Berita Terkini

Tingkatkan Keimanan di Bulan Ramadan, Lapas Pasir Pangarayan Gelar Salat Gerhana dan Rangkaian Ibadah Malam

Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Salat Gerhana Bulan (Khusuful Qamar) berjamaah pad...

Postingan Populer

Selasa, 03 Maret 2026

Kebersamaan Kodim 0728/Wonogiri dan Persit Bagikan Takjil

Wonogiri - Suasana sore di kawasan jalan Jenderal Sudirman Wonogiri tepatnya di depan markas Kodim, dipenuhi nuansa kebersamaan saat jajaran Kodim 0728/Wonogiri bersama Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIX turun ke jalan membagikan takjil kepada masyarakat, Selasa (3/3/2026).

Kegiatan sosial yang digelar menjelang waktu berbuka puasa itu dipimpin langsung Komandan Kodim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan didamping Ketua Persit Chandra Kirana Cabang XLIX. Sejumlah anggota Persit tampak membagikan paket makanan berbuka kepada pengendara roda dua, roda empat, serta warga sekitar yang melintas.

Aksi berbagi tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Para pengendara terlihat antusias menerima takjil gratis, terutama mereka yang masih berada di perjalanan saat azan Magrib semakin dekat.



Dandim mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus sarana mempererat hubungan antara TNI AD dan masyarakat.

"Momentum Ramadan menjadi kesempatan bagi kami untuk berbagi kebahagiaan dan memperkuat silaturahmi dengan warga. Ini bagian dari komitmen kami untuk selalu hadir di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia menambahkan, pembagian takjil bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga bagian dari upaya memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah teritorial Kabupaten Wonogiri.

Menurutnya, kedekatan emosional antara aparat teritorial dan masyarakat menjadi modal penting dalam menjaga kondusivitas wilayah. Melalui kegiatan sederhana seperti berbagi takjil, diharapkan terbangun rasa saling peduli dan solidaritas sosial yang semakin kuat.

Kegiatan tersebut diharapkan dapat terus berlanjut sebagai tradisi positif setiap Ramadan, sekaligus mempererat hubungan harmonis antara prajurit TNI AD dan warga di Kabupaten Wonogiri. 

Penulis : Arda 72

Safari Ramadan ke Empat Pemda Rohul, Saat Penantian Panjang Masyarakat Dijawab Bupati Anton


Rohul  – Guratan senja di ufuk barat Desa Payung Sekaki, Senin (2/3/2026), terasa berbeda dari biasanya. Di pelataran Masjid Raya Al Mubarokah, aroma takjil berpadu dengan antusiasme ratusan warga yang berkumpul. Hari itu bukan sekadar agenda buka puasa bersama biasa; itu adalah momen kembalinya "Orang Nomor Satu" Rokan Hulu ke desa mereka setelah sekian lama dinanti.



​Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, hadir dalam agenda Safari Ramadan ke-4 dengan membawa semangat silaturahmi sekaligus "buah tangan" pembangunan yang selama ini menjadi buah bibir warga setempat.

​Kehadiran Bupati yang didampingi jajaran Pejabat Eselon II, Camat, hingga seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Tambusai Utara, disambut hangat oleh tokoh agama dan masyarakat. Bagi warga Payung Sekaki, kunjungan ini adalah pengobat rindu.

​"Kami sangat berterima kasih. Di tengah kesibukan yang luar biasa, Pak Bupati masih meluangkan waktu menyapa kami langsung," ujar Kepala Desa Payung Sekaki dengan nada haru saat memberikan sambutan. Ia menyebut kehadiran Bupati sebagai sebuah kebanggaan besar, mengingat sudah cukup lama desa mereka tidak disambangi secara resmi oleh pimpinan tertinggi kabupaten.
​Ramadan adalah bulan berbagi, dan hal ini tercermin nyata dalam kegiatan tersebut. Berbagai bantuan paket sembako disalurkan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, hasil kolaborasi apik antara pemerintah, perbankan, dan sektor swasta diantaranya

BRK 25 Paket, BRI 35 Paket, BPR 30 Paket sembako
PT. Naga Mas Agro Mulya 25 Kotak Minyak Goreng
PT. MIS, PT ARP, PT. KAS Masing-masing 50 Paket

Bantuan ini diserahkan secara simbolis menjelang waktu berbuka, menciptakan suasana kekeluargaan yang kental di dalam masjid yang menjadi kebanggaan warga desa tersebut.
​Namun, "kado" yang paling dinanti masyarakat bukanlah sekadar paket pangan. Menjawab aspirasi warga terkait infrastruktur, Bupati Anton membawa kabar segar yang disambut tepuk tangan riuh.

​Bupati memastikan bahwa pembangunan pengaspalan jalan penghubung Desa Bangun Jaya menuju Desa Payung Sekaki sepanjang kurang lebih 500 meter akan segera direalisasikan.

​"Kami mendengar aspirasi masyarakat. Insya Allah, pembangunan jalan penghubung ini akan kita masukkan dalam Anggaran Perubahan Tahun 2026," tegas Bupati Anton, ST, MM.

​Janji pembangunan ini menjadi oase bagi mobilitas warga yang selama ini mengharapkan akses transportasi yang lebih layak untuk menunjang ekonomi desa.
​Saat azan magrib berkumandang, suasana syahdu menyelimuti Masjid Raya Al Mubarokah. Di sela-sela santap takjil, Bupati tampak membaur tanpa sekat dengan para tokoh masyarakat. Safari Ramadan kali ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan jembatan komunikasi yang nyata: tempat di mana keluh kesah masyarakat bertemu dengan solusi dari pemimpinnya.

​Bagi warga Payung Sekaki, Senin sore itu bukan hanya tentang berbuka puasa bersama, tapi tentang harapan baru yang mulai teraspal nyata di tahun 2026. (Kominfo/JK).

Safari Ramadan 1447 H, Pemda Rohul Serahkan Bantuan dan Pererat Silaturahmi di Kecamatan Ujung Batu


Rokan Hulu- Pemerintah Daerah Rokan Hulu (Rohul) kembali melaksanakan Safari Ramadhan ke-4 tahun 1447 H / 2026 M yang dipusatkan di Masjid Al-Ihsan, Kecamatan Ujung Batu, Senin (02/03/2026).



Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Rokan Hulu H. Syafaruddin Poti, SH, MM didampingi Sekretaris Daerah M. Zaki, S.STP, M.Si, Asisten I H. Syofwan, S.Sos dan Asisten III Edi Suherman, SH. 

Turut hadir jajaran Kepala OPD di lingkungan Pemkab Rohul, Camat Ujung Batu Sigit Pranjoro, S.STP, tokoh Adat Datuk Bandaro Ujung Batu Dahnil Malik, serta masyarakat Kecamatan Ujung Batu yang memadati masjid.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan ini merupakan agenda rutin pemerintah daerah yang bertujuan untuk menjalin dan mempererat tali silaturahmi antara pemerintah dengan masyarakat.

"Kegiatan ini menjadi momentum bagi kita semua untuk saling bertatap muka, berdialog, serta memperkuat ukhuwah Islamiyah di bulan suci Ramadhan," ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, 

Wabup juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila pemerintah daerah belum dapat optimal dalam memenuhi seluruh harapan dan kebutuhan masyarakat. Hal itu, menurutnya, tidak terlepas dari kebijakan efisiensi serta keterbatasan fiskal APBD yang saat ini dihadapi.

"Kami mohon maaf apabila belum bisa maksimal dalam segala hal. Kondisi efisiensi dan keterbatasan fiskal menjadi tantangan bersama. Namun kami tetap berkomitmen untuk terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat," ungkapnya.

Lebih lanjut, Wabup mengajak seluruh masyarakat untuk tidak terjebak pada masa lalu, melainkan bersama-sama menatap masa depan dengan semangat kebersamaan, mengingat Rokan Hulu adalah kampung halaman bersama yang harus dibangun secara gotong royong.

Dalam rangkaian Safari Ramadhan tersebut, Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu bersama para mitra dan perusahaan turut menyerahkan berbagai bantuan, di antaranya:

-Bantuan Al-Qur'an sebanyak 25 buah untuk Masjid Nurul Huda dan bantuan untuk Masjid Al-Mutaqin.
-Bantuan Pemkab Rokan Hulu untuk anak yatim se-Kecamatan Tambusai sebesar Rp10.000.000.
-Bantuan dari Baznas Rokan Hulu dengan total Rp27.500.000.

Selain itu, sejumlah perusahaan dan perbankan juga berpartisipasi memberikan bantuan paket sembako, yakni:
-BRI Ujung Batu sebanyak 20 paket sembako.
-BSI sebanyak 10 paket sembako.
-BRK sebanyak 25 paket sembako.
-BPR sebanyak 30 paket sembako.
-PT Rohul Sawit Industri dan PT SHI masing-masing 20 paket sembako.

Kegiatan Safari Ramadhan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Rangkaian acara ditutup dengan ceramah agama serta doa yang dipimpin oleh Sahlan Nasution, S.Pd.I, memohon keberkahan dan kemajuan bagi Kabupaten Rokan Hulu serta seluruh masyarakatnya.

***Hobbi dan Friska***

Tingkatkan Perekonomian Wilayah, Babinsa Gandekan Berikan Motifasi Kepada Pelaku UMKM

Surakarta - Saat monitoring wilayah binaannya, Sertu Teguh K selaku Babinsa Kelurahan Gandekan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta mengunjungi Penjual Peti Jenazah yang ada di wilayahnya. Ia menjalin Komsos bersama Bapak Lilik pemilik langsung dengan harapan mampu memberikan motivasi terhadap usaha yang dijalankannya, Selasa (03/03/2026) Pukul 09.00 Wib Bertempat di Jalan Sungai Batanghari RT 01/ RW 05 Kelurahan Gandekan Kecamatan Jebres.
 
Dikatakan Sertu Teguh Kusno kegiatan Komsos tersebut bukan sekedar silaturahmi saja, melainkan sebagai bentuk kepedulian Babinsa terhadap kelangsungan dan perkembangan usaha yang dijalani oleh warga binaannya.

"Kami juga menyarankan supaya para penjual selalu memberikan pelayanan yang ramah dan baik kepada setiap pembeli dan pemesan patutnya mengedepankan silaturahmi yang baik dengan para pembeli."jelasnya.

"Untuk usaha Penjual Peti Jenazah yang telah berjalan, tetap dijalani dengan semangat guna mencukupi kebutuhan keluarga."imbuhnya.

"Adanya kunjungan langsung dan saran yang telah diberikan Babinsa kepada pemilik usaha Penjual Peti Jenazah menandakan kepeduliannya terhadap kelangsungan usaha warga binaannya. Harapannya dengan silaturrahmi yang terbina dengan baik, kondisi kerukunan dan sosial kemasyarakatan di wilayah Kelurahan Gandekan Kecamatan Jebres Kota Surakarta Dapat Terjaga Dengan Dengan Baik.

Penulis : Arda 72

Peduli Lingkungan, Babinsa & Bhabinkamtibmas Pajang Ingatkan Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Pajang Koramil 01 Laweyan Kodim 0735/Surakarta Sertu Yuli Sih bersama dengan Bhabinkamtibmas beserta Kasi Pemerintahan menindak lanjuti laporan Ulas warga terkait dengan pembakaran sampah sembarangan dipekarangan lahan kosong RT.04 RW.05 Pajang,Laweyan Surakarta, Selasa (03/03/2026).

Dalam kegiatan ini Babinsa dan Bhabinkamtibmas pajang memberi pemahaman kepada warga jangan membakar sampah sembarangan karena berdampak dengan kesehatan dan lingkungan yang mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan sesak napas dan polusi udara,serta abu sisa pembakaran yang mencemari tanah.

"Membakar sampah dengan sembarangan berpotensi menyebabkan kebakaran yang lebih luas,terutama jika ditinggalkan atau dilakukan dekat dengan bangunan ataupun lahan yang kering."tegas Sertu Yuli Sih disela-sela kegiatan.

"Dengan ini kami selaku Babinsa wilayah Kelurahan Pajang menyampaikan tentang Perda no 4  th 2022, penetapan tanggal 22 September 2022, tentang pengelolaan sampah, pasal 46 larangan : huruf e yakni membakar sampah di pekarangan, di jalan, jalur hijau, taman, sungai, saluran ditempat umum, ketentuan pidana pasal 58 (5) setiap orang yang melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam pasal 31 ayat (1) dan pasal 46 dipidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau denda paling banyak Rp. 50.000.000,00 (lima puluh jutarupiah)."imbuhnya.

"Sehingga dengan penyampaian ini warga akan memahami dan tidak akan mengulangi kembali bahwasanya giat membakar sembarangan sangat merugikan dengan aktivitas di wilayah perkotaan ini."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Kolaborasi Koramil 02/Banjarsari & YBM PLN UPTD Salatiga Berikan Bingkisan Lebaran Kepada Warga Kurang Mampu

Surakarta  - Wujud nyata kepedulian dengan warga binaan, Koramil 02 /Banjarsari Kodim 0735/Surakarta dipimpin Danramil Kapten Inf Mulyono berkalborasi dengan  YBM PLN UPTD Salatiga memberikan bingkisan  Lebaran dengan Tema Cahaya Berkah Ramadhan 1447 H  kepada Warga Kurang mampu bertempat Di Aula Koramil 02/Banjarsari,Jln Ahmad Yani No 273 Kelurahan Manahan Kecamatan Banjarsari, Selasa (03/03/2026).

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut Danramil 02/Banjarsari didampingi Camat Banjarsari Bapak Priadi SE.M.M dan Kepala  PLN  Bapak Yodi Sefa.

Ditegaskan Danramil pemberian bingkisan Lebaran ini tidak hanya kepada warga kurang mampu akan tetapi juga kepada Veteran yang ada di wilayah Kecamatan Banjarsari berupa 40 Paket Sembako.

"Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin kedekatan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat terus terbina dan semoga Blbingkisan Lebaran dari kami dapat bermanfaaf bagi Bapak ,Ibu sekalian,"imbuhnya.

"Tolong jangan dilihat dari berapa nilai yang kami berikan, tetapi lihatlah dari ketulusan kami memberikanya kepada saudara kami ini ."pungkas Danramil.

Penulis : Arda 72

Ini Faktor Penyebab Sekolah Kekurangan Ribuan Guru Bukan  Karena  Banyak Yang Pensiun Atau Jadi Kepala Sekolah dan Penilik






Batang 3 Maret 2026, Sergaptarget.com

Kurangnya Tenaga Pendidik ( Guru ) Di Kabupaten Batang Jumlahnya Terhitung Sangat Fantastis,Yaitu ada Sekitar 1000 an, dari jumlah Sebanyak itu ternyata Kurangnya Tenaga Pendidik bukan hanya disebabkan Oleh Adanya faktor Banyaknya Guru yang Sudah Pensiun, Atau karena Adanya Promosi  Kenaikan Jabatan, Sehingga  Mengurangi jumlah Guru.

Tapi Ada Satu Hal yang Ternyata Menjadi Sebab Utama dari Adanya Kekurangan Guru ialah dengan Adanya Undang-Undang nomor 20 ,Tahun 2023 Tentang Aparatur sipil Negara dimana Pemerintah Indonesia telah Menetapkan Larangan Keras terhadap Rekruitmen Tenaga Honorer Yang Baru termasuk guru atau Tenaga Pendidik di instansi 
Pemerintah.

Terkait Dengan Adanya   Kekurangan  Guru Yang jumlahnya Sangat Fantastis Yaitu Kurang Lebih diangka1000  (Seribuan),   Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batang  Bambang Ketika dikonfirmasi Dikantornya Berharap Agar Undang - Undang nomor 20 Tahun 2023 Terkait Dengan Larangan Rekruitmen Tenaga Pendidik  Perlu Adanya  Revisi atas Undang - Undang Sebagaimana Dimaksud  Hal ini Agar Proses Belajar Mengajar .disekolah Tidak lagi Terkendala Akan Adanya Kekurangan Guru.
 

Selama Undang Undang Tersebut Tidak Direvisi Kekurangan Guru Akan Terjadi tidak hanya Dikabupaten Batang Tapi Akan Terjadi Di seluruh Wilayah Indonesia Demikian ungkapnya Ketika Jurnalis Sergaptarget Datang Kekantornya.

 Masalah Pendidikan Menjadi  Persoalan Yang Sangat Fundamental, Karena Pendidikan  Adalah Bagian Penting Dalam Menyiapkan Proses Regenerasi Kepada Para Siswa untuk Kelak Menjadi Penerus dan Pemimpin Bangsa. Maka Pendidikan Kepada Anak Anak Tidak Boleh Diabaikan.

 Kekurangan Guru Akibat dari Regulasi Yang Ada Agar Segera Ada Revisi ,Kompromi dan Solusi atas Undang Undang Dimaksud  Sehingga Persoalan ini Tidak Berlarut larut tanpa Adanya Solusi Kongkrit Demikian Ungkap Kepala Dinas Pendidikan Diakhir Wawancaranya ( Jurnalis Muhammad Subhan S.H)

Ini Faktor Penyebab Sekolah Kekurangan Ribuan Guru. Bukan  Karena  Banyak Yang Pensiun Atau Jadi Kepala Sekolah & Penilik.






Batang 3 Maret 2026, Sergaptarget.com.

Kurangnya Tenaga Pendidik ( Guru ) Di Kabupaten Batang Jumlahnya Terhitung Sangat Fantastis,Yaitu ada Sekitar 1000 an, dari jumlah Sebanyak itu ternyata Kurangnya Tenaga Pendidik bukan hanya disebabkan Oleh Adanya faktor Banyaknya Guru yang Sudah Pensiun, Atau karena Adanya Promosi  Kenaikan Jabatan, Sehingga  Mengurangi jumlah Guru.

Tapi Ada Satu Hal yang Ternyata Menjadi Sebab Utama dari Adanya Kekurangan Guru ialah dengan Adanya Undang-Undang nomor 20 ,Tahun 2023 Tentang Aparatur sipil Negara dimana Pemerintah Indonesia telah Menetapkan Larangan Keras terhadap Rekruitmen Tenaga Honorer Yang Baru termasuk guru / Tenaga Pendidik di instansi 
Pemerintah .

Terkait Dengan Adanya   Kekurangan  Guru Yg jumlahnya Sangat Fantastis Yaitu Kurang Lebih diangka1000  (Seribuan),   Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Batang  Bambang Ketika dikonfirmasi Dikantornya Berharap Agar Undang - Undang nomor 20 Tahun 2023 Terkait Dengan Larangan Rekruitmen Tenaga Pendidik  Perlu Adanya  Revisi atas Undang- Undang Sebagaimana Dimaksud  Hal ini Agar Proses Belajar Mengajar .disekolah Tidak lagi Terkendala Akan Adanya Kekurangan Guru.
 

Selama Undang Undang Tersebut Tidak Direvisi Kekurangan Guru Akan Terjadi tidak hanya Dikabupaten Batang Tapi Akan Terjadi Di seluruh Wilayah Indonesia Demikian ungkapnya Ketika Jurnalis Sergaptarget Datang Kekantornya .

 Masalah Pendidikan Menjadi  Persoalan Yang Sangat Fundamental, Karena Pendidikan  Adalah Bagian Penting Dalam Menyiapkan Proses Regenerasi Kepada Para Siswa untuk Kelak Menjadi Penerus dan Pemimpin Bangsa. Maka Pendidikan Kepada Anak Anak Tidak Boleh Diabaikan,

 Kekurangan Guru Akibat dari Regulasi Yang Ada Agar Segera Ada Revisi ,Kompromi dan Solusi atas Undang Undang Dimaksud  Sehingga Persoalan ini Tidak Berlarut larut tanpa Adanya Solusi Kongkrit Demikian Ungkap Kepala Dinas Pendidikan Diakhir Wawancaranya ( Jurnalis Muhammad Subhan S.H)

Senin, 02 Maret 2026

Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Patroli Malam Wujudkan Wilayah Yang Kondusif

Wonogiri – Serda Slameto Babinsa Koramil 25/Paranggupito Kodim 0728/Wonogiri bersama Bhabinkamtibmas Polsek Paranggupito Aipda Tony melaksanakan patrol malam di wilayah dilanjutkan dengan kegiatan komunikasi sosial (Komsos) di Poskamling. Senin malam (2/3/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Babinsa menghimbau kepada warga untuk ikut menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing. Salah satu cara yang disarankan adalah dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Poskamling yang sudah dijadwalkan secara bergiliran di lingkungan masing-masing, khususnya di Dsn Klampean, Dsn Kranding, Dsn Grimbal.

Komsos ini bertujuan untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat serta untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi semua warga.

Penulis : Arda 72

Demi Terciptanya Keamanan Wilayah Piket Koramil 02/Banjarsari Laksanakan Patroli malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta  Sertu Supriyadi bersama dengan Linmas melaksanakan kegiatan Patroli malam di wilayah kecamatan Banjarsari, Senin (03/02/2026).

Dikatakan Sertu Supriyanto kegiatan Patroli malam ini rutin dilaksanakan oleh Piket Koramil 02/Banjarsari guna mencegah tindakan - tindakan yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat.

"Tujuan Patroli tersebut untuk mengecek keadaan wilayah  dan menjaga keamanan di wilayah Kecamatan Banjarsari."ujarnya.

"Adapun tempat -tempat yang di patroli adalah ,obyek vital,tempat -tempat yang menjadi pusat keramaian masyarakat   yang ada di wilayah kecamatan Banjarsari."imbuhnya.

"Kegiatan patroli disamping  menjaga keamanan di wilayah, juga sebagai sarana sambang warga dan meningkatkan hubungan silaturahmi dengan warga masyarakat di wilayah binaan."pungkas Sertu Supriyadi.

Penulis : Arda 72