengabdian terbaik, tulus dan ikhlas selalu menjadi komitmen Sertu Saronto, Prajurit TNI yang kesehariannya menjabat sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Tlogoharjo Koramil 07/Giritontro dalam menjalankan tugas dan kewajibannya diwilayah binaannya.

Komitmen tersebut diwujudkan Sertu Suronto dengan memberikan buku tulis kepada anak-anak SD N 1 dan SD N 3 Tlogoharjo, saat dirinya menjalankan tugas memantau wilayah yang menjadi tanggung jawabnya, Jumat (10/10/2023).

kegiatan tersebut dimaksudkan agar memotivasi semangat belajar anak-anak di usia dini sebagai generasi penerus bangsa yang nantinya bisa diandalkan bangsa ini. "Meski nilai dari sebuah buku tulis ini tidak seberapa, namun anak-anak begitu senang menerimanya dan begitu semangat, ini tandanya anak-anak tersebut memiliki antusias untuk belajar," ujarnya.

Lebih lanjut Sertu Suronto mengatakan selain tugas pokok sehari-hari sebagai TNI, selaku aparat teritorial (Babinsa), Ia harus mampu melaksanakan serbuan teritorial dalam kondisi dan situasi apapun, dan ini merupakan salah satu upayanya dalam menanamkan jiwa patriotisme kepada generasi muda, yang dilandasi dengan wawasan kebangsaan dan juga semangat bela negara.

Penulis : Arda 72

Bakti Teritorial Prima HUT Ke-80 TNI, Dandim 0735/Surakarta Gelar Jum'at Berkah Berikan Bantuan Paket Sembako Kepada Tukang Becak

Surakarta - Dalam rangka memperingati HUT ke-80 TNI Kodim 0735/Surakarta melaksanakan Bakti Teritorial Prima dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0735/ Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang S.I.P., M.I.P didampingi Danramil 01/Laweyan Kapten Inf Suwarto memberikan bantuan paket sembako kepada warga masyarakat kurang mampu dan tukang becak bertempat di depan Kantor Kelurahan Sriwedari, Jln. Kebangkitan Nasional, no.44, Kelurahan Sriwedari, Kecamatan Laweyan, Jum'at (10/10/2025).

Dandim menegaskan Bantuan paket sembako ini merupakan bentuk kepedulian TNI khususnya Kodim 0735/Surakarta kepada warga masyarakat kurang mampu dan juga para pengayuh becak di wilayah kota Surakarta ini, khususnya di wilayah Kelurahan Sriwedari ,Kecamatan Laweyan.

"Semoga bantuan paket Sembako ini bisa meringankan beban warga masyarakat dan tukang becak, terutama dalam mencukupi kebutuhan sehari-hari."tuturnya.

Sementara itu Bagyo (54 Th), Salah Seorang tukang becak penerima bantuan paket sembako sangat terharu dan mengucapkan banyak terimakasih.

"Bantuan paket sembako ini sangat bermanfaat sekali bagi keluarga saya, semoga bapak-bapak TNI Kodim Surakarta selalu diberikan kesehatan dan kesuksesan dalam melaksanakan tugas."ucapnya sembari matanya berkaca-kaca.

Penulis : Arda 72

Jum’at Penuh Berkah di Lapas Pasir Pangarayan: Ibadah dan Berbagi untuk Warga Binaan


Pasir Pengaraian - Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali melaksanakan kegiatan rutin Sholat Jum'at berjamaah yang diikuti oleh seluruh warga binaan dan petugas, bertempat di Masjid At-Taubah Lapas, Jumat (10/10/2025).

Kegiatan ibadah ini berlangsung dengan khidmat dan tertib, dipimpin oleh imam dari luar Lapas. Melalui pelaksanaan Sholat Jum'at ini, diharapkan para warga binaan dapat memperkuat keimanan dan memperbaiki diri selama menjalani masa pembinaan.

Usai pelaksanaan ibadah, juga digelar kegiatan "Jum'at Berkah" dengan membagikan makanan dan minuman kepada warga binaan. Ini merupakan bentuk kepedulian dan wujud rasa syukur, sekaligus untuk menumbuhkan rasa kebersamaan serta mempererat hubungan antara petugas dan warga binaan.

Kalapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasubsi Registrasi dan Bimkemas, Wahyu Ananda menyampaikan bahwa kegiatan ini akan terus dilakukan secara konsisten sebagai bagian dari pembinaan keagamaan dan sosial.

"Melalui kegiatan sederhana seperti ini, kami ingin menghadirkan suasana kebersamaan dan kepedulian. Semoga menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan menjaga kedisiplinan," ujar Wahyu.

Dengan adanya kegiatan Sholat Jum'at dan Jum'at Berkah ini, diharapkan tercipta lingkungan pembinaan yang humanis, religius, dan penuh rasa kekeluargaan di Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. Kegiatan ini tentunya sejalan dengan perintah harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, perintah Dirjenpas serta bimbingan dari Kakanwil Ditjenpas Riau.
***Friska & Hobbi***

Dari Hati untuk Purnabakti, Lapas Pasir Pangarayan Salurkan Bantuan Sosial untuk Pensiunan Pegawai


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan bantuan sosial kepada pensiunan pegawai Lapas Pasir Pangarayan sebagai bentuk kepedulian dan penghargaan terhadap pengabdian mereka yang telah turut membangun dan mengembangkan kinerja pemasyarakatan selama bertugas.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jum'at (10/10/2025) dengan penuh kehangatan dan kekeluargaan di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasubag TU, Suharno bersama Jajaran Pejabat Struktural Eselon IV dan V serta Staf menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian antar keluarga besar pemasyarakatan, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi antara pegawai aktif dan purna tugas.

"Kami tidak ingin para pensiunan merasa terpisah dari keluarga besar Lapas Pasir Pangarayan. Mereka adalah bagian dari sejarah dan perjalanan kami. Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun menjadi simbol kasih dan penghargaan atas dedikasi mereka," ujar Suharno.

Kegiatan bantuan sosial ini juga menjadi bagian dari 13 program akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan yakni Bantuan Sosial kepada keluarga warga binaan yang kurang mampu dan masyarakat di sekitar area UPT Pemasyarakatan, serta ini juga merupakan perintah Dirjenpas tentang pentingnya penguatan nilai kemanusiaan, solidaritas salah satunya melalui bantuan sosial.

Selain itu, kegiatan ini juga terlaksana berkat bimbingan dan arahan Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau, yang senantiasa mendorong agar seluruh jajaran pemasyarakatan di wilayahnya dapat menebar manfaat bagi sesama, termasuk kepada para purnabakti yang telah berjasa bagi pemasyarakatan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kekeluargaan di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan semakin erat, serta menjadi inspirasi untuk terus berbuat baik dan menebar kepedulian kepada sesama.
***Hobbi & Friska***

Kamis, 09 Oktober 2025

Polisi Tangkap Residivis Narkoba di Wonosobo dengan Barang Bukti Sabu



WONOSOBO – Satuan Reserse Narkoba Polres Wonosobo menangkap seorang pria berinisial DH (44) di kawasan Jaraksari, Wonosobo, karena diduga menyalahgunakan narkotika jenis sabu. DH diketahui merupakan residivis kasus serupa yang pernah menjalani hukuman pada 2016.

Penangkapan dilakukan pada Jumat, 12 September 2025, sekitar pukul 19.30 WIB. Berdasarkan laporan masyarakat soal aktivitas peredaran sabu, tim Satresnarkoba melakukan penyelidikan hingga akhirnya menangkap DH di sebuah jalan di Kelurahan Jaraksari.

"Kami bergerak cepat menindaklanjuti informasi dari masyarakat dan berhasil mengamankan tersangka bersama barang bukti," ujar Kasat Resnarkoba Polres Wonosobo AKP Teguh Sukosso, S.H., M.H., di Mapolres Wonosobo, Sabtu (13/9).

Dari tangan DH, polisi menyita satu paket sabu dengan berat bruto 0,6 gram yang dibungkus plastik klip bening, dimasukkan ke dalam sedotan bergaris merah, dililit lakban merah, dan disembunyikan dalam bungkus makanan ringan merek Garuda Rosta. Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit telepon genggam beserta kartu SIM yang digunakan tersangka untuk memesan narkotika.

Menurut Teguh, tersangka memesan sabu melalui aplikasi WhatsApp dari seseorang berinisial S yang kini berstatus DPO (Daftar Pencarian Orang). "Barang itu rencananya akan digunakan sendiri, namun belum sempat dikonsumsi, tersangka keburu ditangkap," kata dia.

Teguh menegaskan pihaknya berkomitmen memberantas peredaran narkoba di Wonosobo. "Kami mengimbau masyarakat untuk tidak segan melapor jika mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan narkoba. Peran serta masyarakat sangat penting untuk memutus mata rantai peredaran narkotika," ujarnya.

Kasat Resnarkoba itu juga mengingatkan bahaya narkoba bagi generasi muda. "Kami mengajak seluruh orang tua, pendidik, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mengawasi lingkungan sekitar. Jangan beri ruang bagi para pengedar untuk merusak masa depan anak-anak kita," tegasnya.

DH dijerat dengan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara minimal 4 tahun dan maksimal 12 tahun serta denda antara Rp800 juta hingga Rp8 miliar.

(Yudhi)

Korupsi Penyaluran Pupuk Subsidi Yang Rugikan Negara Miliaran, Kejari Rohul Tetapkan Tiga Pemain Anggaran Tahun 2019-2022.


PASIR PANGARAIAN – Tim Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Rokan Hulu kembali menetapkan tiga tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi penyaluran pupuk bersubsidi tahun anggaran 2019 hingga 2022 di Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (9/10/2025) malam.

Ketiga tersangka masing-masing berinisial MS, S, dan R. Mereka diduga terlibat dalam penyimpangan penyaluran pupuk bersubsidi di Kecamatan Rambah Samo. Penyidik menemukan bahwa pupuk bersubsidi tidak disalurkan sebagaimana mestinya, melainkan diberikan di luar penerima yang ditetapkan dalam Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (RDKK).

Kajari Rohul Dr Rabani M Halawa melalui Kasi Intelijen Vegy Fernandez SH MH didampingi Kasi Pidsus Galih Aziz SH MH dan Kasubsi Dik Pidsus Azwardi Dery SHMH kepada PekanbaruMX mengatakan dalam konstruksi perkara, tersangka S dan R bersama dengan terdakwa SM (dalam proses persidangan), selaku pemilik kios UD Sei Kuning Jaya, diduga menyalurkan pupuk bersubsidi tidak sesuai peruntukan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan RI Nomor 15/M-DAG/PER/4/2013. 

"Tersangka MS, selaku Koordinator BPP sekaligus ketua tim verifikasi dan validasi Kecamatan Rambah Samo, diduga tidak pernah melaksanakan tugas verifikasi serta validasi lapangan, sehingga memberi celah terjadinya penyimpangan," ujar Vegy.

Berdasarkan hasil audit perhitungan kerugian negara yang dikeluarkan Inspektorat Riau Nomor 516/LHAPKN/INSP-RIAU/Ir.V/XII/2024 tanggal 5 Desember 2024, perbuatan para tersangka menyebabkan kerugian negara mencapai Rp24,53 miliar. Dari jumlah tersebut, kerugian akibat perbuatan S dan R bersama SM mencapai Rp1,31 miliar.

"Tim penyidik menyatakan penetapan tersangka ini didukung oleh alat bukti berupa keterangan 108 saksi, 4 ahli, serta dokumen hasil audit resmi. Atas dasar itu, ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 2 Jo Pasal 3 Jo Pasal 18 UU Tipikor Jo Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP," lanjut Vegy.

Selanjutnya, tersangka MS, S, dan R ditahan di Rutan Lapas Kelas II B Pasir Pengaraian selama 20 hari ke depan, terhitung mulai 9 Oktober hingga 28 Oktober 2025.
***H & F ***

Imigrasi Wonosobo Dorong Kesadaran Masyarakat Lawan TPPO dan Penyelundupan Manusia



Temanggung, Kamis 9 Oktober 2025 – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Penyebaran Informasi Keimigrasian tentang Pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM) di Kabupaten Temanggung. Acara digelar di Aliyana Hotel & Resorts, Jalan KH Agus Salim No. 7, Gendongan, Temanggung.

Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari instansi pemerintah daerah, tenaga kerja, serta masyarakat umum. Tujuannya adalah meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bahaya serta modus tindak pidana perdagangan orang yang masih menjadi ancaman serius di wilayah kerja Imigrasi Wonosobo.

Sosialisasi menghadirkan tiga narasumber, yaitu Suwandono, Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian (Kasi Inteldakim) Kanim Wonosobo, Pujiono dari Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI), serta Endang dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Temanggung.

Dalam paparannya, Suwandono menekankan pentingnya peran keimigrasian dalam pencegahan TPPO melalui pengawasan dokumen perjalanan dan izin tinggal orang asing. "Imigrasi tidak hanya melayani penerbitan paspor, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap warga negara terlindungi dari tindak kejahatan perdagangan orang," ujarnya.

Pujiono dari BP3MI menambahkan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, lembaga penegak hukum, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai TPPO. Ia juga mengingatkan pentingnya edukasi bagi calon pekerja migran agar memahami prosedur resmi keberangkatan.

Sementara itu, Endang dari Disnakertrans Temanggung menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen memperkuat perlindungan tenaga kerja lokal melalui peningkatan koordinasi lintas sektor dan edukasi kepada masyarakat desa.

Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara Kantor Imigrasi Wonosobo, Disnakertrans Kabupaten Temanggung, dan BP3MI dalam melindungi masyarakat dari kejahatan perdagangan orang. Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif untuk bersama-sama menjaga keselamatan dan martabat warga negara Indonesia

(Yudhi)

Penutupan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan, Saatnya Warga Binaan Melangkah Tanpa Narkoba


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menggelar kegiatan penutupan Program Rehabilitasi Pemasyarakatan Tahun 2025 pada Kamis (09/10/2025) yang diikuti oleh peserta rehabilitasi pemasyarakatan. Kegiatan ini menjadi puncak dari rangkaian panjang pembinaan yang bertujuan membentuk kesadaran dan tekad kuat untuk berhenti dari penyalahgunaan narkoba.

Program rehabilitasi ini merupakan hasil kerja sama antara Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dengan instansi terkait dalam hal ini RSUD Rokan Hulu yang melibatkan konselor serta dibantu petugas pemasyarakatan yang berkomitmen membantu pemulihan para peserta. Selama beberapa bulan pelaksanaan, peserta mendapatkan berbagai kegiatan pembinaan seperti konseling individu dan kelompok, terapi motivasi, kegiatan keagamaan, serta pemahaman pentingnya hidup tanpa narkoba.

Dalam keterangannya, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasi Adm. Kamtib, Moch. Subhan Zakaria bersama Kasubsi Perawatan, Jaya Harsa menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan aktif dalam menyukseskan program ini.

"Rehabilitasi bukan sekadar proses penyembuhan, tetapi juga perjalanan spiritual dan mental untuk kembali menemukan jati diri. Harapan kami, seluruh peserta benar-benar siap melangkah menuju hidup baru tanpa narkoba," ujarnya.

Sementara itu, Konselor RSUD Rokan Hulu, Yenrisno mengungkapkan pentingnya manfaat program rehabilitasi ini.

"Ini program penting sekali, yang perlu kita ingat bagaimana bapak-bapak bisa dimasyarakat berhenti menggunakan narkoba dan bisa diterima dengan baik kembali di masyarakat, itu komitmen kita bersama, semoga apa yang kami berikan bermanfaat dan dapat diterapkan agar terjadi perubahan perilaku kearah yang lebih baik kedepannya." Ujarnya. Semoga dengan program rehabilitasi pemasyarakatan ini, warta binaan menemukan motivasi baru untuk memperbaiki diri dan bertekad menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga dan masyarakat.

Kegiatan ini sejalan dengan perintah harian Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, perintah Dirjenpas dan bimbingan dari Kakanwil Ditjenpas Riau. Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan kembali komitmennya untuk terus berperan aktif dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkoba, baik di lingkungan pemasyarakatan maupun masyarakat luas.
***Friska & Hobbi***

Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Sosialisasi Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik 2025


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti kegiatan Sosialisasi Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Riau secara daring melalui Zoom Meeting, Kamis (9/10/2025).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Riau Nomor B/0742/PC.02-04/X/2025 tanggal 7 Oktober 2025. Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman kepada satuan kerja mengenai pelaksanaan Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik, yang mulai tahun 2025 menggantikan skema penilaian kepatuhan yang sebelumnya diterapkan setiap tahun.

Mulai tahun 2025, penilaian Ombudsman bertransformasi menjadi Penilaian Maladministrasi Penyelenggaraan Pelayanan Publik, dengan hasil penilaian berupa Opini Pengawasan Penyelenggaraan Pelayanan Publik, sebagaimana diatur dalam Peraturan Ombudsman Nomor 61 Tahun 2025.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menghadiri kegiatan tersebut dengan menunjuk Kasubag Tata Usaha, Suharno, sebagai perwakilan dari Kepala Lapas Efendi Parlindungan Purba.

Dalam kesempatan ini, Kalapas Efendi Parlindungan Purba melalui Kasubag TU Suharno bersama Jajaran Pejabat Struktural Eselon IV dan V menyampaikan bahwa pihaknya menyambut baik pelaksanaan penilaian maladministrasi oleh Ombudsman RI.

"Kami mendukung penuh transformasi penilaian ini. Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami dapat memahami indikator dan langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan di Lapas Pasir Pangarayan agar semakin transparan, akuntabel, dan bebas dari praktik maladministrasi," ujar Suharno.

Ia juga menegaskan bahwa keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi momentum bagi jajaran Lapas Pasir Pangarayan untuk terus berbenah dan memperkuat sistem pelayanan publik yang lebih baik ke depannya.

Dengan keikutsertaan tersebut, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan menunjukkan komitmen untuk mendukung upaya Ombudsman dalam mewujudkan penyelenggaraan pelayanan publik yang profesional dan berintegritas.
***Friska & Hobbi***

Silaturahmi Pemimpin: Pertama Kali dalam Sejarah, Bupati dan Wakil Bupati Rohul Anjangsana ke Para Pemimpin Terdahulu


Rohul | mediacenterrohul.com — Dalam suasana hangat menyambut Hari Ulang Tahun ke-26 Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), sejarah baru tercipta di Negeri Seribu Suluk. Untuk pertama kalinya sejak berdirinya Kabupaten Rokan Hulu pada tahun 1999, Bupati dan Wakil Bupati aktif melakukan anjangsana atau silaturahmi langsung ke kediaman para mantan Bupati dan Wakil Bupati yang pernah memimpin daerah ini.

Langkah bersejarah ini dilakukan oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, dan Wakil Bupati, H. Syafaruddin Poti, SH, MM, sebagai bentuk penghargaan dan penghormatan kepada para pendahulu yang telah memberikan jasa besar dalam membangun pondasi kemajuan Rohul hingga seperti sekarang.

*Menghargai Jejak, Menyatukan Visi*

Dengan semangat "Bersama Membangun Negeri", Bupati Anton mengajak para pemimpin terdahulu untuk ikut merayakan HUT ke-26 Kabupaten Rokan Hulu. Tak sekadar undangan, kunjungan ini menjadi momentum penuh makna, menyatukan generasi pemimpin lintas waktu untuk berbagi pandangan, pengalaman, dan harapan demi kemajuan Rokan Hulu ke depan.

"Para pemimpin terdahulu telah menanamkan nilai dan perjuangan yang luar biasa bagi daerah ini. Kami datang untuk bersilaturahmi, sekaligus mengajak mereka bersama-sama merayakan hari jadi Rohul ke-26 dan berbagi gagasan membangun daerah yang kita cintai," ujar Bupati Anton dengan penuh rasa hormat.

Kegiatan anjangsana Bupati Anton dimulai dari kediaman H.Nurhasyim,SH, Plt Bupati Rokan Hulu pertama yang dikenal sebagai peletak dasar pembangunan daerah pada tahun 1999, Setelah itu, Kunjungan berlanjut ke rumah Dr. H. Achmad, M.Si, H. Suparman, S.Sos, M.Si, H. Sukiman, dan ditutup di kediaman Drs. H. Masrul Kasmi, M.Si.

Sementara itu, Wakil Bupati H. Syafaruddin Poti, SH, MM juga melaksanakan kegiatan serupa dengan mendatangi para mantan Wakil Bupati. Kunjungan dimulai dari kediaman Ir. H. Hafith Syukri, MM, lalu berlanjut ke kediaman H. Indra Gunawan.

Suasana silaturahmi berlangsung akrab, penuh cerita nostalgia dan harapan. Setiap kunjungan menjadi ruang dialog antar generasi pemimpin, tentang perjalanan panjang Rohul, tantangan masa kini, dan cita-cita besar menjadikan Rokan Hulu sebagai daerah yang maju, religius, dan berbudaya.

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni menjelang hari jadi, melainkan simbol kebersamaan dan kesinambungan kepemimpinan. Rohul dibangun bukan oleh satu periode pemerintahan, tetapi oleh perjuangan kolektif banyak pemimpin yang menaruh cinta dan dedikasi bagi daerah ini.

"Silaturahmi ini adalah wujud rasa terima kasih kami kepada para pendahulu. Kami ingin agar pembangunan Rohul terus berlanjut dengan semangat kebersamaan, tanpa sekat masa jabatan," tambah Wabup Syafaruddin Poti.

Menjelang perayaan HUT Rohul ke-26, momentum ini menjadi simbol persatuan dan refleksi sejarah. Dari generasi ke generasi, estafet kepemimpinan terus berjalan, membawa semangat Bersama Membangun Negeri menuju masa depan yang lebih sejahtera.

Dari silaturahmi ini, lahir pesan sederhana namun mendalam , bahwa pembangunan bukan hanya tentang beton dan angka, tetapi tentang hati dan kebersamaan.
***Friska & Hobbi***