Berita Terkini

Polisi Gerak Cepat, Pelaku Penculikan Anak di Cirebon Diamankan di Hari yang Sama

Cirebon Kota - Kepolisian Resor Cirebon Kota mengungkap kasus penculikan anak yang disertai dugaan kekerasan melalui press relea...

Postingan Populer

Kamis, 09 April 2026

DPRD Indramayu Janji Akan Bantu Atasi Polemik KOMPI Dan PSN Yang kian Memanas




Indramayu, Sergaptarget.com DPRD Indramayu berjanji akan membantu menyelesaikan   polemik penolakan Proyek Strategis Nasional (PSN) Revitalisasi Tambak Pantura yang terus memanas dalam sepekan terakhir.

Ketegangan memuncak saat warga petambak yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) menyerahkan 3 karung  karung uang koin di Pendopo Indramayu, Senin (6/4/2026).

Aksi untuk membuktikan kepada Bupati Indramayu, Lucky Hakim dan sebagai bentuk tanggung jawab atas kerusakan fasilitas Alun-alun Indramayu dan Tugu 0 Kilometer yang diminta Bupati saat demo ricuh pada Kamis (2/4) lalu.

Merespon hal ituh DPRD Indramayu langsung mengundang perwakilan KOMPI untuk audiensi pada hari yang sama di kantor DPRD Indramayu.

Pada kesempatan ituh ketua DPRD Indramayu, Nurhayati, mengatakan pihaknya berupaya memfasilitasi penyelesaian konflik agar tidak terus berlarut.

kami mencoba memfasilitasi KOMPI dan mendukung apa yang mereka inginkan, mudah-mudahan ada solusi,” kata Nurhayati.

Nurhayati juga menegaskan, DPRD mendukung program pemerintah pusat, akan tetapi pelaksanaannya tidak boleh merugikan masyarakat.

Menurutnya, revitalisasi tambak seharusnya hanya dilakukan pada lahan yang tidak produktif, bukan pada tambak yang masih menjadi sumber penghidupan warga.
“Kalaupun harus lanjut PSN  silahkan tapi harus cari tempat yang tidak produktif,” tegasnya. 

Sebagai langkah lanjutan, DPRD berencana mendatangi Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) di Jakarta untuk menyampaikan langsung aspirasi para petambak. ujarnya.

Ketua Komisi II DPRD Indramayu, Imron Rosadi, menambahkan pihaknya telah mencatat berbagai aspirasi yang disampaikan KOMPI dalam audiensi tersebut.

Mulai dari penolakan terhadap PSN, permintaan agar proyek tidak menyasar tambak produktif, hingga usulan pola kemitraan agar petambak tetap dilibatkan.

Ia menegaskan, DPRD ingin memastikan kekhawatiran petambak terkait potensi kehilangan mata pencaharian jangan sampai  terjadi.

Rencananya, delegasi DPRD Indramayu akan bertolak ke kantor KKP pada Senin (13/4/2026) mendatang. DPRD juga membuka peluang bagi perwakilan KOMPI untuk ikut serta dalam pertemuan tersebut.

(Nana. S)

Re: Dishub Indramayu Menjembatani Antara Supir Elf Dan Primajasa Terkait Pengambilan Penumpang Di Pantura



Pada Sel, 7 Apr 2026 07.05, Edi Babil <edibabil06@gmail.com> menulis:


Uploaded Image

Indramayu, Sergaptarget.com Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Indramayu memediasi pertemuan antara pengurus Bus Primajasa dan sopir elf terkait keluhan pengambilan penumpang di jalur Pantura. Senin, (06/04).

Keluhan disampaikan oleh sopir elf yang menilai kehadiran Primajasa berdampak pada berkurangnya jumlah penumpang, terutama di trayek jarak pendek. Mereka menyebut bus tersebut turut mengambil penumpang dari rute Patrol ke Indramayu, termasuk pelajar.

“Semenjak ada Primajasa, penumpang kami berkurang karena jarak dekat juga diambil. Seharusnya bisa saling menghargai,” ujar Iis, salah satu sopir elf.

Menanggapi hal itu, pengurus Primajasa, Febri, menyatakan bahwa persoalan tersebut terjadi akibat kesalahpahaman di lapangan. Ia menegaskan pihaknya siap mengikuti kesepakatan yang telah dibahas bersama.

“Ini hanya miskomunikasi. Untuk ke depan, kami akan menjalankan hasil kesepakatan yang sudah disepakati bersama,” katanya.

Kasi Lalu Lintas Dishub Indramayu, Dedi S, menjelaskan bahwa hasil mediasi menetapkan pembagian wilayah pengambilan penumpang. Primajasa diperbolehkan mengambil penumpang dari jalur Pantura menuju Bekasi.

“Namun untuk arah sebaliknya, khususnya dari Patrol ke Indramayu, Primajasa tidak diperkenankan mengambil penumpang,” jelasnya.

Kesepakatan tersebut dicapai bersama pihak Dishub, kepolisian, sopir elf, angkutan kota, dan pengurus Primajasa guna menjaga ketertiban operasional transportasi.

Kapolsek Sindang, AKP Karnala, memastikan situasi selama proses mediasi berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya kericuhan.

“Alhamdulillah tidak ada bentrokan. Semua pihak bisa berdialog dan sepakat mencari solusi bersama,” ujarnya.

Dengan adanya kesepakatan ini, seluruh pihak diharapkan dapat menjalankan aturan yang telah disepakati demi menjaga ketertiban dan kenyamanan layanan transportasi bagi masyarakat.

(Nana. S)

Pererat Ukhuwah di Pasir Luhur, Bupati Anton Hadiri Pengajian dan Halal Bihalal 1447 H.


Rohul – Suasana religius yang hangat dan penuh kekeluargaan menyelimuti Masjid Baiturrohman, Desa Pasir Luhur, Kecamatan Kunto Darussalam, dalam kunjungan kerja Bupati Rokan Hulu pada momentum pengajian dan halal bihalal 1447 Hijriah. Rabu (08/04/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Rokan Hulu, Anton, S.T., M.M, didampingi Ketua TP PKK dr. Yeni Dwi Putri, Staf Ahli Margono, S.Sos., M.Si, Kadis PUPR H. Zulfikri, S.T, Kadis Kominfo Suharman, S.Pi., M.M, Kadis DPMPTSP Munandar, S.E., M.M, Kadis Kesbangpol Gorneng, S.Sos., M.Si, Kabag Kesra Saprizal, AH, Camat Kunto Darussalam Dedi Saputra, S.E., M.M, serta Kepala Desa Pasir Luhur Soleman, bersama tokoh agama dan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Anton menyampaikan bahwa kegiatan pengajian dan halal bihalal bukan sekadar tradisi, melainkan sarana memperkokoh kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.

“Momentum ini adalah waktu terbaik untuk saling memaafkan, mempererat silaturahmi, serta memperkuat sinergi dalam membangun daerah yang kita cintai ini,” ujar Bupati.

Bupati Anton juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu untuk terus hadir di tengah masyarakat, mendengar aspirasi, dan mendorong pembangunan yang merata hingga ke pelosok desa.

Sementara itu, Kepala Desa Pasir Luhur, Soleman, dalam sambutannya menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat atas segala kekhilafan selama memimpin desa. 

Ia mengungkapkan bahwa saat ini dirinya tengah menjalani periode kedua kepemimpinan dan memilih untuk tidak kembali mencalonkan diri pada Pilkades mendatang.

“Walaupun secara aturan masih memiliki kesempatan satu kali lagi untuk mencalon, namun saya memilih untuk beristirahat terlebih dahulu,” ungkapnya dengan penuh haru.

Pada kesempatan tersebut, Kades Soleman juga menyampaikan aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur jalan aspal sepanjang kurang lebih 1 kilometer yang sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas warga yang langsung disambut baik Bupati Anton untuk melaksanakannya. 

Kegiatan ditutup dengan tausiyah agama oleh KH. Sirojul Munir, M. Sy dari Pekanbaru yang mengajak jamaah untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah serta menjadikan momentum halal bihalal sebagai sarana membersihkan hati dan mempererat persaudaraan. (FR/MCDiskominfo).
Uploaded Image

H. Taryadi S. IP Camat Pasekan Gercep Pimpin Langsung Monitoring Pengangkutan Sampah




Uploaded Image


Indramayu, Sergaptarget.com Upaya menjaga kebersihan lingkungan terus dilakukan Pemerintah Kecamatan Pasekan Kabupaten Indramayu. Camat Pasekan didampingi Kasi Trantibum bersama Kuwu dan Pamong Desa, Dinas Lingkungan Hidup, serta perwakilan dari Revolusi melaksanakan kegiatan monitoring pengangkutan sampah yang telah menumpuk di Desa Karanganyar, tepatnya di Blok Liong. Senin (06/04/2026), 

Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat atas kondisi penumpukan sampah yang dinilai sudah mengganggu kenyamanan masyarakat dan berpotensi menimbulkan dampak lingkungan maupun kesehatan. Tim gabungan turun langsung ke lokasi untuk memastikan proses pengangkutan berjalan efektif serta mencari solusi jangka panjang agar permasalahan serupa tidak kembali terjadi.

Selain melakukan pemantauan, rombongan juga berkoordinasi dengan perangkat desa dan petugas terkait guna meningkatkan sistem pengelolaan sampah di wilayah tersebut. Dinas Lingkungan Hidup turut memberikan arahan teknis terkait pola pengangkutan dan pengelolaan yang lebih optimal.

Camat Pasekan, H. Taryadi, S.IP., menegaskan pentingnya sinergi semua pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Permasalahan sampah bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Kami hadir di sini sebagai bentuk komitmen untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan sehat. Ke depan, kami akan terus mendorong kesadaran masyarakat serta memperkuat koordinasi lintas sektor agar penanganan sampah bisa lebih cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ujar H. Taryadi.

Ia juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang baik menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan layak huni.

Dengan adanya monitoring ini, diharapkan penanganan sampah di Desa Karanganyar, khususnya di Blok Liong, dapat terselesaikan dengan baik dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam menjaga kebersihan lingkungan secara bersama-sama.

(Nana. S)

Rabu, 08 April 2026

Kuasa Hukum Sariman Bantah Dugaan Penggelapan, Sebut Ada Indikasi Kriminalisasi



Rokan Hulu - Tim Pendamping Hukum dari Firma Hukum Adil yang diketuai Andri Hasibuan S.H., M.H bersama Yasier Arafat Chaniago S.H., M.H, Devi Ilhamsyah S.H, dan Theo Manta Sembiring S.H menyampaikan pernyataan resmi pada Rabu (8/4/2026) terkait dugaan kriminalisasi terhadap klien mereka, Sariman.

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons atas tindakan aparat dari Polda Riau dan Polres Rokan Hulu, serta pemberitaan sejumlah media yang dinilai tidak berimbang.

*Awal Kasus: Dipanggil sebagai Saksi*

Kuasa hukum menjelaskan, perkara bermula pada 3 April 2026 saat Sariman dipanggil sebagai saksi dalam kasus dugaan penggelapan satu unit mobil yang dilaporkan oleh PT Torganda.

Menurut mereka, kendaraan tersebut merupakan mobil pinjam pakai resmi yang diberikan kepada Sariman saat menjabat sebagai Humas di perusahaan tersebut.

*Mobil Diklaim Sudah Dikembalikan*

Tim hukum menegaskan bahwa mobil tersebut telah dikembalikan melalui kuasa kepada Fernando Damanik berdasarkan surat kuasa tertanggal 28 Maret 2026.

Meski sempat tertunda karena kondisi kesehatan penerima kuasa, proses pengembalian akhirnya dilakukan pada 1 April 2026 di kantor pusat PT Torganda di Medan. Proses tersebut dilengkapi dengan berita acara serah terima dan dokumentasi resmi.

Pada hari yang sama, kuasa hukum juga telah mengirimkan surat pemberitahuan beserta bukti pengembalian kepada Polres Rokan Hulu sebagai bentuk klarifikasi.

*Bantahan Tuduhan dan Isu Media*

Tim hukum membantah keras tudingan yang menyebut Sariman “menunggangi” LAM Riau. Mereka menyebut narasi tersebut sebagai fitnah yang tidak berdasar.

Menurut kuasa hukum, Sariman hanya memperjuangkan hak masyarakat adat Melayu Riau, khususnya terkait hak ulayat yang dijamin dalam Undang-Undang Dasar 1945 dan Undang-Undang Pokok Agraria.

*Disangkakan Pasal KUHP*

Sariman disebut hanya disangkakan Pasal 486 dan 488 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP terkait dugaan penggelapan.

Tim hukum juga menegaskan bahwa isu lain seperti dugaan penggelapan Rp2,5 miliar maupun korupsi proyek jembatan adalah tidak benar atau hoaks.

*Dinilai Ada Dugaan Kriminalisasi*

Tim hukum menilai penetapan tersangka dan penahanan terhadap Sariman terkesan dipaksakan.

“Objek perkara berupa satu unit mobil telah dikembalikan kepada pelapor. Lalu di mana letak kerugian korban?” ujar Andri Hasibuan.

Mereka juga menyoroti bahwa perkara tersebut seharusnya dapat dihentikan (SP3), namun hingga kini penyidik belum mengambil langkah tersebut.

Sorotan Penegakan Hukum di Riau

Tim hukum mempertanyakan konsistensi penegakan hukum di Riau, khususnya terhadap pihak-pihak yang memperjuangkan hak ulayat masyarakat adat Melayu.

“Kenapa orang yang memperjuangkan hak ulayat selalu dikriminalisasi?” tegas mereka.

Sariman disebut tidak memiliki kepentingan pribadi dan hanya berupaya memastikan hak masyarakat adat Melayu Riau tetap diakui dan dilindungi.

Langkah Hukum Lanjutan

Sebagai tindak lanjut, tim kuasa hukum menyatakan akan menempuh berbagai upaya hukum, baik melalui jalur litigasi maupun non-litigasi, guna melawan dugaan kriminalisasi terhadap klien mereka.

#SaveSariman,
#Sariman, #PTTorganda, #Kriminalisasi, #PoldaRiau, #PolresRokanHulu, #HukumIndonesia, #BeritaRiau, #KasusHukum, #HakUlayat, #MelayuRiau,

(Hobby)


Momen Haru dan Khidmat, Lapas Pasir Pengarayan Lepas Pegawai Purna Bakti dan Pindah Tugas


Pasir Pengaraian - Suasana penuh kekeluargaan menyelimuti Aula Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pengarayan pada Senin (06/04/2026). Acara ini digelar sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya bagi Bapak H. Busmar yang memasuki masa purna bakti setelah puluhan tahun mengabdi, serta Ibu Arni Yusnika yang akan melanjutkan tugas di tempat yang baru.

Kegiatan dibuka dengan momen emosional saat seluruh hadirin menyaksikan tayangan video kilas balik yang merangkum perjalanan karier, dedikasi, serta kenangan manis Bapak H. Busmar selama bertugas. Dokumentasi visual tersebut seketika membawa suasana haru bagi seluruh jajaran pegawai yang hadir, mengenang kembali kontribusi nyata selama ini.

Dalam sambutannya, Kepala Lapas Pasir Pengarayan, Efendi Parlindungan Purba, yang didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Pasir Pengarayan, Ny. Rina Efendi, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Kalapas mengapresiasi masa bakti yang telah dilalui oleh Bapak H. Busmar dan menegaskan bahwa perpisahan ini bukanlah akhir dari segalanya, melainkan awal dari perjalanan baru yang penuh berkat. Beliau berharap agar Bapak H. Busmar senantiasa diberikan kesehatan dan kebahagiaan untuk menikmati waktu bersama keluarga tercinta, sementara bagi Ibu Arni Yusnika, beliau mendoakan agar tetap terus berkarya dan meraih prestasi gemilang di tempat tugas yang baru sebagai bagian dari dinamika organisasi.

Suasana semakin hangat ketika Bapak H. Busmar, didampingi istri tercinta, menyampaikan pesan dan kesannya selama menjadi bagian dari keluarga besar Lapas Pasir Pengarayan. Senada dengan itu, Ibu Arni Yusnika juga menyampaikan ucapan pamit yang penuh haru, mengungkapkan rasa terima kasih atas bimbingan serta dukungan yang diterimanya, sembari berharap tali silaturahmi tetap terjaga meski sudah berbeda tempat penugasan.

Rangkaian kegiatan ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol kasih sayang dan penghargaan yang tulus dari keluarga besar Lapas Pasir Pengarayan. Acara kemudian ditutup dengan sesi ramah tamah yang penuh kehangatan, di mana para pegawai saling memberikan jabat tangan persaudaraan kepada pegawai yang memasuki masa purna tugas maupun yang berpindah tugas.
Uploaded Image

Babinsa Kelurahan Sangkrah Awasi Pembangunan KDKMP,  Target Selesai Tepat Waktu

Surakarta - Di Kelurahan Sangkrah Kecamatan Pasar Kliwon semangat gotong royong antara warga dan TNI terus menyala. Sertu Eko, Babinsa Kelurahan Sangkrah Koramil 05 Pasar Kliwon Kodim Surakarta turun langsung ke lokasi pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih (KDKMP).

Dengan seragam lorengnya yang khas, ia berdiri tegap mengawasi setiap proses kerja, memastikan proyek strategis ini berjalan lancar tanpa hambatan.

Kehadirannya tak hanya memberikan rasa aman, tapi juga menyuntikkan semangat bagi para pekerja yang tengah berjuang di bawah terik matahari.Rabu(8/4/2026).

Sertu Eko tak segan mendekat, memeriksa kualitas bahan dan memberikan arahan agar hasil akhir sesuai standar. 

Pengawasan ketat Babinsa ini bukan sekadar formalitas. Sertu Eko memastikan setiap tahap pembangunan sesuai jadwal, sehingga proyek KDKMP dapat diselesaikan tepat waktu seperti yang diharapkan."ujar Sertu Eko disela-sela pelaksanaan kegiatan.

Dukungan penuh dari Kodim 0735/Surakarta ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendampingi prograk pemerintah pembangunan untuk infrastruktur desa, khususnya di wilayah pedesaan yang membutuhkan sentuhan langsung untuk maju.

Pembangunan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih ini diharapkan tak hanya menjadi bangunan biasa, melainkan mesin penggerak ekonomi warga Masyarakat Kelurahan Sangkrah..

Semoga keberhasilan proyek ini menjadi inspirasi bagi desa-desa lain di Kelurahan Sangkrah membuktikan bahwa sinergi antara TNI dan warga mampu mewujudkan desa yang lebih sejahtera dan mandiri.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Komisi III DPRD Majalengka Desak Penanganan Sampah dan Limbah Industri Maksimal Tahun 2026


 
Uploaded Image

MAJALENGKA, Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahudin, menyoroti serius kondisi pengelolaan sampah dan limbah industri di wilayahnya. Menurutnya, praktik pembuangan sampah yang belum optimal masih kerap ditemukan di sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS).
 
“Pembuangan sampah di permukaan seperti yang terjadi saat ini harus diakhiri pada 2026. Pemerintah harus segera mengambil langkah konkret untuk menyelesaikan permasalahan ini secara menyeluruh,” tegas H. Iing Misbahudin, Senin (8/4/2024).
 
Ia menekankan bahwa pengelolaan sampah yang efektif harus dimulai sejak dari hulu atau sumbernya. Dengan penerapan pola tersebut, pengelolaan di tingkat Tempat Pembuangan Akhir (TPA) nantinya dapat berjalan lebih efisien dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
 
Tidak hanya persoalan sampah rumah tangga, pengelolaan limbah industri juga menjadi fokus perhatian. Berdasarkan pengamatan yang dilakukan, terdapat beberapa perusahaan yang dinilai belum menjalankan kewajibannya dengan baik. Meskipun telah memiliki instalasi pengolahan limbah, namun fungsinya belum maksimal atau bahkan tidak dioperasikan sama sekali.
 
“Hal-hal seperti ini harus menjadi perhatian serius agar tidak terjadi pencemaran lingkungan yang merugikan masyarakat. Kami sudah mendalami regulasi di tingkat pusat dan akan turun langsung ke lapangan untuk memastikan implementasinya,” ujarnya.
 
Ke depannya, Komisi III berencana mengundang dinas terkait, termasuk Dinas Kesehatan, untuk membahas dugaan pelanggaran di sektor pengelolaan limbah ini.
 
“Jika ditemukan ketidaksesuaian atau pelanggaran, harus ada tindakan tegas, baik berupa sanksi administratif maupun langkah hukum jika diperlukan,” tambahnya.
 
Langkah tegas ini diambil untuk memastikan Kabupaten Majalengka memiliki sistem pengelolaan sampah dan limbah industri yang tertib, berkelanjutan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.(Adi.R/Babil)

Sambut Hari Bakti Pemasyarakatan, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan Gandeng TNI Gelar Razia Serentak dan Tes Urine 


Pasir Pengaraian - Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan aksi deteksi dini melalui razia blok hunian dan tes urine, Senin (06/04). Kegiatan ini dilaksanakan bersama personel TNI untuk memperkuat sinergi antar-aparat penegak hukum.

Kegiatan diawali dengan Apel Siaga yang dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi parlindungan Purba yang diwakilkan Kepala Kesatuan Pengamanan, Veazanol Kosuma. Dalam arahannya, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas (Ka. KPLP) menekankan agar seluruh petugas menjalankan tugas dengan tegas namun tetap menjunjung tinggi nilai kesantunan.

"Kita laksanakan razia ini sesuai tupoksi untuk memberantas barang terlarang agar Lapas aman dan tertib. Namun, saya minta tetap laksanakan dengan santun. " tegas nya.

Pelaksanaan razia dan tes urine ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan langkah konkret Lapas Pasir Pangarayan dalam menyukseskan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026. Secara khusus, kegiatan ini merupakan wujud nyata dari poin ke-6 dalam program aksi tersebut, yakni Memberantas peredaran narkoba dan pelaku penipuan dengan berbagai modus di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Usai apel, petugas gabungan dari unsur Lapas dan TNI langsung bergerak menyisir setiap sudut ruangan blok hunian guna mengantisipasi keberadaan barang-barang terlarang. Kehadiran personel TNI memastikan proses penggeledahan berjalan transparan dan kondusif.

Sebagai bentuk komitmen integritas, Lapas Pasir Pangarayan juga menggelar tes urine menyeluruh yang diikuti oleh Kepala Lapas Pasir Pangarayan, jajaran pejabat struktural, staf, petugas jaga, hingga sampel acak dari Warga Binaan. Hasil pemeriksaan menunjukkan hasil yang sangat baik bagi institusi, di mana sebanyak 65 petugas yang mengikuti tes dinyatakan negatif narkoba. Demikian pula dengan 60 warga binaan yang dipilih secara acak, seluruhnya menunjukkan hasil negatif.

Secara umum, pihak Lapas menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah langkah strategis untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Kolaborasi bersama TNI membuktikan kekompakan aparat penegak hukum dalam menjaga keamanan wilayah.

Seluruh pemeriksaan dilakukan dengan tetap menghormati hak-hak warga binaan melalui cara yang persuasif dan sopan. Kegiatan berjalan aman dan lancar, menjadi momentum penting bagi Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pengamanan menuju Pemasyarakatan yang lebih maju sesuai arahan pusat.
Uploaded Image

Serka Agus Suranto : Pembangunan KDKMP Diharapkan Menjadi Wadah Bagi Masyarakat

Wonogiri - Dalam upaya mendukung program pemberdayaan ekonomi masyarakat, Babinsa Koramil 11/Manyaran Kodim 0728/Wonogiri Serka Agus Suranto melaksanakan kegiatan pengawasan pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di wilayah Desa Karanglor Kec. Manyaran. Selasa (7/4/2026)

Kegiatan pengawasan ini dilakukan sebagai bentuk peran aktif TNI di wilayah teritorial Kodim 0728/Wonogiri dalam mendukung pembangunan di wilayah binaan, khususnya dalam memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana, tepat waktu, serta memenuhi standar yang telah ditentukan.

Serka Agus Suranto menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya dalam bidang keamanan, tetapi juga turut berkontribusi dalam pembangunan dan kesejahteraan warga.

“Kami hadir untuk memastikan pembangunan KDKMP ini berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.

Pembangunan KDKMP ini diharapkan menjadi wadah bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha ekonomi bersama, meningkatkan kemandirian desa, serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Selain melakukan pengawasan, Babinsa juga berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk perangkat desa dan pelaksana pembangunan, guna memastikan tidak ada kendala berarti selama proses berlangsung.

Dengan adanya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, pembangunan KDKMP di Desa Karanglor diharapkan dapat segera selesai dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image