Berita Terkini

Investasi Indramayu Melejit 121%, 14 ribu Hektare  Jadi Magnet Investor

  Indramayu,  Sergaptarget Kabupaten Indramayu mencatatkan pertumbuhan investasi yang sangat signifikan pada tahun 2025. Berdasarkan data te...

Postingan Populer

Senin, 09 Maret 2026

Presiden RI Prabowo Resmikan 218 Jembatan Gantung Garuda, Dua Diantaranya Di Kabupaten Wonogiri

Wonogiri - Komandan Korem 074/Warastrama Kolonel Inf Muhhamad Arry Yudisira didampingi Komandan Kodim 0728/Wonogiri Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan,mengikuti sekaligus berdialog langsung dengan Presiden RI Prabowo Subianto melalui video conference (Vidcon) dalam rangka peresmian 218 titik launching Jembatan Gantung Garuda yang tersebar di seluruh Indonesia, Senin (9/3/2026) sore.

Kegiatan tersebut dipusatkan di Desa Sembukan, Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, yang menjadi salah satu lokasi pembangunan jembatan gantung sebagai bagian dari program pemerataan pembangunan infrastruktur di daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem bersama Dandim mengikuti jalannya acara secara daring bersama unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta warga setempat. 

Melalui sambungan vidcon, Presiden RI Prabowo Subianto menyampaikan bahwa pembangunan jembatan gantung ini merupakan wujud komitmen pemerintah dalam meningkatkan konektivitas antar wilayah, khususnya di daerah yang selama ini memiliki keterbatasan akses transportasi.



Menurut Presiden, keberadaan jembatan gantung di berbagai daerah diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung pertumbuhan ekonomi desa, serta mempermudah akses pendidikan, kesehatan, dan berbagai aktivitas sosial lainnya. 

Sementara itu, Danrem menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, khususnya di Kabupaten Wonogiri.

"Dengan adanya jembatan gantung di desa Sembukan Kecamatan Sidoharjo dan Desa Tambak merang Kecamatan Girimarto ini, masyarakat akan semakin mudah dalam beraktivitas sehari-hari. Akses antar wilayah menjadi lebih cepat dan aman, sehingga diharapkan dapat mendorong peningkatan perekonomian serta kesejahteraan masyarakat," ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa TNI siap mendukung setiap program pembangunan pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, termasuk menjaga serta membantu masyarakat dalam memanfaatkan fasilitas yang telah dibangun.

Peresmian 218 titik Jembatan Gantung Garuda ini menjadi momentum penting dalam upaya pemerataan pembangunan di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat konektivitas antar wilayah yang selama ini menjadi tantangan di berbagai daerah terpencil.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh antusias dari masyarakat setempat yang berharap keberadaan jembatan tersebut dapat membawa perubahan positif bagi kehidupan mereka di masa mendatang. 

Penulis : Arda 72

Kapolres Wonosobo Cek Kesiapan Pos Pengamanan dan Destinasi Wisata Jelang Operasi Ketupat Candi 2026


Wonosobo — Pagi di dataran tinggi Wonosobo masih diselimuti udara dingin ketika rombongan Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, bergerak menuju kawasan wisata Dieng, Minggu (9/3/2026). Bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Wonosobo, ia meninjau langsung sejumlah objek wisata sekaligus pos pengamanan yang disiapkan menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026.

Kunjungan itu bukan sekadar rutinitas. Menjelang arus mudik dan libur Lebaran, Wonosobo—terutama kawasan Dieng—selalu menjadi magnet wisatawan. Karena itu, kepolisian ingin memastikan seluruh titik pengamanan benar-benar siap menghadapi lonjakan aktivitas masyarakat.

Beberapa lokasi wisata yang menjadi perhatian utama dalam pengecekan di antaranya Telaga Menjer di Kecamatan Garung serta Telaga Warna di kawasan Dieng. Dua destinasi tersebut hampir setiap musim libur dipadati wisatawan yang datang menikmati panorama pegunungan dan udara sejuk khas dataran tinggi.

Selain memantau situasi di kawasan wisata, Kapolres juga memeriksa kesiapan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan yang akan beroperasi selama Operasi Ketupat Candi 2026. Pos yang dicek antara lain Pos Pengamanan Dieng, Pos Pengamanan Gardu Pandang, Pos Pelayanan Terminal Mendolo, serta Pos Pelayanan Alun-Alun Wonosobo.

Di setiap pos, Kapolres memastikan berbagai fasilitas pendukung tersedia dan berfungsi dengan baik. Mulai dari kesiapan personel gabungan, ruang istirahat bagi petugas, layanan kesehatan, hingga sarana pendukung pengaturan arus lalu lintas bagi para pemudik maupun wisatawan.

Menurut Kapolres Wonosobo, pengecekan tersebut menjadi bagian penting dari persiapan pengamanan Idulfitri agar seluruh pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan optimal.

"Kami ingin memastikan seluruh pos pengamanan dan pos pelayanan siap beroperasi dengan baik. Mulai dari kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, hingga koordinasi dengan instansi terkait, sehingga masyarakat yang melaksanakan perjalanan mudik maupun berwisata di wilayah Wonosobo dapat merasa aman dan nyaman," ujar AKBP Kasim.

Ia menambahkan, kawasan wisata Dieng menjadi salah satu titik prioritas pengamanan karena setiap libur panjang selalu mengalami peningkatan jumlah kunjungan wisatawan.

Kapolres pun mengimbau masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan serta mematuhi aturan lalu lintas.

"Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan lalu lintas, menjaga keselamatan selama perjalanan, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif selama Operasi Ketupat Candi 2026 berlangsung," katanya.

Dengan berbagai persiapan tersebut, Polres Wonosobo berharap momentum libur Idulfitri tahun ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga tetap berlangsung aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan yang berkunjung ke Wonosobo.

(Yudhi)

Intensifkan Kegiatan Patroli Wilayah, Babinsa Gandekan Gencar Sambang Warga

Surakarta - Dalam rangka melasanakan kegiatan Komsos di lapangan dengan warga binaan. Babinsa Gandekan Koramil O4/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Teguh K melaksanakan kegiatan Patroli dan sambang warga guna mengintensifkan kegiatan Komsos dengan masyarakat di Kampung Kebonan Rt 01/Rw 06 Kelurahan Gandekan Kecamatan Jebres, Selasa ( 09/03/2026 ).
 
Adapun sasaran Babinsa kali ini adalah gang atau jalan yang sepi rawan akan pencurian, kegiatan ini dilakukan selain melaksanakan kegiatan Komsos juga untuk meningkatkan kondusifitas yang berasa diwilayah Gandekan.

Babinsa Sertu Teguh K menyampaikan bahwa dalam rangka menciptakan dan memberikan suasana yang nyaman dan aman merupakan bagian dari tugas kita untuk beri rasa menganyomi dan memberikan pengabdian dan perlindungan terhadap masyarakat binaan di wilayah Gandekan.

"Kegiatan ini selain melaksanakan sambang warga juga sebagai sarana Komsos untuk menjalin silaturahmi, salah satunya terhadap warga binaan dengan memberikan rasa ketenangan dan ketertiban dalam menjalankan aktivitasnya atau menjaga Kondusifitas Wilayah."tegas Sertu Teguh.

Pastikan Wilayah Kondusif, Piket Koramil 03/Serengan Intensifkan Patroli Malam Bersama Linmas

Surakarta - Piket Koramil 03/ Serengan Kodim 0735/Surakarta Sertu Rochani bersama dengan Linmas melaksanakan kegiatan patroli malam  bersama Linmas menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan, Senin (10/03/2026) tadi malam.

Ditegaskan Sertu Rochani selain melaksanakan kegiatan patroli, dirinya juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang mencurigakan.

"Kegiatan patroli malam juga menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya memberikan himbauan kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing."tuturnya.

"Harapan kami tentunya dengan adanya kegiatan patroli secara rutin ini dapat mencegah terjadinya tindak kejahatan serta menjaga situasi tetap aman dan kondusif."pungkasnya.


Penulis : Arda 72

Bersama Firkopimcam Balongan KJB Membagikan Takjil Kepada Pengguna jalan  







Indramayu, Sergaptarget
Komunitas Jurnalis Balongan (KJB) Kabupaten Indramayu menggelar aksi berbagi di bulan Ramadan 1447 Hijriah dengan membagikan 500 paket takjil kepada para pengendara yang melintas di Jalan Raya Sukaurip–Sukareja, tepatnya di depan Kantor Pos Balongan, Senin (9/3/2026) sore.

Kegiatan sosial tersebut berlangsung penuh kebersamaan karena dihadiri langsung unsur Forkopimcam Balongan yang turut turun ke jalan membagikan takjil kepada pengguna jalan menjelang waktu berbuka puasa.

Dalam kegiatan itu hadir Camat Balongan Ade Sukma Wibowo, Kapolsek Balongan AKP Dedi Wahyudi, Ketua AKSI Kecamatan Balongan Abdullah, Kuwu Sudimampir Lor Ade Nanto, Kuwu Sukareja Yanto yang akrab disapa Jepang, serta seluruh pengurus Komunitas Jurnalis Balongan.

Ketua KJB, Nurpad, mengatakan kegiatan berbagi takjil ini merupakan bentuk kepedulian komunitas jurnalis kepada masyarakat, sekaligus mempererat silaturahmi di bulan suci Ramadan.

"Alhamdulillah di bulan Ramadan yang penuh berkah ini kami dari Komunitas Jurnalis Balongan bisa berbagi kepada masyarakat dengan membagikan 500 paket takjil kepada para pengendara. Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua," ujar Nurpad.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari komitmen KJB untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui karya jurnalistik tetapi juga melalui kegiatan sosial yang bermanfaat.

Sementara itu, Ketua AKSI Kecamatan Balongan, Abdullah, mengapresiasi langkah KJB yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan positif dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan KJB. Ini menjadi contoh baik bagaimana komunitas jurnalis juga berperan aktif dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan," katanya.

Hal senada disampaikan Camat Balongan, Ade Sukma Wibowo. Ia menilai KJB telah konsisten melakukan berbagai kegiatan sosial, mulai dari berbagi takjil hingga menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Kami dari Forkopimcam Balongan sangat mengapresiasi kegiatan KJB. Tidak hanya berbagi takjil, sebelumnya juga ada santunan sembako untuk warga kurang mampu. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan semakin mempererat kebersamaan di masyarakat," ujar Ade Sukma Wibowo.

Aksi berbagi takjil tersebut mendapat sambutan hangat dari para pengendara yang melintas. Para pengguna jalan tampak antusias menerima paket takjil yang dibagikan menjelang waktu berbuka puasa.

Setelah kegiatan pembagian takjil selesai, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama antara pengurus KJB dan unsur Forkopimcam Balongan sebagai bentuk mempererat silaturahmi.

Diketahui, sehari sebelumnya pada Minggu (8/3/2026), KJB juga menggelar kegiatan sosial dengan membagikan paket sembako kepada para lansia yang membutuhkan di lima desa di Kecamatan Balongan.

(Nana. S)

Gedong Duwur  Cagar Budaya Indramayu Ambrol     






Indramayu, Sergaptarget Bangunan cagar budaya Gedong Duwur di Kabupaten Indramayu mengalami kerusakan serius. Atap bagian depan bangunan bersejarah ini ambrol pada Jumat malam (6/3/2026) sekitar pukul 19.00 WIB.

Menurut warga sekitar yang tinggal di asrama TNI, kejadian tersebut berlangsung saat hujan deras disertai angin kencang mengguyur wilayah tersebut.

Gedong Duwur sendiri merupakan bangunan peninggalan era kolonial yang dibangun pada tahun 1866, beriringan dengan pembentukan Distrik Indramayu di bawah Karesidenan Cirebon. Pada masa itu, bangunan ini difungsikan sebagai kantor sekaligus tempat tinggal Asisten Residen.

Ketua Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Indramayu, Dedy S Musashi mengatakan seluruh material bangunan tersebut masih asli dan belum pernah dipugar sejak pertama kali dibangun.

Saat ini, TACB bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Indramayu telah melakukan pendataan kerusakan di lokasi. Garis pembatas juga dipasang untuk mencegah warga mendekat karena kondisi atap yang masih menggantung dan berpotensi ambruk seluruhnya.

Material bangunan seperti genteng dan kayu terlihat berserakan di lantai.

TACB menyayangkan lambatnya respons pemerintah daerah terhadap kondisi Gedong Duwur yang selama ini sudah berulang kali diingatkan agar segera direvitalisasi.

Sementara itu, Pamong Budaya Disdikbud Indramayu menyebut pada tahun 2026 ini tidak ada anggaran untuk cagar budaya akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

Beruntung, tidak ada korban dalam kejadian tersebut karena insiden terjadi pada malam hari.

Gedong Duwur yang kini telah berusia sekitar 160 tahun itu sebelumnya juga tengah dalam proses pengajuan sebagai cagar budaya tingkat Provinsi Jawa Barat. 

(Nana. S)

LSM Penjara Rohul Terima Kuasa Koperasi Aman Makmur, Siap Perjuangkan Lahan Masyarakat Huta Pardomuan


 PALUTA – Penerima kuasa dari Koperasi Produsen Tani Aman Makmur melalui Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Pemantau Kinerja Aparatur Negara ( DPC LSM Penjara ) Rokan Hulu melayangkan surat pemberitahuan terkait pelaksanaan kegiatan pertanian di lahan Masyarakat adat Huta Pardomuan, Dusun Pardomuan, Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Rabu (4/3/2026).

Surat tersebut ditujukan kepada Pemerintah Desa Ujung Batu Julu dengan Nomor LSM-PENJARA.RH/III/2026 tertanggal 4 Maret 2026. Pemberitahuan itu dilengkapi dengan Akta Surat Kuasa Nomor 01 tanggal 2 Maret 2026 yang dibuat oleh Herniati, SH, Notaris dan PPAT di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dalam isi surat dijelaskan bahwa Koperasi Produsen Tani Aman Makmur merupakan koperasi yang telah memiliki legalitas resmi serta terdaftar dalam Sistem Administrasi Badan Hukum Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU) Kementerian Hukum RI.

 Koperasi tersebut berdiri berdasarkan Akta Pendirian Nomor 02 tanggal 3 Mei 2025 yang dibuat di hadapan Nadi Ridwan Akbae, SH, SE, M.Kn, Notaris di Garut.

Koperasi ini bergerak di sektor pertanian dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat, sekaligus menjadi wadah bagi para petani untuk mengembangkan kegiatan usaha di bidang pertanian.

Dalam pemberitahuan tersebut juga disampaikan bahwa koperasi akan melaksanakan kegiatan pertanian berupa pembersihan lahan dan penanaman bibit di lahan milik masyarakat adat Huta Pardomuan yang berada di Dusun Pardomuan, Desa Ujung Batu Julu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Padang Lawas Utara, Provinsi Sumatera Utara.

Adapun surat tersebut turut ditembuskan kepada sejumlah pihak, antara lain Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal RI di Jakarta, Menteri Pertanian RI, Gubernur Sumatra Utara , Bupati Padang Lawas Utara, serta Camat Ujung Batu.
Ketua DPC LSM Penjara Rokan Hulu, Bistok Sihombing, mengatakan pihaknya telah menerima kuasa dari Koperasi Produsen Tani Aman Makmur untuk mengurus kepentingan masyarakat terkait pengelolaan lahan tersebut.

"LSM Penjara Rokan Hulu sudah menerima kuasa dari Koperasi Produsen Aman Makmur Dusun Pardomuan tempo lalu. Jadi sepenuhnya urusan kepentingan masyarakat Huta Pardomuan terkait lahan tersebut dikuasakan kepada LSM Penjara Rohul," ujar Bistok, Senin (9/3/2026).

Ia juga berharap pihak manajemen PT Sumatera Riang Lestari (SRL) tidak mempersulit aktivitas masyarakat dalam mengelola lahan mereka.

"Harapan kita pihak manajemen PT SRL tidak mempersulit kegiatan masyarakat. Seyogianya perusahaan juga harus mendukung masyarakat sekitar serta program pemerintah pusat di sektor pertanian," tegasnya.

Di tempat yang sama Hobbi Pargaulan Sekretaris DPC LSM Penjara Rohul membenar kan surat kuasa tersebut "Benar Koperasi Tani Aman Makmur Melalui Tongku Basiruddin Harahap Memberikan Surat Kuasa Kepada Bistok Sihombing Sebagai Ketua LSM Penjara ,"Ujar Hobbi Pargaulan.

Hal senada juga disampaikan Tongku Basiruddin Harahap pihaknya akan tetap memperjuangkan lahan yang telah dikuasai Masyarakat huta Pardomuan pada tahun 2021 lalu.

"Kami akan berjuang untuk mendapatkan hak kami sebagai Warga Huta Pardomuan, apalagi saat ini informasinya Izin kelola PT.SRL diduga  telah dicabut Pemerintah Pusat, jadi kami akan berjuang sampai akhir demi mendapatkan hak kami,"ujar Tongku Basiruddin Harahap.
***Hobbi dan Friska***

Jembatan Gantung Kriyan Telah Diresmikan oleh Pangdam III/Siliwangi Menjadi Jembatan Perintis Garuda III.






Kota Cirebon, (Senin, 9/3/2026), – Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, S.E. meresmikan jembatan gantung yang berada di wilayah Kriyan Barat RW.17 Kel. Pegambiran, Kota Cirebon. Dalam peresmian tersebut, jembatan yang sebelumnya dikenal sebagai Jembatan Gantung Kriyan kini resmi berganti nama menjadi Jembatan Perintis Garuda III. Kegiatan peresmian berlangsung khidmat dan dihadiri oleh berbagai unsur pimpinan daerah.

Jembatan Kriyan merupakan jembatan penghubung dua wilayah kecamatan yaitu Pegajahan Selatan RW.05, Kel. Jagasatru Kec. Pekalipan dan Kriyan Barat RW.17 Kel. Pegambiran, Kec. Lemahwungkuk, Kota Cirebon.

Dalam kegiatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi didampingi oleh Dandim 0614/Kota Cirebon, Letkol Drajat Santoso, S.Kom serta dihadiri oleh Wali Kota Cirebon, Effendi Edo, S.A.P., M.Si bersama jajaran Forkopimda Kota Cirebon. Turut hadir pula, Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Erwan Setiawan, S.E., Wakapolda Jawa Barat, Brigjen Pol Adi Vivid Agustian, S.I.K., M.Hum., Danrem 063/Sgj, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han, serta sejumlah pejabat TNI, Polri, dan unsur pemerintahan daerah.

Turut mendampingi Pangdam III/Siliwangi yaitu Ketua Persit KCK Daerah III/Siliwangi bersama pengurusnya, serta Ketua Persit KCK Cabang XXV Kodim 0614/Kota Cirebon, Ny. Nina Drajat beserta pengurusnya.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemotongan pita sebagai simbol bahwa jembatan tersebut telah resmi digunakan oleh masyarakat. Dengan diresmikannya jembatan tersebut, kini Jembatan Perintis Garuda III dapat kembali dimanfaatkan oleh warga untuk menunjang aktivitas sehari-hari, terutama sebagai sarana penghubung antar wilayah yang selama ini menjadi akses penting bagi masyarakat sekitar.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam III/Siliwangi menyampaikan bahwa pembangunan dan peresmian jembatan ini merupakan wujud kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam meningkatkan aksesibilitas dan memperlancar mobilitas warga.

Pangdam III/Slw berharap, keberadaan jembatan Garuda Merah Putih dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mempercepat mobilitas dan mendukung kegiatan ekonomi warga.

"Mudah-mudahan jembatan yang diresmikan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan bisa mempercepat jarak tempuh dalam aktivitas ekonomi sehari-hari," pungkasnya.

Usai meresmikan jembatan gantung, Pangdam III/Slw didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat berkesempatan memberikan bingkisan tali asih kepada warga masyarakat sekitar dan dilanjutkan mengikuti video conferent bersama Kasad dalam rangka lounching peresmian 200 jembatan gantung di wilayah indonesia.

Usai melaksanakan kegiatan tersebut, Dandim 0614/Kota Cirebon menyampaikan bahwa keberadaan Jembatan Perintis Garuda III diharapkan dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat, baik dalam menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun aktivitas sosial lainnya.

Dengan telah diresmikannya jembatan tersebut, masyarakat di sekitar wilayah Kriyan kini dapat kembali menggunakan jembatan sebagai jalur penghubung yang aman dan nyaman dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari. Pemerintah daerah bersama unsur TNI dan Polri juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat fasilitas tersebut agar dapat digunakan dalam jangka waktu yang panjang. (pendim0614)*((Babil))

Wakapolda Jabar dan Kapolres Cirebon Kota Hadiri Peresmian Jembatan Merah Putih di Sungai Kriyan

Cirebon Kota - Peresmian Jembatan Merah Putih yang membentang di atas Sungai Kriyan di wilayah RT 03 RW 06 Kelurahan Jagasatru Kecamatan Pekalipan Kota Cirebon dihadiri langsung oleh Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. bersama Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. dalam rangkaian kunjungan kerja yang berlangsung mulai pukul 13.30 WIB hingga pukul 17.25 WIB (09/03/2026). Kehadiran pimpinan TNI dan Polri tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Jembatan Merah Putih yang melintasi Sungai Kriyan tersebut menjadi penghubung antara wilayah Kelurahan Pegajahan Kecamatan Pekalipan dengan kawasan Kriyan Barat Kelurahan Pegambiran Kecamatan Lemahwungkuk. Infrastruktur berupa jembatan gantung ini kini dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur penghubung penting untuk menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Kapolsek Cirebon Selatan Timur AKP H. Juntar Hutasoit, S.H., M.H. menjelaskan bahwa keberadaan Jembatan Merah Putih memberikan kemudahan akses bagi masyarakat di dua wilayah tersebut karena sebelumnya warga harus menempuh perjalanan lebih jauh untuk melintasi Sungai Kriyan, sementara kini masyarakat memiliki jalur yang lebih dekat untuk beraktivitas.

Peresmian jembatan tersebut dipimpin oleh Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih, S.E. yang hadir bersama Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. serta Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. Kehadiran para pimpinan tersebut menunjukkan sinergi antara TNI, Polri dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan fasilitas yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri oleh Wakil Gubernur Jawa Barat H. Erwan Setiawan, S.E., Danrem 063/Sunan Gunung Jati Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han, Wali Kota Cirebon Effendi Edo, S.AP., M.Si., Kepala Kejaksaan Negeri Kota Cirebon Alamsyah, S.H., M.H., serta Ketua DPRD Kota Cirebon Andri Sulistio, S.E. yang turut menyaksikan peresmian jembatan tersebut.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol. Adi Vivid Agustiadi Bachtiar, S.I.K., M.Hum., M.S.M. bersama Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si. juga melakukan peninjauan langsung terhadap kondisi Jembatan Merah Putih setelah proses peresmian dilaksanakan guna melihat secara langsung fungsi jembatan yang kini dimanfaatkan masyarakat sebagai jalur penghubung antarwilayah.

Jembatan gantung yang melintasi Sungai Kriyan tersebut memiliki peranan penting bagi masyarakat sekitar, terutama bagi warga yang setiap hari melintasi kawasan tersebut untuk bekerja maupun menjalankan aktivitas ekonomi di wilayah sekitar.

Selain dimanfaatkan oleh masyarakat yang bekerja di berbagai sektor, jembatan tersebut juga menjadi jalur yang digunakan para pelajar yang berangkat menuju sekolah di wilayah sekitar Sungai Kriyan sehingga mobilitas mereka menjadi lebih mudah dibandingkan sebelumnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga fasilitas umum yang telah dibangun untuk kepentingan masyarakat luas termasuk Jembatan Merah Putih yang kini menjadi akses penting bagi warga serta mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan sekitar dan segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan hal-hal yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan bersama.

((Red.))

PD Dino Mandiri Hadirkan Jaket Kulit Berkualitas di Wonosobo dengan Harga Terjangkau


WONOSOBO – Usaha penjualan produk kulit PD Dino Mandiri terus menghadirkan berbagai produk jaket kulit berkualitas bagi masyarakat Wonosobo dan sekitarnya. Toko ini menyediakan berbagai pilihan jaket yang terbuat dari kulit sapi dan kulit kambing asli, yang dikenal memiliki kualitas baik, kuat, serta nyaman digunakan dalam berbagai aktivitas.

Pemilik usaha menyampaikan bahwa produk yang disediakan tidak hanya mengutamakan tampilan yang menarik, tetapi juga ketahanan bahan sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama. Jaket kulit yang tersedia di PD Dino Mandiri memiliki berbagai model dan ukuran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan konsumen.

Selain menjual jaket kulit baru, PD Dino Mandiri juga memberikan layanan tukar tambah jaket bagi pelanggan. Melalui layanan ini, masyarakat yang memiliki jaket kulit lama tetap bisa menukarkannya dengan jaket model terbaru dengan proses yang mudah dan harga yang tetap terjangkau.

Tidak hanya berfokus pada penjualan, PD Dino Mandiri juga melayani perawatan dan reparasi produk kulit, seperti semir jaket, perbaikan kerusakan, serta perawatan lainnya agar jaket tetap terlihat bersih, mengkilap, dan awet digunakan. Layanan ini cukup diminati oleh masyarakat yang ingin merawat jaket kulit kesayangannya agar tetap dalam kondisi baik.

Selain jaket, PD Dino Mandiri juga menyediakan berbagai produk berbahan kulit lainnya, seperti dompet kulit, sabuk, tas, serta beberapa aksesoris kulit lain yang memiliki kualitas bahan yang baik dan desain yang menarik.

Dengan harga yang relatif terjangkau, jaket kulit di PD Dino Mandiri dibanderol mulai dari Rp500.000-an, sehingga dapat menjadi pilihan bagi masyarakat yang ingin memiliki jaket kulit asli dengan harga yang bersahabat.

PD Dino Mandiri beralamat di Singkir, sebelah Lampu Merah Putih (Setopan) Sapen, Kabupaten Wonosobo. Lokasinya yang strategis memudahkan masyarakat untuk datang langsung melihat berbagai produk kulit yang tersedia.

Melalui produk dan layanan yang diberikan, PD Dino Mandiri berharap dapat terus memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk kulit berkualitas serta memberikan pelayanan terbaik bagi setiap pelanggan yang datang.

Menerima pesanan grosir dan eceran
Wa di nomor +62 812-2798-1965

(Yudhi)