Berita Terkini

Kompak ..!! Babinsa Bersama Bhabinkamtibmas Mangkubumen Turun Langsung Kawal Posyandu

Surakarta – Wujud nyata kemanunggalan TNI-Polri dengan masyarakat kembali ditunjukkan di wilayah Banjarsari, Babinsa Kelurahan Mangkubu...

Postingan Populer

Jumat, 30 Mei 2025

Bupati Rohul Anton,ST,MM Ucapakan Selamat Kepada Bupati Lahat Nakhodai Apkasi 2025-2030


Manado – Musyawarah Nasional (Munas) ke-VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) resmi digelar pada Jumat (30/5/2025) di Lantai 6 Hotel Sentra, Minahasa Utara, Manado. 

Acara ini dibuka langsung oleh Kepala Staf Kepresidenan, Letjen TNI (Purn) AM Putranto, yang secara simbolis memukul Tetengkoren atau Pentongan, disambut serentak oleh seluruh kepala daerah kabupaten se-Indonesia yang hadir.

Bupati Rokan Hulu (Rohul), Anton, ST, MM turut hadir dalam forum nasional tersebut. Ia didampingi oleh Sekretaris Daerah Rohul Muhammad Zaki, S.STP, M.Si, Kabag Tata Pemerintahan Adi Irawan, S.STP, serta Kabag Administrasi Wilayah Muhammad Pranovandi, S.STP.

Dalam Munas VI Apkasi ini, forum secara aklamasi memilih Bupati Lahat, Bursah Zarnubi sebagai Ketua Umum Apkasi periode 2025–2030. Sementara itu, Bupati Minahasa Utara didapuk sebagai Sekretaris Apkasi untuk periode yang sama.

Bupati Anton menyampaikan ucapan selamat atas terpilihnya Bupati Lahat sebagai Ketua Apkasi yang baru. Ia berharap kepemimpinan yang baru ini mampu memperkuat peran Apkasi sebagai wadah yang mengayomi serta menjembatani kebutuhan dan aspirasi seluruh pemerintah kabupaten di Indonesia.

"Selamat kepada Bupati Lahat atas amanah yang diberikan. Semoga Apkasi di bawah kepemimpinan beliau mampu menjadi jembatan aspirasi dan kerja sama antar daerah, khususnya dalam memperjuangkan kepentingan kabupaten di tingkat nasional," ujar Bupati Anton.

Munas Apkasi ke-VI ini menjadi momentum penting bagi seluruh kepala daerah kabupaten untuk memperkuat kolaborasi dan menyusun langkah strategis dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah di masa mendatang. 
***Hobbi Pargaulan***

Lapas Pasir Pangaraian Deklarasikan Komitmen Berantas Narkoba dan Penyalahgunaan Handphone


Pasir Pangaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba dan penyalahgunaan handphone di dalam lingkungan Lapas. Hal ini sejalan dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Bapak Agus Andrianto, Direktur Jenderal Pemasyarakatan Bapak Mashudi, serta Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Riau Bapak Maizar.

Kalapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, menyatakan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai pembenahan dan langkah konkret untuk menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Salah satunya dengan melaksanakan razia secara rutin di blok hunian guna mencegah masuknya barang-barang terlarang, terutama narkoba dan handphone yang sering disalahgunakan untuk tindak penipuan online.

Dan selain razia rutin, Lapas Pasir Pangarayan juga lakukan tes urine secara acak kepada Warga Binaan dan juga petugas Lapas. Dan hasil selama pelaksanaan tes urine secara acak adalah Negatif dari penyalahgunaan narkoba.

"Kami berkomitmen penuh menjalankan arahan pimpinan dalam rangka pemberantasan narkoba dan penyalahgunaan handphone. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan aman," ujar Efendi Jum'at (30/5/2025).

Lebih lanjut, Kalapas Efendi juga mengajak masyarakat untuk turut serta mendukung program ini dengan cara menggunakan media sosial secara bijak, menghindari akun-akun yang terindikasi melakukan penipuan, serta segera melaporkan apabila ditemukan pelanggaran.

"Kami mengajak masyarakat untuk bijak bermedia sosial, tidak menerima ajakan berteman orang yg tidak di kenal, tergiur bujuk rayu di media sosial, memberikan informasi pribadi di media sosial, dan tidak memenuhi permintaan uang dan tawaran yg menggiurkan melalui media sosial, agar tidak menjadi korban penipuan online.Mari sama-sama kita dukung pemberantasan Narkoba dan Penipuan online ini" tambahnya.

Dengan langkah-langkah yang konsisten dan sinergi bersama masyarakat, Lapas Pasir Pangarayan optimis dapat menciptakan lingkungan yang bebas dari narkoba dan praktik penipuan berbasis teknologi.

Perlu diketahui, Lapas Pasir Pangarayan sendiri telah melakukan Deklarasi Komitmen dalam rangka pemberantasan Narkoba dan Penyalahgunaan Handphone.

"Sekali lagi kami sampaikan, akan menindak tegas segala bentuk penyalahgunaan Halinar".Tutup Kalapas

***Hobbi Pargaulan***

Polresta Cirebon Kawal Penyerahan Jenazah Korban Longsor Gunung Kuda ke Rumah Duka









Cirebon — Suasana duka menyelimuti Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, pasca tragedi longsor yang terjadi di kawasan Gunung Kuda, Kecamatan Dukupuntang. Dalam rangka memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan sebagai bentuk empati terhadap korban, Polresta Cirebon turut berperan aktif dalam penanganan bencana tersebut, khususnya dalam proses penyerahan dan pengawalan jenazah ke rumah duka masing-masing.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (30/05/2025), dengan pelepasan jenazah dari RSUD Arjawinangun dan Rumah Sakit Sumber Hurip. Prosesi ini disaksikan dan dihadiri langsung oleh Kabid Dokkes Polda Jabar Kombes Pol. dr. Nariyana, M.Kes., QHIA beserta tim DVI, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni,,  S.I.K., S.H., M.H., Dirut RSUD, Kasat Lantas Kompol Mangku Anom Sutresno, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Intelkam, Kapolsek jajaran dan Pers Koramilĺ, serta sejumlah pejabat dan petugas lainnya, termasuk keluarga korban yang turut mendampingi.

Dengan penuh kehormatan, jenazah yang telah melalui proses identifikasi, pemeriksaan post mortem dan ante mortem, serta pembersihan dan pengkafanan, secara resmi diserahkan kepada keluarga. Penyerahan disertai dokumen resmi berupa surat kematian. Selanjutnya, jenazah dikawal oleh personel Polantas, Samapta, dan jajaran Kapolsek menuju rumah duka masing-masing.

Pengawalan dilakukan menggunakan kendaraan patroli guna memastikan perjalanan berlangsung aman, lancar, serta bebas dari gangguan. Proses ini menunjukkan kesungguhan Polresta Cirebon dalam memberikan kenyamanan bagi keluarga yang tengah berduka.

Tangis haru dan kesedihan tak terelakkan mewarnai prosesi ini. Keluarga korban terlihat begitu terpukul atas kepergian orang-orang tercinta. Di tengah suasana duka, kehadiran aparat kepolisian menjadi sumber dukungan moral, sekaligus wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat.

Di sela prosesi penyerahan jenazah, Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga korban. Dalam pernyataannya, beliau menegaskan bahwa Polresta Cirebon akan terus hadir dan siap membantu masyarakat, terutama dalam situasi darurat dan musibah seperti ini.

"Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah yang terjadi. Kehadiran kami hari ini adalah bentuk empati dan komitmen Polri untuk selalu ada di tengah masyarakat, terutama dalam situasi sulit. Kami ingin memastikan jenazah para korban kembali ke keluarganya dengan aman, tertib, dan penuh penghormatan," ujar Kombes Pol. Sumarni.

Kapolresta Cirebon juga mengapresiasi kerja keras seluruh tim gabungan, mulai dari tim DVI, tenaga medis, hingga personel kepolisian yang telah bersinergi dalam proses evakuasi, identifikasi, hingga pengantaran jenazah ke rumah duka.

"Kami berharap keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kekuatan. Semoga ini menjadi momentum bagi kita semua untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana di sekitar kita," tambahnya.

Polresta Cirebon tidak hanya menjalankan tugas formal, tetapi juga menunjukkan kepedulian yang tulus terhadap korban bencana dan keluarganya. Bantuan yang diberikan mulai dari pengurusan administrasi hingga pengawalan terakhir, menjadi bukti nyata bahwa polisi hadir bukan sekadar penegak hukum, tetapi juga pelindung dan pengayom masyarakat.

Kegiatan ini menjadi cerminan nilai kemanusiaan yang tinggi dan patut diapresiasi. Semoga para korban mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan ini.

Tragedi ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan kita semua dalam menghadapi bencana alam yang bisa datang kapan saja. Polresta Cirebon telah menunjukkan bahwa dalam setiap musibah, kepedulian dan kehadiran nyata dari aparat negara sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak.((Babil))

Edarkan OKT, Polresta Cirebon Amankan IRT di Rumahnya










Petugas Polresta Cirebon mengamankan seorang ibu rumah tangga (IRT) berinisial SS (33) yang terbukti mengedarkan obat keras terbatas (OKT) tanpa izin resmi. Pelaku diamankan di rumahnya yang berada di Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, pada Kamis (29/3/2025) kira-kira pukul 19.30 WIB.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, mengatakan, sejumlah barang bukti juga turut diamankan dari tangan SS. Diantaranya, 1.700 butit Trihex, 1.085 butir Tramadol, uang tunai Rp 40 ribu yang diduga hasil penjualan OKT, handphone, dan toples plastik.

"Saat ini, kami masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, SS dijerat Pasal 435 Juncto Pasal 138 UU RI Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan dan diancam hukuman maksimal 12 tahun penjara," katanya, Jumat (30/5/2025).

Pihaknya memastikan, jajaran Polresta Cirebon tidak akan berhenti memberantas kasus peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba maupun obat-obatan terlarang lainnya termasuk OKT di wilayah Kabupaten Cirebon.

"Kami juga meminta peran aktif masyarakat Kabupaten Cirebon untuk segera melaporkan tindak kejahatan yang mengganggu situasi kamtibmas. Dipastikan setiap laporan yang diterima akan ditindaklanjuti secepatnya," pungkasnya. ((Babil))

Polresta Cirebon Identifikasi korban longsor Gunung Kuda












Polresta Cirebon lakukan identifikasi sejumlah korban setelah bantu evakuasi Korban Longsor di Gunung Kuda

Cirebon,  – Jajaran Kepolisian Resor Kota (Polresta) Cirebon bergerak cepat dalam menangani identifikasi korban longsor tambang galian C di Ginung Kuda, Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Jumat (30/05/ 2025).

Dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., dengan didampingi Kabid Dokkes Polda Jabar, Tim DVI Polda Jabar serta tim Nakes RSUD Arjawinangun, para PJU Polresta Cirebon melakukan proses identifikasi, post mortem dan ante mortem dilakukan terhadap 14 korban meninggal dunia

Sedangkan evakuasi korban melibatkan personel gabungan Polresta Cirebon, Brimob,  unsur TNI, BPBD, Pemerintah Daerah, Dinas ESDM, Basarnas, PMI, Tagana, Puskesmas, dan relawan masyarakat setempat.

Hingga saat ini, berdasarkan laporan sementara, tercatat 14 orang meninggal dunia dan 8 orang lainnya mengalami luka-luka. Para korban luka telah dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapat penanganan medis.

Tim gabungan terus bekerja keras mengevakuasi korban dari area terdampak sekaligus mengamankan lokasi agar tetap kondusif dan mencegah potensi bencana susulan. Proses evakuasi dihentikan sementara pada pukul 18.00 WIB dan akan dilanjutkan esok pagi.

Polresta Cirebon juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mematuhi arahan petugas demi keselamatan bersama.

"Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas musibah ini. Semoga keluarga korban diberi ketabahan. Kami pastikan seluruh upaya evakuasi dan penyelamatan dilakukan secara optimal," ucap Kapolresta.

Selain itu, Kapolresta menegaskan pentingnya evaluasi terhadap standar keselamatan kerja di kawasan pertambangan. Ia berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.

"Musibah ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa keselamatan harus menjadi prioritas utama, terutama dalam aktivitas berisiko tinggi seperti pertambangan," pungkasnya.((Babil))

Desa Lobener Lor Jadi Tuan Rumah Sosialisasi Pembangunan Pipa Transmisi Air Baku PDAM

INDRAMAYU, Sergaptarget.com - Pemerintah Desa Lobener Lor, Kecamatan Jatibarang, menjadi tuan rumah dalam kegiatan sosialisasi pembangunan sarana dan prasarana jaringan pipa transmisi air baku untuk PDAM, Rabu (28/5/2025). Acara yang digelar di halaman Kantor Desa ini dihadiri oleh unsur Muspika se-Kecamatan Jatibarang dan berbagai elemen masyarakat.

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai proyek pembangunan pipa transmisi, serta melibatkan warga dalam proses perencanaan dan pelaksanaannya. Dengan pendekatan partisipatif, diharapkan proyek ini berjalan lancar dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokal.


Kepala Desa Lobener Lor, Mahpudin, SH, dalam keterangannya menyebut bahwa pembangunan jaringan pipa ini sangat penting untuk menunjang distribusi air bersih dari sumber air baku yang berada di wilayah desa mereka.

"Air bersih adalah kebutuhan mendesak bagi warga. Kami menyambut baik pembangunan ini karena manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Namun, kami juga menekankan pentingnya tanggung jawab terhadap dampak proyek, seperti kerusakan jalan akibat alat berat dan bangunan semi permanen yang terkena dampak," ujar Mahpudin.

Ia menambahkan bahwa warga sebelumnya telah menyampaikan aspirasi agar jalan-jalan yang terdampak pembangunan diperbaiki, serta agar ada bentuk kompensasi untuk pembongkaran bangunan di bantaran sungai. Usulan ini, menurut Mahpudin, telah ditanggapi oleh pihak BBWS (Balai Besar Wilayah Sungai).

"Sudah disepakati juga bahwa pipa yang dipasang akan berukuran besar agar aliran air bersih dari sungai tetap lancar," tambahnya.


Sementara itu, Camat Jatibarang, Rury Firmansyah, menegaskan pentingnya sosialisasi seperti ini untuk mencegah miskomunikasi antara masyarakat dan pelaksana proyek.

"Air baku untuk PDAM ini akan melewati wilayah-wilayah padat penduduk. Maka perlu sosialisasi agar semua pihak tahu hak dan kewajibannya. Secara teknis, pemasangan pipa akan berada di bawah jalan tanggul yang sebagian lahannya merupakan milik BBWS dan saat ini sudah digunakan masyarakat untuk membangun," jelas Rury.


Pemerintah Desa Lobener Lor menyampaikan apresiasi atas proyek pembangunan ini, namun juga berharap ada perhatian khusus terhadap dampak sosial dan lingkungan yang mungkin timbul.

"Kami ingin pembangunan ini membawa manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat, tanpa mengorbankan hak-hak warga. Maka sinergi antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat harus terus terjaga," pungkas mahpudi. 

Menurut Camat Jatibarang Rury Firmansyah, juga dimintai keterangan oleh awak media SPJ Menyatakan"air baku PDAM, tentunya ini harus tersosialisasikan kepada masyarakat. supaya tidak ada miskomunikasi antara masyarakat dengan pelaksanaan kegiatan. Wah kurang tahu secara teknis tanya-tanya nanti. Disepakati bahwa nanti Pipa itu ada di bawah jalan, di bawah jalan dari tanggul.Karena memang tanggul juga memang yang ada bangunan-bangunan milik masyarakat yang berdiri di tanah BBM. '' Tegas Rury.( Asep Yana.S)

Kuwu Cikeusal, Dedi Karsono, Menunjukkan Kepedulian Yang Tinggi Terhadap Bencana Longsor di Gunung Kuda, Wilayah Dukupuntang, Cirebon. Beliau Mendatangi Langsung Lokasi Bencana 






Cirebon, SERGAP TARGET- Kuwu Cikeusal, Dedi Karsono, menunjukkan kepedulian yang tinggi terhadap bencana longsor di Gunung Kud
a, wilayah Dukupuntang, Cirebon. Beliau mendatangi langsung lokasi bencana untuk memantau situasi dan memberikan dukungan kepada warga yang terdampak. Langkah ini menunjukkan komitmen Kuwu Dedi Karsono dalam menangani bencana dan membantu masyarakatnya dalam situasi darurat.
[30/5 2025].

Suasana mencekam menyelimuti lereng Gunung Kuda Bobos di Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, setelah terjadi longsor dahsyat yang menelan korban jiwa dan menyebabkan belasan orang diduga masih tertimbun material tanah dan batu. Tragedi ini terjadi pada Jumat siang (30/5/2025), mengguncang kawasan yang selama ini dikenal sebagai area tambang batu kapur aktif.

Kuwu Dedi Karsono dengan kepeduliannya yang tinggi mendatangi langsung di lokasi di gunung kuda gunung yang selama bertahun-tahun "ditaklukkan" oleh alat-alat berat demi menambang kekayaan alamnya, akhirnya menunjukkan kemurkaannya. 

Dalam rekaman video berdurasi 29 detik yang viral di media sosial, terlihat jelas betapa cepatnya tanah dan batu menggelinding turun, menimbun apapun yang berada di bawahnya termasuk pekerja tambang, kendaraan berat, dan mobil-mobil operasional.


Kuwu Dedi Karsono dari Desa Cikeusal, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, menunjukkan kepedulian yang tinggi dengan mendatangi lokasi bencana longsor di Gunung Kuda, Dukupuntang. Beliau didampingi oleh perangkat desa yang setia, menunjukkan kerja sama dan kesolidan tim dalam menangani situasi darurat dan memberikan support kepada keluarga korban dan do,a terbaik.


Petugas dari Basarnas (Badan SAR Nasional) segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi. Syarief, salah satu anggota Basarnas yang terjun langsung ke lokasi bencana, mengonfirmasi bahwa hingga Jumat sore, tim telah menemukan empat korban dalam kondisi meninggal dunia pungkasnya.

"Empat orang ditemukan tewas di dalam sebuah mobil yang tertimbun material longsor. Dua lainnya ditemukan di luar kendaraan, mengalami luka berat," ujar Syarief pada awak media.

Proses evakuasi pun berlangsung sangat sulit. Lumpur tebal bercampur pecahan batu kapur menutup akses menuju titik-titik yang diduga menjadi lokasi terperangkapnya korban. Syarief menambahkan, berdasarkan jumlah kendaraan yang tertimbun termasuk beberapa ekskavator jumlah korban yang masih tertimbun bisa lebih dari sepuluh orang.

"Kami menduga masih banyak korban yang belum ditemukan. Dari jumlah mobil dan alat berat yang tertimbun saja, bisa diperkirakan lebih dari sepuluh orang masih di dalam sana," jelasnya.

Di tengah upaya pencarian yang berlangsung hingga malam, suara tangis keluarga korban terdengar bersahut-sahutan. Beberapa di antaranya terus memanggil nama kerabat mereka yang hilang, berharap ada keajaiban. Doa bersama digelar oleh warga sekitar dan relawan kemanusiaan, sambil memegang foto-foto anggota keluarga yang belum ditemukan.

Dari pantauan di lokasi, puluhan personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas, dan relawan masih terus menyisir area longsoran, menggunakan ekskavator untuk menyingkirkan batu dan tanah. Namun, kondisi geografis dan cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan tersendiri. 

Pesan Kuwu Dedi Karsono pada keluarga korban yang tabah yang sabar ini mungkin cobaan bagi keluarga korban yang berat tapi insyaallah kuat dan korban yang belum diketemukan semoga ada keajaiban. ((H. Babil))

Sembari Bincang Santai Bersama Warga, Babinsa Jebres Selipkan Pesan Jaga Kamtibmas

Surakarta - Sambang wilayah merupakan suatu kegiatan rutin dari Aparat Teritorial terutama bagi seorang Babinsa terhadap warga binaan, dengan kegiatan ini Babinsa langsung dapat berinteraksi dengan warganya sehingga tercipta hubungan yang erat antara TNI dan Rakyat.

Hal inilah yang dilakukan Babinsa Kelurahan Jebres Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Serda Winarno, ditengah kegiatannya tetap melaksanakan sambang wilayah dan komunikasi dengan warga binaan di Rw. 16 Jl. Kyai H. Masykur Kelurahan Jebres Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Jum, at (30/05/2025).

"Dalam kegiatan Sambang warga binaan, kami mengajak warga untuk selalu menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan serta mengantisipasi terjadinya wabah penyakit di musim pancaroba seperti saat ini,"tutur Serda Winarno disela-sela kegiatan.

"Selain itu, tujuan dari kegiatan ininadalah untuk mempererat hubungan silaturahmi antara Babinsa dengan warga binaan sekaligus untuk saling tukar informasi apabila ada permasalahan di wilayah."tutupnya.

Penulis : Arda 72

Kolaborasi Dengan Bhabinkamtibmas, Babinsa Timuran Latihkan PBB Kepada Linmas

Surakarta - Babinsa Kelurahan Timuran  Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Danang M berkolaborasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Timuran memberikan pelatihan PBB (Peraturan Baris Berbaris ) kepada Anggota Linmas Timuran  di Halaman Kelurahan Timuran jln Ronggo Warsito  Kelurahan Timuran ,  kecamatan Banjarsari, Jum'at (30/05/2025).

Dikatakan Serka Danang tujuan Babinsa memberikan pelatihan PBB kepada Anggota Linmas Timuran   bertujuan guna meningkatkan kedisiplinan serta loyalitas dalam menjalankan tugasnya .

"Pelatihan ini merupakan kegiatan Binwanwil dimana Babinsa memiliki tugas menjalin kemitraan dengan Anggota Linmas Kel Timuran sebagai mitra diwilayah binaan."ujarnya.

"Meski materi yang disampaikan adalah gerakan - gerakan fisik, seperti PBB secara singkat , Anggota Linmas  akan dapat mengambil hikmah yang didapat yaitu  disiplin dan juga kekompakan."imbuhnya.

"Diharapkan dengan adanya pelatihan ini tingkat kedisiplinan linmas semakin meningkat serta loyalitas dalam setiap pelaksanaan tugas."tutupnya.

Penulis : Arda 72

Sambangi Sekurity Kikky, Babinsa Sumber Ajak Tingkatkan Keamanan Dan Kewaspadaan

Surakarta - Bintara Pembina Desa (Babinsa) Kelurahan Sumber  Koramil 02/ Banjarsari, Kodim 0735/Surakarta Serka Yusuf Arimatea turun kewilayah binaan untuk melaksanakan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) bersama dengan masyarakat yang berprofesi sebagai Sekurity Pabrik Kikky  di jalan Kutai No 4  Kelurahan Sumber kec Banjarsari kota Surakarta, Jumat, (30/05/2025).

Serka Yusuf menegaskan Kegiatan komsos ini bertujuan untuk menghimbau kepada Sekurity Kikky agar meningkatkan ketertiban juga keamanan dan kewaspadaan untuk mengantisipasi pencurian salah satunya kendaraan bermotor.

"Karena keamanan kendaraan merupakan salah satu tanggung jawab Sekurity disamping itu untuk tidak bosan mengingatkan kepada warga masyarakat selalu waspada."ujarnya.

"Dalam kesempatan inibkami juga mengingatkan dan menghimbau agar lebih menjaga keamanan dan ketertiban dalam menjalankan tugas sehingga tidak Ada permasalahan ataupun hal-hal yang tidak diinginkan."tegasnya.

Lebih lanjut ditambahkannya kegiatan ini dilakukan guna mempererat tali silaturahmi dan kerjasama yang baik dalam rangka mendukung tugas pokok Babinsa serta terwujudnya Kemanunggalan TNI dengan Rakyat.

"Hal ini dilakukan demi menjaga hubungan yang harmonis antara Babinsa dengan masyarakat binaannya, dengan mendatangi dan berkomunikasi bersama Sekurity, Juru parkir, maupun masyarakat lainnya. Babinsa adalah ujung tombak satuan di lapangan, maka kegiatan Komsos yang dilaksanakan oleh Babinsa dapat diterima positif oleh masyarakat. Dengan adanya Babinsa yang berkeliling di wilayah binaannya disamping memberikan himbauan juga dapat mengetahui setiap permasalahan yang ada di wilayah,"tutupnya.

Penulis : Arda 72