Berita Terkini

Patroli ke Area Tanaman Jagung, Menjadi Agenda Rutin Polsek Wadaslintang beserta Media

Wonosobo, Kami selaku media melaksanakan giat bersama untuk patroli sesuai instruksi kapolsek wadaslintang AKP tajuden S,H,,M,H kepada be...

Postingan Populer

Jumat, 09 Mei 2025

Konvoi Suporter Viking Cirebon Berjalan Kondusif, Polres Cirebon Kota Lakukan Pengamanan dan Monitoring Ketat





POLRES CIREBON KOTA.– Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota melaksanakan pengamanan dan monitoring ketat terhadap kegiatan konvoi atau rolling yang dilakukan oleh kelompok suporter Viking Cirebon Bersatu (VCB) di wilayah hukumnya. Kegiatan tersebut berlangsung mulai pukul 21.00 WIB hingga selesai dan berjalan dengan aman serta kondusif. Jumat (9/5).

Sebelumnya, para suporter melaksanakan kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan Persib Bandung di Café Rindoe Talun, Jl. Cendana Raya, Cirebon Girang, Kecamatan Talun, Kabupaten Cirebon. Kegiatan nobar ini berada di wilayah hukum Polresta Cirebon dan dikoordinir oleh Sdr. A.

Setelah nobar, sebanyak ± 500 orang suporter Viking Cirebon Bersatu menggunakan ± 300 unit kendaraan roda dua melakukan konvoi menuju wilayah hukum Polres Cirebon Kota. Rute konvoi dimulai dari Café Rindoe Talun dan berakhir di Komplek Stadion Bima Cirebon, dengan melintasi sejumlah ruas jalan utama di Kota Cirebon.

Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan secara terbuka dan tertutup oleh personel gabungan dari berbagai satuan, termasuk Unit IV Sat Intelkam, Sat Lantas, Sat Samapta, dan Unit Maung Presisi.

"Pengamanan dilaksanakan secara maksimal guna mencegah potensi gangguan kamtibmas, termasuk kemungkinan konflik antarsuporter dan kemacetan lalu lintas di titik-titik yang dilalui konvoi," ujar Kapolres.

Kegiatan konvoi tersebut merupakan bentuk euforia atas kemenangan Persib Bandung yang berhasil menjadi juara dalam ajang BRI Liga 1 musim 2024/2025 pada 05 Mei 2025 lalu.

Dalam pelaksanaan kegiatan, personel Polres Cirebon Kota juga melakukan langkah-langkah strategis seperti deteksi dini, patroli pengawalan, pengaturan lalu lintas, hingga pembinaan dan penyuluhan oleh Bhabinkamtibmas kepada masyarakat agar tidak mudah terprovokasi.

Hingga kegiatan berakhir, situasi secara umum tetap aman, tertib, dan kondusif.

((Red.)) 

Permudah Akses Perekonomian, Danramil 11/Manyaran Pimpin Anggotanya Membangun Jembatan di Pijiharjo

Wonogiri - Personel Koramil 11/Manyaran Kodim 0728/Wonogiri yang dipimpin langsung oleh Danramil Kapten Arh Hadi Santoso bersama warga Desa Pijiharjo Kecamatan Manyaran melaksanakan Karya Bakti pembuatan jembatan penyeberangan, Sabtu (10/05/2025).

Menurut Danramil, karya bakti tersebut adalah upaya Koramil 11/Manyaran untuk terus menjalin kebersamaan dan kerja sama dengan warga yang ada di wilayah binaannya. Terlebih lagi, kegiatan yang dilakukan tersebut bermanfaat untuk meringankan beban masyarakat sekitar.

"Karena membantu meringankan beban masyarakat adalah tanggung jawab sebagai satuan kewilayahan dan bentuk usaha bersama agar terjalin usaha saling membantu dan bergotong-royong, serta untuk menjaga kekompakan dan keharmonisan antara TNI dan Rakyat," ungkapnya.

Danramil menambahkan, jembatan tersebut merupakan sarana penghubung yang jika tidak dikerjakan maka akan menghambat mobilitas ekonomi masyarakat, sehingga warga akan kesulitan menjalani aktivitasnya, serta menghambat mobilitas para warga yang akan menuju ke lahan sawah dan tempat pemakaman umum (TPU).

"Melalui pembuatan jembatan ini, diharapkan dapat mempermudah akses warga, karena jembatan ini merupakan jalan utama sebagai akses bagi warga setempat," lanjutnya.

Sebagai Komando Kewilayahan, Koramil 11/Manyaran telah mencontohkan sikap tanggap terhadap perkembangan di wilayah binaannya. Contohnya seperti membantu pembuatan jembatan, menunjukkan bahwa kehadiran prajurit TNI AD dapat mendorong moril dan semangat warga untuk memajukan desanya. 

"Pembangunan jembatan dengan volume P 6 meter X Lebar 3 meter tersebut mengunakan sumber dana dari ADD desa Pijiharjo Kec. Manyaran sebesar Rp 75.000.000.-" pungkas Danramil. 

Penulis : Arda 72

Terjawab..!! Ternyata Begini Cara Babinsa Nusukan Dalam Memelihara Kebersihan Dan Kerapian Lingkungan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Nusukan, Koramil 02/Banjarsari,
Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo bersama dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Nusukan Aiptu Mujiono dan Tim Saberling Kelurahan Nusukan melaksanakan Kegiatan Kerja Bakti Pembersihan Lingkungan dan perempelan ranting pohon bertempat di sepanjang Jalan Sriwijaya Utara III No. 4 Rw 02 Keurahan Nusukan,Kecamatan Banjarsari, Jum'at (09/05/2025).

Dikatakan Serka Supadmo kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan disepanjang jalan Sriwijaya Utara II dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan serta kesehatan lingkungan.

Serka Supadmo juga menekankan pentingnya gotong royong dalam menjaga kebersihan lingkungan. 

"Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan serupa di masa yang akan datang."ujarnya.

"Kegiatan Kerja Bhakti ini antara lain membersihkan area sekitar jalan sriwijaya Utara III,Perempelan ranting-ranting pohon yang ada disepanjang Jalan Sriwijaya Utara III Rw 02 Kelurahan Nusukan termasuk pemangkasan rumput, pengangkutan sampah, dan pembersihan saluran air."terangnya.

"Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga. Masyarakat terlihat antusias dan saling membantu dalam setiap aktivitas yang dilakukan."imbuhnya.

Sementara itu Bapak Galih Atmaja S.Stp,M.Ap. Selaku Kasi Lingkungan Hidup Kelurahan Nusukan Mengungkapkan "Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk kebersihan lingkungan tetapi juga untuk memperkuat rasa kebersamaan di antara aparat pemerintahan, Babinsa,Bhabinkamtibmas,Tim Saberling dan Warga Disepanjang Lingkungan Jalan Sriwijaya Utara II Kelurahan Nusukan. 

Penulis : Arda 72

Tingkatkan Kemampuan Dan Kedisiplinan, Babinsa Joglo Berikan Pelatihan PBB Kepada Linmas

Surakarta - Babinsa Kelurahan Joglo Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta, Sertu Ruben S dan Sertu Ariyanto memberikan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada anggota Linmas Kelurahan Joglo bertempat di Halaman Kelurahan Jl.Kelud Barat Rt. 02/05, Kel.Joglo, Kec. Banjarsari, Sabtu (10/05/2025).

Ditegaskan Sertu Ruben Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kedisiplinan dan membina ketrampilan fisik dan mental anggota Linmas. 

"Sebelum pelaksanaan pelatihan, anggota Linmas menerima pembekalan materi teori, menjelaskan bahwa pembinaan Linmas merupakan bagian dari kegiatan Pembinaan Perlawanan Wilayah. Babinsa memiliki tugas menjalin kemitraan dengan anggota Linmas sebagai mata dan telinga terhadap perkembangan di wilayah binaan, terutama dalam aspek keamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat."ujarnya.

"Pelatihan ini bertujuan untuk mendidik dan melatih disiplinnya para anggota Linmas. Linmas merupakan  mitra Babinsa dan sehingga diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari."imbuhnya.

"Kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin hubungan kerja yang harmonis antara Babinsa, dan Linmas demi menciptakan lingkungan yang aman dan tertib."tutupnya.

(Arda 72)

Re: Polresta Cirebon Gelar "Police Goes To School" di Ponpes Gedongan dan Al Khiyaroh Buntet: Santri Dibekali Edukasi dan Motivasi Hadapi Tantangan Zaman



Pada Sab, 10 Mei 2025 06.56, Edi Babil <edibabil06@gmail.com> menulis:




CIREBON – Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan generasi muda melalui program Police Goes To School. Kali ini, program tersebut menyasar para santri dan santriwati dari dua pondok pesantren ternama di Kabupaten Cirebon, yaitu Ponpes Gedongan dan Ponpes Al Khiyaroh Buntet, Jumat (9/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini bertujuan untuk memberikan pembinaan, penyuluhan, serta motivasi agar para santri siap menjadi generasi penerus yang tidak hanya religius tetapi juga tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, baik saat ini maupun di masa depan.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., hadir langsung memberikan pembekalan kepada para santri. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran santri dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

"Saya datang jauh-jauh ke sini karena saya yakin para santri adalah fondasi masa depan bangsa. Saya ingin menyampaikan bahwa tantangan ke depan sangat berat. Kita tidak hanya menghadapi tantangan lokal, tapi juga regional dan global," ujar Kombes Sumarni.

Ia menjelaskan bahwa secara global, dunia sedang berada dalam kondisi yang tidak menentu, perang di berbagai belahan dunia, krisis pangan, perubahan iklim, serta ketidakpastian ekonomi global. Semua ini berdampak langsung pada Indonesia, terutama pada ketersediaan pangan dan stabilitas harga komoditas.

"Anak-anakku, kita harus siap. Kalian hidup di masa bonus demografi, di mana jumlah usia produktif sangat tinggi. Ini bisa menjadi kekuatan luar biasa jika dimanfaatkan dengan benar. Tapi jika tidak disiapkan, justru menjadi beban yang berat," jelasnya.


Kombes Sumarni juga mengingatkan santri tentang dampak negatif dari kemajuan teknologi. Di balik kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan teknologi informasi, tersembunyi bahaya seperti penyebaran konten pornografi, radikalisme digital, hoaks, hingga kejahatan siber.

"Zaman ini adalah zaman keterbukaan. Konten positif maupun negatif bisa viral dalam hitungan detik. Santri harus punya filter yang kuat. Manfaatkan teknologi untuk belajar, berdakwah, dan berinovasi. Jangan jadi korban dari kemajuan itu sendiri," tegasnya.

Kapolresta juga menyinggung meningkatnya ancaman kejahatan transnasional seperti narkotika, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dan penyelundupan lintas negara. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dan keteguhan iman dalam menolak godaan narkoba, miras, dan obat-obatan terlarang.

"Jangan dekati narkoba. Sekali kalian mencoba, masa depan bisa hancur seketika. Negara kita juga sedang darurat narkoba. Kita butuh generasi yang bersih dan kuat secara moral," katanya.

Di tingkat nasional dan lokal, Kombes Sumarni juga membahas persoalan sumber daya alam (SDA) yang belum dikelola secara optimal dan cenderung dieksploitasi. Ia mendorong para santri agar kelak mampu berkontribusi dalam pengelolaan SDA secara adil dan berkelanjutan.

Selain itu, ia menegaskan bahwa korupsi adalah musuh bersama yang harus diberantas. Korupsi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menghancurkan nilai-nilai moral bangsa.

"Santri harus menjadi pelopor kejujuran dan integritas. Jika kelak kalian memimpin, jadilah pemimpin yang amanah, yang takut kepada Tuhan dan mencintai rakyat," pesannya.

Dalam sesi motivasi, Kapolresta menyampaikan harapan besarnya kepada para santri. Ia ingin agar waktu di pesantren digunakan sebaik-baiknya untuk belajar, mengasah keterampilan, dan berkreasi secara positif. Santri diharapkan menjadi pionir perubahan yang membawa nilai-nilai keislaman ke tengah masyarakat.

"Kalian adalah harapan bangsa. Gunakan waktu di pesantren untuk hal-hal produktif dan inovatif. Jangan hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman, tetapi jadilah pelaku yang membawa kebaikan dan kemajuan," ungkapnya.

Dalam kesempatan bertemu dengan para santri, Sumarni juga memberikan pelatihan ekonomi kreatif Barista Coffee atau pelatihan meramu minuman kopi. Sumarni berharap para Santri juga bisa mencoba lebih kreatif dalam mempersiapkan kemandirian ekonomi pribadi masing masing dan memberika. Penekanan kepada Santriwati untuk menjadi perempuan yang mandiri dan mampu menjaga kehormatan diri. Para santri santriwati sangat antusiasencoba menyajikan secangkir kopi yang nikmat. Hasilnya sangat menggembirakan karena santri mampu membuat minuman kopi yang tidak kalah dengan minuman kopi brand ternama.

Kegiatan Police Goes To School ini bukan hanya berlangsung di dua pondok pesantren tersebut, tetapi juga dilaksanakan serentak oleh 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon sebagai bentuk komitmen Polri dalam melakukan pendekatan persuasif kepada generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan.

"Semoga apa yang kami sampaikan hari ini bisa menjadi bekal dan inspirasi bagi para santri untuk menatap masa depan dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan akhlak yang mulia," pungkas Kombes Sumarni. ((BABIL))

Polresta Cirebon Gelar "Police Goes To School" di Ponpes Gedongan dan Al Khiyaroh Buntet: Santri Dibekali Edukasi dan Motivasi Hadapi Tantangan Zaman





CIREBON – Polresta Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan generasi muda melalui program Police Goes To School. Kali ini, program tersebut menyasar para santri dan santriwati dari dua pondok pesantren ternama di Kabupaten Cirebon, yaitu Ponpes Gedongan dan Ponpes Al Khiyaroh Buntet, Jumat (9/5/2025).

Kegiatan yang berlangsung penuh antusias ini bertujuan untuk memberikan pembinaan, penyuluhan, serta motivasi agar para santri siap menjadi generasi penerus yang tidak hanya religius tetapi juga tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan kehidupan, baik saat ini maupun di masa depan.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., hadir langsung memberikan pembekalan kepada para santri. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya peran santri dalam menjawab tantangan zaman yang semakin kompleks.

"Saya datang jauh-jauh ke sini karena saya yakin para santri adalah fondasi masa depan bangsa. Saya ingin menyampaikan bahwa tantangan ke depan sangat berat. Kita tidak hanya menghadapi tantangan lokal, tapi juga regional dan global," ujar Kombes Sumarni.

Ia menjelaskan bahwa secara global, dunia sedang berada dalam kondisi yang tidak menentu, perang di berbagai belahan dunia, krisis pangan, perubahan iklim, serta ketidakpastian ekonomi global. Semua ini berdampak langsung pada Indonesia, terutama pada ketersediaan pangan dan stabilitas harga komoditas.

"Anak-anakku, kita harus siap. Kalian hidup di masa bonus demografi, di mana jumlah usia produktif sangat tinggi. Ini bisa menjadi kekuatan luar biasa jika dimanfaatkan dengan benar. Tapi jika tidak disiapkan, justru menjadi beban yang berat," jelasnya.


Kombes Sumarni juga mengingatkan santri tentang dampak negatif dari kemajuan teknologi. Di balik kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan teknologi informasi, tersembunyi bahaya seperti penyebaran konten pornografi, radikalisme digital, hoaks, hingga kejahatan siber.

"Zaman ini adalah zaman keterbukaan. Konten positif maupun negatif bisa viral dalam hitungan detik. Santri harus punya filter yang kuat. Manfaatkan teknologi untuk belajar, berdakwah, dan berinovasi. Jangan jadi korban dari kemajuan itu sendiri," tegasnya.

Kapolresta juga menyinggung meningkatnya ancaman kejahatan transnasional seperti narkotika, Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), dan penyelundupan lintas negara. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan dan keteguhan iman dalam menolak godaan narkoba, miras, dan obat-obatan terlarang.

"Jangan dekati narkoba. Sekali kalian mencoba, masa depan bisa hancur seketika. Negara kita juga sedang darurat narkoba. Kita butuh generasi yang bersih dan kuat secara moral," katanya.

Di tingkat nasional dan lokal, Kombes Sumarni juga membahas persoalan sumber daya alam (SDA) yang belum dikelola secara optimal dan cenderung dieksploitasi. Ia mendorong para santri agar kelak mampu berkontribusi dalam pengelolaan SDA secara adil dan berkelanjutan.

Selain itu, ia menegaskan bahwa korupsi adalah musuh bersama yang harus diberantas. Korupsi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga menghancurkan nilai-nilai moral bangsa.

"Santri harus menjadi pelopor kejujuran dan integritas. Jika kelak kalian memimpin, jadilah pemimpin yang amanah, yang takut kepada Tuhan dan mencintai rakyat," pesannya.

Dalam sesi motivasi, Kapolresta menyampaikan harapan besarnya kepada para santri. Ia ingin agar waktu di pesantren digunakan sebaik-baiknya untuk belajar, mengasah keterampilan, dan berkreasi secara positif. Santri diharapkan menjadi pionir perubahan yang membawa nilai-nilai keislaman ke tengah masyarakat.

"Kalian adalah harapan bangsa. Gunakan waktu di pesantren untuk hal-hal produktif dan inovatif. Jangan hanya menjadi penonton dalam perubahan zaman, tetapi jadilah pelaku yang membawa kebaikan dan kemajuan," ungkapnya.

Dalam kesempatan bertemu dengan para santri, Sumarni juga memberikan pelatihan ekonomi kreatif Barista Coffee atau pelatihan meramu minuman kopi. Sumarni berharap para Santri juga bisa mencoba lebih kreatif dalam mempersiapkan kemandirian ekonomi pribadi masing masing dan memberika. Penekanan kepada Santriwati untuk menjadi perempuan yang mandiri dan mampu menjaga kehormatan diri. Para santri santriwati sangat antusiasencoba menyajikan secangkir kopi yang nikmat. Hasilnya sangat menggembirakan karena santri mampu membuat minuman kopi yang tidak kalah dengan minuman kopi brand ternama.

Kegiatan Police Goes To School ini bukan hanya berlangsung di dua pondok pesantren tersebut, tetapi juga dilaksanakan serentak oleh 27 Polsek jajaran Polresta Cirebon sebagai bentuk komitmen Polri dalam melakukan pendekatan persuasif kepada generasi muda, khususnya di lingkungan pendidikan keagamaan.

"Semoga apa yang kami sampaikan hari ini bisa menjadi bekal dan inspirasi bagi para santri untuk menatap masa depan dengan penuh semangat, tanggung jawab, dan akhlak yang mulia," pungkas Kombes Sumarni. ((BABIL))

Polres Cirebon Kota Bersama Polsek Mundu Rilis Kasus Curat, Dua Pelaku Diamankan.




POLRES CIREBON KOTA. – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota bersama Polsek Mundu berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah hukum Polsek Mundu. Dua orang tersangka berhasil diamankan dalam kasus tersebut.

Konferensi pers terkait pengungkapan kasus ini digelar di Mapolres Cirebon Kota pada Jumat (9/5/2025). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kapolsek Mundu, AKP Didi Sumardi, S.H., M.H.

Kapolres menjelaskan, dua pelaku berinisial AI dan RA diduga melakukan aksi pencurian dengan pemberatan pada Kamis dini hari (8/5/2025) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah warung sayur milik warga atas nama Emon Rohman di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

"Modus pelaku adalah merusak rantai dan gembok menggunakan gergaji besi, lalu mengambil sejumlah barang dari dalam warung," ujar Kapolres.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 buah tabung gas ukuran 3 kg, 1 buah dandang/panci, 1 buah rantai dan gembok, 3 buah arit, 2 buah gergaji besi, 1 buah tas gendong bertuliskan JET BUS, dan uang tunai sebesar Rp13.700.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp200.000. Para pelaku kini telah diamankan dan masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Mundu.

"Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun," tegas Kapolres.



Kapolres menambahkan bahwa penyidik masih melakukan pengembangan serta pelengkapan berkas perkara guna proses koordinasi lebih lanjut dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

((Red.)) 

Polres Cirebon Kota Bersama Polsek Mundu Rilis Kasus Curat, Dua Pelaku Diamankan.




POLRES CIREBON KOTA. – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota bersama Polsek Mundu berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah hukum Polsek Mundu. Dua orang tersangka berhasil diamankan dalam kasus tersebut.

Konferensi pers terkait pengungkapan kasus ini digelar di Mapolres Cirebon Kota pada Jumat (9/5/2025). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kapolsek Mundu, AKP Didi Sumardi, S.H., M.H.

Kapolres menjelaskan, dua pelaku berinisial AI dan RA diduga melakukan aksi pencurian dengan pemberatan pada Kamis dini hari (8/5/2025) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah warung sayur milik warga atas nama Emon Rohman di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

"Modus pelaku adalah merusak rantai dan gembok menggunakan gergaji besi, lalu mengambil sejumlah barang dari dalam warung," ujar Kapolres.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 buah tabung gas ukuran 3 kg, 1 buah dandang/panci, 1 buah rantai dan gembok, 3 buah arit, 2 buah gergaji besi, 1 buah tas gendong bertuliskan JET BUS, dan uang tunai sebesar Rp13.700.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp200.000. Para pelaku kini telah diamankan dan masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Mundu.

"Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun," tegas Kapolres.



Kapolres menambahkan bahwa penyidik masih melakukan pengembangan serta pelengkapan berkas perkara guna proses koordinasi lebih lanjut dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

((Red.)) 

Polres Cirebon Kota Bersama Polsek Mundu Rilis Kasus Curat, Dua Pelaku Diamankan.





POLRES CIREBON KOTA. – Kepolisian Resor (Polres) Cirebon Kota bersama Polsek Mundu berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di wilayah hukum Polsek Mundu. Dua orang tersangka berhasil diamankan dalam kasus tersebut.

Konferensi pers terkait pengungkapan kasus ini digelar di Mapolres Cirebon Kota pada Jumat (9/5/2025). Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar, S.H., S.I.K., M.Si., didampingi Kapolsek Mundu, AKP Didi Sumardi, S.H., M.H.

Kapolres menjelaskan, dua pelaku berinisial AI dan RA diduga melakukan aksi pencurian dengan pemberatan pada Kamis dini hari (8/5/2025) sekitar pukul 01.00 WIB di sebuah warung sayur milik warga atas nama Emon Rohman di Desa Pamengkang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon.

"Modus pelaku adalah merusak rantai dan gembok menggunakan gergaji besi, lalu mengambil sejumlah barang dari dalam warung," ujar Kapolres.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 buah tabung gas ukuran 3 kg, 1 buah dandang/panci, 1 buah rantai dan gembok, 3 buah arit, 2 buah gergaji besi, 1 buah tas gendong bertuliskan JET BUS, dan uang tunai sebesar Rp13.700.

Dalam kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sekitar Rp200.000. Para pelaku kini telah diamankan dan masih menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik Unit Reskrim Polsek Mundu.

"Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun," tegas Kapolres.



Kapolres menambahkan bahwa penyidik masih melakukan pengembangan serta pelengkapan berkas perkara guna proses koordinasi lebih lanjut dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

((Rahmat)) 

Bupati Anton Dampingi para Rombongan Menuju Batam di Hari Kedua Keberangkatan JCH Rohul



Rokan Hulu - Bupati Rokan Hulu Anton, ST, MM bersama ketua TP PKK Rokan Hulu dr. Yeni Dwi Putri turut mendampingi 58 JCH dalam penerbangan kedua menuju Batam sekira pukul 12.30 WIB, dan Bupati dan Istri didampingi pejabat yang hadir bersalam salaman dengan JCH sebelum masuk ke dalam pesawat di Bandara Tuanku Tambusai Pasir Pengaraian, Jumat (09/05/2025).
 
Untuk diketahui, Penerbangan pertama yang membawa 58 JCH yang seharusnya berangkat pukul 07.30 WIB terpaksa ditunda keberangkatannya (delay) sebab jarak pandang terbatas karena kabut tebal akibat diguyur hujan semalam, sehingga pesawat tidak bisa mendarat sesuai jadwal yang ditetapkan.
Pesawat penerbangan pertama baru berangkat pada pukul 10.20 wib menggunakan pesawat Wings Air ATR 72-600, sehingga penerbangan selanjutnya menyesuaikan jadwal terbaru.

Dalam wawancara singkatnya, Bupati Rokan hulu berpesan agar seluruh jamaah menjaga kesehatan dan kekompakan ketika di Batam dan di tanah Suci Mekah.

"Sampai di Batam dan di tanah suci nanti jamaah kita jaga kesehatan dan kekompakan" ungkapnya.

Selain itu, Bupati Anton juga mengatakan tahun ini jamaah haji Rohul bisa langsung ke Batam melalui bandara Tuanku Tambusai, diri nya menyampaikan Ini bisa terwujud karena usaha dari Pemkab Rohul dan kuasa Allah SWT.
"Ini bisa terwujud karena usaha dan kuasa Allah SWT serta juga karena doa doa dari calon haji, kita hanya mempermudah pelaksanaan haji ini" tutupnya. 

Hadir dalam pelepasan JCH keberangkatan ke dua, Kadis Perhubungan Minarli Ismail, SP, Kadis Peternakan dan perkebunan CH Agung Nugroho, para camat, Kepala bandara UPBU Tuanku Tambusai Syam Riski Hadi. 

***Hobbi Pargaulan***