Berita Terkini

Hadiri Peringatan May Day 2026, Kapolresta Cirebon Apresiasi Sinergitas Buruh dalam Menjaga Kondusifitas Kamtibmas

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 ya...

Postingan Populer

Sabtu, 02 Mei 2026

KONI Indramayu Matangkan Persiapan, 34 Cabor Siap Targetkan 17 Emas Di Porpov Jabar 2026




Indramayu, Sergaptarget.com Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu kini memasuki tahap krusial dalam mempersiapkan kontingen menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat 2026 yang dijadwalkan berlangsung 7 hingga 20 November 2026 yang akan dilaksanakan di Kota Bekasi, Kota Bogor, dan Kota Depok sebagai tuan rumah. 

Sebanyak 34 cabang olahraga (cabor) dipastikan lolos Babak Kualifikasi (BK) dan siap mengibarkan bendera Indramayu di ajang bergengsi tingkat provinsi.

Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) KONI Indramayu, Herman Indra Susanto kepada awak media  mengatakan bahwa di tahap awal usai dirinya dilantik ia melakukan sinkronisasi data atlet melalui portal pendaftaran terbaru. Seluruh pengurus cabor akan dipanggil untuk memastikan keakuratan data sebelum keberangkatan ke Porprov. 

Selain itu, kata Herman, tes kemampuan fisik akan segera digelar sebagai tolok ukur kebugaran atlet. Ia menekankan bahwa setiap cabang olahraga memiliki standar fisik berbeda, sehingga tes akan disesuaikan sesuai karakteristik masing-masing.

 “Kami sudah memiliki benchmark, tes ini penting untuk memastikan kesiapan atlet sebelum bertanding,” ujar Herman, Jumat 1 Mei 2026.

Dalam kesempatan itu Herman juga menuturkan bahwa KONI Indramayu menetapkan target 17 medali emas, meningkat satu medali dari capaian Porprov sebelumnya. Target ini dianggap realistis setelah melalui diskusi dengan pengurus cabor. 

Beberapa cabang unggulan yang diharapkan menyumbang emas antara lain voli pantai,  pencak silat, renang, perbakin, terjun payung, kempo, tarung derajat, taekwondo, dan basket.

“Target ini bukan sekadar angka, melainkan hasil analisis potensi dari cabor unggulan yang selama ini konsisten berprestasi,” jelas Herman.

Dikatakannya juga, persoalan anggaran menjadi tantangan tersendiri. KONI Indramayu telah mengusulkan dana sebesar Rp4 miliar untuk kebutuhan dasar atlet, mulai dari makan, penginapan, hingga persiapan teknis. Selain itu, insentif bulanan sebesar Rp200 ribu bagi atlet lolos Porprov juga diusulkan sejak Januari hingga Oktober 2026.

Tambahan dana pembinaan sekitar Rp1 miliar akan direalisasikan pada Mei, dengan pembagian berdasarkan target medali tiap cabor. Skema ini diharapkan menjadi bentuk apresiasi terhadap potensi prestasi. 

“Semakin besar peluang medali, semakin besar pula dukungan pembinaan,” tambah Herman.

Sebagai motivasi tambahan, "ujar Herman, KONI Indramayu mengusulkan kenaikan bonus bagi atlet peraih medali emas. Jika sebelumnya bonus berada di kisaran Rp50 juta, kini diusulkan naik menjadi Rp75 juta untuk emas perorangan. Formulasi final masih menunggu persetujuan, namun langkah ini diyakini akan meningkatkan semangat juang atlet.

Dengan persiapan matang, dukungan anggaran, serta target yang realistis, KONI Indramayu optimistis mampu meningkatkan prestasi di Porprov Jawa Barat 2026 yang akan digelar di Bogor, Depok, dan Bekasi.

“Indramayu siap bersaing, bukan hanya berpartisipasi. Kami ingin menunjukkan bahwa atlet-atlet daerah mampu berprestasi dan mengharumkan nama kabupaten di tingkat provinsi,” pungkas Herman. 

(Nana. S)

Jumat, 01 Mei 2026

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa, Ajak Warga Binaan Aktif Ikuti Pembinaan



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan sambung rasa bersama warga binaan sebagai bentuk komunikasi langsung dan penguatan pembinaan, pada Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Andi Rahman, yang didampingi oleh Komandan Jaga. Dalam suasana santai namun penuh makna, kegiatan ini menjadi wadah untuk menyampaikan arahan serta mempererat komunikasi antara petugas dan warga binaan.

Dalam penyampaiannya, Andi Rahman mengajak seluruh warga binaan untuk aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang telah disediakan oleh Lapas, baik pembinaan kepribadian maupun pembinaan lainnya. Selama menjalani masa pidana, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga binaan akan pentingnya memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masa depan.

“Saya mengajak seluruh warga binaan untuk mengikuti kegiatan pembinaan seperti pengajian maupun kegiatan positif lainnya,” ujarnya.

Selain itu, melalui kegiatan ini juga diharapkan warga binaan memahami pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan di dalam lingkungan Lapas serta menjalin hubungan yang baik antar sesama warga binaan maupun dengan petugas.

Kegiatan sambung rasa ini diharapkan dapat meningkatkan kedekatan antara petugas dan warga binaan serta mendorong partisipasi aktif dalam setiap program pembinaan yang ada di Lapas Pasir Pangarayan.

***Hobbi Pargaulan***

Hasil Ketekunan Merajut Anggota Persit Kartika Chandra Kirana  Cabang L Kodim 0735 Surakarta

Surakarta - Orenayou mulai berdiri tahun 2006 ketika suami masih berdinas di Yonkav 8 Pasuruan, Divif 2 Kostrad. Orenayou adalah sebuah akronim dari "Omah Renda dari Sumber Nayu" Yang adalah merupakan alamat rumah masa kecil owner, tempat awal ketertarikan dengan dunia merajut mulai muncul. 

Orenayou mulai beroperasi dengan  memproduksi produk² kecil berupa aksesoris baju, souvenir, bandana, gantungan kunci, dan lain-lain dalam skala kecil. Untuk melayani pesanan intern asrama saja. Kemudian setelah karya-karya Orenayou mulai bisa diterima umum, Orenayou mulai memasarkan produk-produknya melalui media online, waktu itu melalui Facebook. Dan waktu itu, kebanyakan pesanan datang dari rekan² sesama Persit dari berbagai kota di pulau Jawa, bahkan dari luar pulau. 

Dan juga dari teman-teman dunia maya yang mulai mempercayai produk Orenayou. Lambat laun Orenayou mulai memberanikan diri untuk menjual produk secara offlinee melalui pameran² dan bazaar lokal. Baik secara mandiri dan juga kegiatan yang di kelola oleh dinas. Beberapa kali Orenayou mengikuti pameran dari dinas karena Orenayou adalah juga UMKM  binaan dr beberapa dinas terkait; seperti Disperindag dan Disnaker. 

Sampai hari ini sudah ribuan produk yang berhasil tercipta dari studio Orenayou, dengan berbagai bahan,  model, motif, jenis dan ukuran. Saat ini produk2 Orenayou jauh lebih bervariasi jika dibandingkan dari awal-awal produksi, mulai dari tas, dompet, baju, topi, sepatu, syall, sarung bantal, payung, bed cover dan semua'nya dilayani dengan sistem Pre Order. Tentu saja dengan kualitas yang juga lebih baik, rapi dan kuat. Seluruh proses pengerjaan produk-produk tersebut dilakukan secara manual tanpa mesin sama sekali, hanya membutuhkan benang dan menggunakan hakpen saja. 

Selain memproduksi rajutan untuk dijual, Orenayou juga beberapa kali memproduksi rajutan untuk instalasi publik, berupa sebuah cover Granny Square (panel kotak-kotak) untuk membungkus 2 buah pohon besar di sebuah titik strategis di kota Solo, tepatnya di selasar depan Pura Mangkunegaran. Sebagai apresiasi dan bentuk partisipasi dalam perayaan HUT Kota Solo yang ke 278. Orenayou juga meng'inisiasi pembuatan karya instalasi yang beberapa waktu lalu sempat menghias dan dijadikan spot photo dan ikon instalasi di Solo Art Market, berupa becak tradisional yg terbungkus penuh oleh rajutan. Orenayou mempunyai jargon "handmade crochet stuffs" yang bisa diartikan menerima segala macam pesanan produk rajutan untuk dikerjakan secara custom, mengikuti permintaan pelanggan.  

Tetapi seiring berjalan'nya waktu, produksi Orenayou mulai bergeser mengikuti  permintaan pasar. Untuk saat ini Orenayou fokus hanya mengerjakan produk aksesoris rumah saja, berupa taplak, sarung bantal, bed cover, sarung galon, hiasan dinding, dream catcher, dan lain-lain. Dengan rentang harga 100.000 - 5.000.000 berdasarkan tingkat kesulitan, jenis benang, dan lama pengerjaan. Tentu saja dalam proses produksi, Orenayou berpartner dengan beberapa perajut lokal di Kota Solo, karena owner juga adalah salah satu founder dari komunitas merajut  yang ada di Kota Solo yang bernama Rajuters Solo, yang mewadahi para pecinta ketrampilan merajut dan masyarakat yang ingin belajar merajut khususnya di wilayah di Solo Raya. 

Dan dalam beberapa produksi massal’nya Orenayou selalu menggandeng mitra dari anggota² komunitas tersebut, karena salah satu harapan dari  berdiri'nya Orenayou adalah agar bisa membantu memberdayakan perempuan-perempuan di sekitar owner khususnya Kota Solo untuk mempunyai karya, mandiri secara ekonomi dan secara tidak langsung membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Dengan berpartisipasi dalam Persit Bisa 2, harapan'nya bisa memperkenalkan produk rajut Orenayou ke tingkat yg lebih luas lagi. Dan memberikan sedikit motivasi bahwa ; "Kita perempuan Indonesia, kita punya karya !"

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Jelang Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Imigrasi Wonosobo Imbau Masyarakat Selesaikan Urusan Keimigrasian Sebelum 17 Maret 2026

WONOSOBO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo mengimbau masyarakat di wilayah kerja yang meliputi Kabupaten Wonosobo, Temanggung, Magelang, dan Kota Magelang serta daerah sekitarnya untuk segera menyelesaikan berbagai urusan keimigrasian sebelum memasuki masa libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 H. 

Sehubungan dengan penetapan libur nasional dan cuti bersama, layanan keimigrasian di seluruh kantor imigrasi di Indonesia, termasuk Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, akan tutup sementara mulai tanggal 18 Maret hingga 24 Maret 2026 dan akan kembali beroperasi secara normal pada hari Rabu, 25 Maret 2026. 

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, Taufan, menyampaikan bahwa imbauan ini bertujuan untuk mengantisipasi keterlambatan pelayanan yang dapat mempengaruhi rencana perjalanan masyarakat ke luar negeri maupun pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA). 

Melalui pemberitahuan ini kami mengajak masyarakat untuk lebih awal memastikan dokumen keimigrasian telah selesai sebelum masa libur, sehingga tidak menghambat rencana perjalanan maupun kegiatan lainnya,” ujarnya.

Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat adalah sebagai berikut: 

1. Bagi pemohon paspor yang telah melakukan proses foto dan wawancara, diharapkan segera mengambil paspor yang telah selesai sebelum tanggal 17 Maret 2026, agar tidak tertunda selama masa libur pelayanan serta layanan pengambilan paspor pada hari Sabtu dan Minggu ditadakan

2. Bagi masyarakat yang berada dalam keadaan mendesak, Kantor Imigrasi Wonosobo tetap menerima permohonan paspor secara walk-in pada tanggal 18 s.d. 24 Maret 2026, dengan kriteria: Pemohon sakit dan harus berobat di luar negeri; atau Keluarga inti pemohon meninggal dunia atau sakit di luar negeri. Permohonan tersebut wajib disertai dokumen atau bukti pendukung yang dapat menjelaskan kondisi mendesak dimaksud. 

3. Bagi penjamin atau warga negara asing yang masa izin tinggalnya akan habis dalam rentang waktu libur, sangat disarankan untuk melakukan perpanjangan izin tinggal sebelum kantor tutup guna menghindari denda overstay. 

 Meskipun layanan tatap muka dihentikan sementara selama masa libur, Kantor Imigrasi Wonosobo tetap menyiagakan petugas untuk melaksanakan fungsi pengawasan keimigrasian serta pelayanan darurat apabila diperlukan. Untuk layanan darurat, masyarakat dapat menghubungi nomor WhatsApp : 0811-2698-859

Masyarakat juga dapat terus memantau informasi terbaru melalui kanal media sosial resmi Kantor Imigrasi Wonosobo.

Kami mengajak masyarakat untuk lebih teliti dalam mengecek masa berlaku paspor maupun izin tinggalnya. Jangan menunggu hingga mendekati batas waktu agar perjalanan ibadah maupun rencana mudik Lebaran dapat berlangsung dengan nyaman dan lancar,” pungkas Taufan.

{Yudhi}
Uploaded Image

Satresnarkoba Polres Rohul Tangkap Pengedar Sabu di Tambusai, Amankan 3,57 Gram Barang Bukti


ROKAN HULU — Satuan Reserse Narkoba Polres Rokan Hulu kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam rangka Operasi Antik Lancang Kuning (LK) 2026. Seorang pria berinisial IH (21) ditangkap di area kebun kelapa sawit, Desa Tambusai Timur, Kecamatan Tambusai, Selasa (28/4/2026) sore.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 16.30 WIB setelah polisi menerima informasi dari masyarakat terkait maraknya aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Kasat Resnarkoba IPTU Dendy Gusrianto memerintahkan tim untuk melakukan penyelidikan.

Dalam operasi tersebut, tim yang dipimpin AIPDA Ronaldi berhasil mengamankan tersangka IH di lokasi kejadian tanpa perlawanan. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan tiga paket sabu dengan berat kotor 3,57 gram yang dibungkus plastik klip bening.

Selain itu, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti lain yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika, di antaranya kaca pirex, sendok dari pipet plastik, alat hisap (bong), timbangan digital, plastik klip berbagai ukuran, dua unit telepon genggam, serta beberapa barang pendukung lainnya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga berperan sebagai pengedar. Ia mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial L yang kini masuk dalam daftar pencarian.

“Tim masih melakukan pengembangan untuk menangkap pemasok lainnya” ujar IPTU Dendy Gusrianto.

Saat ini, tersangka telah diamankan di Mapolres Rokan Hulu guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, junto Pasal 609 ayat (1) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP serta ketentuan penyesuaian pidana dalam Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026.

Polres Rokan Hulu mengimbau masyarakat untuk terus berperan aktif dalam memberikan informasi terkait peredaran narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari narkotika. 

Sumber Humas Polres Rohul

***Hobbi Pargaulan Dan Friska ***
Uploaded Image

Bupati Lucky Hakim Di beri Hadiah 5 Ekor Biawak Oleh KOMPI Di Pendopo Indramayu Karena Tidak Ditemui



Indramayu, Sergaptarget.com
Aksi unjuk rasa yang digelar Koalisi Masyarakat Pesisir Indramayu (KOMPI) di depan Pendopo Kabupaten Indramayu, Kamis (30/4/2026), berlangsung panas karena massa  tidak Ditemui Oleh Bupati Lucky Hakim.

Sebagai bentuk protes, massa membawa dan menyerahkan lima ekor biawak yang disebut sebagai simbol kekecewaan terhadap sikap pemerintah daerah yang dinilai tidak merespons aspirasi masyarakat pesisir.

Dalam orasinya, Koordinator Umum KOMPI, Hatta, secara terbuka menyindir lingkaran kekuasaan di sekitar bupati. Ia menilai banyak pihak di sekitar pimpinan daerah yang justru memberikan masukan tidak sehat.

“Sampaikan kepada Bupati, itu binatang yang lidahnya panjang. Pak Bupati harus hati-hati, banyak penjilat di Pendopo,” tegas Hatta di hadapan peserta aksi.

Aksi  mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian dan Satpol PP guna menjaga situasi tetap kondusif. Sejumlah peserta aksi tampak membawa poster tuntutan serta meminta pemerintah segera menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat pesisir Indramayu. 

Sampai aksi damai berahir masa tidak ditemui oleh siapapun ahirnya masa membubarkan diri dengan tertib. 

(Nana. S)

Kamis, 30 April 2026

Kapolres Indramayu Resmi Lantik Da'i Kamtibmas Siap Sampaikan Pesan Lewat Mimbar





Indramayu, Sergaptarget.com Kepolisian Resor (Polres) Indramayu Polda Jabar terus memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna memastikan stabilitas keamanan di wilayah hukumnya. 

Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Silaturahmi dan Pelantikan Pengurus Da’i Kamtibmas Polres Indramayu yang digelar di Aula Atmaniwedhana Polres Indramayu, Kamis (30/4/2026).

Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Indramayu, AKBP Mochamad Fajar Gemilang, S.I.K., M.H., M.I.K. 

Pelantikan ini turut dihadiri oleh jajaran penting seperti Ketua Da’i Kamtibmas Polres Indramayu Muhamad Ali Murtadlo S.Ag (Gus Aldo), dan Ketua FKUB Kabupaten Indramayu KH. Amani Luthfi.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kasi Humas Polres Indramayu, AKP Tarno, menjelaskan Da’i Kamtibmas merupakan mitra strategis Polri yang berasal dari kalangan penceramah dan tokoh agama. 

Kehadiran Da’i Kamtibmas bertujuan untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) melalui pendekatan keagamaan yang lebih menyentuh hati warga.

"Program ini adalah bagian dari upaya kami untuk mengedepankan pendekatan yang humanis dan religius dalam menjaga stabilitas keamanan di Kabupaten Indramayu," ujar AKP Tarno dalam keterangannya.

Lebih lanjut, AKP Tarno memaparkan empat peran utama dari Da’i Kamtibmas yang baru dilantik tersebut, diantaranya menjadi ujung tombak dalam mencegah potensi gangguan keamanan, seperti tindak pidana, penyalahgunaan narkoba, hingga pergaulan bebas melalui pembinaan umat secara rutin.

Disamping itu berperan aktif dalam mendeteksi dan mencegah penyebaran paham radikal, ekstremisme, serta intoleransi yang dapat memecah belah persatuan bangsa, dan bertindak sebagai pendingin suasana di tengah masyarakat.

Lebih dari itu menjadi jembatan komunikasi untuk menyerap aspirasi warga sekaligus membantu memberikan solusi atas permasalahan sosial yang muncul.

Lebih lanjut AKP Tarno mengatakan optimalisasi peran para da’i ini diharapkan dapat membantu Polri mewujudkan situasi yang kondusif di seluruh penjuru Kabupaten Indramayu.

“Kami berharap agar pengurus yang baru dilantik dapat segera bekerja sama di lapangan untuk membina umat demi terciptanya kedamaian yang berkelanjutan,” tutup AKP Tarno.

(Nana. S)

M. Kozim Tegaskan Tak Ada Masalah dengan Camat Susukan, Soroti Oknum Sekmat

Cirebon, Susukan - Polemik antara insan pers dengan oknum pegawai Kecamatan Susukan dipastikan tidak menyeret nama Camat Susukan. M. Kozim, wartawan Koran Inti Jaya yang juga dikenal sebagai rekan baik Pak Camat, menegaskan hal tersebut.

"Saya sama Pak Camat hubungannya baik. Beliau orangnya terbuka ke media. Yang kami persoalkan ini oknum di bawahnya, tepatnya Sekmat. Cara beliau nangani teman-teman jurnalis kemarin itu secara tidak langsung justru menjatuhkan harga diri Pak Camat sebagai pimpinan," kata Kozim, Kamis 30/4/2026.

Menurut Kozim, Sekmat seharusnya jadi filter dan membantu tugas Pak Camat, bukan malah bikin citra kecamatan jadi buruk di mata publik. "Pak Camat tidak tahu apa-apa, tapi kena getahnya. Makanya kami lapor ke BKPSDM biar dibina. Ini bentuk sayang kami ke Pak Camat juga," tegasnya.

M. Kozim  menyatakan tetap melanjutkan laporan ke BKPSDM dan Inspektorat terkait dugaan pelanggaran etik oknum ASN tersebut. Sementara Pak Camat Susukan belum memberikan keterangan resmi.
( H. B)

Dinilai Rugikan Pimpinan, Sikap Sekmat Susukan Disorot

Cirebon, Susukan - Kisruh antara oknum pegawai Kecamatan Susukan dengan insan pers terus bergulir. Kali ini sorotan mengarah ke Sekretaris Camat Susukan yang dinilai secara tidak langsung menjatuhkan harga diri Pak Camat.

Sumber internal menyebut, sikap H. M. Rahmat (Sekmat) saat menangani jurnalis yang datang liputan terkesan arogan dan tidak koordinatif. "Seharusnya Sekmat jadi kepanjangan tangan Pak Camat. Kalau caranya begitu, yang kena getahnya ya Pak Camat. Citra kecamatan jadi buruk," ujar salah satu tokoh masyarakat yang enggan disebut nama.

M. Kozim dari Koran Inti Jaya mengatakan,  secara personal. "Yang kami sorot oknumnya. Tapi karena Sekmat ini struktur di bawah Pak Camat, dampaknya tetap ke pimpinan. Makanya kami minta Pak Camat tegas bina bawahannya," kata Kozim.

Hingga berita ini naik, Sekmat Susukan belum memberi tanggapan. Pak Camat juga belum berkomentar resmi terkait sikap anak buahnya tersebut. (Padodo dan H. B)

Jelang Libur Nyepi dan Lebaran 2026, Imigrasi Wonosobo Imbau Masyarakat Selesaikan Urusan Keimigrasian Sebelum 17 Maret 2026



WONOSOBO – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo mengimbau masyarakat di wilayah kerja yang meliputi Kabupaten Wonosobo, Temanggung, Magelang, dan Kota Magelang serta daerah sekitarnya untuk segera menyelesaikan berbagai urusan keimigrasian sebelum memasuki masa libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idulfitri 1447 H. 

 Sehubungan dengan penetapan libur nasional dan cuti bersama, layanan keimigrasian di seluruh kantor imigrasi di Indonesia, termasuk Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, akan tutup sementara mulai tanggal 18 Maret hingga 24 Maret 2026 dan akan kembali beroperasi secara normal pada hari Rabu, 25 Maret 2026.  

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Wonosobo, Taufan, menyampaikan bahwa imbauan ini bertujuan untuk mengantisipasi keterlambatan pelayanan yang dapat mempengaruhi rencana perjalanan masyarakat ke luar negeri maupun pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA). 

Melalui pemberitahuan ini kami mengajak masyarakat untuk lebih awal memastikan dokumen keimigrasian telah selesai sebelum masa libur, sehingga tidak menghambat rencana perjalanan maupun kegiatan lainnya,” ujarnya. 

 Adapun beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh masyarakat adalah sebagai berikut: 

1. Bagi pemohon paspor yang telah melakukan proses foto dan wawancara, diharapkan segera mengambil paspor yang telah selesai sebelum tanggal 17 Maret 2026, agar tidak tertunda selama masa libur pelayanan serta layanan pengambilan paspor pada hari Sabtu dan Minggu dit adakan

2. Bagi masyarakat yang berada dalam keadaan mendesak, Kantor Imigrasi Wonosobo tetap menerima permohonan paspor secara walk-in pada tanggal 18 s.d. 24 Maret 2026, dengan kriteria: Pemohon sakit dan harus berobat di luar negeri; atau Keluarga inti pemohon meninggal dunia atau sakit di luar negeri. Permohonan tersebut wajib disertai dokumen atau bukti pendukung yang dapat menjelaskan kondisi mendesak dimaksud. 

3. Bagi penjamin atau warga negara asing yang masa izin tinggalnya akan habis dalam rentang waktu libur, sangat disarankan untuk melakukan perpanjangan izin tinggal sebelum kantor tutup guna menghindari denda overstay. Meskipun layanan tatap muka dihentikan sementara selama masa libur, Kantor Imigrasi Wonosobo tetap menyiagakan petugas untuk melaksanakan fungsi pengawasan keimigrasian serta pelayanan darurat apabila diperlukan. Untuk layanan darurat, masyarakat dapat menghubungi nomor WhatsApp : 0811-2698-859 

 Masyarakat juga dapat terus memantau informasi terbaru melalui kanal media sosial resmi Kantor Imigrasi Wonosobo. 

Kami mengajak masyarakat untuk lebih teliti dalam mengecek masa berlaku paspor maupun izin tinggalnya. Jangan menunggu hingga mendekati batas waktu agar perjalanan ibadah maupun rencana mudik Lebaran dapat berlangsung dengan nyaman dan lancar,” pungkas Taufan.

(Yudhi)