Berita Terkini

Babinsa Purwodiningratan Patroli Keamanan & Sambang Obyek Vital Stasiun Menjelang Lebaran

Surakarta - Menjelang Lebaran 2026, Babinsa Kelurahan Purwodiningratan Koramil 04/Jebres kodim 0735/Surakarta Serka Suparno aktif melakukan ...

Postingan Populer

Senin, 16 Maret 2026

Cetak Generasi Anti-Bullying, Serda Awaludin Tanamkan Karakter di Pesantren Ramadhan SDN 2 Waru

Wonogiri – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan secara maksimal oleh SD Negeri 2 Waru, Slogohimo, untuk membentengi mental para siswanya. Melalui kegiatan "Pesantren Ramadhan", sekolah bekerja sama dengan Koramil 22/Slogohimo menggelar sosialisasi khusus bertajuk Character Building dan Bahaya Perundungan (Bullying) pada Selasa (17/3/2026). Kehadiran Serda Awaludin sebagai narasumber memberikan warna baru bagi para siswa, di mana nilai-nilai kedisiplinan militer dipadukan dengan pendekatan humanis untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.

​Dalam paparannya yang komunikatif, Serda Awaludin menekankan bahwa perundungan adalah "racun" yang merusak masa depan. Beliau menjelaskan secara gamblang bahwa dampak bullying sangatlah luas; tidak hanya melukai fisik dan mental korban yang memicu kecemasan hingga penurunan prestasi, tetapi juga merusak karakter pelaku. Penekanan diberikan bahwa anak yang terbiasa melakukan bullying berisiko terjebak dalam perilaku menyimpang di masa depan. Pesan ini disampaikan dengan tegas namun merangkul, membuat suasana di Mushola Al-Hikmah menjadi penuh antusiasme.

​Acara ini turut dihadiri oleh tokoh penting desa dan pendidikan, mulai dari Kepala Desa Waru Bapak Wisnu Sejati, Kepala Sekolah SDN 2 Waru Ibu Suwarni, S.PdI., M.Pd, hingga jajaran komite sekolah. Kehadiran para stakeholder ini menunjukkan sinergi yang kuat antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan dunia pendidikan dalam menjaga tumbuh kembang anak. Para orang tua dan guru diingatkan kembali akan peran vital mereka sebagai garda terdepan dalam mendeteksi dini dan mencegah terjadinya praktik perundungan di lingkungan sekitar.

​Kegiatan yang berlangsung tertib dan lancar ini ditutup dengan sesi interaktif yang membuat para murid semakin memahami pentingnya saling menghargai sesama teman. Dengan pembekalan karakter sejak dini, diharapkan siswa-siswi SDN 2 Waru tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki empati tinggi dan berani menolak segala bentuk kekerasan. Semangat Ramadhan kali ini pun menjadi tonggak sejarah bagi Desa Waru dalam mencetak generasi emas yang bebas dari bayang-bayang perundungan.

Penulis : Arda 72

Optimalkan Sistim Keamanan Lingkungan, Babinsa Bersama Bhabinkamtipmas Cek Kesiapan Alat Dan Perlengkapan Pos Roda

Surakarta - Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim Surakarta Serma Saring dan Sertu Supriyadi bersama Bhabinkamtipmas Bripka Erki Setiawan melaksanakan pengecekan alat dan Perlengkapan Pos Ronda, di Pos Ronda RT 02/01, Kampung Gondang Kel. Manahan, Kec. Banjarsari, Selasa (17/06/2026).

Ditegaskan Serma Saring kelengkapan Pos Kamling (Pos Keamanan Lingkungan) yang ideal meliputi peralatan keamanan fisik dan administrasi untuk menunjang siskamling, seperti kentongan, senter, borgol, tongkat T, jas hujan, buku mutasi, struktur organisasi, papan informasi, P3K, dan penerangan. Pos harus nyaman, memiliki jadwal jaga, dan dilengkapi alat pemadam api ringan (APAR) manual.

"Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling) bermanfaat utama untuk mencegah tindak kejahatan (pencurian/perusakan/kriminal lainnya) dan meningkatkan keamanan warga. Selain itu, kegiatan ini mempererat silaturahmi, memupuk gotong royong, mendeteksi dini gangguan keamanan, serta memberikan rasa aman dan nyaman saat malam hari."ujarnya.

"Pada kesempatan tersebut kami memberikan penekanan kepada tokoh masyarakat dan warga binaan, bahwa selain Kesiapan Alat dan Perlengkapan, sumber daya masyarakat juga sangat mendukung, jangan sampai Pos ronda hanya sebagai tempat nongkrong saja, bahkan jangan di manfaatkan untuk kegiatan miras."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Piket Koramil 04/Jebres Melaksanakan Patroli Malam di Sejumlah Titik Wilayah Kecamatan Jebres

Surakarta - Patroli yang dilakukan piket Koramil 04/Jebres Pelda Teguh Susanto tersebut menyasar kawasan pemukiman warga, pusat aktivitas masyarakat, serta titik-titik yang dinilai rawan gangguan kamtibmas. Kegiatan ini merupakan langkah preventif untuk memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan aman dan nyaman. Senin (16/03/2026) Pkl 21.00 Wib

Dalam pelaksanaannya, piket Koramil tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga memberikan imbauan secara humanis kepada warga agar bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan, menghindari aktivitas yang berpotensi mengganggu kenyamanan umum, serta mematuhi arahan pemerintah daerah selama Ramadhan.

"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga suasana yang kondusif, saling menghormati, dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan," ujar Pelda Teguh Susanto di sela kegiatan.

Kehadiran aparat TNI di tengah masyarakat mendapat respons positif dari warga. Patroli rutin ini dinilai mampu memberikan rasa aman sekaligus mempererat hubungan antara aparat kewilayahan dengan masyarakat binaan.

Penulis : Arda 72

Kapolda Jabar Cek Pos Pelayanan Rest Area 228A, Pastikan Kesiapan Ops Ketupat Lodaya 2026 di Wilayah Polresta Cirebon




Cirebon — Polresta Cirebon menerima kunjungan kerja Kapolda Jawa Barat dalam rangka pengecekan kesiapan pengamanan Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Pos Pelayanan Rest Area 228A wilayah hukum Polresta Cirebon, Senin (16/3/2026).

Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Rudi Setiawan yang menjabat sebagai Kapolda Jawa Barat, didampingi sejumlah Pejabat Utama Polda Jabar, di antaranya Karolog Polda Jabar Kombes Pol. Asep Akbar Hikmana, S.I.K., M.H., M.T., Dirintelkam Polda Jabar Kombes Pol. Sukendar Eka Ristyan, S.I.K., Dirreskrimum Polda Jabar Kombes Pol. Ade Saparo, S.I.K., M.H., Kabiddokkes Polda Jabar Kombes Pol. drg. Iwansyah, Sp.Ort., serta Kabid TIK Polda Jabar Kombes Pol. Parojahan Simanjuntak, S.I.K., M.E., M.H.

Rombongan Kapolda Jabar disambut langsung oleh Kapolresta Cirebon, Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolresta Cirebon AKBP Eko Munarianto, S.I.K., M.H. Turut hadir mendampingi dalam kegiatan tersebut Danyon C Pelopor Sat Brimobda Jabar, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cirebon, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon, Kasat Pol PP Kabupaten Cirebon, para Pejabat Utama Polresta Cirebon, petugas gabungan Pos Pelayanan Rest Area 228A, serta stakeholder dan instansi terkait lainnya.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mengecek langsung kesiapan sarana dan prasarana pendukung pengamanan yang tersedia di Pos Pelayanan Rest Area 228A. Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi, kesiapsiagaan personel, serta fasilitas pelayanan bagi masyarakat seperti ruang pelayanan kesehatan, ruang laktasi, taman bermain anak, hingga fasilitas istirahat bagi pemudik.

Selain melakukan pengecekan, Kapolda Jawa Barat juga memberikan tali asih berupa bingkisan kepada para petugas yang berjaga di Pos Pelayanan Rest Area 228A sebagai bentuk perhatian dan apresiasi atas dedikasi mereka dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat selama pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa pengecekan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

"Dengan adanya pengecekan langsung dari Kapolda Jawa Barat, kami memastikan seluruh personel dan fasilitas di Pos Pelayanan Rest Area 228A siap memberikan pelayanan yang optimal bagi masyarakat, khususnya para pemudik yang melintas di wilayah hukum Polresta Cirebon," ujarnya.

Melalui kesiapan pos pengamanan dan pos pelayanan di berbagai titik strategis, termasuk di Rest Area 228A, diharapkan para pemudik dapat beristirahat dengan aman, nyaman, serta memperoleh pelayanan maksimal selama perjalanan menuju kampung halaman pada momentum arus mudik Lebaran tahun ini.

Anggota DPRD Rohul Partai PSI Berbagi Berkah Ramadan 100 paket Sembako Melalui Masjid Al Mukmin Desa Ujung Batu Timur.


Rokan hulu -Anggota DPRD Rohul Dari Dewan Pimpinan Daerah( DPD ) Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ) Kabupaten Rokan Hulu Bersama DPC ,Kader Partai  Berbagi Berkah Ramadan 100 paket Sembako Melalui Masjid Al Mukmin Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu  Sabtu ( 14 /3 /2026 )



Hadir dalam kegiatan Berkah Ramadan, Ketua DPD PSI Rohul ,Wakil Sekretaris DPD PSI Rohul Yulia Syafaria ,Kader PSI ,RW ,RT Desa Ujung Batu Timur ,Dan Warga Masyarakat Desa Ujung Batu Timur.

Kegiatan Ini Di Laksanakan di Masjid Al Mukmin Desa Ujung Batu Timur Kecamatan Ujung Batu.

Dalam kegiatan tersebut , Pengurus dan Kader PSI Membagikan Sebanyak 100 paket Bantuan ,Dan Kegiatan Sosial ini sangat di sambut dan mengucapkan banyak terima kasih bagi yang menerima bantuan.

Dalam sambutanya Ketua DPD PSI Rokan Hulu ,Baja Marulak Nainggolan, SH, Mengatakan Bahwa kegiatan berbagi ini merupakan kesekian kalinya di laksanakan,sebelum sebelum nya sudah melakukan pembagian Bajar sembako tebus murah, Tanggal 13 Maret yang Lalu pihak nya telah menyalurkan bantuan 1.5ton beras ke beberapa desa di wilayah kabupaten Rohul, dan ini merupakan bentuk kepedulian partai kepada masyarakat ,Apalagi bulan ini bulan ramadan penuh berkah," Ujar Baja Marulak.

***Hobbi dan Friska***

Anggota DPRD Rohul Partai PSI Berbagi Berkah Ramadan 100 paket Sembako Melalui Masjid Al Mukmin Desa Ujung Batu Timur.


Rokan hulu -Anggota DPRD Rohul Dari Dewan Pimpinan Daerah( DPD ) Partai Solidaritas Indonesia ( PSI ) Kabupaten Rokan Hulu Bersama DPC ,Kader Partai  Berbagi Berkah Ramadan 100 paket Sembako Melalui Masjid Al Mukmin Desa Ujung Batu Timur, Kecamatan Ujung Batu  Sabtu ( 14 /3 /2026 )



Hadir dalam kegiatan Berkah Ramadan, Ketua DPD PSI Rohul ,Wakil Sekretaris DPD PSI Rohul Yulia Syafaria ,Kades PSI ,RW ,RT Desa Ujung Batu Timur ,Dan Warga Masyarakat Desa Ujung Batu Timur.

Kegiatan Ini Di Laksanakan di Masjid Al Mukmin Desa Ujung Batu Timur Kecamatan Ujung Batu.

Dalam kegiatan tersebut , Pengurus dan Kader PSI Membagikan Sebanyak 100 paket Bantuan ,Dan Kegiatan Sosial ini sangat di sambut dan mengucapkan banyak terima kasih bagi yang menerima bantuan.

Dalam sambutanya Ketua DPD PSI Rokan Hulu ,Baja Marulak Nainggolan, SH, Mengatakan Bahwa kegiatan berbagi ini merupakan kesekian kalinya di laksanakan,sebelum sebelum nya sudah melakukan pembagian Bajar sembako tebus murah, Tanggal 13 Maret yang Lalu pihak nya telah menyalurkan bantuan 1.5ton beras ke beberapa desa di wilayah kabupaten Rohul, dan ini merupakan bentuk kepedulian partai kepada masyarakat ,Apalagi bulan ini bulan ramadan penuh berkah," Ujar Baja Marulak.

***Hobbi dan Friska***

Talkshow IWO Indramayu: Edi Fauzi Nilai Pemerintahan Lucky Hakim Masih Jalan “Autopilot”





Sergaptarget
Kinerja satu tahun pemerintahan Bupati Indramayu Lucky Hakim dan Wakil Bupati Syaefudin menjadi sorotan dalam talkshow yang digelar oleh Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (PD IWO) Indramayu, Minggu (15/3/2026).

Dalam diskusi yang dipandu Ketua PD IWO Indramayu Ali Ma'nawi tersebut, Anggota DPRD Indramayu, H. Edi Fauzi, menilai belum terlihat terobosan besar dalam satu tahun pemerintahan saat ini.

Menurut dia, sejauh ini pemerintah daerah masih menjalankan rutinitas pemerintahan tanpa inovasi yang menonjol sebagai fondasi pembangunan lima tahun ke depan.

"Dalam satu tahun pemerintahan Lucky Hakim dan Syaefudin, saya masih melihat belum ada gebrakan yang menonjol. Masih sebatas menjalankan rutinitas sebagai kepala daerah," kata Edi.

Ia menyoroti sejumlah program prioritas yang tercantum dalam RPJMD, termasuk penataan birokrasi melalui konsep smart governance.

Edi menilai hingga kini masih banyak jabatan di organisasi perangkat daerah yang diisi oleh pelaksana tugas (Plt), sehingga berpotensi memengaruhi kinerja birokrasi.

Selain itu, ia juga menyinggung program Indramayu Belajar yang menargetkan ratusan pemuda desa memperoleh kuliah gratis.

"Target tahun 2025 ada 317 pemuda desa mendapatkan program kuliah gratis, tetapi realisasinya masih nol. Untuk 2026 baru dianggarkan sekitar 100 orang, belum mencapai target," ujarnya.

Edi juga menyoroti program Indramayu Sehat yang menurutnya mengalami penurunan cakupan kepesertaan jaminan kesehatan.

Ia mengatakan, jika tidak segera diperbaiki, status Universal Health Coverage (UHC) di Indramayu berpotensi turun dari kategori peserta istimewa.

Selain itu, sejumlah target pembangunan lain seperti normalisasi sungai, penataan pasar rakyat, hingga penegakan peraturan daerah juga dinilai belum terlihat optimal.

"Secara umum saya melihat pemerintahan ini masih berjalan autopilot, belum terlihat fokus terobosan besar yang bisa menjadi arah pembangunan ke depan," kata dia.

Namun, pandangan berbeda disampaikan pemerhati publik Carkaya.

Ia menilai pemerintah daerah tetap menunjukkan sejumlah capaian pembangunan, meskipun hal tersebut merupakan kewajiban pemerintah.

"Kalau berbicara membangun, faktanya ada sekitar 298 kilometer jalan yang sudah dibangun pada 2025. Itu memang kewajiban pemerintah, tetapi tetap menunjukkan ada pekerjaan yang dilakukan," ujar Carkaya.

Ia juga menilai pemerintah mulai melakukan pembenahan di sektor sumber daya manusia, salah satunya dengan mendorong pengangkatan tenaga honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Selain itu, pemerintah juga disebut mulai menerapkan manajemen talenta dalam sistem kepegawaian untuk meningkatkan transparansi dan kualitas birok

"Pemerintahan sekarang mulai menata manusianya dulu, salah satunya melalui pengangkatan PPPK dan penerapan manajemen talenta dalam birokrasi," katanya.

Carkaya menambahkan, sejumlah upaya juga dilakukan di sektor investasi dan pelayanan perizinan dengan mempercepat proses perizinan yang sebelumnya tertunda.

Talkshow yang digelar di Sekretariat IWO Indramayu itu berlangsung dalam suasana diskusi terbuka.

Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama pengurus dan anggota IWO Indramayu.

(Nana.  S)

Plt Kasatpol PP Indramayu Akui Lepaskan Mobil Box Berisi Miras, Sebut Penangkapan Tak Sesuai Prosedur







Indramayu, Sergaptarget
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Damkar Kabupaten Indramayu, Asep Afandi, mengakui dirinya yang memerintahkan pelepasan mobil box berisi ribuan botol minuman keras (miras) hasil operasi petugas.

Pengakuan tersebut disampaikan Asep dalam rapat kerja bersama DPRD Kabupaten Indramayu melalui Komisi I, Sabtu (14/3/2026). Ia menegaskan keputusan itu diambil karena proses penangkapan mobil box miras dinilai tidak dilakukan sesuai prosedur hukum.

"Biar jelas, di sini ada bapak dewan dan wartawan. Jika ada yang bertanya siapa yang mengeluarkan mobil box isi miras itu, saya orangnya, Asep Afandi," ujarnya.

Mobil box tersebut sebelumnya diamankan dalam operasi Satpol PP pada Senin malam (9/3/2026). Dari dalam kendaraan, petugas menemukan sekitar 3.800 botol minuman keras yang dikemas dalam kardus.

Namun setelah mempelajari kronologi kejadian, Asep menilai terdapat kesalahan prosedur dalam penanganan kasus tersebut. Saat penangkapan berlangsung, dirinya sedang menjalankan tugas di Yogyakarta sehingga tidak mengetahui langsung proses di lapangan.

Setelah kembali ke Indramayu, ia menemukan penindakan dilakukan tanpa melibatkan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) serta tidak disertai berita acara pemeriksaan.

"Kami tidak ingin disalahkan. Karena sejak awal prosedurnya keliru, maka mobil itu saya perintahkan untuk dilepas. Tidak ada unsur transaksional. Tuduhan '86' itu tidak benar," tegasnya.

Asep menjelaskan, berdasarkan Perda Nomor 15 Tahun 2006, penegakan peraturan daerah harus dilakukan oleh Satpol PP bersama PPNS. Namun saat kejadian, status PPNS yang bertugas disebut sudah tidak berlaku karena masa penugasannya belum diperpanjang.

Selain itu, operasi penegakan perda seharusnya dilakukan berdasarkan surat perintah kepala Satpol PP, bukan secara perorangan. Prosesnya juga harus disertai pendataan identitas, dokumentasi, serta pembuatan berita acara pengambilan atau penahanan barang bukti.

Ia mengaku keputusan melepas mobil box tersebut juga dilatarbelakangi kekhawatiran akan munculnya gugatan dari pihak pengusaha jika prosedur hukum tidak terpenuhi.

"Saya khawatir nanti muncul gugatan dari pengusaha karena prosesnya tidak sesuai prosedur. Karena itu saya mengambil keputusan untuk melepas mobil box tersebut," katanya.

Asep juga menegaskan tidak ada keterlibatan pihak lain, termasuk staf khusus bupati. Menurutnya, keputusan tersebut murni menjadi tanggung jawabnya sebagai pimpinan.

Ia mengaku telah berkomunikasi dengan Bupati Indramayu, Lucky Hakim, yang memberikan arahan agar perkara diproses jika dinilai benar, atau dibebaskan jika memang terdapat kesalahan prosedur.

"Saya sudah komunikasi dengan bapak. Jika dianggap benar silakan diproses, jika salah silakan dibebaskan. Saya menilai keputusan saya benar sehingga mobil box itu saya keluarkan," ujarnya.

Meski demikian, Asep menegaskan siap menanggung konsekuensi atas keputusannya, termasuk jika pimpinan daerah memutuskan mencopot dirinya dari jabatan.

Sementara itu, Ketua Komisi I DPRD Indramayu, Endang Efendi, menilai peristiwa tersebut menjadi pelajaran penting bagi aparat di lapangan.

Menurutnya, DPRD awalnya mengapresiasi penangkapan mobil box miras tersebut. Namun hasil akhirnya justru menimbulkan kekecewaan publik.

"Awalnya kami apresiasi karena penangkapan miras ini luar biasa. Tapi sayangnya ending-nya tidak baik dan membuat kami kecewa, termasuk masyarakat yang sudah mengetahui informasi ini," ujarnya.

Endang juga mendorong agar ke depan dibuat mekanisme penanganan khusus agar apabila ada penangkapan lagi seperti ini bisa langsung diproses tegasnya. 

(Nana.  S)

DPC PPWI undramayu ajukakan Audensi Kepada Diskominfo Terkait Anggaran Dan Program Tapi Di Abaikan






Indramayu,  Sergaptarget
Sikap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadiskominfo) Kabupaten Indramayu kembali menuai sorotan. Pasalnya, surat permohonan audiensi yang dilayangkan oleh Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Pewarta Warga Indonesia (DPC PPWI) Kabupaten Indramayu, hingga kini belum mendapat respons dari pihak dinas, meski telah dikirim secara resmi beberapa waktu lalu. Minggu (15/03/2026) 

Surat tersebut diajukan sebagai upaya klarifikasi dan permintaan penjelasan terkait sejumlah program dan penggunaan anggaran di lingkungan Diskominfo. Namun hingga saat ini, pihak DPC PPWI Indramayu menilai Kepala Diskominfo terkesan mengabaikan surat tersebut tanpa memberikan tanggapan ataupun jadwal pertemuan.

Padahal, dalam surat audensi tersebut nantinya terdapat sejumlah poin penting yang ingin dikonfirmasi, di antaranya terkait anggaran publikasi dan kerja sama media, yang selama ini kerap menjadi perhatian kalangan insan pers. 

DPC PPWI Indramayu ingin mengetahui secara terbuka bagaimana mekanisme penyaluran anggaran publikasi, dasar penunjukan media, serta indikator keberhasilan dari program tersebut.

Selain itu, klarifikasi juga dimaksudkan untuk mempertanyakan berbagai kegiatan sosialisasi, seminar, dan bimbingan teknis (bimtek) yang dilaksanakan oleh Diskominfo. Kegiatan tersebut dinilai perlu dijelaskan secara transparan, baik dari sisi anggaran maupun dampak nyata yang dihasilkan bagi masyarakat.

Tak hanya itu, aspek pengelolaan website resmi pemerintah daerah dan media sosial pemerintah juga menjadi perhatian. Sebagai garda terdepan dalam penyebaran informasi publik, Diskominfo seharusnya memastikan bahwa seluruh kanal informasi pemerintah dikelola secara aktif, transparan, dan memberikan akses informasi yang memadai bagi masyarakat.

Sehingga DPC PPWI Indramayu juga menyoroti pengelolaan infrastruktur internet pemerintah, termasuk jaringan komunikasi antar instansi yang berada di bawah koordinasi Diskominfo. 

Efektivitas pengelolaan jaringan tersebut dinilai penting untuk menunjang pelayanan publik di lingkungan pemerintahan daerah.

Poin lain yang tidak kalah penting adalah terkait implementasi program Smart City yang selama ini digadang-gadang menjadi bagian dari transformasi digital pemerintahan daerah. Namun sejumlah pihak menilai program tersebut masih perlu dijelaskan secara terbuka terkait progres, manfaat, serta realisasi anggarannya.

Sayangnya, alih-alih memberikan penjelasan atau membuka ruang dialog, Kepala Diskominfo Indramayu justru dinilai memilih diam dan belum merespons surat audiensi yang telah dilayangkan secara resmi oleh DPC PPWI Indramayu. 

Sikap tersebut dinilai mencederai semangat keterbukaan informasi publik dan kemitraan antara pemerintah dengan insan pers. 

Sebab dalam sistem pemerintahan yang demokratis, transparansi dan komunikasi terbuka dengan media merupakan bagian penting dari akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.

Sejumlah kalangan berharap Kepala Diskominfo Indramayu dapat segera memberikan respons dan membuka ruang audiensi secara terbuka. 

Dengan demikian, berbagai pertanyaan terkait pengelolaan anggaran, program kegiatan, serta pelayanan informasi publik dapat dijelaskan secara terang kepada masyarakat melalui peran pers.

Hingga berita ini diturunkan, pihak Diskominfo Kabupaten Indramayu belum memberikan keterangan resmi terkait surat permohonan audiensi yang dilayangkan DPC PPWI Indramayu tersebut.

(Nana. S)

Kapolres Cirebon Kota Cek Langsung Fasilitas dan Aktivitas Pengunjung di Grage Mall

Cirebon Kota - Aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan Grage Mall Cirebon menjadi perhatian jajaran Polres Cirebon Kota saat Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, SH, S.IK, M.Si melaksanakan pengecekan langsung ke sejumlah fasilitas dan area aktivitas pengunjung pada Senin (16/03/2026) sekitar pukul 11.15 hingga 11.45 WIB guna memastikan kesiapan pusat perbelanjaan menghadapi meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang masa libur Idul Fitri.

Kegiatan pengecekan tersebut dilakukan dengan meninjau berbagai titik yang menjadi pusat aktivitas pengunjung di dalam mall, mulai dari area konter fashion yang dipadati masyarakat yang sedang berbelanja kebutuhan hingga fasilitas umum yang digunakan oleh pengunjung setiap harinya, sehingga kondisi kenyamanan serta keamanan pengunjung dapat terus terjaga selama aktivitas perdagangan dan rekreasi berlangsung di pusat perbelanjaan tersebut.

Kapolsek Cirebon Utara Barat Kompol Iwan Gunawan, S.H. menjelaskan bahwa kegiatan pengecekan ini merupakan langkah preventif yang dilakukan oleh jajaran kepolisian untuk memastikan pusat perbelanjaan yang menjadi salah satu titik keramaian masyarakat tetap memiliki sistem pengelolaan fasilitas yang baik, khususnya pada periode meningkatnya kunjungan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Menurutnya, pusat perbelanjaan seperti Grage Mall menjadi lokasi yang sangat penting untuk mendapatkan perhatian karena setiap hari menjadi tempat berkumpulnya masyarakat dari berbagai wilayah yang datang untuk berbelanja, bersantai, maupun menghabiskan waktu bersama keluarga sehingga kondisi fasilitas serta sistem pengawasan perlu dipastikan berjalan dengan baik.

Sementara itu Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar, SH, S.IK, M.Si menyampaikan bahwa pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas yang ada di pusat perbelanjaan dapat berfungsi secara optimal sehingga masyarakat yang berkunjung dapat merasakan kenyamanan dan keamanan selama berada di dalam area mall.

Ia menuturkan bahwa pihak kepolisian juga melakukan pemantauan terhadap aktivitas pengunjung di beberapa titik strategis seperti area konter fashion, kasir, serta jalur mobilitas pengunjung antar lantai guna memastikan tidak terjadi gangguan yang dapat menghambat aktivitas masyarakat di pusat perbelanjaan tersebut.

Selain itu, pengecekan juga difokuskan pada kelayakan fasilitas eskalator yang menjadi sarana utama mobilitas pengunjung di dalam gedung mall, di mana kondisi alat tersebut diperhatikan untuk memastikan penggunaannya aman bagi masyarakat yang datang bersama keluarga maupun anak-anak.

Kapolres juga meninjau langsung area parkir kendaraan yang menjadi salah satu titik vital di lingkungan pusat perbelanjaan, sekaligus memastikan sistem pemantauan melalui kamera CCTV yang terpasang di sejumlah sudut mall dapat berfungsi dengan baik untuk mendukung pengawasan aktivitas di area tersebut.

Kasi Humas Polres Cirebon Kota AKP M. Aris Hermanto menambahkan bahwa kegiatan pemantauan pusat perbelanjaan ini merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat guna memberikan rasa aman kepada para pengunjung, sekaligus mengimbau masyarakat yang beraktivitas di pusat perbelanjaan agar selalu menjaga barang bawaan pribadi, mematuhi aturan yang telah ditetapkan pengelola, serta meningkatkan kewaspadaan bersama demi terciptanya lingkungan berbelanja yang nyaman bagi semua pihak.

((Red.))