Indramayu, Sergaptarget.com Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Bongas kembali menggelar kegiatan Rutin bulanan di Aula Balai Desa Kertamulya, Kecamatan Bongas, Kabupaten Indramayu, Jumat pagi (31/7/2026).
Acara berlangsung hangat,penuh keakraban dan dihadiri oleh jajaran pengurus TP PKK Desa Kertamulya, perwakilan Forkopimcam, Bhayangkari Ranting Bongas Dewi Saeful, Kanit Binmas Polsek Bongas Aiptu Saeful Hajar, serta seluruh Ketua TP PKK Desa se-Kecamatan Bongas.
acara diawali dengan dengan arahan dari para pimpinan wilayah dan lembaga terkait.
Kekompakan Kader dan Dorongan 10 Program Pokok PKK.
Kuwu Desa Kertamulya, H. Oyo, selaku tuan rumah menyampaikan apresiasi serta terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada desanya sebagai lokasi penyelenggaraan acara.
Warga Didorong Pahami Potensi Bencana dan Mitigasi dengan Mengikuti Sekolah Lapang BMKG
Dukungan senada disampaikan Camat Bongas, Deddy Irawan, S.Sos., M.AP., yang memuji soliditas para kader Posyandu dan pengurus PKK di tingkat desa.
Camat Bongas Dedy Irawan mengucapkan terima kasih kepada Kuwu dan Ibu Kuwu Desa Kertamulya, pararawa kader Posyandu, serta TP PKK tingkat desa se-Kecamatan Bongas atas kehadiran dan kekompakannya. Semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan kelapangan rezeki,”
Sementara , Ketua TP PKK Desa Kertamulya, Hj. Nurdaeni, menegaskan keterbukaannya terhadap saran dan masukan konstruktif demi kemajuan organisasi.
Hal ini diselaraskan oleh Ketua TP PKK Kecamatan Bongas, Eni Indriani, yang menekankan pentingnya penguatan pemahaman kader terhadap 10 Program Pokok PKK sebagai pedoman gerak di tengah masyarakat.
Penanganan Stunting dan Anak Putus Sekolah
Poin krusial dalam pertemuan ini yang disampaikan oleh Kepala UPTD P2KB P3A Kecamatan Bongas, Hj. Tati Nurhayati, M.Si. Ia menggarisbawahi peran vital kader PKK sebagai garda terdepan dalam menyelesaikan isu sosial dan kesehatan mendasar di wilayah Bongas.
“PKK harus mampu menjadi garda terdepan dalam menurunkan angka stunting dan memastikan tidak ada lagi anak-anak yang putus sekolah di wilayah Bongas. Kader tidak hanya harus paham 10 Program Pokok PKK, tetapi juga cakap dalam administrasi dan perencanaan,” tegas Hj. Tati Nurhayati.
Hj. Tati memaparkan rencana kelembagaan pada tahun 2027 mendatang, di mana fokus UPTD akan bertransisi khusus pada bidang P2KB (Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana), serta pelibatan Kepala UPTD sebagai koordinator dalam struktur TP PKK.
Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pembawa acara, Nardiyem, dilanjutkan dengan ramah tamah dan foto bersama seluruh pengurus di halaman Balai Desa Kertamulya.
(Nana. S)

