Berita Terkini

Patroli ke Area Tanaman Jagung, Menjadi Agenda Rutin Polsek Wadaslintang beserta Media

Wonosobo, Kami selaku media melaksanakan giat bersama untuk patroli sesuai instruksi kapolsek wadaslintang AKP tajuden S,H,,M,H kepada be...

Postingan Populer

Kamis, 11 Desember 2025

Ketum PPWI Gelar Pertemuan Silaturahmi dengan Wakil Ketua DPR RI, Prof. Sufmi Dasco Ahmad



Jakarta - Suasana hangat dan penuh keakraban mewarnai pertemuan silaturahmi antara Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Wilson Lalengke, dengan Wakil Ketua DPR RI, Prof. Dr. Sufmi Dasco Ahmad, pada Rabu pagi, 10 Desember 2025. Pertemuan yang berlangsung di The Café, Hotel Mulia Senayan, Jakarta Pusat, itu dimulai pukul 08.00 hingga 09.30 WIB dan dihadiri oleh tiga orang: Dasco, Wilson, dan Wasekjen PPWI, Julian Caisar.

Meski sederhana dan dilakukan sambil menikmati kopi pagi, pertemuan tersebut sarat makna. Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan ini mempertemukan tiga "anak rantau" dari Sumatera yang kini berkiprah di Jakarta. Wilson berasal dari Pekanbaru, sementara Dasco dan Julian berasal dari Palembang. Kesamaan latar belakang ini membuat suasana pertemuan berlangsung cair, penuh tawa, dan jauh dari kesan formal.

*Aspirasi Warga Lampung Selatan*

Dalam kesempatan itu, Wilson Lalengke memanfaatkan momen silaturahmi untuk menyampaikan sejumlah persoalan masyarakat yang selama ini menjadi perhatian PPWI. Salah satu isu utama yang ia angkat adalah keluhan warga Lampung Selatan terkait ganti rugi lahan pembangunan jalan tol yang hingga kini belum dibayarkan.

Menurutnya, para pemilik lahan telah menempuh jalur hukum dan memenangkan gugatan mulai dari tingkat Pengadilan Negeri hingga proses kasasi dan peninjauan kembali. Namun, meski putusan hukum telah inkrah, pembayaran ganti rugi tak kunjung direalisasikan.

"Ini sudah bertahun-tahun. Warga sudah menang di semua tingkat pengadilan, tapi hak mereka belum dibayarkan. Mereka datang ke PPWI meminta bantuan agar suara mereka didengar," ujar Wilson Lalengke dalam pertemuan tersebut.

Isu ini menjadi perhatian penting karena menyangkut hak-hak masyarakat kecil yang terabaikan dalam proyek strategis nasional. Jurnalis senior itu berharap, melalui komunikasi dengan pimpinan DPR RI, persoalan ini dapat segera mendapat perhatian dan penyelesaian yang adil.

*Kasus Kriminalisasi Lansia di Tangerang*

Selain persoalan Lampung Selatan, Wilson Lalengke juga mengangkat kasus lain yang tak kalah memprihatinkan: dugaan kriminalisasi terhadap seorang warga lanjut usia di Kota Tangerang, Banten, yang diduga dilakukan oleh oknum Mabes Polri bekerja sama dengan seorang pengusaha kaya.

Pria yang jadi petisioner Hak Asasi Manusia di Komite Keempat Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Oktober lalu itu menilai proses hukum yang menimpa warga lansia tersebut sangat tidak adil dan bahkan "tidak masuk akal sehat." Menurutnya, kasus ini mencerminkan betapa rentannya masyarakat kecil ketika berhadapan dengan kekuatan modal dan oknum aparat yang tidak bertanggung jawab.

"Ini bukan hanya soal hukum, tapi soal kemanusiaan. Seorang lansia diperlakukan seolah-olah tidak punya hak dan martabat. PPWI sangat priharin dengan hal tersebut," kata Wilson Lalengke.

Prof. Dasco mendengarkan dengan penuh perhatian setiap persoalan yang disampaikan. Meski pertemuan ini bersifat informal, Wilson Lalengke berharap aspirasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi Wakil Ketua DPR RI itu dalam menjalankan tugasnya sebagai pimpinan lembaga legislatif.

*Klarifikasi Dasco Terkait Isu Judi Online dan TPPO*

Menariknya, sebelum pertemuan tatap muka tersebut berlangsung, Sufmi Dasco Ahmad sempat mengirimkan voice note kepada tokoh pers nasional ini untuk memberikan klarifikasi terkait pemberitaan yang mengaitkan dirinya dengan kasus judi online dan dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kamboja.

Dalam penjelasannya, Dasco menyampaikan bahwa pada tahun 2012, perusahaan tempat ia bekerja memang mendapatkan proyek pembangunan sebuah gedung hotel di Kamboja. Pada saat itu, proyek tersebut diketahui sebagai pembangunan hotel biasa untuk kepentingan perhotelan.

"Setelah proyek selesai, kami tidak punya hubungan apa pun lagi dengan hotel itu," jelas Dasco dalam voice note tersebut.

Belakangan, hotel tersebut berubah fungsi menjadi tempat judi online, aktivitas yang legal di Kamboja. Media Tempo kemudian mengaitkan hal tersebut dengan Dasco karena informasi dalam CV-nya mencantumkan pengalaman pernah bekerja di perusahaan yang menangani proyek-proyek di beberapa negara, termasuk Kamboja.

Dasco menegaskan bahwa perubahan fungsi hotel tersebut terjadi jauh setelah proyek selesai dan tanpa keterlibatan dirinya atau perusahaannya. Ia juga menyatakan bahwa Tempo tidak sepenuhnya salah karena media tersebut mengutip data resmi dari CV yang ia sertakan saat mencalonkan diri untuk jabatan tertentu.

*Pertemuan Penuh Keakraban*

Secara keseluruhan, pertemuan di Hotel Mulia itu berlangsung dalam suasana santai, penuh persahabatan, dan saling menghargai. Meski membahas isu-isu serius, ketiganya tetap menjaga nuansa kekeluargaan yang menjadi ciri khas pertemuan sesama perantau dari Sumatera.

Pertemuan ini menjadi bukti bahwa komunikasi informal sering kali membuka ruang dialog yang lebih jujur dan produktif. Wilson Lalengke berharap, melalui silaturahmi seperti ini, berbagai persoalan masyarakat dapat menemukan jalan penyelesaian yang lebih cepat dan lebih manusiawi. (TIM/Red)

Polresta Cirebon Musnahkan Ribuan Miras Berbagai Merek dan Knalpot Tidak Sesuai Spesifikasi Teknis






Jajaran Polresta Cirebon memusnahkan ribuan minuman keras (miras) berbagai merek dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis, Kamis (11/12/2025). Miras yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil KRYD dan Operasi Pekat Polresta Cirebon serta Polsek jajaran selama Oktober - Desember 2025.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis yang dimusnahkan tersebut hasil merupakan hasil KRYD dan operasi pekat di wilayah Kabupaten Cirebon untuk menjaga kondusivitas kamtibmas. Bahkan, pemusnahan miras dan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis tersebut merupakan sinergitas penegak hukum dari mulai Polresta Cirebon, Kejaksaan Kabupaten Cirebon dan Pengadilan Negeri Cirebon.

"Kegiatan ini merupakan pemusnahan bersama barang bukti miras hasil KRYD dan tipiring Polresta Cirebon, Kejaksaan dan Pengadilan Negeri Cirebon sebagai bentuk pertanggungjawaban dari kegiatan razia yang dilaksanakan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Cirebon," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Ia mengatakan, jumlah miras yang dimusnahkan dalam kegiatan kali ini terdiri dari berbagai merek minuman keras pabrikan sebanyak 2.599 Botol, minuman keras tradisional jenis ciu sebanyak 8.730 botol, minuman keras tradisional jenis tuak sebanyak 842 Liter, dan 2.456 knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.

Pemusnahan tersebut bertujuan agar Kabupaten Cirebon tetap aman dan nyaman tanpa adanya gangguan tindak kriminal akibat mengonsumsi miras. Sehingga kondusivitas wilayah tetap terjaga dan masyarakat merasa aman serta nyaman.

Pihaknya menegaskan Polresta Cirebon dan Polsek jajaran tidak akan pernah berhenti menggelar razia miras. Bahkan, kegiatan operasi pekat semacam itu bakal dilaksanakan secara rutin di wilayah hukum Polresta Cirebon.

"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan memberantas peredaran miras karena tidak ada manfaatnya sama sekali. Kami juga meminta kerja sama dari semua pihak dalam menindak peredaran miras agar ada efek jera bagi pengedar miras di wilayah Kabupaten Cirebon, dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungannya melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497.," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Ia memastikan, Polresta Cirebon tak akan henti-hentinya menggelar operasi pekat dengan mendatangi warung-warung yang nekat menjual miras. Pasalnya, selama ini miras menjadi sumber atau pemicu terjadinya berbagai tindak kriminalitas di Kabupaten Cirebon. 

"Karena kejahatan konvensional yang diawali dari mengkonsumsi miras sering kali terjadi di wilayah hukum Polresta Cirebon, tapi kami tidak akan pernah berhenti untuk memberantasnya, sehingga Kabupaten Cirebon selalu kondusif," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Pemilihan kuwu Serenrak Indramayu 2025 Telah Selesai Dilaksakan








Indramayu, SergapTarget Pemilihan Kuwu serentak Indramayu 2025 telah dilaksanakan pada rabu  10/12/2025 yang dilaksanakan  di 139 desa di Indramayu diikuti 482 Calon Kuwu, 83 diantaranya adalah Kuwu yang masih menjabat. Dan padahari ini telah ditetapkan oleh panitia Pilwu sebanyak 139 Kuwu terpilih dengan diantaranya 44 dari 83 Kuwu terpilih kembali (53 %).

10 Kuwu terpilih bahkan tercatat bisa menang secara Hatrick 3 Periode (3P) berturut-turut dan 34 orang melanjutkan untuk 2 Periode (2P). 

95 Kuwu adalah Kuwu yang baru terpilih dan tercatat ada pula diantaranya 4 orang pernah menjabat sebagai Kuwu.

Berikut ini daftar 139 Kuwu Terpilih 

Kec. Anjatan
1. CILANDAK – SAKI TATA SUMANA (3P)
2. KEDUNGWUNGU – H. PURWANTO
3. SALAMDARMA – H. LILI MUSLIKH (3P)
4. WANGUK – EDI WINATA

Kec. Arahan
5. ARAHAN KIDUL – SUPARDI
6. ARAHAN LOR – EKA KALAMANDA
7. LINGGAJATI – WAHYUDIN
8. SUKADADI – MUH. ROFIQUL ANWAR
9. SUKASARI – HJ. TARSITEM
10. TAWANGSARI – EVA ROSYANI

Kec. Balongan
11. BALONGAN – A. KHOLIK
12. RAWADALEM – MUKMIN
13. SUDIMAMPIR – H. WUKIR (3P)
14. SUKAREJA - YANTO

Kec. Bangodua
15. BEDUYUT – DARYANA
16. MALANGSARI – CASMINTO 
17. MULYASARI – AYUB 
18. RANCASARI – WAMIN
19. TEGALGIRANG – PANJI KHOLIFATULLAH

Kec. Bongas
20. CIPAAT – KUSNADI, SE (3P)
21. CIPEDANG – TONORIH (2P)
22. KERTAMULYA – H. OYO
23. PLAWANGAN – SAFRUDIN (2P)
24. SIDAMULYA – SUWARNO

Kec. Cantigi
25. CANTIGI WETAN – SUHERMAN
26. CEMARA – SUPARNO
27. LAMARANTARUNG – TAKSIRAN
28. PANYINGKIRAN LOR – WARTONO 

Kec. Cikedung
29. AMIS – AGUS NURAHMAD (2P)
30. CIKEDUNG LOR – ARIS SUGIANTO
31. LOYANG – NONO MADANI

Kec. Gabuswetan
32. BABAKANJAYA – MASIRIN (2P)
33. GABUSKULON – DENI EFRIJAYA
34. GABUSWETAN – ABDULAH IRLAN (2P)
35. RANCAHAN – TITIN SUKESIH (2P)
36. RANCAMULYA – WARYANTO 
37. SEKARMULYA – CHANDRA AGUNG

Kec. Gantar
38. BALERAJA – ANTON (2P)
39. MEKARJAYA – SUGIANTO
40. SITURAJA – RIDWAN ZAKARIA

Kec. Haurgeulis
41. HAURKOLOT – SURADI
42. MEKARJATI – AMING  (3P)
43. SIDADADI – HJ. SARWI
44. SUKAJATI – NUR YANTI 
45. SUMBERMULYA – TARYONO (2P)
46. WANAKAYA – AKMAD FARHAN

Kec. Indramayu
47. PABEAN UDIK – SYAMSUL MAARIF (2P)
48. PEKANDANGAN – MULYANI, SE (2P)
49. PEKANDANGAN JAYA – ASNALI (2P)
50. PLUMBON – DANTO (2P)
51. SINGAJAYA – KHAERUL ANAM
52. SINGARAJA – HENDI

Kec. Jatibarang
53. JATIBARANG – AGUS DARMAWAN (2P)
54. LOBENER – SUKENDI
55. LOBENER LOR – WAKHID
56. PAWIDEAN – H. WARSONO (3P)

Kec. Juntinyuat
57. DADAP – ALI FAOSAL
58. JUNTIWEDEN – CARSUDI
59. LIMBANGAN – H. NURWENDA
60. SEGERAN KIDUL – CASNITA
61. TINUMPUK – DURIAN

Kec. Kandanghaur
62. BULAK – SUPAN
63. CURUG – SUHERMAN (2P)
64. KARANGANYAR – HJ. UUN ROAENAH
65. KARANGMULYA – TARSILAH
66. KERTAWINANGUN – ANDI PRIATNA
67. PAREAN GIRANG – H. TARSIMAN (2P)
68. PRANTI – YOGI NANDI
69. SOGE – AHMAD MAULANA

Kec. Karangampel
70. DUKUH TENGAH – SETIAWAN (2P)
71. KARANGAMPEL – SUNEDI
72. KARANGAMPEL KIDUL – MAMAT RODIYATUL ANWAR
73. SENDANG – AMIN, SPd (2P)
74. TANJUNGSARI – SAID

Kec. Kedokan Bunder
75. CANGKINGAN – H. DIDI WAHYUDI (2P)
76. KEDOKANAGUNG – H. SAMSUNAHAR

Kec. Kertasemaya
77. LARANGANJAMBE – SURADI
78. LEMAHAYU – KAMIN
79. SUKAWERA – AIS SAEPI
80. TENAJAR KIDUL – KAYIDI

Kec. Krangkeng
81. DUKUHJATI – AMRUN
82. KRANGKENG – MOH. MANGSUR (2P)
83. LUWUNGGESIK – MUTIARA 
84. PURWAJAYA – H. DULATA (2P)
85. SINGAKERTA – BAGUS WARESA, SH

Kec. Kroya
86. JAYAMULYA – TATI SUMYATI
87. SUKAMELANG – MASDUKI, SH (2P)
88. SUMBERJAYA – KASTORI 
89. SUMBON – H. TARJO (3P)

Kec. Lelea
90. CEMPEH – CARKANA (2P)
91. LANGGENGSARI – WARCITA
92. LELEA – SALIM
93. TAMANSARI – H. UDI CARUFI
94. TELAGASARI – H. SURNATA
95. TEMPEL – KADORI (2P)
96. TEMPEL KULON – CARYONO
97. TUGU – SUTRISNO
98. TUNGGULPAYUNG – IIS SUGIYANTO

Kec. Lohbener
99. BOJONGSLAWI – ROSIDIN 
100. LANGUT – HERU PRAYITNO
101. PAMAYAHAN – NURHASYIM

Kec. Losarang
102. JUMBLENG – SUYANTO (2P)
103. KRIMUN – TOIMAN (2P)
104. LOSARANG – ARIFIN (3P)
105. PEGAGAN – SOFYAN (2P)
106. RAJAIYANG – CARTI (2P)
107. SANTING – H. TARMAN

Kec. Patrol
108. ARJASARI – SUDIRTA
109. PATROL – SOFYAN ALFAZRI
110. PATROL LOR – JOKO NURYANTO
111. SUKAHAJI – H. AAN SUPRIYANTO, SH (2P)

Kec. Sindang
112. PANYINDANGAN WETAN – WARMIN
113. PENGANJANG – H. MUKHFID, SKOM. MKOM.
114. RAMBATAN WETAN – TARJUKI

Kec. Sliyeg
115. MEKARGADING – SOFYAN GUNAWAN (2P)
116. SLEMAN LOR – DUKIS SUHIRO (3P)
117. SLIYEG LOR – HJ. YUNANI (2P)
118. TAMBI LOR – HJ. HERAWATI (3P)
119. TUGU KIDUL – DARLINAH

Kec. Sukagumiwang
120. CADANGPINGGAN – BAGYANA KUSMINARTA
121. GEDANGAN – KHAERUL AMIN
122. TERSANA – KARIRI SISANTO

Kec. Sukra
123. BOGOR – YOMAN
124. SUKRA – MARHAMAH
125. SUKRA WETAN – WANTO
126. SUMURADEM – H. BISRI
127. SUMURADEM TIMUR – LIYANA

Kec. Terisi
128. CIBERENG – SARNUDIN PATIGENI

Kec. Tukdana
129. BODAS – CARWITA, SE
130. KARANGKERTA – H. KARTANA (2P)
131. KERTICALA – AFANDI, SH
132. LAJER – SUJONO (3P)
133. MEKARSARI – H. WARTAKA
134. PAGEDANGAN – KADINAH (2P)
135. RANCAJAWAT – H. YUSUF

Kec. Widasari
136. KASMARAN – SAKURI
137. KONGSIJAYA – MUJAFARUDIN
138. LEUWIGEDE – EVI FATMAWATI (2P)
139. UJUNGJAYA – CECEP

(nana.  S)

Kabaharkam Polri Pimpin Penanaman Jagung di Indramayu









Indramayu, Sergaptarget Upaya memperkuat ketahanan pangan nasional kembali mendapat dukungan besar dari Polri. 

Baharkam Polri bersama Forum Komunikasi Doa Bangsa (FKDB) melaksanakan penanaman perdana jagung dan penyerahan bibit kepada kelompok tani di Kabupaten Indramayu, Kamis (11/12/2025). 



Kegiatan dipusatkan di Blok Pecuk Desa Dermayu dan dilanjutkan dengan acara resmi di Hotel MM Entertainment.

Kabaharkam Polri Komjen Pol Karyoto, hadir langsung memimpin kegiatan yang turut didampingi Bupati Indramayu Lucky Hakim, Wakil Bupati Saefudin, Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, serta jajaran pejabat tinggi Baharkam Polri dan Forkopimda Indramayu. 

Kegiatan diawali dengan simbolisasi penanaman jagung menggunakan alat tanam manual oleh jajaran pimpinan Polri dan FKDB, didampingi para petani lokal.

Komjen Karyoto menegaskan bahwa penanaman perdana ini bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata penguatan ekonomi kerakyatan. 

"Kami ingin membantu para petani meningkatkan produktivitas. Jagung adalah komoditas strategis yang harus didorong keberlanjutannya," ujarnya saat memberikan sambutan.

Selain penanaman, Baharkam Polri dan FKDB juga menyerahkan bibit jagung unggul kepada kelompok tani di Indramayu, sebagai dukungan langsung terhadap masyarakat. 

Penyerahan dilakukan oleh Komjen Karyoto dan perwakilan FKDB kepada para petani yang hadir di lokasi.

Sementara Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasie Humas Polres Indramayu AKP Tarno menyampaikan kegiatan ini menjadi bukti kolaborasi Polri dengan masyarakat dalam pembangunan sektor pangan. 

"Polri bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu masyarakat meningkatkan kesejahteraan melalui program pertanian berkelanjutan," ujarnya.

AKP Tarno menambahkan, edukasi mengenai pemanfaatan lahan dan pengelolaan komoditas pertanian juga diberikan agar para petani dapat mengembangkan hasil panennya secara mandiri. 

"Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat jangka panjang bagi kelompok tani di Indramayu," katanya.

Sebagai bagian dari upaya membangun ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat, Polri mengajak warga untuk terus mendukung program-program pertanian produktif serta menjaga keamanan lingkungan.

Acara ditutup dengan penyerahan cendera mata antara Baharkam Polri, FKDB, serta Pemerintah Kabupaten Indramayu. 

"Selama kegiatan berlangsung, suasana terlihat akrab dan guyub antara aparat, pemerintah daerah, dan para petani," kata AKP Tarno.

(Nana.  S)

Mujafarudin Menjadi Kuwu Terpilih Pada Pilwu Serentak Indramayu 2025 Didesa Kongsijaya








Indramayu, Sergaptarget  Mujafarudin menang dan menjadi kuwu terpilih pada Pilwu serenrak Indramayu 2025 di desa Kongsijaya yang dilaksanakan pada rabu 10/12/2025.

Pilwu di Kongsijaya diikuti oleh 5 calon  yakni :
1. Ruswanto
2. H. Puad
3. Suanta
4. Mujafarudin
5. Slamet
Yang dimenangkan oleh Mujafarudin dengan memperoleh sebanyak 840 suara, urutan kedua H. Puad 804 suara urutan ke 3 Slamet memperoleh suara 317 selanjutnya Ruswanto 108 suara dan yang kelima Suanta yang hanya memperoleh 42 suara.

Pelaksanaan pemilihan Alhamdulillah berjalan lancar tanpa hambatan dari awal sampai dengan selesai

  Disela sela hiruk pikuk pendukungnya Mujafarudin mengatakan kepada media ini bahwa dirinya merasa senang dan bersyukur atas amanah yang diberikan masyarakat kepada saya sehingga saya terpilih menjadi kuwu desa Kongsijaya tuturnya. 

Saya ucapkan terimakasih kepada semua, pendamping, pendukung dan semua masyarakat yang telah memilih saya sebagai kuwu Kongsijaya.

Terimakasih juga saya ucapkan kepada seluruh pihak yang telah membantu jalannya proses pemilihan ini baik yang terlibat langsung atau tidak langsung yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu karena tanpa adanya kerja tim yang baik saya tidak bisa menang di Pilwu ini.

Saya berjanji akan menjalankan amamah ini dengan sebaik baiknya yang tentunya akan dibantu oleh perangkat desa serta RT/RW juga masyarakat kia harus berkolabirasi terang Mujafarudin. 

Semoga Allah Subhanahu wataala selalu memberikan kesehatan dan kekustan kepada saya agar saya bisa menjalankan tugas sebagai kuwu dengan baik. 

Saya juga berjanji akan membawa desa Kongsijaya lebih maju lagi dari sekarang dalam segala bidang pungkasnya. 

(Nana.  S)

Momentum Hakordia 2025, Kejari Indramayu Catat Pemulihan Keuangan Negara Hampir Rp 17 Miliar



INDRAMAYU–sergaptarget.com Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 dimanfaatkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Indramayu sebagai ajang refleksi dan transparansi kinerja sepanjang tahun. Dalam kegiatan yang berlangsung pada Selasa (9/12/2025), berbagai capaian strategis disampaikan langsung oleh Kepala Kejari Indramayu, Muhammad Fadlan.

Fadlan menegaskan bahwa Hakordia bukan sekadar simbol perlawanan terhadap korupsi, tetapi juga momentum untuk menunjukkan akuntabilitas institusi Adhyaksa.

 "Hakordia adalah hari yang sangat penting bagi kami. Ini adalah saatnya menyampaikan capaian kinerja secara terbuka sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat," ujarnya.

Pemulihan Keuangan Negara Melonjak: Datun Sumbang Rp 16,96 Miliar

Salah satu capaian paling menonjol datang dari Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun). Sepanjang 2025, Datun mencatat prestasi besar berupa:

* Pemulihan keuangan negara: Rp 16.962.936.370
* Penyelamatan keuangan negara: Rp 275 juta
Layanan hukum total:

 706 kegiatan bantuan hukum nonlitigasi
 42 pendampingan hukum
 46 layanan pertimbangan hukum
  3 penegakan hukum perdata

Fadlan menyebut tingginya jumlah layanan nonlitigasi menandakan semakin besarnya kepercayaan berbagai pihak terhadap Kejari Indramayu dalam pendampingan hukum.

Bidang Pembinaan Lampaui Target PNBP

Kejari Indramayu juga mencatat kinerja impresif pada Bidang Pembinaan, di antaranya:

* Realisasi PNBP: Rp 3.894.026.715 (mencapai 147,87% dari target)
* Lelang BMN:2 kegiatan
* Penambahan koleksi perpustakaan: 96 buku + 2 regulasi baru
* Jumlah pegawai: 73 orang (17 jaksa & 56 ASN), termasuk 2 mutasi masuk dan 4 mutasi keluar

Intelijen Bergerak Aktif: Edukasi, Pengamanan, hingga Pelacakan Aset
Sepanjang 2025, Bidang Intelijenturut menunjukkan performa yang kuat. Beberapa kegiatan yang digarap meliputi:

* 1 operasi intelijen LID
* 6 operasi pengamanan (PAM)
* 21 tindak lanjut laporan pengaduan
* 11 pelacakan aset
* Program edukasi: 7 Jaksa Masuk Sekolah, 3 Jaksa Masuk Pesantren, 4 Jaksa Menyapa
* 10 kegiatan penerangan hukum
* 3 pengamanan proyek strategis daerah
* 3 pengawasan Pakem
* 1 kegiatan tangkap buronan (Tabur)

Pidum Tangani Ratusan Perkara, Restorative Justice Tetap Dimaksimalkan

Dari sektor Pidana Umum (Pidum) Kejari Indramayu berhasil menyelesaikan berbagai proses hukum, di antaranya:

* 586 pra-penuntutan
* 402 penuntutan
* 423 eksekusi
* 6 penyelesaian restorative justice
* 2 diversi
* 6 upaya banding
* 3 kasasi

Sementara itu, Bidang Pidsus mencatat:

* 5 penyelidikan
* 2 penyidikan
* 6 pra-penuntutan
* 6 penuntutan
* 6 eksekusi

Adapun Bidang PAPBB menangani:

* 131 kegiatan pemeliharaan barang bukti
* 2 pemusnahan
* 91 penyelesaian barang bukti

Komitmen Berkelanjutan untuk Layanan Hukum yang Lebih Baik

Di akhir pemaparannya, Kajari Muhammad Fadlan menegaskan bahwa seluruh capaian lintas bidang merupakan hasil kerja keras kolektif selama satu tahun penuh.

Seluruh bidang telah bekerja optimal sesuai perannya. Kejari Indramayu akan terus meningkatkan kualitas pelayanan hukum serta memperkuat upaya pemberantasan korupsi di daerah," tegasnya.

Kinerja Kejari Indramayu sepanjang 2025 menunjukkan komitmen nyata dalam menjaga keuangan negara dan menghadirkan pelayanan hukum yang semakin profesional, transparan, dan dipercaya masyarakat 

(Asep Yana Supriadi)

Indramayu Bersiap Menggelar Kejuaraan Tarkam Kemenpora 2025: Sportif, Meriah, dan Angkat Ekonomi Warga



INDRAMAYU –Sergaptarget.com Indramayu diperkirakan akan semakin semarak pada 13–14 Desember 2025. Pemerintah Kabupaten Indramayu memastikan diri menjadi tuan rumah Kejuaraan Tarkam (Antar Kampung) Kemenpora 2025, sebuah ajang olahraga rakyat berskala nasional yang dinantikan masyarakat.

Gelaran ini menjadi momentum penting untuk kembali menghidupkan budaya olahraga di tingkat desa, sekaligus membuka peluang bagi para talenta muda Indramayu untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya di hadapan publik.

Ajang Gratis untuk Warga Indramayu

Pendaftaran Kejuaraan Tarkam 2025 terbuka gratis bagi warga asli Kabupaten Indramayu. Peserta hanya perlu menunjukkan KTP/KK serta membawa Surat Keterangan Sehat dari Puskesmas atau klinik terdekat.

Antusiasme masyarakat diprediksi tinggi karena kompetisi Tarkam dikenal sebagai ruang kompetitif yang meriah, dekat dengan warga, dan penuh semangat kebersamaan.

Dihadiri Tokoh Penting Nasional & Daerah

Sejumlah pejabat dijadwalkan hadir untuk membuka dan memeriahkan acara, di antaranya:

Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir
Bupati Indramayu, Lucky Hakim
Wakil Bupati Indramayu, H. Syafeudin
Kepala Dispara Indramayu, Ahmad Syadali
Ketua KORMI Indramayu, Agus
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bukti bahwa Indramayu mendapat perhatian khusus sebagai daerah yang aktif mendorong kemajuan olahraga masyarakat.

Dorong Silaturahmi dan Ekonomi Kerakyatan,Selain menjadi arena kompetisi, Kejuaraan Tarkam juga membawa harapan besar bagi peningkatan ekonomi lokal. UMKM, pedagang makanan, dan pelaku usaha kecil diperkirakan akan mendapatkan banyak manfaat dari ramainya pengunjung selama dua hari penyelenggaraan.

"Acara ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga tentang kebersamaan, gaya hidup sehat, dan perputaran ekonomi lokal," ujar salah satu panitia penyelenggara.

Semangat Baru untuk Masyarakat
Dengan berbagai persiapan yang sudah dilakukan, Kejuaraan Tarkam Kemenpora 2025 di Indramayu diharapkan menjadi acara yang tidak hanya meriah, tetapi juga melahirkan bibit-bibit atlet berbakat sekaligus mempererat hubungan antarwarga.

Indramayu pun siap menjadi tuan rumah yang ramah dan penuh energi positif.
(Asep Yana Supriadi)

Instruksi Presiden Prabowo untuk Penanganan Bencana Terhambat Kebuntuan Birokrasi, Bantuan Terhenti di Halim



Jakarta – Merespon bencana banjir dahsyat yang melanda Aceh, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat untuk memobilisasi sumber daya nasional. Pengerahan 50 helikopter, pesawat Hercules C-130J, dan Airbus A400 yang diinstruksikannya merupakan langkah besar yang menunjukkan komitmen negara terhadap bantuan bencana segera. Namun, momentum ini terhambat oleh kurangnya koordinasi di antara lembaga-lembaga pemerintah dan militer.

Dari pantauan lapangan Rabu kemarin, 10 Dsember 2025, meskipun Presiden telah memerintahkan mobilisasi dengan cepat, namun Komando Militer Halim (Gakops Halim) dan Komando Militer Marinir (Kolanmil) dilaporkan terlibat saling lempar tentang tanggung jawab pengangkutan logistik. Kebuntuan birokrasi ini telah menyebabkan lebih dari 400 ton bantuan kemanusiaan tertahan di Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma.

Situasi ini semakin diperparah oleh koordinasi yang buruk antara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Laporan menunjukkan bahwa gangguan komunikasi antarlembaga telah menghambat aliran bantuan, ditambah lagi dengan Kementerian Sosial dan lembaga-lembaga lain kesulitan untuk menyelaraskan upaya mereka.

Kelumpuhan dalam logistik dan koordinasi ini mengancam dan merusak esensi dari respons darurat Presiden. Masyarakat Aceh, khususnya, menghadapi risiko kekurangan pangan yang parah jika penundaan bantuan tidak segera diatasi.

"Tsunami laut sudah kami rasakan, tsunami darat pun kami derita. Tapi rasanya lebih menderita sekarang, dulu kami tak sempat kelaparan berhari-hari." Meme berisi keluh-kesah korban bencana semacam ini menyebar di berbagai platform media sosial.

Para pengamat dan organisasi kemanusiaan kini mendesak Presiden Prabowo untuk mengambil kendali langsung atas operasi bantuan. Sangat penting baginya untuk menginstruksikan Menteri Pertahanan Sjafrie Syamsuddin untuk turun tangan dan memastikan pengiriman pasokan yang tertunda dari Halim ke provinsi terdampak segera dilakukan melalui jalur udara.

Urgensi ini tidak bisa diremehkan. Keterlambatan pengiriman bantuan dapat memicu situasi chaos akibat meningkatnya naluri perjuangan antara hidup dan mati bagi ribuan korban bencana. Laporan dari lapangan, di beberapa ruas jalan telah terjadi penghadangan logistik di jalan, penjarahan, dan pencurian di gerai bahan makanan.

Kepemimpinan Presiden Prabowo telah menetapkan arah bagi penanganan bencana secara cepat dan tepat sasaran. Namun tanpa dukungan dan pelaksanaan penuh dari lembaga-lembaga terkait, bahkan upaya yang paling bermaksud baik pun berisiko gagal. Saatnya sekarang Presiden Prabowo melakukan tindakan tegas dan terpadu demi menyelamatkan jiwa rakyatnya. (TIM/Red)

Rutin Cegah Gangguan Kamtib, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Razia Kamar Hunian Warga Binaan


Pasir Pengaraian - Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali melaksanakan kegiatan razia rutin di kamar hunian warga binaan perempuan pada Kamis (11/12/2025). Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga keamanan, ketertiban, serta menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif.

Razia dipimpin langsung oleh Ka. KPLP, Veazanol Kosuma bersama Kasi Adm. Kamtib, Moch. Subhan Zakaria, didampingi Kaur Kepegawaian dan Keuangan, Meylli Olivia. Dalam pelaksanaan razia di kamar hunian warga binaan perempuan, turut dilibatkan petugas wanita untuk memastikan pemeriksaan berjalan sesuai prosedur dan menjaga kenyamanan warga binaan. Pemeriksaan dilakukan secara teliti pada setiap sudut kamar hunian, dengan fokus pada barang-barang terlarang maupun barang yang tidak sesuai aturan.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasi Adm. Kamtib menyampaikan bahwa razia rutin ini merupakan bentuk komitmen dalam mencegah potensi gangguan keamanan.

"Kegiatan ini dilaksanakan secara berkala sebagai upaya deteksi dini terhadap hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban. Kami ingin memastikan bahwa lapas tetap aman, tertib, serta mendukung proses pembinaan warga binaan," ujar Subhan. 

Dari hasil pemeriksaan, petugas berhasil mengamankan sejumlah barang terlarang yang kemudian didata dan dimusnahkan sesuai prosedur. Kegiatan ini sejalan dengan 13 Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Perintah Dirjenpas, serta bimbingan dari Kakanwil Ditjenpas Riau dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lapas dan Rutan. Melalui kegiatan ini, Lapas Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya untuk terus mengedepankan deteksi dini, pengawasan ketat, serta pembinaan yang humanis sehingga tujuan pemasyarakatan dapat berjalan dengan baik.

Polresta Cirebon Ungkap 2 Kasus Narkoba Selama Desember 2025, 3 Tersangka Diamankan


Cirebon, 
Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon berhasil mengungkap 2 kasus peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang selama periode Desember 2025. Sebanyak 3 tersangka telah diamankan dari hasil pengungkapan tersebut.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, menyampaikan bahwa dari 2 kasus yang terungkap terdiri dari 1 kasus peredaran sabu-sabu, dan 1 kasus peredaran sediaan farmasi tanpa izin. Pihaknya mengamankan 3 tersangka berinisial AS (26), AA (31), dan D (28).

"Kasus-kasus tersebut diungkap di Kecamatan Gegesik dan Depok, Kabupaten Cirebon. Modus transaksi yang digunakan para pelaku beragam, mulai dari transaksi langsung, sistem bayar di tempat (COD), hingga lainnya," ujar Kombes Pol. Sumarni dalam konferensi pers, Kamis (11/12/2025).

Ia mengatakan, dari hasil pengungkapan 2 kasus tersebut, petugas Polresta Cirebon berhasil menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya Sabu-sabu 6,62 gram, 14.750 butir obat keras terbatas, uang tunai Rp 570 ribu, handphone, lakban, dan lainnya.

Tersangka peredaran narkotika jenis sabu-sabu dijerat Pasal 114 Ayat 1 dan 2 junto Pasal 112 Ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman penjara 6 hingga 20 tahun serta denda Rp1 miliar hingga Rp13 miliar.

Sementara itu, tersangka peredaran obat keras tanpa izin dijerat Pasal 435 junto Pasal 138 Ayat 2 dan 3 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Sediaan Farmasi, dengan ancaman pidana penjara 12 tahun dan denda maksimal Rp5 miliar.

"Kami memastikan akan terus memberantas peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang di wilayah hukum Polresta Cirebon guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bebas dari narkoba,Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kejahatan di lingkungannya melalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497.,"pungkasnya.
(Babil)