Indramayu, Sergaptarget Desa Majakerta sukses menyelenggarakan lokarya dan pengukuhan Forum Pengurangan Risiko Bencana (F.PRB) yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Pada Kamis 29/01/2026.
Lokakarya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana, serta memperkuat kapasitas F.PRB dalam mengurangi risiko bencana di desa. Dalam lokakarya ini, peserta diberikan pengetahuan dan keterampilan tentang penanggulangan bencana, serta strategi untuk mengurangi risiko bencana.
Pengukuhan F.PRB ini dihadiri oleh Forkopimcam Kecamatan Balongan, Tim BPBD Kabuten Indramayu, PT KPI RU VI Balongan, KKN Mahasiswa UNPAD, pemdes Majakerta, BPD Majakerta, tokoh masyarakat, dan warga desa serta tim dari relawan PETA yang akan di kukuhkan dari sejumlah 40 anggota, dan penyelenggara dari Human Initiative (HI) yang di dukung oleh PT KPI RU VI Balongan.
Dalam sambutannya, Renda Kuwu Desa Majakerta menyampaikan bahwa F.PRB ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.
"F.PRB ini akan menjadi wadah bagi masyarakat untuk berbagi informasi dan pengalaman dalam menghadapi bencana. Kami berharap F.PRB ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana," Kata Renda Kuwu Desa Majakerta.
F.PRB Desa Majakerta akan melakukan berbagai kegiatan, seperti pelatihan penanggulangan bencana, simulasi bencana, dan kampanye kesadaran bencana. F.PRB juga akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana di desa.
"Kami berharap F.PRB ini dapat menjadi mitra yang efektif bagi pemerintah desa dalam meningkatkan kesiapsiagaan bencana dan mengurangi risiko bencana di desa," kata Nuryono selaku Ketua F.PRB Desa Majakerta.
Dengan adanya F.PRB ini, masyarakat Desa Majakerta berharap dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana, serta mengurangi risiko bencana di desa.
Terpisah, Camat Balongan Ade Sukma Wibowo saat dimintai keterangan terkait terbentuk F.PRB dan di beberapa desa penyanggah yang berada di kecamatan Balongan, mengekpresi serta berharap bisa memprediksi adanya indikasi bencana-bencana baik yang disebabkan alam maupun kelalaian dari manusia.
"Alhamdulillah dengan terbentuknya pemuda tanggap bencana bisa memberikan edukasi kepada masyarakat agar saling waspada dan selalu berkoordinasi meminimalisir insiden-insiden sejak awal, serta seluruh elemen baik dari kepemerintahan bisa berkontribusi menyebarkan informasi", Ujarnya.
Deni Kurniawan Manager Disaster Risk Management Human Initiative, Berharap dengan dikukuhkannya pemuda tanggap bencana yang berada dikawasan daerah penyangga dapat menjadi pelopor untuk sarana komunikasi mendeteksi resiko apapun yang berdampak dilingkungan masing-masing serta dapat menjadi petunjuk arah ketika ada bencana apapun ke titik aman melalui (F.PRB).
"Terimakasih kami ucapkan kepada jajaran yang telah menghadiri kegiatan pengukuhan dan PT KPI RU VI yang selalu mendukung kegiatan didesa kami dan ini baru 2 dess yaituh desa kami Majakerta dan desa Sukaurip dan Insya Allah dalam waktu dekat didesa Balongan (Nana)

