Berita Terkini

Satu dari Dua Tersangka Kasus Pencabulan 22 Siswa SMP DI Anjatan Indramayu Masih Buron

Indranayu,  Sergaptarget.com Satu dari dua oknum guru yang diduga terlibat kasus pencabulan terhadap puluhan siswa SMP di Kabupa...

Postingan Populer

Senin, 26 Mei 2025

Satresnarkoba Polres Cirebon Kota Gelar Operasi Miras, 90 Botol Berbagai Jenis Disita





Cirebon Kota. – Dalam upaya menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Satuan Reserse Narkoba Polres Cirebon Kota melaksanakan kegiatan Operasi Miras (Minuman Keras) di wilayah hukumnya pada Minggu (25/5/2025).

Kegiatan operasi ini dilaksanakan oleh personel Unit 2 Satresnarkoba Polres Cirebon Kota yang dipimpin langsung oleh Kasat Reserse Narkoba, AKP Otong Jubaedi, S.H., M.A.P. Operasi dimulai sejak pukul 14.30 WIB hingga selesai, menyasar peredaran miras ilegal di wilayah Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon.

Dari hasil kegiatan, petugas berhasil mengamankan sebanyak 90 botol minuman keras berbagai merk dan jenis dari sebuah warung milik Sdr. B yang beralamat di Kecamatan Kedawung. Adapun jenis miras yang disita antara lain:

Arak Orang Tua: 20 botol

Anggur Merah: 24 botol

Bir Singaraja: 18 botol

Kawa-kawa: 8 botol

Asoka: 10 botol

Iceland: 10 botol


Kasat Narkoba AKP Otong Jubaedi mengatakan bahwa operasi ini merupakan bagian dari upaya preventif untuk menekan angka kriminalitas yang kerap dipicu oleh konsumsi miras.

"Kami akan terus melaksanakan kegiatan serupa secara rutin dan berkelanjutan. Peredaran miras ilegal harus kita tekan demi menjaga ketertiban umum di wilayah hukum Polres Cirebon Kota," ungkapnya.

Selama kegiatan berlangsung, situasi berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif tanpa adanya perlawanan dari pihak pemilik warung.

Polres Cirebon Kota terus berkomitmen dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat, serta mengimbau masyarakat untuk turut serta melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran miras ataupun narkoba di lingkungan sekitar.

((Red.)) 

Kalapas Pasir Pangarayan Hadiri Pelantikan Pejabat Manajerial di Lingkungan Ditjenpas Riau

 ROHUL 

Pekanbaru – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar, memimpin langsung prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan manajerial di lingkungan pemasyarakatan yang dilaksanakan di Aula Kantor Wilayah Kementerian Hukum Riau pada Senin (26/5/2025).

Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi serta peningkatan efektivitas pelaksanaan tugas di jajaran pemasyarakatan. Dalam kegiatan tersebut, turut hadir Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, beserta sejumlah pejabat dan tamu undangan lainnya.

Adapun pejabat yang dilantik dalam kesempatan ini antara lain, Moch. Subhan Zakaria, S.Tr.Pas, M.H. sebagai Kepala Seksi Administrasi Keamanan dan Tata Tertib Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan, Jaya Harsa, S.H. sebagai Kepala Subseksi Perawatan Narapidana/Anak Didik Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan, Anton Fernando, S.Sos sebagai Kepala Seksi Kegiatan Kerja Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tembilahan, Ariyono, S.H. sebagai Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Taluk Kuantan.

Dalam sambutannya, Maizar menekankan pentingnya tanggung jawab dan integritas dalam menjalankan amanah jabatan. Ia juga mengingatkan bahwa jabatan adalah bentuk kepercayaan yang harus dijaga dengan kinerja dan dedikasi tinggi.

"Kepada seluruh pejabat yang dilantik hari ini, saya berharap agar senantiasa menunjukkan loyalitas, profesionalisme, dan komitmen dalam mewujudkan pemasyarakatan yang bersih, humanis, dan berorientasi pada pelayanan," ujar Maizar.

Kegiatan pelantikan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat, mencerminkan harapan baru dalam peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan di wilayah Riau.


"Selamat kepada yang dilantik, semoga terus berkarir dan yang baru saja dilantik sebagai Pejabat di Lapas Pasir Pangarayan, saya harap bisa segera menyesuaikan dan ikut bersama-sama menjadi Lapas Pasir Pangarayan semakin Bersahabat".Ucap Kalapas Efendi.

*** Hobbiy ***

Minggu, 25 Mei 2025

Tragedi Keluarga di Wonosobo: Pria Lansia Meninggal Dunia Diduga Dianiaya Anak Kandung


WONOSOBO – Sebuah insiden memilukan terjadi di Kampung Jolontoro RT 02 RW 12, Kelurahan Sambek, Kecamatan Wonosobo, di mana seorang pria lanjut usia berinisial T (69) meninggal dunia setelah diduga dianiaya oleh anak kandungnya sendiri, P (46).

Peristiwa ini terungkap dalam konferensi pers yang digelar oleh Polres Wonosobo pada Kamis, 22 Mei 2025. Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, S.I.K., M.H., bersama Kasat Reskrim AKP Arif Kristiawan, S.H., M.H., memaparkan kronologi kejadian yang berujung pada penetapan P sebagai tersangka utama.

Kejadian bermula pada Selasa, 13 Mei 2025, sekitar pukul 15.30 WIB, ketika korban meminta pelaku untuk memperbaiki kran air rumah yang bocor. Permintaan tersebut memicu pertengkaran, dan dalam kondisi emosi, pelaku membenturkan tubuh ayahnya ke tembok serta menendang bagian bawah perut korban.

Istri korban, yang juga ibu kandung pelaku, menyaksikan langsung peristiwa tersebut dan segera berupaya menolong dengan mengangkat tubuh korban agar bisa berdiri kembali. Namun, kondisi korban melemah.

Keesokan harinya, Rabu dini hari, korban bersama istrinya mendatangi tetangga mereka, mengeluh sakit di bagian perut. Tetangga korban menyarankan agar korban segera diperiksa ke rumah sakit. Namun, karena keterbatasan biaya, korban tidak menjalani pemeriksaan medis. Saran untuk melapor ke Ketua RT pun tidak diindahkan karena khawatir akan memicu kemarahan pelaku.

Tragisnya, pada Rabu malam, 14 Mei 2025, sekitar pukul 18.30 WIB, korban dinyatakan meninggal dunia di rumahnya.

Atas perbuatannya, P kini mendekam dalam tahanan dan dijerat Pasal 44 ayat (3) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, dengan ancaman hukuman hingga 15 tahun penjara atau denda maksimal Rp 45 juta. Ia juga dikenakan Pasal 351 ayat (3) KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan kematian, yang dapat dikenai hukuman penjara hingga 7 tahun.

Kapolres AKBP M. Kasim Akbar Bantilan menyatakan, "Ini tragedi kemanusiaan yang menyedihkan. Kasus seperti ini menunjukkan pentingnya penanganan cepat dan kesadaran untuk melapor dalam situasi kekerasan rumah tangga."

Kematian T menambah daftar gelap kekerasan dalam keluarga yang berujung kehilangan nyawa, serta menyisakan luka yang mendalam bagi mereka yang tinggal di bawah atap yang sama.

(Yudhi)

Polresta Cirebon Sita 204 Botol Miras Hasil Razia Pekat Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon, Sabtu (24/5/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 204 botol miras tradisional ciu dan tuak. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 204 botol terdiri dari miras pabrikan dan miras tradisional ciu dan tuak. Razia tersebut digelar di wilayah Kecamatan Plumbon dan Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon. "Dalam razia ini, kami mengamankan 204 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional jenis ciu dan tuak dari tiga lokasi berbeda. Kemudian tiga penjual miras tersebut juga diproses tipiring," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah ...




Polresta Cirebon Sita 204 Botol Miras Hasil Razia Pekat

Jajaran Polresta Cirebon menggelar razia minuman keras (miras) di wilayah Kabupaten Cirebon, Sabtu (24/5/2025). Dalam razia pekat tersebut petugas berhasil mengamankan 204 botol miras tradisional ciu dan tuak.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, miras yang berhasil disita jumlahnya mencapai 204 botol terdiri dari miras pabrikan dan miras tradisional ciu dan tuak. Razia tersebut digelar di wilayah Kecamatan Plumbon dan Kecamatan Gebang, Kabupaten Cirebon.

"Dalam razia ini, kami mengamankan 204 botol miras pabrikan berbagai merek dan miras tradisional jenis ciu dan tuak dari tiga lokasi berbeda. Kemudian tiga penjual miras tersebut juga diproses tipiring," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Ia mengatakan, razia tersebut dilaksanakan intensif Polresta Cirebon hingga Polsek jajaran. Pihaknya pun meminta peran aktif masyarakat untuk segera melaporkan berbagai tindak kejahatan di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Dipastikan setiap laporan atau aduan yang diterima bakal langsung ditindaklanjuti dan petugas berada di lokasi dalam waktu singkat. Pasalnya, laporan maupun aduan masyarakat akan sangat membantu kepolisian dalam menjaga kondusivitas kamtibmas.

"Peran seluruh elemen masyarakat sangat besar untuk mencegah terjadinya aksi kriminalitas. Selain itu, partisipasi masyarakat juga dibutuhkan untuk menjaga keamanan lingkungan dan sangat berarti bagi kepolisian," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Polresta Cirebon Amankan Pengedar OKT






Cirebon, SERGAP TARGET -Jajaran Polresta Cirebon mengamankan pengedar obat keras terbatas (OKT) tanpa izin resmi berinisial DA (19) di wilayah Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon, pada Minggu (25/5/2025) kira-kira pukul 00.15 WIB.

Petugas pun berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari tangan DA yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka. Diantaranya, 1.100 butir Tramadol, 400 butir Trihex, uang tunai hasil penjualan senilai Rp 666 ribu, handphone, dan lainnya.

"Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, DA dijerat Pasal 435 Juncto Pasal 138 UU RI Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara," kata Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, Minggu (25/5/2025).

Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan yang mengganggu situasi kamtibmas. Dipastikan setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti secepatnya," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H. ((BABIL))

Tradisi Unjungan Mbah Surapati di Indramayu, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Leluhur

Indramayu (Sergaptarget.com) – Kabupaten Indramayu kembali menunjukkan kekayaan budaya lokal yang masih terjaga hingga kini. Salah satu tradisi yang masih dilestarikan masyarakat adalah Unjungan, yang digelar dengan khidmat dan meriah pada Sabtu (24/05/2025) di Desa Plumbon, Kecamatan Indramayu.

Dalam kesempatan ini, Wakil Bupati Indramayu H. Syaefudin hadir secara langsung untuk menghargai pelaksanaan Unjungan Mbah Surapati, sebuah tradisi yang sarat nilai spiritual dan sosial.

"Unjungan bukan hanya ziarah kepada para leluhur, tapi juga menjadi momen mempererat silaturahmi antarwarga," ujar H. Syaefudin dalam sambutannya.

Tradisi Unjungan sendiri merupakan bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah berjasa bagi desa dan masyarakat. Warga berbondong-bondong datang ke makam Mbah Buyut Surapati, membawa nasi tumpeng lengkap dengan lauk pauk sebagai simbol rasa syukur atas hasil bumi yang melimpah.

Nasi tumpeng tersebut kemudian dikumpulkan di halaman Pasarean Mbah Buyut Godong, menjadi wujud kebersamaan dan penghormatan kepada Sang Pencipta atas berkah yang diterima oleh masyarakat.

Kuwu Desa Plumbon, Danto, menyampaikan bahwa tradisi ini bukan hanya melestarikan nilai budaya, namun juga memperkuat ikatan sosial antarwarga.

"Unjungan di Mbah Buyut Sukma Jaya bukan sekadar tradisi, tapi juga menjadi ajang berkumpul dan bersilaturahmi, baik bagi yang memiliki garis keturunan maupun masyarakat umum," jelas Danto.

Sejak pagi, kawasan makam Mbah Surapati sudah dipadati warga. Suasana berubah layaknya hajatan besar, dengan pedagang kaki lima turut meramaikan lokasi, menawarkan aneka jajanan dan cendera mata khas tradisi.

Sebagai puncak acara, warga disuguhkan pagelaran seni sandiwara tradisional dari grup Darma Saputra, yang berasal dari Desa Plumbon. Pertunjukan ini menjadi hiburan sekaligus pelestari kesenian lokal yang mulai jarang ditemui.



Wakil Bupati Syaefudin juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga semangat gotong royong dalam membangun desa, sembari terus menjaga dan melestarikan warisan budaya leluhur.

"Budaya adalah jati diri. Kalau kita menjaga budaya, kita menjaga identitas kita sebagai masyarakat Indramayu," pungkasnya. (Asep Yana.S)

Sabtu, 24 Mei 2025

Camat Indramayu Beserta Dinas PUPR dan Dinas Diskimrum Indramayu Gotong Royong Bersihkan Saluran Irigasi

Indramayu (Sergaptarget.com) – Curah hujan tinggi selama tiga hari terakhir menyebabkan sejumlah titik di Kecamatan Indramayu terendam banjir hingga setinggi lutut orang dewasa. Salah satu wilayah yang terdampak parah adalah Perumahan BDI, yang mengalami genangan air akibat tersumbatnya saluran irigasi.

Menanggapi kondisi tersebut, Camat Indramayu, Indra Mulyana, langsung turun ke lokasi pada Senin (19/05/2025) untuk memimpin upaya pembersihan saluran irigasi yang tersumbat. Dalam aksi cepat tanggap ini, Camat Indra bekerja sama dengan Dinas PUPR, Dinas Lingkungan Hidup, serta Diskimrum Indramayu untuk membersihkan saluran irigasi sepanjang Perumahan BDI.



Pembersihan saluran yang tersumbat oleh eceng gondok dan sampah ini melibatkan penggunaan alat berat ekskavator, guna mempercepat proses pembersihan dan mengurangi risiko banjir susulan.

"Kami bersama Dinas PUPR dan Dinas Lingkungan Hidup langsung menindaklanjuti aduan masyarakat dengan mengerahkan alat berat untuk membersihkan saluran irigasi dari eceng gondok dan sampah yang menghambat aliran air," ujar Indra.

Selain melakukan pembersihan, Camat Indra juga mengimbau masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan, khususnya di saluran irigasi, guna mencegah terulangnya banjir akibat tersumbatnya saluran air.



Upaya sigap dari Camat dan instansi terkait ini diharapkan mampu mengurangi dampak banjir sekaligus meningkatkan kesadaran warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. (Asep Yana)

Lapas Pasir Pangarayan Turut Meriahkan Simpedes BRI

 ROHUL 

Pasir Pengaraian– Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan turut hadir dalam kegiatan Panen Hadiah Simpedes Bank Rakyat Indonesia (BRI) yang digelar dengan meriah pada Minggu (25/05/2025) di Aula Hotel Gelora Bakti Pasir Pengaraian.

Kegiatan tahunan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, Syaparuddin Poti dan perwakilan dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran BRI, serta berbagai instansi dan nasabah BRI lainnya.

Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba yang diwakili oleh Kasubag TU, Suharno turut hadir dalam kegiatan ini dan secara mengejutkan berhasil mendapatkan hadiah dari hasil undian Panen Hadiah Simpedes. Hadiah ini menjadi bentuk apresiasi dan simbol sinergi positif antara BRI dan mitra-mitranya, termasuk Lembaga Pemasyarakatan.

"Kami mengapresiasi kegiatan ini sebagai wujud penghargaan kepada nasabah dan mitra kerja. Alhamdulillah, kami bersyukur bisa menjadi salah satu penerima hadiah. Ini menjadi semangat tambahan bagi kami untuk terus bersinergi dengan pihak perbankan," Ujar Suharno usai menerima hadiah.

Kegiatan Panen Hadiah Simpedes sendiri menjadi momen penting bagi BRI dalam membangun kepercayaan dan kedekatan dengan nasabah, baik individu maupun lembaga. Selain penyerahan hadiah, acara juga diisi dengan berbagai aktivitas menarik lainnya.

Dengan kehadiran Wakil Bupati dan jajaran Forkopimda, kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah daerah, BRI, dan berbagai lembaga di Kabupaten Rokan Hulu.

Lapas Kelas IIB Pasir Pangaraian berharap sinergi yang terjalin ini dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam mendukung layanan keuangan, pembinaan narapidana, dan pelayanan publik secara umum di lingkungan pemasyarakatan.

*** Hobbiy ***

Semangat Dan Pekerja Keras Untuk Membahagiakan Keluarganya Nunung / Oga Selalu Rajin Mencari Rezeki






Cirebon, SERGAP TARGET -Seorang ayah yang berdagang buah nanas di pagi hari Minggu di Jembatan Tol Desa Kempek, Kecamatan Gempol Corebon. Jualannya sangat laris dan diminati oleh banyak orang.


 Bapak Nunung, yang biasa disapa Oga, terlihat bahagia dan bersemangat dalam menjalankan usahanya sebagai pedagang buah nanas.

 Semoga usahanya terus berkembang dan membawa berkah bagi keluarga dan masyarakat sekitar.

Nunung berdagang buah nanas hanya di pagi hari Minggu saja. Di hari Senin sampai Sabtu, ia membantu istrinya bekerja di LPK/TKW di wilayah Klangenan. Nunung sepertinya memiliki peran ganda, sebagai pedagang buah nanas di akhir pekan dan sebagai penopang ekonomi keluarga dengan membantu pekerjaan istrinya di hari biasa. 



Ini menunjukkan bahwa Nunung adalah seorang ayah dan kepala keluarga  yang peduli dengan kebutuhan keluarganya dan berusaha untuk memenuhi kebutuhan mereka.

Nunung berasal dari Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, namun kini ia tinggal dan beraktivitas di wilayah Kecamatan Gempol, tempat istrinya berada. Ini menunjukkan bahwa Nunung 
telah menikah dan menetap di daerah istrinya, serta berusaha untuk membangun kehidupan yang lebih baik di tempat baru.

((BABIL))

Babinsa Joglo Memberikan Pelatihan PBB Kepada Linmas Guna Meningkatkan Kemampuan Dann Kedisiplinan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Joglo Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta, Sertu Ruben S dan Sertu Ariyanto memberikan pelatihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB) kepada anggota Linmas Kelurahan Joglo bertempat di Halaman Kelurahan Jl.Kelud Barat Rt. 02/05, Kel.Joglo, Kecamatan Banjarsari, Kamis (24/05/2025).

Dikatakan Sertu Ruben Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk kedisiplinan dan membina ketrampilan fisik dan mental anggota Linmas. Sebelum pelaksanaan pelatihan, anggota Linmas menerima pembekalan materi teori, menjelaskan bahwa pembinaan Linmas merupakan bagian dari kegiatan Pembinaan Perlawanan Wilayah. Babinsa memiliki tugas menjalin kemitraan dengan anggota Linmas sebagai mata dan telinga terhadap perkembangan di wilayah binaan, terutama dalam aspek keamanan, ketentraman, dan ketertiban masyarakat.

"Pelatihan ini bertujuan untuk mendidik dan melatih disiplinnya para anggota Linmas. Linmas merupakan  mitra Babinsa dan sehingga diharapkan pengetahuan dan keterampilan yang diberikan dapat diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari."ujarnya.

"Selain itu kegiatan ini juga bertujuan untuk menjalin hubungan kerja yang harmonis antara Babinsa, dan Linmas demi menciptakan lingkungan yang aman dan tertib."tutupnya.

Penulis : Arda 72