Berita Terkini

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Apel Pagi, Berikan Penghargaan Pegawai Teladan dan Ruangan Terbersih

Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan apel pagi rutin yang dirangka...

Postingan Populer

Senin, 11 Mei 2026

Desa Sukareja Kec. Balongan Gelar Acara Adat Mapag Sri Lestarikan Adat





Indramayu, Sergaptarget.com Forkopimcam Balongan menghadiri kegiatan tradisi Mapag Sri yang digelar di desa Sukareja, sebagai bentuk rasa syukur masyarakat menyambut musim panen padi.

Acara diawali dengan doa bersama dan ditutup dengan pergelaran wayang kulit karya budaya dari desa cipaat kecamatan Bongas, Indramayu. Acara ini di laksanakan gunabmelestrikan adat dan .budaya dipusatkan di halaman kantor balai desa Sukareja, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu Jawa Barat

Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri Camat Balongan yang diwakili Sekmat Balongan, Kapolsek Balongan, Danramil 1601 Indramayu, Babinsa Sukareja, Bhabinkamtibmas Sukareja, UPTD Pertanian Indramayu, BPP Balongan, perangkat desa Sukareja, tokoh masyarakat, tokoh agama, kelompok tani hingga warga setempat yang antusias mengikuti jrangkaian acara adat dan doa bersama.

Dalam sambutannya, Camat Balongan Ade Sukma Wibowo yang diwakili Sekmat  Dasuki menyampaikan bahwa tradisi Mapag Sri merupakan warisan budaya yang harus terus dijaga karena mengandung nilai kebersamaan, gotong royong, serta ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa atas hasil pertanian yang diperoleh masyarakat.

“Sambut panen dengan bersyukur. Tradisi seperti ini menjadi bentuk rasa syukur masyarakat sekaligus mempererat silaturahmi antarwarga,” ujarnya

Selain sebagai tradisi budaya, kegiatan Mapag Sri juga diharapkan mampu menjadi motivasi bagi para petani agar terus meningkatkan hasil pertanian serta menjaga persatuan dan kesatuan dalam membangun desa.

Pemerintah kecamatan Balongan memberikan apresiasi setingi tinginya kepada masyarakat dan pemerintah desa yang masih melestarikan budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Acara ditutup dengan doa bersama dan hiburan rakyat yang menambah semarak suasana menjelang musim panen.

Terpisah, Yanto selaku kuwu deda Sukareja pria yang akrab disapa Jepang  menambahkan, Alhamdulillah ini bentuk wujud syukur kami para petani saat melakukan pemanenan padi dimusim pertama (rendeng), meski kami hanya mempunyai lahan yang sedikit namun tidak menyurutkan para petani untuk terus berkonsentrasi terhadap pertanian di kabupaten Indramayu.

“Alhamdulillah, kami bersyukur kepada Allah SWT atas datangnya musim panen pertama tahun ini. Tradisi Mapag Sri yang diselenggarakan menjadi bentuk rasa syukur masyarakat atas hasil pertanian yang diberikan, sekaligus doa bersama agar para petani diberikan hasil panen yang melimpah, dijauhkan dari hama, serta diberikan keberkahan dan keselamatan,” ujar Yanto. 

Yanto juga berharap melalui kegiatan Mapag Sri, kebersamaan dan budaya gotong royong masyarakat desa Sukareja tetap terjaga, serta menjadi motivasi bagi para petani untuk terus meningkatkan hasil pertanian demi kesejahteraan bersama.

(Nana. S)

DPRD Indramayu Gelar Paripurna Terkait Pandangan Umum Fraksi Dua Raperda


Indramayu, Sergaptarget.com Senin (11 Mei 2026) DPRD Kabupaten Indramayu menggelar Rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Nota Penjelasan Bupati atas dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), yakni Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Indramayu serta Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Rapat berlangsung di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Indramayu.

Rapat Paripurna tersebut dihadiri oleh Bupati Indramayu yang diwakili oleh Asisten Daerah II Bidang Ekonomi dan Pembangunan, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Indramayu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta tamu undangan lainnya. Agenda ini menjadi bagian dari proses pembahasan awal sebelum kedua Raperda dibahas lebih lanjut di tingkat panitia khusus DPRD Kab. Indramayu. 

Fraksi Partai Golkar melalui juru bicaranya, yaitu Wardah, menyoroti sejumlah poin dalam Raperda tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Fraksi Golkar menilai adanya penggabungan beberapa urusan pemerintahan yang dinilai kurang tepat secara substansi dan berpotensi menimbulkan ketidakefektifan koordinasi di lapangan, salah satunya penggabungan urusan pemadam kebakaran dengan Satpol PP. Karena itu, Fraksi Golkar meminta agar Raperda tersebut dikaji kembali secara komprehensif dengan mempertimbangkan efektivitas kelembagaan, efisiensi anggaran, kualitas pelayanan publik, serta kepentingan masyarakat.

Selain itu, Fraksi Golkar juga memberikan perhatian terhadap Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Menurut Fraksi Golkar regulasi tersebut harus diarahkan untuk menciptakan tata kelola aset daerah yang transparan, akuntabel, efisien, dan bebas dari penyalahgunaan kewenangan. Fraksi Golkar mendorong pemerintah daerah agar lebih serius melakukan inventarisasi, pengamanan, pemanfaatan, dan kerja sama pengelolaan aset daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Fraksi PDI Perjuangan yang disampaikan oleh Suhendri, SH., mengingatkan adanya dampak dari penggabungan dan restrukturisasi perangkat daerah, diantaranya seperti meningkatnya beban kerja akibat terlalu banyak urusan yang digabung dalam satu perangkat daerah sehingga berpotensi menurunkan kualitas pelayanan publik. Meski demikian, Fraksi PDI Perjuangan mengapresiasi langkah pemerintah daerah sepanjang bertujuan meningkatkan efisiensi, efektivitas kinerja, dan penghematan anggaran. Fraksi tersebut juga mendorong agar pembahasan risiko kebijakan dilakukan lebih komprehensif melalui panitia khusus.

Terkait Raperda tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah, Fraksi PDI Perjuangan menilai pemerintah daerah perlu memiliki strategi perencanaan yang baik dan tepat sasaran agar aset daerah dapat menjadi salah satu sumber penggerak ekonomi dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Fraksi PKB yang disampaikan oleh Sadar, S.PD., menilai rencana penggabungan Badan Pendapatan Daerah dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah dinilai kurang efektif karena dikhawatirkan dapat mengurangi fokus terhadap optimalisasi PAD. Fraksi PKB menegaskan bahwa penggabungan perangkat daerah tidak hanya dinilai dari aspek efisiensi anggaran, tetapi juga harus mempertimbangkan tipologi perangkat daerah, beban kerja, dan kompleksitas tugas agar pelayanan kepada masyarakat tetap optimal. 

Sementara itu, Fraksi Gerindra melalui Dullah berharap perubahan susunan organisasi perangkat daerah tidak sekadar menjadi penataan kelembagaan, tetapi juga mampu mempercepat pelayanan publik dan didasarkan pada analisis yang cermat demi memaksimalkan kinerja pemerintahan.

Pandangan serupa juga disampaikan Fraksi PKS-Perindo dan Fraksi Demokrat-NasDem. Fraksi PKS-Perindo melalui H. Rudin menekankan bahwa penyesuaian kelembagaan harus dilakukan secara hati-hati dengan memperhatikan kebutuhan pelayanan publik dan kesinambungan urusan pemerintahan. Sedangkan Fraksi Demokrat-NasDem melalui Taufiq Hadi Sutrisno berharap perubahan susunan perangkat daerah dapat menciptakan tata kelola yang lebih efektif dan efisien serta memudahkan koordinasi dengan pemerintah pusat maupun provinsi. 

Seluruh fraksi pada prinsipnya mendukung agar kedua Raperda segera dibahas lebih lanjut di tingkat panitia khusus DPRD Kabupaten Indramayu.

(Nana. S)

Tender Infrastruktur Indramayu 2026 Makin Terbuka, Kontraktor Nilai Persaingan Lelang Lebih Sehat



Uploaded Image

INDRAMAYU – Iklim pengadaan proyek infrastruktur di Kabupaten Indramayu pada Tahun Anggaran 2026 mulai menunjukkan wajah baru. Proses tender yang berlangsung melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dinilai semakin kompetitif, transparan, dan memberi peluang yang sama bagi seluruh penyedia jasa konstruksi.

Hingga Jumat (8/5/2026), tercatat sebanyak 24 paket proyek konstruksi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu telah memasuki tahap pelelangan di bawah koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).

Ketua DPD II Asosiasi Kontraktor Seluruh Daerah Indonesia (AKSDAI) Kabupaten Indramayu, Muhammad Royani, mengatakan sistem lelang saat ini jauh lebih terbuka dibanding sebelumnya. Menurutnya, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat.

“Proses tender sekarang berjalan cukup kompetitif. Paket-paket yang sudah tayang mulai diperebutkan secara terbuka dan semua penyedia jasa punya peluang yang sama,” ujar Royani, Jumat (8/5/2026).

Pria yang akrab disapa Bang Roy itu menilai penerapan SPSE menjadi langkah penting dalam menciptakan transparansi pengadaan proyek pemerintah, baik bagi kontraktor lokal maupun luar daerah. Ia berharap Pokja UKPBJ tetap menjaga profesionalisme serta konsisten menjalankan tahapan lelang sesuai aturan yang berlaku.

Menurutnya, sistem tender yang bersih dan profesional akan berdampak langsung terhadap kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Indramayu.

“Kalau prosesnya fair dan transparan, hasil pembangunan juga akan lebih baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Royani juga mengingatkan seluruh peserta tender agar menjaga etika persaingan usaha dan menghindari praktik-praktik yang dapat merusak integritas pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Senada dengan itu, sejumlah kontraktor lain mengaku optimistis dengan pola seleksi yang diterapkan UKPBJ Indramayu. Mereka menilai proses evaluasi administrasi maupun teknis dilakukan secara ketat dan profesional.

Sementara itu, berdasarkan data portal pengadaan nasional, total anggaran pengadaan Pemkab Indramayu tahun 2026 mencapai Rp862,26 miliar. Dari jumlah tersebut, sektor tender menjadi yang terbesar dengan nilai Rp380,68 miliar untuk 93 paket pekerjaan.

Adapun pengadaan langsung tercatat paling banyak dari sisi jumlah paket, yakni 958 paket dengan nilai Rp271,26 miliar. Sedangkan skema e-purchasing mencapai Rp203,74 miliar untuk 387 paket kegiatan.

Dengan besarnya nilai proyek yang digulirkan tahun ini, pelaku jasa konstruksi berharap proses pengadaan tetap mengedepankan asas keterbukaan dan akuntabilitas agar pembangunan di Indramayu berjalan optimal dan tepat sasaran.

(Asep Yana Supriadi)

Tender Infrastruktur Indramayu 2026 Makin Terbuka, Kontraktor Nilai Persaingan Lelang Lebih Sehat



INDRAMAYU – Iklim pengadaan proyek infrastruktur di Kabupaten Indramayu pada Tahun Anggaran 2026 mulai menunjukkan wajah baru. Proses tender yang berlangsung melalui Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) dinilai semakin kompetitif, transparan, dan memberi peluang yang sama bagi seluruh penyedia jasa konstruksi.

Hingga Jumat (8/5/2026), tercatat sebanyak 24 paket proyek konstruksi di lingkungan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Indramayu telah memasuki tahap pelelangan di bawah koordinasi Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ).

Ketua DPD II Asosiasi Kontraktor Seluruh Daerah Indonesia (AKSDAI) Kabupaten Indramayu, Muhammad Royani, mengatakan sistem lelang saat ini jauh lebih terbuka dibanding sebelumnya. Menurutnya, seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat.

“Proses tender sekarang berjalan cukup kompetitif. Paket-paket yang sudah tayang mulai diperebutkan secara terbuka dan semua penyedia jasa punya peluang yang sama,” ujar Royani, Jumat (8/5/2026).

Pria yang akrab disapa Bang Roy itu menilai penerapan SPSE menjadi langkah penting dalam menciptakan transparansi pengadaan proyek pemerintah, baik bagi kontraktor lokal maupun luar daerah. Ia berharap Pokja UKPBJ tetap menjaga profesionalisme serta konsisten menjalankan tahapan lelang sesuai aturan yang berlaku.

Menurutnya, sistem tender yang bersih dan profesional akan berdampak langsung terhadap kualitas pembangunan infrastruktur di Kabupaten Indramayu.

“Kalau prosesnya fair dan transparan, hasil pembangunan juga akan lebih baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Royani juga mengingatkan seluruh peserta tender agar menjaga etika persaingan usaha dan menghindari praktik-praktik yang dapat merusak integritas pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Senada dengan itu, sejumlah kontraktor lain mengaku optimistis dengan pola seleksi yang diterapkan UKPBJ Indramayu. Mereka menilai proses evaluasi administrasi maupun teknis dilakukan secara ketat dan profesional.

Sementara itu, berdasarkan data portal pengadaan nasional, total anggaran pengadaan Pemkab Indramayu tahun 2026 mencapai Rp862,26 miliar. Dari jumlah tersebut, sektor tender menjadi yang terbesar dengan nilai Rp380,68 miliar untuk 93 paket pekerjaan.

Adapun pengadaan langsung tercatat paling banyak dari sisi jumlah paket, yakni 958 paket dengan nilai Rp271,26 miliar. Sedangkan skema e-purchasing mencapai Rp203,74 miliar untuk 387 paket kegiatan.

Dengan besarnya nilai proyek yang digulirkan tahun ini, pelaku jasa konstruksi berharap proses pengadaan tetap mengedepankan asas keterbukaan dan akuntabilitas agar pembangunan di Indramayu berjalan optimal dan tepat sasaran.

(Asep Yana Supriadi)


Jaga Kondisi Satgas Tetap Prima, Tim Kesehatan TMMD Sengkuyung Kodim 0735/Surakarta Layani Pemeriksaan & Pelayanan Kesehatan

Surakarta- Kepedulian terhadap kesehatan personel dan masyarakat terus ditunjukkan dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Ta. 2026 Kodim 0735/Surakarta.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, Satgas TMMD menerjunkan tim kesehatan yang bertugas melakukan pemeriksaan dan pelayanan kesehatan bagi anggota Satgas maupun warga di Desa Krajan, Kecamatan Jebres,  Minggu ( 10/05/2026 ).

Tim kesehatan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TMMD, terutama untuk memastikan kondisi fisik personel tetap prima selama menjalankan berbagai pekerjaan pembangunan fisik seperti pengecoran talud beton, pengurukan tanah dan kegiatan lainnya.

Selain memberikan pelayanan kesehatan kepada anggota Satgas, tim kesehatan juga aktif membantu masyarakat melalui pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis, baik di posko kesehatan TMMD maupun dengan mendatangi langsung rumah warga.

Dansatgas TMMD Sengkuyung tahap II Letkol Inf Arie Handoko Usman, S.H Dandim 0735/Surakarta menjelaskan bahwa pihaknya memiliki tanggung jawab menjaga kesehatan seluruh personel dan masyarakat di lokasi TMMD.

“Kami bertanggung jawab terhadap kesehatan anggota Satgas dan masyarakat di lokasi TMMD. Pemeriksaan kesehatan dan pengobatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan rasa kekeluargaan antara Satgas dan warga,” ujarnya.

Menurutnya, kesehatan menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan program TMMD. Karena itu, sebelum pekerjaan dimulai, tim kesehatan rutin melakukan pengecekan kondisi personel agar seluruh kegiatan berjalan aman dan optimal.

“Kalau badan sehat, pekerjaan juga lancar dan target pembangunan bisa selesai dengan baik,” tambahnya.

Pelayanan kesehatan gratis yang diberikan pun disambut positif oleh masyarakat. Warga merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan kesehatan langsung dari tim medis Satgas TMMD, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan akses pelayanan kesehatan.

Melalui kegiatan ini, TMMD tidak hanya menghadirkan pembangunan fisik, tetapi juga memberikan perhatian terhadap kesehatan masyarakat.

Program tersebut menjadi bukti bahwa TMMD hadir untuk membangun desa secara menyeluruh, baik dari sisi infrastruktur maupun kesejahteraan warganya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Fenomena Batik Buana Sekar Kedaton : Ludes di Hari Penutupan Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini, Jakarta


Uploaded Image

Jakarta – Pameran UMKM Persit Bisa 2 resmi memasuki hari terakhirnya hari ini di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta. Namun, ada satu pemandangan mencolok yang menarik perhatian ribuan pasang mata: Booth No. 12 milik UMKM Batik Buana Sekar Kedaton.

‎Sejak pintu pameran dibuka pada pukul 09.00 WIB, antusiasme pengunjung terhadap koleksi Batik Buana Sekar Kedaton seolah tak terbendung. Puncaknya, sebelum matahari mencapai titik tertinggi, produk-produk unggulan mereka diserbu oleh para pengunjung yang hadir.

‎​Meskipun pameran ini diikuti oleh berbagai UMKM unggulan dari seluruh penjuru negeri, Batik Buana Sekar Kedaton berhasil menjadi primadona. Keberhasilan ini bukan tanpa alasan. Kombinasi motif yang autentik dengan sentuhan modernitas menjadi daya tarik utama bagi pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anggota Persit hingga masyarakat umum.

Uploaded Image

‎‎​Booth No. 12 menjadi salah satu titik tersibuk dengan volume pengunjung yang konsisten sejak hari pertama hingga hari penutupan. Tingginya angka penjualan membuktikan bahwa kualitas kain dan desain Batik Buana Sekar Kedaton mampu bersaing di pasar premium Jakarta.

‎"Kami benar-benar terkejut dengan animo masyarakat. Hari ini adalah hari terakhir, dan niatnya kami ingin memaksimalkan stok yang tersisa. Namun, dalam hitungan jam, rak-rak kami sudah kosong," ujar Ny. Cita Putri Kharisma Sari Istri dari Peltu I Dewa Made Kasamabi Putra selaku pemilik UMKM dari Batik Buana Sekar Kedaton di lokasi pameran, Minggu (10/05/2026)

‎​"Pameran UMKM Persit Bisa 2 merupakan ajang prestisius yang mewadahi kreativitas dan kemandirian ekonomi keluarga prajurit. Penyelenggaraan tahun ini di Balai Kartini mencatat sukses besar dalam mempromosikan produk lokal ke level yang lebih tinggi."tuturnya.

‎"Kesuksesan Batik Buana Sekar Kedaton di pameran ini menjadi bukti nyata bahwa Batik lokal memiliki tempat istimewa di hati masyarakat dan mampu menjadi motor penggerak ekonomi kreatif yang tangguh."Ny. Cita Putri Kharisma Sari.

Penulis : Arda 72

43 Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Jalani Sidang TPP



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) terhadap 43 warga binaan yang diusulkan sebagai tamping serta peserta kegiatan pramuka warga binaan, bertempat di Aula Lapas Pasir Pangarayan, Senin (11/5/2026). 

Kegiatan sidang TPP ini dilaksanakan sebagai bagian dari proses evaluasi dan penilaian terhadap warga binaan yang dinilai memenuhi syarat administratif maupun substantif untuk mengikuti kegiatan pembinaan dan membantu pelaksanaan kegiatan di dalam lapas sesuai ketentuan yang berlaku. 

Sidang dipimpin oleh Ketua Tim Sidang TPP yang juga Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Andi Rahman, serta diikuti oleh anggota TPP dan petugas terkait. Dalam pelaksanaannya, tim melakukan penilaian terhadap perilaku, kedisiplinan, serta aspek keamanan dari masing-masing warga binaan yang diusulkan. 

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Ketua Tim Sidang TPP, Andi Rahman, menyampaikan bahwa pelaksanaan sidang TPP merupakan bagian dari mekanisme pembinaan yang dilaksanakan secara objektif dan sesuai prosedur. 

“Sidang TPP ini merupakan salah satu bentuk evaluasi terhadap warga binaan dalam mengikuti program pembinaan di lingkungan lapas. Seluruh proses dilaksanakan secara selektif, objektif, dan berdasarkan hasil pengamatan serta penilaian tim. Warga binaan yang diusulkan diharapkan dapat mengikuti kegiatan pembinaan dan membantu pelaksanaan kegiatan di dalam lapas dengan tetap mematuhi aturan yang berlaku,” ujar Andi Rahman. 

Kegiatan sidang TPP berlangsung dengan tertib dan lancar serta menjadi bagian dari pelaksanaan program pembinaan bagi warga binaan di Lapas Pasir Pangarayan sesuai ketentuan yang berlaku.

***Hobbi Pargaulan***

Melalui Pendidikan Kesetaraan Paket, Warga Binaan Lapas Pasir Pangarayan Terus Asah Pengetahuan



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan melalui pelaksanaan program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C. Pada kesempatan kali ini, kegiatan yang dilaksanakan merupakan pembelajaran Pendidikan Kesetaraan Paket C yang diikuti oleh warga binaan di lingkungan Lapas Pasir Pangarayan pada Senin (11/5/2026).

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pemenuhan hak warga binaan di bidang pendidikan sekaligus upaya memberikan bekal pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat bagi masa depan mereka setelah selesai menjalani masa pidana. Melalui program pendidikan kesetaraan, warga binaan diberikan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan formal yang sempat terhenti sehingga dapat meningkatkan kualitas diri dan memperluas peluang reintegrasi sosial di tengah masyarakat.

Selain memberikan manfaat dalam peningkatan kemampuan akademik, program ini juga diharapkan mampu membangun rasa percaya diri, kedisiplinan, serta motivasi warga binaan untuk terus berkembang ke arah yang lebih baik.

Pelaksanaan pendidikan kesetaraan ini juga sejalan dengan salah satu dari 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yakni “Pendidikan Kesetaraan bagi Narapidana dan Anak Binaan” sebagai bentuk penguatan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia warga binaan.

Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba melalui Kasubsi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Ega Saputra, menyampaikan bahwa program pendidikan kesetaraan merupakan bagian penting dalam proses pembinaan di dalam lapas.

“Melalui program pendidikan kesetaraan ini, kami berharap warga binaan tetap memiliki kesempatan untuk memperoleh pendidikan yang layak. Pendidikan menjadi bekal penting bagi mereka untuk meningkatkan kualitas diri serta mempersiapkan kehidupan yang lebih baik saat kembali ke masyarakat nantinya,” ujarnya.

Lapas Pasir Pangarayan berkomitmen untuk terus menghadirkan program pembinaan yang positif, edukatif, dan bermanfaat guna mendukung proses pembinaan yang humanis serta berorientasi pada pembentukan pribadi warga binaan yang lebih baik.

***Hobbi Pargaulan***

Minggu, 10 Mei 2026

Pisah Sambut Pimpinan Bank BJB Indramayu: Bupati Lucky Hakim Tegaskan Keberlanjutan Sinergi Untuk Pembangunan Daerah



 
Indramayu, Sergaptarget.com Bupati Indramayu Lucky Hakim menghadiri acara pisah sambut Pimpinan Bank BJB Cabang Indramayu yang digelar di Pendopo Kabupaten Indramayu, Jumat (08/05/26). 

Momentum ini menjadi ajang apresiasi atas pengabdian pimpinan sekaligus penguatan komitmen kolaborasi bersama pimpinan baru dalam mendukung pembangunan daerah dan pelayanan kepada masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, Lucky Hakim menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Sigit Lesmana atas dedikasi, pengabdian, serta kontribusi yang telah diberikan selama memimpin Bank BJB Cabang Indramayu.

Menurutnya, selama masa kepemimpinan Sigit Lesmana, Bank BJB Cabang Indramayu telah menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Indramayu dalam mendukung pembangunan daerah, pelayanan perbankan kepada masyarakat, serta penguatan sektor ekonomi dan UMKM.

“Berbagai sinergi dan kerja sama yang telah terjalin dengan baik tentu menjadi bagian penting dalam upaya bersama meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indramayu. Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Sigit Lesmana. Semoga sukses dan amanah di tempat pengabdian yang baru,” ujarnya.

Kepada Pimpinan BjB Indramayu yang baru, Bupati Indramayu menyampaikan selamat datang kepada Heru Baharudin. Lucky meyakini, pengalaman dan kompetensi yang dimiliki akan mampu melanjutkan bahkan meningkatkan berbagai capaian positif yang telah dirintis sebelumnya.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Indramayu siap bersinergi dan berkolaborasi bersama Bank BJB dalam mendukung pembangunan daerah, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pergantian kepemimpinan adalah hal yang wajar dalam sebuah organisasi. Namun yang paling penting adalah kesinambungan pengabdian, semangat pelayanan, dan komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Lucky berharap Bank BJB Cabang Indramayu terus tumbuh menjadi lembaga perbankan yang profesional, terpercaya, inovatif, serta semakin dekat dengan kebutuhan masyarakat Kabupaten Indramayu.

Sementara itu, Sigit Lesmana menyampaikan terima kasih atas dukungan, kebersamaan, dan penerimaan yang telah diberikan selama dirinya bertugas di Kabupaten Indramayu. 

Sigit juga mengajak seluruh jajaran Bank BJB Cabang Indramayu untuk terus menjaga profesionalisme dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di bawah kepemimpinan yang baru.

Di tempat yang sama, Heru Baharudin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pelayanan perbankan yang semakin prima, responsif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. 

Menurutnya, kualitas pelayanan sekecil apa pun akan menjadi bahan evaluasi untuk terus melakukan perbaikan.

“Kami siap memberikan layanan terbaik bagi Kabupaten Indramayu dan melayani sepenuh hati. Senyum, respons, dan keramahan dalam pelayanan menjadi bagian penting yang akan terus kami jaga dan tingkatkan,” ungkap Heru.

(Nana. S)

Polsek Balongan Gagalkan Tawuran Remaja Di Sudimampir, Tiga Pelajar Diamankan



Indramayu, Sergaptarget.com 
Polsek Balongan Polres Indramayu berhasil menggagalkan rencana aksi tawuran antar kelompok pemuda di wilayah Desa Sudimampir, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Minggu dini hari (10/5/2026).

Tindakan cepat tersebut dilakukan setelah pihak kepolisian menerima laporan masyarakat melalui layanan Dumas 110 terkait video tawuran pemuda yang meresahkan warga setempat.

Kapolres Indramayu AKBP Mochamad Fajar Gemilang melalui Kapolsek Balongan AKP Dedi Wahyudi mengatakan, setelah menerima laporan, dirinya langsung memimpin kegiatan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) bersama personel piket jaga dan Unit Reskrim.

Sekitar pukul 04.00 WIB, saat melakukan patroli di Jalan Raya Sudimampir Lor, petugas menemukan sekelompok remaja dengan gerak-gerik mencurigakan yang diduga hendak melakukan aksi tawuran.

Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan tiga orang pelajar berinisial AF (16), IAM (14), dan MB (16).

Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, para remaja tersebut diketahui terafiliasi dengan kelompok tertentu. AF teridentifikasi sebagai admin kelompok “Organisasi Sudimampir Lor” setelah polisi memeriksa telepon genggam miliknya. Sementara IAM mengaku sebagai anggota kelompok “PERUJI” dan mengenakan pakaian bertuliskan nama kelompok tersebut.

Sementara itu, MB mengaku bergabung bersama rekan-rekannya dengan berjalan kaki menuju sebuah SPBU mini yang diduga menjadi titik kumpul sebelum tawuran berlangsung. Saat patroli dilakukan, MB sempat melarikan diri, namun akhirnya berhasil diamankan petugas.

Selain mengamankan para remaja, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa tiga unit sepeda motor, dua unit telepon genggam, serta dua buah kunci sepeda motor.

“Kami telah melakukan pendataan terhadap saksi-saksi dan terus mendalami informasi guna memutus mata rantai perselisihan antar kelompok remaja di wilayah tersebut,” ujar AKP Dedi Wahyudi.

Kapolsek menegaskan pihak kepolisian tidak akan memberikan toleransi terhadap aksi yang mengganggu ketertiban umum dan membahayakan keselamatan masyarakat.

Ia juga mengimbau para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas dan pergaulan anak-anak mereka, khususnya pada malam hari, guna mencegah keterlibatan dalam aksi kriminalitas maupun tawuran yang dapat merusak masa depan generasi muda.

(Nana. S)