Berita Terkini

Ciptakan Wilayah Aman Dan Kondusif, Piket Koramil 04/Jebres Gencar Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serda Winarno bersama dengan anggota Linmas melaksanakan Patroli malam guna tercipt...

Postingan Populer

Selasa, 27 Januari 2026

Jaga Kondusifitas Wilayah, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon Melaksanakan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Demi terciptanya situasi aman dan kondusif, Piket Koramil 05/Pasar Kliwon, Kodim 0735/Surakarta, Sertu Sugeng Haryadi bersama dengan Linmas Kelurahan Kampung Baru melaksanakan patroli keamanan di wilayah Kecamatan Pasar kliwon, Selasa (28/01/2026) tadi malam.

Ditegaskan Sertu Sugeng kegiatan patroli ini dilaksanakan guna menghimbau kepada warga agar selalu menjaga keamanan dan juga selalu waspada terhadap orang yang tidak dikenal yang lalu-lalang di seputaran lingkungan warga setempat saat jam istrahat dan begitu juga tetap waspada di musim penghujan.

"Dengan adanya pemantauan wilayah di malam hari, selain memberikan himbauan kepada warga, juga untuk menjalin silaturahmi dengan mitra karib yang mana dapat memberikan informasi penting untuk mendukung tugas Piket di wilayah binaan dan berharap dengan adanya kegiatan ini bisa terwujud lingkungan situasi aman dan kondusif."pungkas Sertu Sugeng.

Penulis : Arda 72

Sinergi Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas, Patroli Malam Di Wilayah

Wonogiri - Untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, anggota Koramil 19/Purwantoro, Sertu Winarto, bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Hari melaksanakan patroli dialogis bersama warga di Poskamling Desa Kepyar, Kec. Purwantoro, pada Senin (27/8/2025) malam.

Patroli malam tersebut tidak hanya bertujuan untuk mencegah potensi gangguan kamtibmas, tetapi juga menjadi sarana komunikasi antara aparat keamanan dengan masyarakat. 

Dalam kegiatan itu, Sertu Wianrto memberikan motivasi kepada warga agar tetap semangat menjaga lingkungan, serta mengingatkan pentingnya ronda malam secara bergiliran demi menciptakan situasi yang kondusif.

"Patroli ini adalah bentuk kebersamaan TNI-Polri dengan masyarakat. Keamanan bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama. Dengan adanya ronda malam, kita bisa mencegah tindak kriminal sejak dini," ujar Babinsa.

Senada dengan itu, Aiptu Hari menegaskan bahwa sinergi antara warga dan aparat keamanan sangat penting untuk menciptakan rasa aman di desa. Ia juga mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap orang asing dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

"Dengan adanya patroli rutin dan komunikasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat, kami bersama Babinsa berharap di wilayah khususnya Desa Kepyar, dapat terjaga dari segala bentuk gangguan serta tercipta suasana aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh warga," tegas dia.

Penulis : Arda 72

Indramayu Kembali Tenggelam, Ahli Planologi Hilmi Hilmansyah Soroti Penataan Ruang yang Abai Risiko Bencana

Indramayu - Curah hujan tinggi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir kembali memicu genangan dan banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Indramayu. Air merendam permukiman, lahan pertanian, hingga mengganggu aktivitas transportasi di kawasan perkotaan maupun perdesaan. Peristiwa berulang ini menegaskan bahwa banjir di Indramayu bukan lagi sekadar persoalan musiman, melainkan cerminan dari masalah mendasar dalam penataan ruang.

Ahli planologi, Hilmi Hilmansyah, menilai bahwa akar persoalan banjir di Indramayu terletak pada lemahnya aspek penataan ruang yang belum berbasis risiko bencana. Menurutnya, hingga kini perencanaan, pemanfaatan, pengawasan, dan pengendalian ruang (rentawasdal) belum terintegrasi dengan peta kerentanan banjir dan dinamika ekologis wilayah.

"Indramayu adalah wilayah hilir dari beberapa daerah aliran sungai besar, memiliki topografi datar dengan elevasi rendah, serta berhadapan langsung dengan Laut Jawa. Secara alamiah, kawasan ini sangat rentan terhadap banjir, genangan, dan rob pesisir. Tapi kerentanan itu belum benar-benar dijadikan dasar dalam perencanaan ruang," ujar Hilmi, Selasa (27/01/2026).

Hilmi menyoroti maraknya alih fungsi lahan di kawasan rawan banjir, penyempitan sempadan sungai, pemanfaatan sempadan pantai untuk permukiman dan bangunan, serta minimnya ruang resapan. Di sisi lain, sistem drainase perkotaan dinilai belum dirancang secara adaptif untuk menampung limpasan air hujan, aliran dari hulu, maupun pengaruh pasang laut.

Hilmi juga merujuk pada hasil kajiannya yang dipublikasikan dalam jurnal perencanaan wilayah Universitas Diponegoro, yang menunjukkan tingginya tingkat pelanggaran kesesuaian pemanfaatan ruang di sempadan sungai dan pesisir Indramayu. Data tersebut menguatkan bahwa persoalan banjir berkaitan erat dengan lemahnya pengendalian ruang dan inkonsistensi terhadap rencana tata ruang.

"Kalau perencanaan tidak berbasis risiko, pemanfaatan ruang dibiarkan masuk ke zona rawan, lalu pengawasan dan pengendaliannya lemah, maka banjir akan terus berulang. Solusi tidak cukup dengan pompa dan normalisasi, tapi harus dibenahi dari hulunya, yaitu sistem penataan ruang," tegasnya.

Menurut Hilmi, Pemerintah Kabupaten Indramayu perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan tata ruang, memperkuat integrasi peta risiko bencana dalam RTRW dan RDTR, serta membangun sistem drainase perkotaan yang adaptif terhadap kondisi hidrologi dan perubahan iklim. Penegakan aturan di kawasan lindung, sempadan sungai, dan pesisir juga harus diperkuat sebagai bagian dari strategi mitigasi jangka panjang.

"Tanpa perubahan paradigma dari reaktif ke preventif, dari pembangunan biasa ke pembangunan berbasis risiko, Indramayu akan terus 'tenggelam' setiap musim hujan." Tegasnya

Hilmi juga menjelaskan Bukan hanya oleh limpasan sungai dan curah hujan tinggi, Indramayu akan terus 'tenggelam' setiap musim hujan, tetapi juga oleh ancaman rob pesisir akibat kenaikan muka air laut yang semakin sering menggenangi kawasan pantai dan dataran rendah.

"Kondisi ini menegaskan bahwa persoalan yang dihadapi bukan semata bencana alam, melainkan kegagalan tata kelola dan penataan ruang yang belum adaptif terhadap risiko hidrometeorologi dan dinamika pesisir," pungkasnya. (Wira)






Kota Cirebon, (Senin, 26/1/2026), — Babinsa Kelurahan Kebon Baru Sertu Alek Suparto bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Kebon Baru, didampingi Lurah Kebon Baru Ibu Shufi Pelangi Jiwa, S.H., serta dibantu tim medis 119 Dinas Kesehatan Kota Cirebon, melaksanakan evakuasi terhadap seorang orang tak dikenal yang mengalami kejang-kejang.

Peristiwa tersebut terjadi di Bapermas RW 06 Tanda Barat, Kelurahan Kebon Baru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon, (minggu, 25/1/26). Kejadian bermula saat Babinsa menerima laporan dari warga RW 06 terkait adanya seorang pria tanpa identitas yang tiba-tiba mengalami kejang-kejang di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti laporan warga, Babinsa segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan pihak kelurahan. Selanjutnya, demi penanganan medis yang cepat dan tepat, Babinsa menghubungi Unit 119 Dinas Kesehatan Kota Cirebon untuk meminta bantuan evakuasi.

Tim medis 119 yang tiba di lokasi langsung melakukan pemeriksaan awal dan penanganan darurat terhadap orang tak dikenal tersebut. Setelah itu, korban segera dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Gunung Jati Kota Cirebon guna mendapatkan perawatan dan pertolongan medis lebih lanjut.

Babinsa Kelurahan Kebon Baru Sertu Alek Suparto menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk kepedulian dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah kelurahan, serta instansi kesehatan dalam memberikan pelayanan dan perlindungan kepada masyarakat, termasuk terhadap warga yang membutuhkan pertolongan darurat.

"Kami selalu siap merespons setiap laporan dari masyarakat, terutama yang berkaitan dengan keselamatan dan kemanusiaan," ujarnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari warga setempat karena penanganan dilakukan dengan cepat, sigap, dan terkoordinasi dengan baik, sehingga orang tak dikenal tersebut dapat segera memperoleh bantuan medis yang diperlukan.(pendim0614)*((BABIL))

Senin, 26 Januari 2026

Anak Hilang Saat Bermain di Sungai Sumbermas Wilayah Kecamatan Kandanghaur, Ditemukan Meninggal Dunia      






Indramayu,  Sergaptatget,  Upaya pencarian seorang anak yang dilaporkan hilang di Sungai Sumbermas, Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, berakhir duka.

Di hari kedua pencarian, tim gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Senin pagi (26/1/2026).

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Kandanghaur AKP Joni membenarkan peristiwa tersebut.

"Korban diketahui bernama Dermawan Maulana alias Wawan (10), warga Blok Cidempet, Desa Ilir, Kecamatan Kandanghaur. Jasad korban ditemukan mengapung di muara Sungai Sumbermas, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian (TKP), pada pukul 08.43 WIB," ujar AKP Joni.

Menurut AKP Joni, peristiwa bermula pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Saat itu, korban bermain di halaman rumahnya yang berada tidak jauh dari aliran Sungai Sumbermas.

"Sekitar pukul 12.00 WIB korban pulang sempat ke rumah untuk makan siang, kemudian kembali bermain. Sore harinya korban pulang lagi untuk makan bersama ayahnya, namun setelah itu kembali keluar rumah dan tidak kembali hingga sore menjelang malam," kata AKP Joni.

Hingga pukul 17.30 WIB, korban tidak pulang ke rumah. Ibu korban, Darini, bersama keluarga dan warga sekitar kemudian melakukan pencarian di sekitar Sungai Sumbermas, termasuk menanyakan keberadaan korban kepada para pekerja proyek. Namun, pencarian tersebut belum menghasilkan hasil.

Pencarian dilanjutkan keesokan harinya, Minggu (25/1/2026), oleh tim gabungan yang terdiri dari kepolisian, TNI, dan warga setempat.

Pencarian dilakukan menggunakan dua perahu nelayan dengan mengalirkan aliran Sungai Sumbermas hingga ke muara dan daerah empang sekitar, mengingat korban diketahui kerap bermain air di lokasi tersebut. Namun hasilnya masih nihil.

Korban akhirnya ditemukan pada Senin pagi sekitar pukul 06.00 WIB oleh seorang warga Warsum yang hendak berangkat ke empang.

Saat itu, korban terlihat mengambang di pinggir sungai wilayah Blok Babagan, Desa Ilir.

Temuan tersebut segera dilaporkan kepada warga lain dan pihak keluarga. Tim gabungan dari Polsek Kandanghaur , Polair Pos Eretan, TNI AL Pos Eretan, Koramil Kandanghaur, dan Satpol PP Kecamatan Kandanghaur kemudian melakukan penyelamatan jenazah korban.

"Hasil pemeriksaan tim kesehatan dari Puskesmas serta Inafis Polres Indramayu tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ujar AKP Joni.

Pihak keluarga korban pun menolak melakukan otopsi dan telah membuat pernyataan tertulis terkait keputusan tersebut. Jelasnya.

Terpisah, Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan lingkungan.

"Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110," ujar AKP Tarno.

(Nana. S)

Bupati Lucky Hakim Tinjau Wilayah yang Tergenang Banjir  






‎Indramayu,  Sergaptarget,  Luapan sungai, air laut pasang, curah hujan tinggi, serta sistem drainase yang belum optimal menyebabkan sejumlah wilayah Indramayu tergenang air. Hal ini tentunya menuntut penanganan cepat serta kerja sama semua pihak. 
‎Hal tersebut disampaikan Bupati Indramayu Lucky Hakim saat meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak banjir di Kabupaten Indramayu pada Minggu (25/1/26).
‎Peninjauan dilakukan sebagai bentuk respons cepat pemerintah daerah terhadap kondisi warga yang terdampak genangan air. Beberapa titik yang dikunjungi antara lain Desa Pabean Ilir Kecamatan Pasekan, Desa Rambatan Kulon, Pintu Air Bendungan Karet di Kecamatan Lohbener, serta Desa Bugel Kecamatan Patrol.
‎Di Desa Pabean Ilir, Bupati Lucky Hakim mendengarkan langsung keluhan warga. Keni, warga RT 15 Desa Pabean Ilir, mengungkapkan, air mulai masuk ke rumah warga sejak Sabtu malam dan menggenangi permukiman di RT 15 dan RT 16.
‎Menanggapi hal tersebut, Bupati Lucky Hakim yang didampingi Camat Pasekan, Taryadi, meminta masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan karena memperparah genangan. Bupati Lucky juga memastikan pompa penyedot air akan segera didatangkan untuk mempercepat surutnya banjir, mengingat tidak adanya jalur pembuangan air alami di wilayah tersebut.
‎"Kita usahakan secepat mungkin pompa air didatangkan, kalau bisa besok sudah mulai penyedotan. Sebagai langkah antisipasi, Pemkab Indramayu akan melakukan perbaikan drainase, pembuatan saluran air, serta penambahan pompa air berkapasitas lebih besar agar genangan tidak berlarut-larut," perintahnya.
‎Peninjauan dilanjutkan ke Bendungan Karet Kecamatan Lohbener. Bupati Lucky Hakim didampingi BPBD Indramayu, Camat Lohbener, Warno, perwakilan BBWS Cimanuk Cisanggarung, serta Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Fraksi Partai NasDem, Sri Wahyuni Utami Herman. Bupati Lucky meninjau sejumlah pintu air yang kondisinya sudah rawan jebol. 
‎Menurutnya, secara geografis Indramayu berada di wilayah hilir dan dekat dengan laut, sehingga sangat rentan terhadap banjir. Selain dipengaruhi banjir rob akibat pasang air laut, debit air dari wilayah hulu seperti daerah pegunungan juga turut memperbesar risiko banjir, terutama saat curah hujan tinggi yang berlangsung terus-menerus.
‎"Saat ini pemerintah daerah bersama kecamatan dan desa bergotong royong menambal tanggul yang jebol. Perbaikan permanen sudah dikontrakkan dan akan dikerjakan pada Februari hingga Maret dengan pemasangan pancang sepanjang kurang lebih 13 kilometer," jelasnya.
‎Di Desa Rambatan Kulon, Dewi, warga RT 27 Blok Pulo, menyampaikan, banjir terjadi sejak Sabtu sekitar pukul 15.00 WIB akibat sungai yang meluap, tanggul jebol, dan rembesan air masuk ke permukiman warga.
‎Sementara itu, saat meninjau Desa Bugel Kecamatan Patrol, Bupati Lucky Hakim didampingi Camat Patrol, Bagus Asep Trisnadi, menyampaikan empati kepada warga yang terdampak banjir. 
‎"Pemerintah akan terus berupaya memperbaiki tanggul dan saluran air. Namun kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan dan tidak menutup saluran atau gorong-gorong. Ini harus menjadi upaya bersama agar banjir tidak terus terulang," tegasnya.
‎Dalam kunjungan tersebut, Bupati Lucky Hakim juga menyapa warga serta menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada sejumlah warga terdampak sebagai bentuk kepedulian dan dukungan pemerintah daerah. 

(Nana.  S)

Kapolres Indramayu Tinjau Lokasi Banjir, Salurkan Bansos Dari Kapolda Jabar







Indramayu, Sergap target Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K., turun langsung meninjau lokasi banjir sekaligus menyerahkan bantuan sosial kepada sejumlah warga terdampak banjir di Gang Bakti, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Selasa (27/1/2025).

Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan kehadiran nyata Polri di tengah masyarakat yang sedang mengalami musibah banjir akibat curah hujan yang tinggi.

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres Indramayu didampingi para Pejabat Utama (PJU) dan perwira Polres Indramayu, Kapolsek Indramayu AKP Indri Hapsari, S.H., serta sejumlah personel Polres Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang  melalui Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno mengatakan, bantuan sosial yang disalurkan berupa beras sebanyak 40 kantong merupakan bantuan dari Kapolda Jawa Barat yang diperuntukkan bagi warga terdampak banjir.

"Penyaluran bantuan sosial ini merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya saat warga sedang mengalami musibah," ujar AKP Tarno.

Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga terdampak banjir sekaligus memberikan semangat dan dukungan moril agar masyarakat tetap kuat dan tabah menghadapi situasi yang ada.

Selain menyalurkan bantuan, Kapolres Indramayu juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan jiwa, tetap waspada terhadap potensi bahaya banjir, serta segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat apabila kondisi air kembali meningkat.

"Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada dan tidak ragu melapor kepada petugas apabila membutuhkan bantuan atau terjadi kondisi darurat," pesannya.

Kasi Humas Polres Indramayu AKP Tarno kembali mengajak masyarakat untuk terus menjadi mitra Polri dalam menjaga keamanan dan menjaga lingkungan.

"Apabila masyarakat menemukan potensi gangguan kamtibmas, kami imbau untuk segera melaporkannya melalui layanan Lapor Pak Polisi – SIAP MAS INDRAMAYU di WhatsApp 0819-9970-0110 atau melalui Call Center Polri 110 ," ujar AKP Tarno.

(Nana.  S)

Babinsa Sumber Latih Baris Berbaris, Wujudkan Pelajar Disiplin Dan Berkarakter

Surakarta – Babinsa Kelurahan Sumber Koramil 02/Banjarsari, Kodim 0735/Surakarta Serka Yusuf dan Sertu Dadan  mempunyai tanggung jawab di wilayah binaannya, salah satunya kepada para Siswa Siswi sekolah SMK Wijaya Kusuma, bertempat dilapangan Basket SMK Wijaya Kusuma jl pleret RT, 01/07 Kelurahan Sumber Kecamatan, Banjarsari, Selasa (27/01/2026)

Dalam upaya membentuk sikap, kedisiplinan, loyalitas, kepedulian dan rasa tanggung jawab sejak dini kepada generasi bangsa, Babinsa Sumber  memberikan pelatihan dasar PBB (Peraturan Baris Berbaris) dan Wawasan Kebangsaan Kepada siswa - Siswi.

Serka Yusuf sebagai Babinsa sekaligus pembina latihan tersebut menyampaikan, pelatihan PBB kepada siswa siswi ini sebagai wujud latihan fisik guna menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan kepada terbentuknya sikap dan perilaku seseorang agar memiliki disiplin yang tinggi.

" Ada 12 gerakan dasar dari PBB yang kita berikan kepada mereka mulai dari sikap sempurna, istirahat di tempat, lencang depan, lencang kanan, hadap kiri, hadap kanan, balik kanan, hadap serong kanan, hadap serong kiri, berhitung, hormat dan jalan di tempat," ucap Serka Yusuf 

Selain memberikan pengetahuan dasar tentang PBB, juga memberikan Wawasan kebangsaan kepada Siswa Siswi. Wawasan kebangsaan adalah cara pandang Bangsa Indonesia dalam mengelola kehidupan berbangsa dan bernegara yang dilandasi jatidiri bangsa dan kesadaran terhadap sistem nasional yang bersumber dari Pancasila, Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika, untuk memecahkan berbagai persoalan bangsa dan negara demi mencapai masyarakat yang aman, adil, makmur dan sejahtera.

"Wawasan kebangsaan memiliki arti penting dalam mempertebal rasa kebangsaan serta meningkatkan semangat kebangsaan bagi bangsa Indonesia,"ucapnya.

Penulis : Arda 72

Melalui LDKS, Babinsa Kelurahan Sewu Bentuk Karakter Pemimpin Muda Yang Tangguh

Surakarta – Dalam rangka menanamkan jiwa kepemimpinan dan kedisiplinan sejak dini, Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan kegiatan pemberian materi Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) kepada siswa-siswi calon pengurus OSIS SMP Negeri 21 Surakarta  periode tahun 2026.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (27/01/2026) bertempat di SMP Negeri 21 Surakarta dengan Materi LDKS yang diberikan oleh Babinsa Sewu Koptu Sanda Arieswanto, Anggota Koramil 04/Jebres.

Koptu Sanda menegaslan kegiatan ini diikuti sebanyak 51 orang siswa-siswi kelas VII dan VIII mengikuti kegiatan dengan penuh antusias.

" Materi awal yang kami berikan berupa dasar-dasar Peraturan Baris Berbaris (PBB) di lapangan sekolah."ujarnya .

"Seluruh peserta tampak bersemangat dan mampu melaksanakan setiap gerakan sesuai dengan ketentuan yang kami ajarkan."tuturnya.

"Selanjutnya, para siswa-siswi menerima materi dasar kepemimpinan, dalam penyampaian materi tersebut, kami menekankan pentingnya sikap disiplin, tanggung jawab, serta pemahaman terhadap 11 azas kepemimpinan sebagai pedoman bagi calon pengurus OSIS dalam membimbing dan menjadi teladan bagi adik-adik kelasnya di masa mendatang."imbuhnya.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa-siswi calon pengurus OSIS memiliki karakter kepemimpinan yang kuat, berwawasan kebangsaan, serta mampu menerapkan nilai-nilai kedisiplinan dan tanggung jawab dalam kehidupan sekolah maupun sehari-hari."pungkas Koptu Sanda.

Penulis : Arda 72

”Waspadai Banjir” Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Kepatihan Wetan Berikan Himbuan Melalui Komsos

Surakarta - Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono bersama dengan Bhabinkamtibmas melaksanakan patroli dan sambang warga dengan Komunikasi sosial (Komsos) warga binaan yaitu Ibu Dwi Sumarmi RT 9 RW 1 di Kampung Jogodikaran Kelurahan Kepatihan Wetan Kec. Jebres, Selasa ( 27/01/2026).

Maksud dan tujuan Sertu Budiono melaksanakan Komsos adalah sebagai media silaturahmi dan juga Himbuan untuk menjaga kondisi kesehatan, kebersihan lingkungan serta ajak waspadai banjir, terutama cuaca akhir-akhir ini diwilayah Kota Surakarta sering turun hujan dengan intensitas tinggi sehingga perlu perhatian khusus terutama warga yang bermukim di bantaran sungai.

"Adapun manfaat Komsos itu sendiri akan tercipta situasi yang kondusif. Dan terpeliharanya jalinan komunikasi dan silaturahmi dengan semua elemen warga masyarakat di wilayah binaan."tuturnya.

"Harapan kami tentunya dengan adanya komunikasi sosial ini terjalin hubungan emosional Babinsa dengan warga masyarakat di wilayah binaan, sehingga apabila terjadi sesuatu hal akan cepat dimengerti dan diselesaikan dengan cepat."pungkasnya.

Penulis : Arda 72