Berita Terkini

Kapolres Wonosobo Cek Kesiapan Pos Pengamanan dan Destinasi Wisata Jelang Operasi Ketupat Candi 2026

Wonosobo — Pagi di dataran tinggi Wonosobo masih diselimuti udara dingin ketika rombongan Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, b...

Postingan Populer

Minggu, 08 Maret 2026

DARURAT SAMPAH. DIMANA LETAK PERSOALANYA ???





Batang 9 Maret 2026 Sergaptarget.com 

Persoalan Sampah Dikabupaten Batang Masih Terus Menjadi Masalah , Sampah Berserakan dimana - mana dan bahkan menutup Sebagian badan jalan. Dalam Pengamatan insan Media Persoalan Sampah Yang   Terjadi ini diakibatkan Oleh Beberapa Faktor Diantaranya Adalah 
1.Faktor Lokasi TPS( Tempat Pembuangan Sampah ) itu Sendiri.
2.Fasilitas Yang Tidak Memadai dan
3.Kesadaran Masyarakat Yang Rendah Terkait dengan Kebersihan dan Kerapian.

Terkait dengan Persoalan Sampah Sebagaimana dimaksud Jurnalis Sergaptarget Mencoba Menghubungi Kepala DLH lewat WA/ Hp Tapi Yang Bersangkutan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Masih Dinas Luar .Seorang Warga Yang Kebetulan lewat dimana Sampah Berserakan Sampe Ketengah Jalan Sangat Menyayangkan Dinas Terkait dan Budaya Masyarakat Yang Tidak Disiplin dalam Membuang Sampah.

Sementara itu Salah Satu Aktifis Lingkungan   Yang Tidak Mau disebutkan Namanya Berharap Pemda Batang / Bupati Secepatnya Melakukan Evaluasi Kinerja  Kepada Dinas Terkait Perihal Problem Sampah ini." Sangat Mendesak dan Harus Segera Dilakukan Evaluasi Kinerja Kepada Dinas Terkait Yang Menangani Masalah Sampah" Demikian Ungkapnya Ketika Disambangi Jurnalis Sergaptarget.com dirumahnya.

Sudah Menjadi Rahasia umum Bahwasanya Masalah sampah DiBatang ini kian Hari kian Bertambah Parah,.... Kesadaran Masyarakat Yang Rendah akan Kebersihan,Fasilitas Dari Pemerintah Yang Tidak Memadai Serta Jam buang Sampah Yang Tidak Teratur Semakin Menambah Komplek Permasalahan Sampah ini. 

 Dari Investigasi Yang Dilakukan Jurnalis Terkait Dengan Masalah Sampah ini Untuk Lokasi TPS( Tempat Pembuangan Sementara Perlu dicarikan 1.Tempat Yang Lokasinya Tidak Ditempat Dekat Pemukiman dan Sarana Fasilitas Publik Penting .2.Perlunya Disediakan Sarana Seperti Bak Truk Sampah Untuk Pembuangan Di TPS Yang Ada Sehingga Sampah Tidak Berserakan Kemana- mana dan .3.  Pembuangan Sampah dari Masyarakat ke TPS Pada jam Tertentu  (Pagi) Sehingga Antara jam 11 - 12  S/d Malam Tidak lagi Ada Sampah di TPS Karena Semua Sampah Sudah Diangkut Oleh Petugas .

 (Jurnalis Muhammad Subhan SH)

Kisah Inspiratif Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim Surakarta Dalam Mengembangkan Keterampilan Merajut

Surakarta - Ny.Weny Arnita Sandy, seorang anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim 0735/Surakarta, telah membuktikan bahwa dengan kesabaran, dedikasi, dan niat yang kuat, seseorang dapat mengembangkan keterampilan dan mencapai kesuksesan.

Ny.Weny Arnita Sandy adalah istri dari Sertu Mujono Anggota Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta bergabung dengan Persit di tahun 2006 dan sejak itu, ia telah mengembangkan ketrampilan merajut yang luar biasa yang bernama *ORENAYOU*

Ditegaskan Ny. Weny awalnya dirinya menggeluti merajut sebagai cara untuk adaptasi dengan perubahan hidupnya. Setelah resign dari pekerjaannya di sebuah perusahaan retail untuk mengikuti suami yang dinas di kota lain, ia mencari cara untuk mengisi waktu dan menemukan keterampilan merajut yang telah ia kenal sejak SMP.

"Awal tinggal di asrama saya mencoba berbagai macam ketrampilan mulai dari menyulam, kristik, menjahit bahkan memasak. Yang tujuan awalnya untuk mengisi waktu, Sampai akhirnya mulai mengingat lagi keterampilan merajut yang sudah saya kenal sejak dr masa sekolah di SMP." tuturnya.

"Pada awalnya, Saya merajut benda-benda yang digunakan sebagai aksesoris anak-anak, mulai dari bross, pita, bando, maupun jepit rambut, lambat laun kemampuan merajut bertambah seiring perkembangan tehnologi, yang diawal hanya belajar dari buku kemudian bergeser ke media online seperti Youtube, Pinterest, Instagram, dll."ujarnya.

"Karya saya juga semakin berkembang dan bervariasi, terbukti dengan beberapa prestasi yang berhasil kami dapatkan, antara lain juara Lomba Cipta Payung Rajut dalam Festival Payung tahun 2017 dan 2018, dan saya juga pernah menjuarai kompetisi yang digelar oleh Dharma Pertiwi di tahun 2021 dalam acara Lomba Karya Wastra." jelasnya.

Lebih lanjut ditambahkannya dirinya menjual produk-produknya melalui pameran-pameran, bazar dan juga lewat online dengan jangkauan lokal dan nasional. Bahkan dirinya pernah mengirim produk ke Belanda, New Zealand dan Jepang berupa karya _home decor_ untuk suasana Natal.

"Karya terakhir saya adalah payung rajut yang khusus di desain untuk ibu KASAD, yang beliau gunakan pada saat Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-80 bersama karya-karya UMKM ibu-ibu Persit lainnya." ucapnya bangga.

"Tidak berhenti sampai disini saya akan terus mengembangkan kreasi-kreasi terbaru sesuai selera pasar yang juga terus berkembang, karena hanya dari benang, hakpen dan niat, akan tercipta karya-karya tak terbatas." imbuhnya.

"Harapan saya keterampilan merajut *ORENAYOU* bisa terus menyebar karena merajut banyak sekali manfaatnya. Selain untuk melatih kesabaran, konsentrasi dan daya ingat, merajut juga sangat membantu perekonomian rumah tangga." pungkas Ny.Weny Arnita Sandy.

Pendim Surakarta

Lahirnya Batik Buana Sekar Kedaton, Buah Karya Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim Surakarta

Surakarta - Dialah Cita Putri Karisma Sari seorang Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim 0735.Surakarta, Istri dari Peltu I Dewa Made Kasamabi Putra yang berdinas di Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta, pendiri Batik Buana Sekar Kedaton, membagikan kisah inspiratif tentang bagaimana kecintaan terhadap batik dan alam menjadi sebuah bisnis yang sukses. Berawal dari hobi, Cita Putri terus mengembangkan passionnya hingga akhirnya melahirkan Batik Buana Sekar Kedaton pada tahun 2011.

Ditegaskan Cita Putri Karisma Sari bahwasanya perjalanan panjangnya bermula pada tahun 2011, ketika dirinya masih berprofesi sebagai karyawan swasta. Di tengah rutinitas pekerjaan yang padat dan tanggung jawab harian yang menyita waktu serta tenaga, terselip sebuah kecintaan yang tumbuh perlahan namun pasti, yakni kecintaan terhadap seni batik dan pesona keindahan alam Indonesia.

"Pada awalnya, ketertarikan itu hadir secara sederhana, hanya sebatas kegemaran terhadap kain bermotif tradisional yang sarat makna dan filosofi. Kami merasa setiap helai batik memiliki cerita, memiliki jiwa, dan menyimpan warisan budaya yang begitu berharga. Rasa suka tersebut kemudian berkembang menjadi ketertarikan yang semakin mendalam. Setiap waktu luang setelah bekerja kami manfaatkan untuk belajar secara otodidak, mengamati proses pembuatan batik, memahami teknik cap dan tulis, serta mencoba merancang motif sendiri dengan penuh rasa ingin tahu."tuturnya.

"Perjalanan belajar itu tidak selalu mudah. Ada banyak percobaan yang gagal, warna yang tidak sesuai harapan, serta motif yang harus diperbaiki berulang kali. Namun dari setiap proses tersebut, kami menemukan pelajaran berharga tentang kesabaran, ketelitian, dan konsistensi. Dari yang semula hanya sekadar hobi untuk mengisi waktu senggang, perlahan tumbuh keyakinan dalam hati bahwa membatik bukan hanya kesenangan, melainkan panggilan jiwa yang ingin kami tekuni secara lebih serius dan profesional."terangnya.

Lebih lanjut Cita Putri Karisma Sari menambahkan inspirasi terbesar dalam setiap karya kami berasal dari alam. Keindahan alam yang kami temui dalam perjalanan mendaki gunung, menyusuri perbukitan hijau, menikmati semilir angin di antara pepohonan, hingga menyaksikan matahari terbit dari balik cakrawala selalu menghadirkan ide-ide segar. Bentuk dedaunan yang unik, bunga liar yang tumbuh anggun, tekstur batang pohon, hingga siluet pegunungan yang megah menjadi sumber gagasan yang kemudian kami tuangkan dalam motif batik. Dari situlah muncul keinginan kuat untuk menciptakan cetakan cap dengan motif alam yang memiliki ciri khas tersendiri, berbeda namun tetap berakar pada nilai tradisi.

"Dengan keberanian dan tekad yang mantap, kami mulai merintis usaha ini secara perlahan. Tahap demi tahap kami jalani dengan penuh kesungguhan, mulai dari merancang desain, membuat cap, memilih bahan kain berkualitas, hingga mengawasi proses produksi dengan teliti. Semua kami lakukan dengan cinta terhadap karya dan rasa hormat terhadap warisan budaya bangsa."imbuhnya.

"Akhirnya, Batik Buana Sekar Kedaton lahir sebagai wujud nyata dari perjalanan, perjuangan, dan doa yang panjang. Bagi kami, batik bukan sekadar kain yang dikenakan, melainkan simbol ketekunan, ekspresi rasa syukur atas keindahan alam, serta upaya melestarikan budaya Indonesia. Harapan kami, setiap karya yang dihasilkan mampu membawa nilai estetika, makna mendalam, dan kebanggaan bagi siapa pun yang mengenakannya." pungkas Cita Putri Karisma Sari dengan bangga. 

Pendim Surakarta

Di bulan Ramadan KJB bagikan Sembako untuk Lansia Di Kecamatan Balongan







Indramayu, Sergaptarget. Com Komunitas Jurnalis Balongan (KJB) Kabupaten Indramayu menggelar kegiatan sosial dengan membagikan santunan sembako kepada warga lanjut usia (lansia) di lima desa di wilayah Kecamatan Balongan, Minggu (8/3/2026).

Kegiatan berbagi di bulan suci Ramadan 1447 Hijriah ini menyasar para lansia yang membutuhkan di Desa Sudimampir Lor, Sudimampir, Tegalsembadra, Tegalurung, dan Balongan.

Dalam kegiatan tersebut, puluhan paket sembako dibagikan langsung kepada para penerima manfaat.

Setiap paket berisi beras 2,5 kilogram, minyak goreng kemasan 1 liter, serta delapan bungkus mi instan.

Pengurus KJB turun langsung ke lapangan untuk memastikan bantuan benar-benar diterima oleh warga lansia yang membutuhkan.

Ketua KJB, Nurpad mengatakan, kegiatan berbagi pada Ramadan tahun ini memiliki konsep yang berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Menurutnya, selain sebagai bentuk kepedulian sosial, bantuan sembako ini diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan para lansia di tengah momentum Ramadan.

"Di Ramadan 1447 Hijriah atau tahun 2026 ini program berbagi KJB ada yang berbeda. Tahun ini kami menyalurkan bantuan berupa sembako kepada warga lansia agar dapat sedikit membantu memenuhi kebutuhan mereka selama bulan Ramadan," kata Nurpad.

Ia menambahkan, kegiatan sosial tersebut juga menjadi bagian dari komitmen para jurnalis yang tergabung dalam KJB untuk terus hadir dan memberi manfaat bagi masyarakat sekitar.

Sementara itu, Bendahara KJB, Rohman menjelaskan seluruh anggaran kegiatan berbagi tersebut berasal dari hasil urunan para pengurus serta dukungan dari para donatur dan mitra KJB.

"Anggaran kegiatan ini berasal dari hasil urunan pengurus KJB serta dukungan dari para donatur dan mitra yang peduli terhadap kegiatan sosial ini," ujar Rohman.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah mendukung kegiatan KJB Berbagi ini sehingga dapat terlaksana dengan baik," ucapnya.

Salah satu penerima bantuan, Warno (68), mengaku bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan oleh KJB.

"Terima kasih kepada KJB yang sudah peduli kepada kami para lansia. Bantuan ini sangat membantu kebutuhan kami di bulan Ramadan," ujar Warno.

Tidak hanya sampai di situ, KJB juga telah menyiapkan agenda sosial lainnya selama Ramadan.

Rencananya, pada Senin (9/3/2026) sore, Komunitas Jurnalis Balongan akan kembali menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat di wilayah sekitar Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu.

(Nana. S)

Lahirnya Batik Buana Sekar Kedaton, Buah Karya Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim Surakarta

Surakarta - Dialah Cita Putri Karisma Sari seorang Anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang L Kodim 0735.Surakarta, Istri dari Peltu I Made KP yang berdinas di Koramil 05/Pasar Kliwon Kodim 0735/Surakarta, pendiri Batik Buana Sekar Kedaton, membagikan kisah inspiratif tentang bagaimana kecintaan terhadap batik dan alam menjadi sebuah bisnis yang sukses. Berawal dari hobi, Cita Putri terus mengembangkan passionnya hingga akhirnya melahirkan Batik Buana Sekar Kedaton pada tahun 2011.

Ditegaskan Cita Putri bahwasanya perjalanan panjangnya bermula pada tahun 2011, ketika dirinya masih berprofesi sebagai karyawan swasta. Di tengah rutinitas pekerjaan yang padat dan tanggung jawab harian yang menyita waktu serta tenaga, terselip sebuah kecintaan yang tumbuh perlahan namun pasti, yakni kecintaan terhadap seni batik dan pesona keindahan alam Indonesia.

"Pada awalnya, ketertarikan itu hadir secara sederhana, hanya sebatas kegemaran terhadap kain bermotif tradisional yang sarat makna dan filosofi. Kami merasa setiap helai batik memiliki cerita, memiliki jiwa, dan menyimpan warisan budaya yang begitu berharga. Rasa suka tersebut kemudian berkembang menjadi ketertarikan yang semakin mendalam. Setiap waktu luang setelah bekerja kami manfaatkan untuk belajar secara otodidak, mengamati proses pembuatan batik, memahami teknik cap dan tulis, serta mencoba merancang motif sendiri dengan penuh rasa ingin tahu."tuturnya.

"Perjalanan belajar itu tidak selalu mudah. Ada banyak percobaan yang gagal, warna yang tidak sesuai harapan, serta motif yang harus diperbaiki berulang kali. Namun dari setiap proses tersebut, kami menemukan pelajaran berharga tentang kesabaran, ketelitian, dan konsistensi. Dari yang semula hanya sekadar hobi untuk mengisi waktu senggang, perlahan tumbuh keyakinan dalam hati bahwa membatik bukan hanya kesenangan, melainkan panggilan jiwa yang ingin kami tekuni secara lebih serius dan profesional."terangnya.

Lebih lanjut Cita Putri menambahkan inspirasi terbesar dalam setiap karya kami berasal dari alam. Keindahan alam yang kami temui dalam perjalanan mendaki gunung, menyusuri perbukitan hijau, menikmati semilir angin di antara pepohonan, hingga menyaksikan matahari terbit dari balik cakrawala selalu menghadirkan ide-ide segar. Bentuk dedaunan yang unik, bunga liar yang tumbuh anggun, tekstur batang pohon, hingga siluet pegunungan yang megah menjadi sumber gagasan yang kemudian kami tuangkan dalam motif batik. Dari situlah muncul keinginan kuat untuk menciptakan cetakan cap dengan motif alam yang memiliki ciri khas tersendiri, berbeda namun tetap berakar pada nilai tradisi.

"Dengan keberanian dan tekad yang mantap, kami mulai merintis usaha ini secara perlahan. Tahap demi tahap kami jalani dengan penuh kesungguhan, mulai dari merancang desain, membuat cap, memilih bahan kain berkualitas, hingga mengawasi proses produksi dengan teliti. Semua kami lakukan dengan cinta terhadap karya dan rasa hormat terhadap warisan budaya bangsa."imbuhnya.

"Akhirnya, Batik Buana Sekar Kedaton lahir sebagai wujud nyata dari perjalanan, perjuangan, dan doa yang panjang. Bagi kami, batik bukan sekadar kain yang dikenakan, melainkan simbol ketekunan, ekspresi rasa syukur atas keindahan alam, serta upaya melestarikan budaya Indonesia. Harapan kami, setiap karya yang dihasilkan mampu membawa nilai estetika, makna mendalam, dan kebanggaan bagi siapa pun yang mengenakannya." pungkas Cita Putri dengan bangga. 

Penulis : Arda 72

Peduli Kebersihan Lingkungan, Babinsa Bersama Linmas Kelurahan Sewu Laksanakan Kerja Bakti

Surakarta - Babinsa Kelurahan Sewu Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Koptu Sanda Arieswanto melaksanakan kerja bakti bersama Linmas kelurahan di Halaman Kelurahan Sewu Kecamatan Jebres, Minggu (08/03/2026).

Dalam Mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri, Babinsa Koptu Sanda bersama Linmas Kelurahan Sewu mempelopori kegiatan kerja bakti pembersihan disekitar Kantor Kelurahan yang sudah kotor dan tidak terawat.

Ditegaskan Koptu Sandha kegiatan kerja bakti ini dilaksanakan dengan melibatkan Petugas Kebersihan Kantor dan Linmas, dengan sasaran pengerjaan di fokuskan Pemangkasan Ranting Pohon di halaman Kelurahan Sewu

" Dikarenakan Untuk menghidari Pohon Roboh di musim penghujan dan Angin disaat musim ini, Melibatkan Petugas Kebersihan Kantor dan Linmas sehingga terlihat bersih dan rapi."ujarnya.

" kerja bakti ini merupakan upaya bersama dalam mewujudkan kepedulian kita sebagai aparat kewilayahan dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan asri dan memberikan contoh kepada warga kelurahan Sewu agar peduli terhadap lingkungan sehingga tata ruang dan kebersihan tetap terjaga dengan baik serta meningkatkan Kemanunggalan TNI dengan Rakyat,"pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Ciptakan Lingkungan Aman dan Nyaman,  Babinsa Koramil Slogohimo Bersama Linmas Patroli Bersama

Wonogiri - Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah binaan, Babinsa Koramil 22/Slogohimo bersama Linmas melaksanakan patroli rutin malam hari. Kegiatan ini menyasar wilayah yang menjadi tanggung jawabnya. 

Patroli malam ini dipimpin langsung oleh Babinsa Sertu Sujoko dan Linmas. Kehadiran gabungan unsur aparat keamanan dan masyarakat menjadi bukti sinergi dalam menjaga stabilitas keamanan di desa. Minggu (8/3/2026) malam. 

Pelaksanaan patroli ini bertujuan untuk Menjaga stabilitas keamanan,ketertiban di wilayah binaan dan Menjalin komunikasi yang baik kepada masyarakat  Desa Taman pada malam hari. Mencegah terjadinya tindak kriminalitas seperti pencurian, perkelahian, maupun gangguan keamanan lainnya. 

Selama kegiatan berlangsung, situasi kamtibmas terpantau aman, tertib, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan.

Penulis : Arda 72

Sabtu, 07 Maret 2026

TKW Asal Indramayu Meninggal Di Arab Saudi, Sponsor  Diduga Langgar Moratorium







Indramayu, Sergaptarget
Nasib tragis menimpa seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Indramayu berinisial LLS, warga Kecamatan Bangodua. LLS dilaporkan meninggal dunia di Arab Saudi pada Sabtu, 8 Februari 2026, setelah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit setempat akibat penyakit lambung dan radang paru-paru.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, LLS diberangkatkan pada tahun 2023 untuk bekerja di Arab Saudi melalui seorang sponsor bernama Carti yang disebut bekerja sama dengan PT Sakirah.
Padahal, pemerintah Indonesia sejak 1 Januari 2015 telah mengeluarkan moratorium penempatan pekerja migran sektor informal ke kawasan Timur Tengah, termasuk Arab Saudi. Kebijakan tersebut melarang pemberangkatan pekerja nonformal ke wilayah tersebut demi melindungi keselamatan pekerja migran.
Keberangkatan LLS ke luar negeri awalnya diharapkan dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Namun, harapan tersebut justru berakhir duka setelah yang bersangkutan meninggal dunia di negeri orang.
Pihak keluarga menyayangkan dugaan tindakan sponsor yang tetap memberangkatkan pekerja migran ke wilayah yang masih terkena moratorium. Bahkan disebutkan, setelah LLS meninggal dunia, pihak sponsor diduga membujuk keluarga agar menyetujui pemakaman di Arab Saudi serta tidak menuntut pihak terkait.
Saat dikonfirmasi di kediamannya, suami almarhumah membenarkan bahwa istrinya meninggal dunia di Arab Saudi. Ia juga menyampaikan bahwa pihak keluarga telah menandatangani sejumlah dokumen di tingkat desa dan Polsek setempat, serta menerima kompensasi atas kematian istrinya.
Sementara itu, sejumlah pihak telah menyampaikan informasi mengenai dugaan praktik perdagangan orang dan pemberangkatan ilegal PMI tersebut kepada Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Indramayu.
Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui Dinas Ketenagakerjaan segera melakukan penelusuran dan penindakan terhadap oknum sponsor yang diduga terlibat, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi dan tidak menambah korban dari Kabupaten Indramayu.

(Nana.  S)

ZCorner BAZNAS Kampung Ramadan, Dorong Pemberdayaan UMKM Pesisir Eretan Kulon







Indramayu,  Sergaptarget Suasana pesisir Kampung Nelayan Sejahtera di Desa Eretan Kulon, Kecamatan Kandanghaur, terasa lebih semarak. Melalui kegiatan ZCorner BAZNAZ Kampung Ramadan 1447 H, masyarakat tidak hanya diajak merasakan kebersamaan Ramadan, tetapi juga diperkenalkan pada upaya pemberdayaan ekonomi lokal.

Kegiatan yang berlangsung pada 6–8 Maret 2026 ini, menghadirkan berbagai agenda yang memadukan nuansa religi, kreativitas, dan ekonomi kerakyatan. Sebagai bagian dari kolaborasi antara BAZNAS RI, BAZNAS Kabupaten Indramayu, dan didukung Kementerian Sosial, program ini menjadi salah satu pijakan dalam memperkuat kesejahteraan masyarakat pesisir.

Agenda utamanya adalah ZCorner Berbagi, yang menyediakan sebanyak 1.500 voucher belanja senilai Rp 10.000,- per voucher. Voucher tersebut dapat digunakan masyarakat dengan syarat mengikuti akun media sosial Pasar Halal UMKM dan ZCorner, sebagai bagian dari upaya memperluas promosi produk UMKM lokal.

Selain itu, kegiatan juga diramaikan dengan Bazar Takjil yang melibatkan pelaku usaha kecil di kawasan pesisir. Beragam menu berbuka puasa yang dijajakan menjadi daya tarik tersendiri bagi warga dan pengunjung yang datang menikmati suasana Ramadan di Kampung Nelayan Sejahtera.

Tak kalah meriah, Gebyar Ramadan turut menghadirkan berbagai perlombaan seperti Pildacil, Konten Kreator, Mewarnai, serta Hadroh yang diikuti peserta dari jenjang TK, SD, SMP, SMA hingga masyarakat umum.

Ketua BAZNAS Indramayu, Aspuri, menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan tersebut sekaligus menekankan bahwa ZCorner BAZNAS hadir sebagai pusat kuliner halal dan sehat yang sekaligus menjadi wadah pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat.

"Saya titip amanah agar fasilitas yang ada dijaga bersama. Dengan agenda ZCorner BAZNAS Kampung Ramadan dan hadirnya Spot ZCorner, ini menjadi bagian dari jalur upaya kami untuk turut serta bersama membangun pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir ini," ujar Aspuri.

Camat Kandanghaur, Rusyad Nurdin, juga menyampaikan apresiasi atas kolaborasi berbagai pihak. Rusyad menyebutkan, Pemerintah Kabupaten Indramayu bersama Pemerintah Kecamatan Kandanghaur berterima kasih atas sinergi tersebut.

"Kami mengapresiasi kolaborasi BAZNAS RI dan BAZNAS Indramayu yang telah menghadirkan perhatian bagi warga kami. Terlebih di bulan suci ini, Kampung Ramadan menjadi wadah motivasi agar kampung nelayan dapat berorientasi pada kemandirian usaha yang bermanfaat bagi masyarakat lokal, khususnya di pesisir Eretan Kulon," pungkasnya.

(Nana.  S)

Peran Aktif Piket Koramil 02/Banjarsari Dalam Melaksanakan Patroli Malam Untuk Wujudkan Lingkungan Aman

Surakarta - Piket Koramil 02 Banjarsari Kodim Surakarta Sertu Sandi melaksanakan kegiatan Patroli Malam bersama dengan Linmas diwilayah Kecamatan Banjarsari, Sabtu (08/03/2026) tadi malam.

Sertu Sandi memegaskan kegiatan patroli ini dilaksanakan untuk menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan sekaligus mempererat hubungan silaturahmi dengan warga masyarakat di wilayah binaan.
 
"Selain patroli kami juga melaksanakan komunikasi sosial dengan warga dan memberikan himbauan agar masyarakat lebih peduli terhadap keamanan di lingkungannya."ujarnya.

" kegiatan patroli malam ini merupakan bentuk sinergi TNI dalam menjaga situasi kamtibmas masyarakat."tuturnya.

 "Kami ingin menumbuhkan kembali semangat gotong royong dan kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan. Keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi juga seluruh lapisan masyarakat,"imbuhnya
 
"Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terwujud lingkungan yang aman, tertib, dan harmonis, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat."pungkas Sertu Sandi.

Penulis : Arda 72