Berita Terkini

DPC Laskar RMRB Rohul Ajak Masyarakat Meriahkan Kenduri Akbar Melayu Nusantara 2026 di Pekanbaru

ROKAN HULU – DPC Laskar Rumpun Masyarakat Riau Bersatu (RMRB) Kabupaten Rokan Hulu mengajak seluruh masyarakat untuk turut memeriahkan Kendu...

Postingan Populer

Jumat, 31 Juli 2026

Tanamkan Disiplin & Kekompakan, Babinsa Keprabon Latihkan PBB Anggota Linmas

Surakarta – Guna meningkatkan kesiapsiagaan di wilayah, Babinsa Kelurahan Keprabon Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta memberikan pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) kepada Anggota Linmas. 

Kegiatan dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Keprabon, Jl. Diponegoro No. 50, Kelurahan Keprabon, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Kamis (30/07/2026)

Pelatihan dipimpin langsung oleh Babinsa Kelurahan Keprabon Serma Daniel Kaputing dan Sertu Sugiyanto.

Serma Daniel menegaskan 
Materi yang diberikan meliputi gerakan dasar PBB, pembinaan fisik, serta mental korsa. 

"Tujuannya agar anggota Linmas memiliki sikap disiplin, kekompakan, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas di masyarakat."ujarnya.

“Pelatihan PBB ini bertujuan untuk membentuk karakter Linmas yang disiplin, kompak, dan siap siaga. Dengan dasar baris-berbaris yang baik, diharapkan dapat menunjang pelaksanaan tugas pengamanan dan kegiatan sosial di wilayah,”tegasnya.

"Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pembinaan teritorial Babinsa kepada komponen masyarakat. Dengan Linmas yang terlatih dan disiplin, diharapkan dapat menjadi garda terdepan dalam membantu menjaga keamanan dan ketertiban di Kelurahan Keprabon."pungkas Serma Daniel.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Kamis, 30 Juli 2026

Sabet Peringkat 9 Nasional! Rokan Hulu Ukir Prestasi Gemilang dalam Pelayanan Investasi dan Kemudahan Berusaha 2026



​Rohul – Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) berhasil menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berdasarkan Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia tentang Penetapan Hasil Penilaian Kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Kinerja Percepatan Pelaksanaan Berusaha (PPB) Pemerintah Daerah Tahun 2026, Kabupaten Rokan Hulu sukses menembus Peringkat 9 Terbaik tingkat Kabupaten/Kota se-Indonesia.

​Pencapaian luar biasa ini menegaskan komitmen tinggi Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif, transparan, cepat, dan akuntabel bagi para pelaku usaha.
​Penilaian kinerja PTSP dan PPB yang diselenggarakan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM RI merupakan tolok ukur utama efektivitas pemerintah daerah dalam merespons arah kebijakan nasional terkait kemudahan berinvestasi.

​Masuknya Rokan Hulu dalam jajaran Top 10 Nasional membuktikan bahwa inovasi tata kelola perizinan serta efisiensi birokrasi di daerah ini mampu bersaing secara unggul dengan ratusan kabupaten/kota lainnya di seluruh Nusantara.

​"Keberhasilan meraih posisi ke-9 nasional ini adalah bukti nyata dari kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh jajaran Pemkab Rokan Hulu dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima. Kami terus berbenah agar para investor merasa aman, nyaman, dan mudah dalam menanamkan modalnya di Negeri Seribu Suluk."

​Capaian ini diharapkan tidak hanya menjadi dorongan moral bagi jajaran aparat pemerintah daerah, tetapi juga menjadi daya tarik utama bagi para investor lokal maupun asing untuk menanamkan modalnya di Kabupaten Rokan Hulu. 

Dengan iklim investasi yang makin ramah dan tepercaya, sektor perekonomian daerah diproyeksikan akan terus tumbuh pesat serta membuka lebih banyak lapangan kerja bagi masyarakat setempat.

​Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu berkomitmen untuk menjadikan capaian peringkat 9 nasional ini sebagai pijakan awal menuju kualitas pelayanan yang semakin sempurna di masa depan.

***Hobbi Pargaulan**"

Polsek Bonai Darussalam Evakuasi Dua Korban Mobil yang Terjebak Banjir di Sontang


ROKAN HULU – Respons cepat personel
 Polsek Bonai Darussalam bersama warga berhasil menyelamatkan dua korban yang terjebak di dalam sebuah mobil Toyota Avanza yang tersangkut di genangan air di Jalan Raya Simpang Kumu–Duri KM 261/262 Betung, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu, Kamis (30/7/2026).



Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WIB ketika mobil Toyota Avanza warna silver bernomor polisi B 2051 BRA yang dikemudikan Ikbal (29) melintasi ruas jalan yang tergenang banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar 70 sentimeter. Kendaraan itu membawa dua penumpang, yakni Toni dan Nopal (9), dalam perjalanan dari Muara Rumbai, Kecamatan Rambah Hilir menuju Kabupaten Bengkalis.

Berdasarkan informasi di lapangan, saat kendaraan memasuki genangan air kedua dari tiga titik banjir yang berada di lokasi, mobil mendadak mengambang dan kehilangan tenaga sehingga tidak dapat bergerak. Melihat kondisi tersebut, warga sekitar bersama pengguna jalan yang melintas segera memberikan pertolongan dan berupaya mengevakuasi kendaraan beserta para korban yang masih berada di dalam mobil.

Setelah kendaraan berhasil dikeluarkan dari genangan air, mesin mobil secara tiba-tiba mengeluarkan putaran gas yang sangat tinggi. Salah seorang pengguna jalan, Joni Muliadi, dengan sigap mematikan mesin kendaraan untuk menghindari risiko yang lebih besar. Saat dilakukan pemeriksaan, pengemudi dan seorang penumpang, Nopal, diketahui dalam kondisi tidak sadarkan diri.

Personel Polsek Bonai Darussalam yang tiba di lokasi bersama masyarakat segera melakukan evakuasi terhadap kedua korban dan membawa mereka ke Puskesmas Bonai Darussalam guna mendapatkan penanganan medis.

Sekitar pukul 10.35 WIB, kedua korban tiba di puskesmas dan langsung mendapatkan perawatan intensif dari tenaga kesehatan. Setelah menjalani tindakan medis, kondisi pengemudi, Ikbal, mulai menunjukkan perkembangan yang membaik. Sementara itu, Nopal masih belum sadarkan diri sehingga sekitar pukul 11.10 WIB dirujuk ke RSUD Kabupaten Rokan Hulu untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan.

Hingga pukul 13.00 WIB, kondisi korban masih terus dipantau oleh tim medis, sementara pihak kepolisian terus melakukan koordinasi dengan keluarga korban dan fasilitas kesehatan terkait perkembangan penanganan.

Selain membantu proses penyelamatan korban, personel Polsek Bonai Darussalam juga mengamankan kendaraan yang terlibat ke Mapolsek Bonai Darussalam, melakukan pendataan terhadap saksi-saksi, serta berkoordinasi dengan tenaga kesehatan guna memastikan seluruh proses penanganan berjalan dengan baik.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat melintasi ruas jalan yang tergenang banjir, terutama pada titik-titik yang mengalami kerusakan. Kepolisian juga mengimbau para pengguna jalan untuk tidak memaksakan diri melintasi genangan air yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa maupun kendaraan.

***Hobbi Pargaulan ***
 *(Humas Polres Rohul)*

Alreza Ahyu, SE.,M.Si.Ak Plt. Kepala Dinas , Staf dan Segenap Pegawai Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rokan Hulu Mengucapkan Dirgahayu RI ke 81 Tahun



Alreza Ahyu, SE.,M.Si.Ak 
Plt. Kepala Dinas , Staf dan  Segenap Pegawai  Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Rokan Hulu
Mengucapkan 

🇮🇩 Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 🇮🇩 Ke 81 Tahun.

"Bersatu, Berkarya, Indonesia Jaya."
Mari jadikan semangat kemerdekaan sebagai motivasi untuk terus berkarya, mempererat persatuan, dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara.
Merdeka! Merdeka! Merdeka! 🇮🇩

Siswa SIP Angkatan 56 Tebar Kepedulian Melalui Bakti Sosial untuk Anak Yatim dan Dhuafa di Sukabumi



SUKABUMI – Semangat berbagi dan kepedulian sosial ditunjukkan oleh Siswa Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan 56 Tahun Ajaran 2026 perwakilan Polres Cirebon Kota Polda Jawa Barat. Melalui kegiatan bakti sosial yang dilaksanakan secara kelompok, para siswa menyalurkan bantuan kepada anak yatim dan dhuafa sebagai bentuk rasa syukur sekaligus wujud nyata kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan bakti sosial tersebut dilaksanakan di Yayasan Yatim dan Dhuafa Cahaya Gardenia Mubarokah, Yayasan Pondok Pesantren Al Istiqomah, yang berlokasi di Jalan Subang Wetan, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu, 29 Juli 2026.

Sebanyak 30 anak yatim menerima bantuan dan santunan yang disalurkan oleh para siswa SIP Angkatan 56. Selain memberikan bantuan, kegiatan ini juga diisi dengan silaturahmi, kebersamaan, serta pemberian motivasi kepada anak-anak agar tetap semangat dalam menuntut ilmu dan meraih cita-cita.

Perwakilan Siswa SIP Angkatan 56 dari Polres Cirebon Kota, Polda Jawa Barat, Basuki, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter calon perwira Polri yang tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik dan profesionalisme, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi.

“Kegiatan bakti sosial ini merupakan bentuk rasa syukur kami sekaligus bukti nyata kepedulian Siswa SIP Angkatan 56 kepada masyarakat, khususnya anak yatim dan dhuafa. Kami berharap apa yang kami berikan dapat memberikan manfaat serta menghadirkan kebahagiaan bagi mereka,” ujar Basuki.

Menurutnya, kepedulian terhadap sesama merupakan nilai penting yang harus terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari. Melalui kegiatan seperti ini, para siswa diajak untuk lebih memahami kondisi masyarakat dan menumbuhkan rasa empati terhadap mereka yang membutuhkan perhatian serta bantuan.

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Anak-anak yatim yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan dan menyambut kedatangan para siswa SIP dengan penuh kegembiraan.

Pihak yayasan menyampaikan apresiasi atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Siswa SIP Angkatan 56. Bantuan yang diberikan dinilai sangat bermanfaat dan menjadi penyemangat bagi anak-anak yatim serta dhuafa yang berada di bawah naungan yayasan.

Basuki menambahkan bahwa kegiatan sosial semacam ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Menurutnya, kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat tidak hanya dalam konteks menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui aksi kemanusiaan yang memberikan dampak positif secara langsung.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi inspirasi untuk terus menebarkan kebaikan dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan. Kebahagiaan yang dirasakan anak-anak hari ini menjadi kebahagiaan bagi kami semua,” tambahnya.

Melalui kegiatan bakti sosial tersebut, Siswa SIP Angkatan 56 menunjukkan bahwa semangat pengabdian kepada masyarakat dapat diwujudkan melalui aksi nyata. Dengan berbagi kepada sesama, khususnya anak yatim dan dhuafa, diharapkan dapat menumbuhkan optimisme serta menghadirkan kebahagiaan bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari lingkungan sekitar.

AKBP Ricky Pripurna Atmaja Resmi Gantikan AKBP M. Kasim Akbar Bantilan Sebagai Kapolres Wonosobo



SEMARANG – Jabatan Kapolres Wonosobo resmi berganti. AKBP Ricky Pripurna Atmaja menggantikan AKBP Mohammad Kasim Akbar Bantilan dalam upacara serah terima jabatan yang dipimpin Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ribut Hari Wibowo di Gedung Borobudur Mapolda Jawa Tengah, Rabu, 29 Juli 2026.

Pergantian tersebut merupakan bagian dari mutasi di lingkungan Polda Jawa Tengah yang mencakup 22 jabatan, terdiri atas enam Pejabat Utama Polda Jateng dan 16 Kapolres/Kapolresta jajaran. Pelaksanaan sertijab mengacu pada Surat Perintah Kapolda Jawa Tengah tertanggal 27 Juli 2026.

Prosesi diawali dengan pembacaan surat perintah, dilanjutkan pengambilan sumpah jabatan, penandatanganan berita acara serah terima jabatan, berita acara pengambilan sumpah, serta pakta integritas. Upacara dihadiri Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol Latif Usman, para Pejabat Utama Polda Jateng, Kapolres jajaran, serta pengurus Bhayangkari Daerah Jawa Tengah.

Pergantian pimpinan Polres Wonosobo menjadi bagian dari penyegaran organisasi yang dilakukan Polda Jawa Tengah untuk mendukung pembinaan karier sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah.

Kabidhumas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto mengatakan mutasi merupakan mekanisme rutin dalam organisasi Polri.

"Serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri dalam rangka pembinaan karier dan regenerasi kepemimpinan. Diharapkan para pejabat yang memperoleh amanah baru dapat segera beradaptasi, memperkuat sinergi, serta terus menghadirkan pelayanan kepolisian yang profesional, humanis, dan Presisi kepada masyarakat," kata Yuliyanto.

Dengan pergantian tersebut, tongkat estafet kepemimpinan Polres Wonosobo kini berada di tangan AKBP Ricky Pripurna Atmaja. Ia diharapkan melanjutkan upaya pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat Kabupaten Wonosobo.

Arifin

Kapolresta Cirebon Serahkan Bantuan Alsintan Kementan kepada Kelompok Tani, Perkuat Swasembada Pangan Nasional

Kabupaten Cirebon – Komitmen mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus diwujudkan Polresta Cirebon melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian. Salah satunya dengan menyerahkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) kepada kelompok tani binaan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan di Gudang PU, Jalan Kenanga, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, Kamis (30/7/2026). Penyerahan dipimpin langsung Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya, S.T., M.Si., serta dihadiri para Pejabat Utama Polresta Cirebon, para Kapolsek jajaran, dan perwakilan kelompok tani binaan.

Dalam kesempatan tersebut, bantuan yang diserahkan terdiri dari delapan unit alsintan, yakni tiga unit traktor roda empat dan lima unit traktor roda dua yang berasal dari Kementerian Pertanian untuk mendukung peningkatan produktivitas sektor pertanian, khususnya komoditas jagung.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Imara Utama mengatakan, bantuan alsintan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Pertanian kepada para petani agar mampu meningkatkan hasil produksi sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Alhamdulillah hari ini kita dapat menyerahkan bantuan alsintan kepada kelompok tani yang telah terpilih. Bantuan ini merupakan wujud perhatian Bapak Presiden melalui Kementerian Pertanian kepada masyarakat, khususnya para petani, dan diberikan secara cuma-cuma untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian," ujar Kombes Pol. Imara Utama.

Ia berpesan agar seluruh alsintan yang diterima dapat dimanfaatkan secara optimal, dirawat dengan baik, serta diamankan setelah digunakan agar memiliki usia pakai yang panjang dan memberikan manfaat bagi banyak petani.

"Rawat alat ini dengan baik, lakukan servis secara berkala, jangan dibiarkan rusak. Setelah digunakan jangan ditinggalkan di lahan, tetapi simpan di tempat yang aman. Gunakan sesuai peruntukannya untuk mengolah lahan jagung, dan apabila sudah selesai dipakai, silakan dipinjamkan kepada kelompok tani lain yang membutuhkan agar manfaatnya semakin luas," katanya.

Kapolresta juga menegaskan pihaknya akan terus berupaya mengusulkan tambahan bantuan alsintan kepada pemerintah pusat agar semakin banyak petani di Kabupaten Cirebon yang memperoleh dukungan sarana pertanian.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Dr. H. Deni Nurcahya menyampaikan apresiasi kepada Polresta Cirebon yang telah menjembatani aspirasi para petani hingga bantuan alsintan dari Kementerian Pertanian dapat direalisasikan.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Polresta Cirebon, khususnya Bapak Kapolresta, yang telah memfasilitasi usulan bantuan alsintan bagi petani Kabupaten Cirebon. Bantuan ini sangat penting untuk mendukung komoditas jagung sebagai salah satu program swasembada pangan nasional," ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan Kementerian Pertanian menjadi langkah strategis dalam mempercepat modernisasi pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Ia pun berharap usulan bantuan alsintan ke depan dapat terus bertambah sehingga semakin banyak kelompok tani yang merasakan manfaatnya.

Melalui penyerahan bantuan tersebut, Polresta Cirebon berharap mekanisasi pertanian di wilayah Kabupaten Cirebon semakin meningkat sehingga mampu mendukung percepatan tanam, meningkatkan produktivitas hasil panen, serta mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan nasional secara berkelanjutan.

Sinergikan Tata Kelola Aset dan Pinjaman Daerah, Pemkab dan DPRD Rohul Berkonsultasi ke BPKP Riau



​PEKANBARU — Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Rohul menggelar rapat koordinasi dan konsultasi bersama Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Riau, Selasa (28/7/2026).



​Pertemuan yang berlangsung di Gedung BPKP Perwakilan Riau, Pekanbaru, ini berfokus pada dua agenda strategis daerah: kejelasan status penyertaan modal aset tanah dan bangunan Pasar Modern kepada BUMD Perumda Rokan Hulu Jaya (RHJ), serta mekanisme teknis Pinjaman Daerah kepada PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) (SMI).





​Hadir langsung memimpin delegasi daerah, Bupati Rokan Hulu Anton, S.T., M.M., bersama Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini. Turut mendampingi sejumlah pimpinan dan anggota DPRD Rohul seperti Tamrin Nasution, Budi Darman, dan Purwadi, serta jajaran pejabat eselon Pemkab Rohul, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan dr. Bambang Triono, Kepala Dinas Perkim Desmadiana, Sekwan El Bizri, Direktur Perumda RHJ Imran Tambusai, Direktur RSUD dr. Zuldi Afki, Kabag Adwil M. Franovandi, Kabag Ekonomi & SDA Quspedra Aflah, Kabag Hukum Erinaldi, beserta jajaran manajemen Perumda RHJ.



​Dalam sesi konsultasi, Bupati Anton, S.T., M.M., memaparkan secara terbuka dua poin utama yang menjadi perhatian Pemkab Rohul demi percepatan pembangunan daerah.



​Pertama, terkait skema Kerja Sama Pemanfaatan (KSP) Pasar Modern yang saat ini masih berstatus aset Pemda namun pengelolaannya dijalankan oleh Perumda RHJ. Bupati menjelaskan bahwa calon investor membutuhkan kepastian hukum mengenai dengan pihak mana MoU dapat ditandatangani, guna menggesa pembangunan wahana permainan di lokasi tersebut.

​Kedua, mengenai pinjaman daerah melalui PT SMI, Bupati berharap memperoleh kepastian petunjuk teknis agar seluruh tahapan kerja sama berjalan transparan, akuntabel, serta terjalin kesepahaman yang solid antara Eksekutif dan Legislatif.

​"Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan regulasi yang berlaku, tanpa ada keraguan atau kecurigaan, sehingga program pembangunan daerah ini dapat terus bergerak dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," tegas Bupati Anton.

​Senada dengan hal tersebut, Ketua DPRD Rohul Hj. Sumiartini menegaskan komitmen penuh lembaga legislatif dalam mendukung percepatan program pemerintah daerah selama sesuai dengan kaidah hukum. Terkait Perumda RHJ, DPRD menyarankan agar diterbitkan Peraturan Daerah (Perda) baru ketimbang revisi Perda lama.

​"Jika melalui skema Perda baru, saya menjamin prosesnya dapat dirampungkan dalam waktu satu bulan. Langkah ini jauh lebih efektif dibandingkan revisi yang membutuhkan mekanisme konsultasi ulang maupun studi banding," ujar Hj. Sumiartini.

​Sementara terkait pinjaman PT SMI, Ketua DPRD menyatakan bahwa pada prinsipnya DPRD menyetujui penyertaan modal tersebut. Namun, pihak legislatif memerlukan rincian detail mengenai tenor, besaran pengembalian, hingga spesifikasi alokasi penggunaan anggaran yang belum tertuang secara terperinci dalam APBD.

​Kepala BPKP Perwakilan Provinsi Riau, Dr. Evenri Sihombing, S.E., M.Si., menyambut baik inisiatif proaktif Pemkab dan DPRD Rohul dalam mengedepankan prinsip kehati-hatian (prudent) dan tata kelola keuangan yang akuntabel.

​Terkait optimalisasi Pasar Modern, Dr. Evenri menjelaskan bahwa penyusunan Perda dapat dilakukan secara simultan. Namun secara teknis, proses lelang tidak dilakukan oleh Perumda RHJ, melainkan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim).

​"Proses lelang atau kontes lelang dikelola oleh Dinas Perkim dengan membentuk Tim Penilai resmi. Vendor dengan penawaran tertinggi dan paling menguntungkan daerah yang nantinya dipilih. Setelah itu, baru dilakukan skema kerja sama lanjutan. Jangan lupa untuk memeriksa secara teliti pasal-pasal perjanjian, khususnya yang menyangkut hak-hak Pemda," papar Kepala BPKP.

​Mengenai pinjaman PT SMI, BPKP Riau menyarankan agar Pemkab menyusun dan mencantumkan rincian alokasi secara transparan. Langkah ini penting agar DPRD memiliki gambaran utuh mengenai arah penggunaan dana, masa tenor pengembalian, serta beban finansial daerah secara jelas.

​Melalui konsultasi intensif ini, Pemkab dan DPRD Rohul optimistis dapat menyelaraskan persepsi dan mempercepat penyelesaian regulasi, sehingga potensi aset daerah maupun sumber pembiayaan yang ada dapat terserap secara maksimal bagi kesejahteraan masyarakat Rokan Hulu. 

***Hobbi Pargaulan**"

Kantor Imigrasi Wonosobo Sosialisasikan Pencegahan TPPO dan TPPM serta Pengenalan Poltekimipas Kepada Siswa SMA 


WONOSOBO  –  Kantor  Imigrasi  Kelas  II  Non  TPI  Wonosobo  menyelenggarakan Sosialisasi  pencegahan  Tindak  Pidana  Perdagangan  Orang  (TPPO),  Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM), serta pengenalan Politeknik Imigrasi dan  Pemasyarakatan  (Poltekimipas)  kepada  siswa  SMA  sebagai  bagian  dari upaya  meningkatkan  literasi  keimigrasian  dan  membangun  kesadaran  generasi muda terhadap bahaya kejahatan transnasional yang semakin berkembang. 

Kegiatan dilaksanakan pada dua kesempatan yang berbeda. Pelaksanaan pertama pada  Kamis,  16  Juli  2026  bertempat  di  SMAN  2  Wonosobo  dan  pelaksanaan kedua  pada  Selasa,  21  Juli  2026  bertempat  di  SMAN  1  Wonosobo.  Sasaran utama kegiatan ini adalah siswa SMA kelas XII. Pemilihan peserta didasarkan pada pertimbangan bahwa mereka berada pada usia produktif dan akan melanjuitkan ke jenjang  selanjutnya  yaitu  melanjutkan  pendidikan  ke  perguruan  tinggi  atau memasuki dunia kerja, sehingga perlu dibekali pemahaman tentang bekerja di luar negeri  secara  legal,  aman  dan  bertanggung  jawab  apabila  para  siswa  ingin memasuki dunia kerja dan pemahaman mengenai sekolah kedinasan yang dimiliki oleh  Kementerian  Imigrasi  dan  Pemasyarakatan  yaitu  Poltekimipas  (Politeknik Imigrasi  dan  Pemasyarakatan)  apabila  ingin  melanjutkan  Pendidikan  ke  jenjang selanjutnya. 

Dalam kegiatan tersebut, materi mengenai TPPO, TPPM, dan layanan keimigrasian disampaikan  oleh  Rahardian,  Analis  Keimigrasian  Ahli  Pertama  pada  Kantor Imigrasi  Kelas  II  Non  TPI  Wonosobo.  Materi  yang  diberikan  meliputi  pengertian TPPO dan TPPM, modus operandi yang sering terjadi, langkah pencegahan, serta edukasi  mengenai  jenis  paspor,  persyaratan  permohonan  paspor,  dan  dokumen yang  diperlukan  bagi  masyarakat  yang  akan  bekerja  ke  luar  negeri  secara prosedural. 

Selain itu, taruna dan taruni Poltekimipas yang sedang melaksanakan Latihan Kerja Bhumi  Pura  (Latjapura)  di  Kantor  Imigrasi  Wonosobo  turut  memperkenalkan PoltekImipas  kepada  para  siswa.  Mereka  menjelaskan  profil  kampus,  program pendidikan, kehidupan taruna, hingga prospek karier setelah lulus sebagai aparatur sipil  negara  di  lingkungan  Kementerian  Imigrasi  dan  Pemasyarakatan.  Melalui kegiatan  ini  diharapkan  para  siswa  memperoleh  wawasan  mengenai  peluang melanjutkan pendidikan melalui jalur sekolah kedinasan. 

Kepala Kantor Imigrasi TPI Wonosobo, Taufan, menyampaikan bahwa edukasi kepada generasi muda merupakan langkah preventif yang sangat penting dalam mencegah terjadinya TPPO dan TPPM. Menurutnya, berbagai modus perekrutan dengan iming-iming pekerjaan bergaji tinggi maupun pendidikan di luar negeri tanpa prosedur yang jelas masih kerap ditemukan dan menyasar kalangan usia muda. 

"Pencegahan  TPPO  dan  TPPM  tidak  dapat  dilakukan  hanya  melalui  penegakan hukum,  tetapi  juga  harus  diawali  dengan  peningkatan  kesadaran  masyarakat. Melalui sosialisasi ini kami berharap para siswa mampu mengenali berbagai modus kejahatan  tersebut,  memahami  pentingnya  mengikuti  prosedur  keimigrasian  yang benar,  serta  menjadi  agen  informasi  di  lingkungan  sekitarnya.  Kami  juga memperkenalkan Poltekimipas sebagai salah satu pilihan pendidikan kedinasan bagi generasi muda yang ingin mengabdikan diri kepada bangsa dan negara di bidang keimigrasian dan pemasyarakatan," ujar Taufan

(Yudhi)
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Ikuti Sosialisasi Proses Penjatuhan Hukuman Disiplin Secara Daring




Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan mengikuti kegiatan Sosialisasi terkait Proses Penjatuhan Hukuman Disiplin yang diselenggarakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Kamis (30/7). Kegiatan tersebut diikuti sebagai bentuk partisipasi dalam pelaksanaan agenda yang diselenggarakan oleh Inspektorat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.



Pelaksanaan sosialisasi diikuti oleh jajaran Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dari ruang rapat secara virtual. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda yang diperuntukkan bagi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan beserta seluruh satuan kerja di lingkungannya.

Berdasarkan surat undangan, sosialisasi dilaksanakan dalam rangka memberikan pemahaman mengenai tata cara penegakan disiplin pegawai berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

Keikutsertaan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari partisipasi satuan kerja dalam mengikuti agenda sosialisasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Diharapkan informasi yang diperoleh melalui kegiatan sosialisasi tersebut dapat menjadi referensi dalam mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

***Hobbi Pargaulan ***