Berita Terkini

Wahyu Alamsyah, Ketua PAC Terpilih PDI-Perjuangan Kecamatan Klangenan, Mengucapkan Terimakasih Atas Kepercayaan Yang Diberikan Dan Akan Melakukan Pembenahan Dan Menjaga Soliditas Untuk Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat Terhadap PDI Perjuangan

Kabupaten Cirebon,Sergap Target– Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Cirebon menggelar Musyawarah Anak Cabang (Musancab) PD...

Postingan Populer

Kamis, 29 Januari 2026

Akibat Curah Hujan Tinggi, Kawasan Kota  Indramayu Dikepung Banjir Hingga Setinggi Paha Orang Dewasa







Indramayu, Sergaptarget  Banjir parah pada awal tahun 2026 mengakibatkan sejumlah jalan di jantung kota lumpuh. Di jalan-jalan strategis yang selama ini terjadi kepadatan lalu lintas kendaraan, sepanjang Selasa (27/1) kemarin sepi akibat dikepung banjir di mana-mana.

Tak sedikit dalam unggahan media sosial warganet yang nyinyir dan memberikan imbauan ke publik, jika tidak penting dan mendesak agar memilih tidak keluar rumah.

"Jalan Jenderal Sudirman, Ahmad Yani, Suprapto, Pandjaitan, Mayor Sasta Atmaja, termasuk Jalan Gatot Subroto, Pahlawan, dan jalan depan GOR Singalodra semuanya banjir. Hindari lewat situ, Indramayu sudah dikepung banjir," jelas Tasjudin, warga asal Kecamatan Krangkeng yang mengaku terjebak macet pada Selasa (27/1/2026) kemarin.

Begitu pun unggahan dari media sosial atas nama Sudiryo. Ia mengunggah dalam status WhatsApp-nya berbunyi, "Aja meng kota-kota lur sedengkul (Jangan ke kota, saudara, airnya sudah selutut,-red)," unggah Sudiryo yang diunggah pada Selasa (27/1) sore sambil memasang kondisi jalan banjir di jalur Paoman–Karangturi.

Banjir juga bukan hanya menggenangi jalan utama perkotaan, termasuk rumah penduduk. Selain itu, banjir parah pada awal tahun 2026 ini juga merendam sejumlah sekolah di jantung Kota Indramayu.

Salah satu unggahan media sosial Tasjudin, warga asal Kecamatan Krangkeng yang terjebak di jalanan kota Indramayu.
Pantauan di lapangan sepanjang Selasa (27/1), sekolah yang terletak di jantung kota yang kebanjiran di antaranya Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Indramayu, SMKN 1 Indramayu atau biasa disebut SMKN Gatot Subroto yang berada di Jalan Jenderal Gatot Subroto, serta SDN 2 Karanganyar.

Sekolah SMAN 2 Indramayu yang terletak di Jalan Pahlawan Nomor 37, Kelurahan Lemahmekar, Kecamatan Indramayu, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, terpaksa meliburkan anak didiknya selama dua hari.

"Akibat banjir, SMAN 2 Indramayu meliburkan sementara selama dua hari. Siswa-siswi dianjurkan untuk belajar dengan sistem PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). Terkait waktu libur melihat perkembangan kondisi cuaca," jelas Kepala SMAN 2 Indramayu, Erna Setyawati, M.Pd., didampingi Hermawan, guru olahraga, kepada Awak Media, Rabu (28/1).

Menurutnya, banjir tahun ini dinilai parah karena airnya sudah masuk ruang kelas dan lapangan terbuka untuk olahraga siswa, sehingga mengakibatkan terganggunya proses belajar mengajar. Banjir parah ini diduga akibat mampetnya saluran air sepanjang Jalan Pahlawan, termasuk di area SMAN 2 Indramayu dan Kantor Dinas PUPR Indramayu yang posisinya bersebelahan.

"Saya langsung kirimkan ke Pak Gubernur videonya (banjir). Dan alhamdulillah langsung ditindaklanjuti oleh Disdik Jabar. Sudah diukur dan sudah oke mau dibangun. Provinsi gercep melakukan tindakan dan bantuan agar sekolah tidak lagi kebanjiran. Mohon dukungan teman-teman pers juga, ya," jelas Erna.
Erna juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang sudah langsung tanggap membantu mengatasi kebanjiran."Alhamdulillah, bantuan sudah dihitung oleh konsultan," kata Erna.

"Ini banjir parah, Kang. Miris, dekat kantor PUPR tetapi saluran air tidak dibenahi secara maksimal," tambah Hermawan.

Banjir juga menimpa SDN Karanganyar 2 yang berada di sekitar area Sport Center dan SMKN Gatot Subroto. Di sini, pihak sekolah juga meliburkan muridnya dan diarahkan untuk belajar di rumah."Anak saya tidak berangkat sekolah karena diliburkan. Di SDN 2 Karanganyar air sudah masuk ruang kelas. Di SMKN Gatot Subroto lebih parah, airnya sudah selutut," kata wali murid SDN Karanganyar 2, Ida Farida pada awak media selasa 27/1/2026 Ida juga menghimbau kepada warga masyarakat kota Indramayu agar jangan keluar rumah kalau tidak ada kepentingan.

Banjir kali inih benar benar parah sehingga hampir melumpuhkan lalu lintas Di kota pungkasnya. 

(Nana. S)