Berita Terkini

Kades Sontang Zulfahrianto, SE Buktikan Desa Bisa Cepat Bergerak, SPPG Sontang Layani 1.000 Siswa Hanya Dalam 4 Hari

Rokan Hulu, Bonai Darussalam-- Sementara desa lain masih rapat dan wacana, Desa Sontang Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu (Ro...

Postingan Populer

Kamis, 12 Juni 2025

Bersenjatakan Sapu Lidi, Babinsa Manahan Bersama Linmas Dan Tim Saberling Bersihkan Lingkungan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Manahan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serma Saring dan Serda Supriyadi melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama Linmas dan Tim Saberling Kelurahan Manahan bertempat di sepanjang jalan Samratulangi, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari, Kamis (12/06/2025).

Dengan bersenjatakan Sapu Lidi dan peralatan lainya Serma Saring dan Serda Supriyadi bergotong royong bersama Linmas, Tim Saberling dan juga warga masyarakat melaksanakan pembersihan lingkungan, menyapu jalan, memotong rumput, serta  pembersihan sampah di kanan kiri sepanjang Jln Samratulangi, Kelurahan Manahan, Kecamatan Banjarsari.

"Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan upaya bersama, dalam menjaga kebersihan dan guna memperkuat hubungan silaturahmi antar babinsa dengan warga binaan."ujar Serma Saring disela-sela kegiatan.

"Tidak hanya saat kerja bakti saja, namun semangat gotong royong ini diharapkan terus terjaga dan menjadi inspirasi bagi kegiatan-kegiatan positif lainnya."imbuhnya.

"Kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab dari aparat keamanan maupun instansi tertentu saja...namun itu adalah menjadi tanggung jawab kita bersama."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Rabu, 11 Juni 2025

Polresta Cirebon Gelar Bhaktikes kepada Ojek Online





Polresta Cirebon menggelar Bhakti Kesehatan (Bhaktikes) berupa pemeriksaan kesehatan gratis kepada para ojek online, Rabu (11/6/2025). Kegiatan yang digelar di Kecamatan Talun dan Weru tersebut dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H, menyampaikan, kegiatan tersebut memberikan layanan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat. Puluhan ojek online juga sangat antusias mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis dalam kegiatan tersebut.

"Dalam Bhaktikes ini kegiatan yang dilaksanakan di antaranya, pemeriksaan kesehatan gratis bagi para pengemudi ojek online di wilayah hukum Polresta Cirebon. Alhamdulillah mereka sangat antusias mengikuti kegiatan ini," ujar Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Pihaknya berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat untuk masyarakat luas. Dalam kegiatan tersebut diikuti 110 pengemudi ojek online yang turut mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis tersebut.

Dalam pemeriksaan kesehatan tersebut sebanyak 18 orang mengalami Chepalgia, 5 orang mengalami Myalgia, 10 orang mengalami hipertensi, 5 orang mengalami ISPA, 5 orang mengalami Gastritis, 65 orang tanpa keluhan apapun, dan 2 orang mengalami keluhan lainnya.

Petugas Dokkes Polresta Cirebon juga turut memberikan obat-obatan secara gratis sesuai keluhan yang dialami para pengemudi ojek online yang memeriksakan kondisi kesehatannya dalam kegiatan Bhaktikes tersebut.

"Kegiatan semacam ini juga diselenggarakan secara rutin jajaran Dokkes Polresta Cirebon. Kami berharap, mudah-mudahan kegiatan ini bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan," kata Kombes Pol Sumarni, S.I.K, S.H, M.H.

Kapolresta Cirebon Blusukan ke Desa-Desa: Bangun Kedekatan, Perkuat Kamtibmas, dan Dorong Pembangunan Berbasis Masyarakat






Cirebon — Upaya memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat kembali ditunjukkan oleh Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H. melalui kegiatan blusukan dan silaturahmi langsung ke warga di tiga desa dalam wilayah hukumnya. Desa Trusmi Kulon, Megu Gede, dan Tersana menjadi titik kunjungan dalam kegiatan bertajuk "Silaturahmi Kamtibmas Kapolresta Cirebon dengan Warga", yang digelar Rabu (11/6).

Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang tatap muka antara aparat dan masyarakat, tetapi juga bagian dari strategi Polresta Cirebon dalam mengimplementasikan pendekatan proaktif, humanis, dan partisipatif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Hadir mendampingi Kapolresta dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat utama Polresta Cirebon, di antaranya Kabag Ren KOMPOL ACEP ANDA, S.H., M.H., Kasat Binmas AKBP EDI BARYANA, A.Md., Kasat Intelkam KOMPOL JONI SURYA NUGRAHA, S.I.P., M.H., Kasat Lantas KOMPOL MANGKU ANOM SUTRESNO, S.H., S.I.K., M.H., Kasat Narkoba AKP HERI NURCAHYO, S.H., Kasiwas IPTU ENDANG WIDIANTI, S.H., dan Ps. Kasi Humas IPDA IVAN ARIF MUNANDAR, S.Kom.

Tampak pula jajaran pemerintahan daerah, mulai dari camat di wilayah Kecamatan Plered, Weru, dan Pabedilan, para kuwu desa, serta elemen masyarakat desa seperti Bhabinkamtibmas, Babinsa, Linmas, tokoh agama, tokoh pemuda, hingga warga dari berbagai latar belakang.

Dalam suasana yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Kapolresta menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari komitmen polisi hadir di tengah masyarakat, bukan sekadar sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra pembangunan sosial.

 "Kami ingin mendengar langsung aspirasi masyarakat, bukan hanya melalui laporan formal. Dengan cara ini, kita bisa lebih cepat merespons permasalahan dan mencari solusinya bersama," ucap Kapolresta.

Ia menyebut, keberadaan polisi harus mampu memberikan rasa aman dan nyaman, sekaligus menjadi pembina dan pelayan masyarakat yang siap mendukung proses pembangunan desa.

Kapolresta secara khusus mengajak para kuwu dan perangkat desa untuk memanfaatkan potensi yang dimiliki desa dalam membangun lingkungan yang bersih, tertib, dan sejahtera. Ia menekankan pentingnya aktivasi peran tiga pilar desa: Kuwu, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa.

"Ketiganya harus solid, kompak, dan aktif menyapa warganya. Bangun kepercayaan dari bawah, mulai dari RT dan RW. Ini adalah kunci keberhasilan pembangunan berbasis partisipasi," jelasnya.

Salah satu prioritas yang disoroti adalah menghidupkan kembali sistem keamanan lingkungan (Satkamling) dan patroli malam. Menurut Kapolresta, langkah ini efektif dalam mencegah gangguan kamtibmas serta meningkatkan kesadaran warga terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

"Satkamling bukan hanya soal ronda. Ini tentang rasa peduli, rasa memiliki terhadap keamanan bersama," tegasnya.

Dalam forum tersebut, Kapolresta juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap ancaman narkotika, khususnya di kalangan remaja dan pelajar. Ia menegaskan bahwa Polresta Cirebon terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba, sekaligus melakukan tindakan tegas terhadap jaringan pengedar.

"Ini perang yang tidak bisa dimenangkan sendiri oleh polisi. Butuh peran orang tua, tokoh agama, guru, dan pemuda desa. Semua harus terlibat," serunya.

Ia juga meminta masyarakat untuk tidak segan melapor jika mengetahui aktivitas mencurigakan atau potensi penyebaran narkoba atau gangguan kamtibmas di lingkungannya melalui 110 atau bhabinkamtibmas setempat.

Masalah lain yang menjadi perhatian adalah tingginya pelanggaran lalu lintas di wilayah pedesaan. Kapolresta menyoroti fenomena penggunaan knalpot brong, serta rendahnya kepatuhan warga dalam menggunakan helm saat berkendara.

"Tertib berlalu lintas itu cermin budaya masyarakat. Kami akan terus edukasi warga agar sadar keselamatan, bukan karena takut razia," ungkapnya.

Kapolresta juga menyerukan pentingnya investasi sosial dalam bentuk pembinaan generasi muda. Ia mengajak seluruh unsur masyarakat untuk memberi ruang tumbuh bagi anak-anak muda di desa agar mampu berkembang secara positif dan menjauhi pengaruh negatif.

"Kita ingin desa-desa di Cirebon menjadi ladang lahirnya generasi yang sehat, berakhlak, dan produktif. Mereka adalah aset masa depan bangsa," ujarnya.

Menutup kegiatan tersebut, Kapolresta juga menyinggung pentingnya ketahanan pangan berbasis rumah tangga dan desa. Ia mengajak masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan sebagai lahan produktif, menumbuhkan semangat gotong royong dalam pertanian, serta mendorong penguatan ekonomi desa melalui UMKM dan pariwisata lokal.

 "Jangan biarkan potensi desa tertidur. Mari hidupkan kembali budaya tani, olah produk lokal, dan jadikan desa sebagai pilar kemandirian bangsa," ucapnya optimis.

Kegiatan blusukan ini membuktikan bahwa pendekatan kemitraan polisi dengan masyarakat mampu membangun komunikasi dua arah yang sehat, memperkuat kepercayaan publik, dan menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap lingkungan.

"Mari kita bangun desa, jaga persatuan, dan rawat keamanan bersama. Tetap semangat! Ayo Cirebon, kita pasti bisa!" seru Kapolresta mengakhiri pertemuan.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan terciptanya desa-desa di Cirebon yang aman, bersih, tertib, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan, menuju Cirebon yang lebih maju dan sejahtera.((Babil))

Komsos Dengan Mitra Karib, Babinsa Gilingan Ajak Tingkatkan Keamanan Dan Ketertiban di Lingkungan

Surakarta - Babinsa Kelurahan Gilingan Koramil 02/Banjarsari Kodim 0735/Surakarta Serka Fajar dan Sertu Sandi melaksanakan kegiatan Komunikasi sosial (Komsos) dengan Mitra Karib di Taman Cerdas Jl Rejosari No 15 Kelurahan Gilingan Kecamatan Banjarsari, Rabu (11/06/2025).


Dikatakan Serka Fajar melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) dirinya mengajak kepada Mitra Karib untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan diwilayah Kelurahan Gilingan.

"Komsos yang kami laksanakan ini merupakan sarana dalam menjalin hubungan silaturahmi dengan Mitra Karib dan warga masyarakat, sehingga dengan cepat dalam memperoleh informasi yang ada di daerah binaannya"ujarnya.

"Pada kesempatan komsos kali ini kami juga menyampaikan kepada Mitra Karib  bahwa pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan wilayah Kelurahan Gilingan"terangnya.

"Marilah secara bersama-sama kita himbau seluruh masyarakat supaya menjaga keamanan dan ketertiban yang kita tempati dari tindakan-tindakan yang kurang terpuji agar bisa lebih tertib dan aman," ucapnya.

Lebih lanjut dikatakannya dirinya berencana dan mengajak Mitra Karib agar tetap melaksanakan kegiatan Patroli hal itu merupakan salah satu upaya bagi aparat kewilayahan bersama dengan Mitra Karib dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban yang ada di desa tersebut.

"Dalam komsos tersebut Babinsa juga mengingatkan perangkat desa agar turut menghimbau kepada masyarakat supaya selalu mematuhi aturan dan anjuran dari pemerintah tentang penting nya menjaga lingkungan yang aman bersih dan nyaman."tutupnya.

Penulis : Arda 72

Tertib dan Nyaman! Camat Indramayu Tertibkan PKL di Depan Asrama Haji dengan Pendekatan Humanis

INDRAMAYU,Sergaptarget.com,- Suasana di sekitar Asrama Haji, Jalan Olahraga, Kelurahan Karanganyar tampak lebih tertib pada Rabu (11/6/2025). Hal ini tak lepas dari langkah tegas namun humanis yang dilakukan oleh Camat Indramayu, Indra Mulyana, bersama jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Indramayu dalam menata keberadaan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut.

Penataan ini merupakan bagian dari agenda rutin Pemerintah Kecamatan Indramayu untuk menjaga ketertiban umum serta menciptakan ruang publik yang bersih dan nyaman bagi semua kalangan. Menariknya, para pedagang tidak serta-merta diusir atau dilarang berjualan, melainkan diarahkan agar menempati lokasi yang telah ditentukan dan tidak mengganggu akses publik.

"Kami tidak melarang masyarakat untuk berjualan. Yang kami tekankan adalah bagaimana aktivitas itu bisa tertata rapi. Datang dalam keadaan bersih, pulang pun harus tetap bersih. Kita ingin semuanya merasa nyaman – baik pedagang maupun masyarakat lainnya," ujar Indra Mulyana di sela kegiatan.

Lebih lanjut, Indra mengajak seluruh pedagang untuk menumbuhkan kesadaran bersama dalam memanfaatkan ruang publik. Menurutnya, area publik adalah milik semua warga dan harus dijaga bersama.

"Kesadaran kolektif itu penting. Jangan sampai kegiatan jualan justru menimbulkan ketidaknyamanan bagi pengguna jalan atau masyarakat sekitar," tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut, petugas Satpol PP juga melakukan sosialisasi langsung kepada para pedagang. Mereka diajak berdialog dan diberikan pemahaman mengenai lokasi-lokasi yang diizinkan untuk berjualan.

Langkah penertiban ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kecamatan Indramayu dalam menciptakan ruang kota yang tertib, bersih, dan ramah untuk semua. Dengan pendekatan humanis dan dialogis, upaya ini mendapat apresiasi dari banyak pihak karena mengedepankan solusi, bukan hanya penindakan.(Asep Yana.S)

Jam Masuk Sekolah Dimajukan! Jawa Barat Terapkan Pukul 06.30 Mulai Tahun Ajaran 2025/2026

Indramayu, Sergaptaget.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi menetapkan aturan baru jam masuk sekolah yang akan berlaku mulai tahun ajaran 2025/2026. Melalui Surat Edaran Gubernur No: 58/PK.03/Disdik, seluruh jenjang pendidikan dari PAUD hingga SMA/SMK akan memulai kegiatan belajar mengajar lebih pagi, yakni pukul 06.30 WIB.

Kebijakan ini tak hanya mengatur jam masuk sekolah, tetapi juga merancang aktivitas pelajar di luar jam pelajaran. Sore hari, hingga pukul 17.30 WIB, diarahkan untuk kegiatan sosial, membantu orang tua di rumah, atau mengembangkan minat dan bakat pribadi. Sementara itu, malam hari pukul 18.00–21.00 WIB difokuskan untuk belajar di rumah dan kegiatan pembinaan keagamaan.

Akhir pekan? Pemerintah menyarankan agar waktu tersebut digunakan untuk pendidikan keluarga dan kegiatan ekstrakurikuler yang membangun karakter.

Respons Positif dari Bupati IndramayuMenanggapi aturan baru ini, Bupati Indramayu, Lucky Hakim, menyambut positif langkah Pemprov Jabar. Menurutnya, kebijakan ini dapat membentuk karakter dan kedisiplinan siswa sejak dini.

Namun, Bupati Lucky juga mengingatkan pentingnya penyesuaian pola tidur anak. Ia menyarankan agar orang tua mulai membiasakan anak-anak tidur lebih awal agar bisa bangun segar di pagi hari, sekaligus melaksanakan Shalat Subuh bersama keluarga.

"Kebiasaan tidur lebih awal ini bukan hanya baik untuk kesehatan, tapi juga dapat menciptakan ikatan emosional dalam keluarga," ujarnya.

Perlu Kajian Teknis Lebih Lanjut
Meskipun mendukung kebijakan tersebut, Pemkab Indramayu akan tetap melakukan kajian teknis, mengingat kondisi geografis daerah yang berbeda-beda serta jarak tempuh siswa ke sekolah.

"Setiap wilayah punya tantangan masing-masing. Maka penting bagi kami untuk menyesuaikan teknis pelaksanaannya agar kebijakan ini benar-benar memberikan manfaat," jelas Bupati Lucky.

Dengan semangat perubahan ini, diharapkan siswa Jawa Barat, khususnya di Indramayu, dapat tumbuh menjadi generasi yang lebih disiplin, sehat, dan berprestasi.(Asep Yana.S)

Selasa, 10 Juni 2025

Satresnarkoba Polresta Cirebon Gelar Razia Miras, 145 Botol Diamankan dari Rumah Warga





Cirebon — Dalam rangka menekan peredaran minuman keras (miras) ilegal, Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Cirebon melaksanakan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) dengan menyasar peredaran miras tanpa izin di wilayah hukumnya. Selasa (10/06 2025).

Dalam razia yang dipimpin oleh Kanit 1 Satresnarkoba bersama Kasubnit 2 Unit 1 Satresnarkoba dan anggota Subnit 2, petugas menyasar sebuah rumah milik warga bernama Sdr. AI yang berlokasi di Desa Sarajaya, Kecamatan Lemahabang, Kabupaten Cirebon.

Dari lokasi tersebut, petugas berhasil mengamankan total 145 botol minuman keras pabrikan berbagai merek, antara lain:

50 botol AO

35 botol Anggur Merah

18 botol Kawa-Kawa

14 botol Bir Angker

14 botol Newport

13 botol Whisky

1 botol Soju


Modus operandi pelaku diketahui melakukan jual beli minuman beralkohol secara ilegal dari tempat tinggalnya, tanpa memiliki izin resmi.

Selain menyita barang bukti, petugas juga melakukan pendataan dan interogasi terhadap pemilik rumah. Sebagai langkah preventif, penyuluhan mengenai bahaya konsumsi minuman beralkohol terhadap kesehatan turut diberikan kepada yang bersangkutan. Pemilik juga diminta menandatangani surat pernyataan untuk tidak lagi melakukan penjualan minuman beralkohol tanpa izin di masa mendatang.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Polresta Cirebon dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, serta menekan angka kejahatan yang kerap dipicu oleh konsumsi alkohol.

"Operasi semacam ini akan terus kami lakukan secara rutin. Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terlibat dalam peredaran minuman keras ilegal dan melaporkan apabila mengetahui adanya aktivitas serupa di lingkungannyamelalui layanan Call Center 110 Polresta Cirebon atau hubungi Pelayanan Informasi dan pengaduan Polresta Cirebon di nomor WA 08112497497.," ujar Kombes Pol Sumarni.((Babil))

Keluyuran Malam, Kapolresta Cirebon Sapu Bersih Remaja yang Berkeliaran di Jalanan





CIREBON – Kepolisian Resor Kota Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat, khususnya dalam melindungi generasi muda dari pengaruh negatif. Selasa malam (10/6/2025), Kapolresta Cirebon KOMBES POL. SUMARNI, S.I.K., S.H., M.H. memimpin langsung patroli malam hari yang dimulai dari Kecamatan Sumber pukul 20.00 WIB dan bergerak menuju Kecamatan Lemahabang, menyisir setiap titik rawan dan ruang publik yang kerap menjadi tempat berkumpulnya anak-anak remaja.

Dalam perjalanan patroli tersebut, petugas menemukan sejumlah remaja yang masih berada di jalanan tanpa tujuan jelas, padahal waktu telah menunjukkan lebih dari pukul 21.00 WIB. Para remaja itu kemudian diberikan pembinaan singkat dan diarahkan untuk segera pulang ke rumah masing-masing. Edukasi disampaikan secara persuasif, termasuk kepada masyarakat sekitar yang masih nongkrong atau berkerumun tanpa kegiatan berarti.

Melalui pengeras suara, petugas mengimbau masyarakat untuk tertib berlalu lintas, tidak berkumpul atau nongkrong di malam hari, dan segera pulang ke rumah jika tidak memiliki keperluan penting. Kapolresta Cirebon menekankan pentingnya peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas anak-anak mereka, serta mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi pertumbuhan generasi muda.

Patroli malam ini juga menjadi bagian dari sosialisasi Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 51/PA.03/Disdik tentang pembatasan aktivitas luar rumah bagi pelajar pada pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB.

Patroli malam berlanjut hingga Desa Cipeujeuh Kulon, Kecamatan Lemahabang, di mana Kapolresta Cirebon menghadiri Silaturahmi Kamtibmas bersama para Kuwu se-Kecamatan Lemahabang, BPD, tokoh masyarakat, Linmas, serta warga sekitar. Acara yang digelar di kediaman Kuwu Cipeujeuh Kulon H. Lili Mashuri itu menjadi ruang dialog strategis antara jajaran kepolisian dan masyarakat desa.

Dalam kesempatan tersebut, KOMBES POL. SUMARNI menyampaikan pesan kuat kepada para pemimpin desa dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama membangun desa yang bersih, rapi, aman, dan bebas dari narkoba, geng motor, kenakalan remaja, serta knalpot brong.

"Kami ingin desa-desa di Cirebon menjadi contoh bagi daerah lain. Mari jadikan desa kita tempat yang nyaman, tertib, dan produktif. Anak-anak muda harus dijaga, diarahkan, dan diberdayakan," ujar Kapolresta Cirebon.

Ia juga mendorong pengaktifan kembali Satkamling di lingkungan warga serta program ketahanan pangan berbasis rumah tangga, seperti pemanfaatan pekarangan untuk menanam tanaman produktif. Sebagai bentuk dukungan nyata, Kapolresta Cirebon menyerahkan bibit tanaman markisa dan bunga telang kepada warga.

Kegiatan ini turut dihadiri berbagai pejabat dan tokoh lintas sektor, seperti Kepala Kantor Imigrasi Cirebon KOMANG TRISNA DIATMIKA, Kasat Narkoba AKP HERI NURCAHYO, serta Danramil Lemahabang KAPTEN Arh. APID, yang masing-masing memberikan penyuluhan terkait pencegahan TPPO, bahaya narkoba, dan pentingnya deteksi dini atas gangguan sosial di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kuwu H. Lili Mashuri menyampaikan rasa terima kasih atas kehadiran Kapolresta Cirebon beserta rombongan.

 "Kami merasa termotivasi. Tantangan untuk membangun desa yang bersih dan bebas kenakalan remaja adalah tanggung jawab bersama. Dengan bimbingan Polresta Cirebon, kami siap menjawab tantangan itu," tegasnya.

Silaturahmi ini menjadi bukti nyata sinergitas antara Polri, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menciptakan wilayah yang tertib, sehat, dan berdaya saing. Kapolresta berharap, kegiatan serupa terus bergulir ke desa-desa lain sebagai bagian dari gerakan menyeluruh menuju Cirebon yang lebih baik.

Polresta Cirebon Gelar Deklarasi Pemberantasan Geng Motor: Tegaskan Komitmen Jaga Keamanan Dan Generasi Muda






Cirebon - Dalam upaya serius menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat serta menekan aksi-aksi kejahatan jalanan yang dilakukan kelompok geng motor, Polresta Cirebon menggelar kegiatan Ikrar/Deklarasi Pemberantasan Geng Motor, bertempat di Masjid Syarif Hidayatullah Asrama Polisi Kaliwadas, Sumber, Kabupaten Cirebon. Selasa (10/06/2025).

Deklarasi ini menjadi momentum strategis yang dihadiri langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., bersama unsur Forkopimda Kabupaten Cirebon, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai kelompok geng motor dan konten yang selama ini kerap meresahkan warga.

Sejumlah pejabat dan tokoh yang turut hadir antara lain Dandim 0620/Kab. Cirebon Letkol Inf. Muhammad Yusron, S.AP., Ketua DPRD Kab. Cirebon, Dr. Sophi Zulfia, S.H., M.H., Rois Syura PCNU Kab. Cirebon, K.H. Aziz Hakim Syaerozi, Kasat Pol PP, Imam Mustadi, S.Si., M.Si., Ketua KPAID Kab. Cirebon, Hj. Fifi Sofiah, Para pejabat utama Polresta Cirebon seperti Kabag Ops Kompol Sutarja, Kabag SDM Kompol Didin Jarudin, Kasat Intelkam Joni Surya Nugraha, Kasat Narkoba AKP Heri Nurcahyo, serta Kasi Humas Ipda Ivan Arief Munandar.

Tak hanya dari unsur pemerintahan dan TNI-Polri, kegiatan ini juga melibatkan 21 kelompok geng motor dan geng konten, termasuk XTC, GBR, Moonraker, Brigez, dan berbagai komunitas lainnya dengan total 128 orang anggota yang hadir dan turut melakukan penandatanganan komitmen bersama.

Dalam sambutannya, Kapolresta Cirebon, Kombes Pol. Sumarni, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk peringatan keras dan awal dari gerakan pembinaan serius kepada para remaja dan kelompok bermotor yang sering terlibat dalam kegiatan negatif.

"Kegiatan ini adalah bentuk keprihatinan atas insiden yang viral beberapa waktu lalu. Kami ingin memastikan tidak ada lagi aksi geng motor yang meresahkan. Jika masih terjadi, kami tidak akan ragu menindak tegas dengan hukuman maksimal," tegasnya.

Lebih lanjut, Kapolresta Cirebon juga mengajak para orang tua untuk berperan aktif dalam mengawasi anak-anak mereka.

"Jika anak-anak masih berkeliaran hingga dini hari, jangan ragu untuk menghubungi kami di 110 atau mengontak Bhabinkamtibmas di desa masing-masing. Mari jaga bersama generasi muda kita," imbuhnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kab. Cirebon, Dr. Sophi Zulfia, mengingatkan bahwa seluruh masyarakat, khususnya generasi muda, bertanggung jawab menjaga kondusivitas kota.

"Cirebon ini rumah kita bersama. Ini peringatan terakhir—tidak boleh lagi ada kenakalan remaja dan aksi geng motor. Saya ingin kalian semua menjadi generasi yang sukses dan membanggakan," ujarnya dengan tegas.

Dalam kesempatan yang sama, Dandim 0620 Letkol Inf. Muhammad Yusron menyatakan bahwa situasi Kabupaten Cirebon sudah mengarah ke kondisi darurat terkait aksi-aksi geng motor. Ia menegaskan bahwa TNI akan bersinergi penuh dengan Polri untuk mengatasi persoalan ini.

"Kami akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Jika daerah ini tidak aman, maka investasi, pendidikan, dan masa depan anak-anak akan terganggu," ujarnya.

Tak hanya dari sisi hukum dan keamanan, deklarasi ini juga menyentuh aspek moral dan spiritual. Rois Syura PCNU, K.H. Aziz Hakim Syaerozi, memberikan pesan menyentuh kepada para remaja yang hadir.

 "Jangan pernah merasa rendah diri jika kalian berasal dari keluarga yang broken home. Jangan jadikan itu alasan untuk terjerumus. Kalian bisa berubah, bermanfaat, dan menjadi kebanggaan masyarakat," ujarnya.

Kasat Pol PP Imam Mustadi juga menambahkan bahwa para pemuda seharusnya bangga dan menjadikan kendaraan mereka sebagai sarana produktif, bukan untuk aksi premanisme di jalanan.

Kapolresta Cirebon Kombes Pol. Sumarni, menyampaikan bahwa langkah selanjutnya adalah implementasi kegiatan-kegiatan nyata dalam membina generasi muda.

"Kami telah sepakat bersama Forkopimda, tokoh agama, Ketua DPRD, Dandim, dan lainnya untuk menghadirkan kegiatan positif seperti olahraga, lomba, pelatihan, dan pengembangan bakat anak muda selama libur sekolah. Ini upaya bersama dari hulu ke hilir," tutupnya.

Deklarasi ini menandai dimulainya fase baru dalam penanganan aksi geng motor di wilayah hukum Polresta Cirebon. Keterlibatan lintas sektor mulai dari pemerintahan, aparat keamanan, tokoh agama, hingga masyarakat umum menjadi bukti nyata komitmen Kabupaten Cirebon untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan produktif bagi generasi mendatang.

Dengan semangat kebersamaan, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus menjaga keamanan wilayah, mendorong perubahan positif, serta memastikan bahwa aksi-aksi negatif tidak lagi menjadi bagian dari wajah Cirebon.

Tak hanya dari aparat dan pejabat pemerintah, dukungan terhadap deklarasi juga datang dari para mantan pelaku dan organisasi yang kini telah bertransformasi menjadi elemen masyarakat yang positif. Ketua Ormas XTC Wira Suganda yang turut hadir memberikan pernyataan penting terkait deklarasi ini:

"Menurut saya, sebagai Ketua Ormas XTC, acara deklarasi hari ini untuk pembubaran geng motor atau geng lokal ini sangat baik. Ini langkah yang sangat bagus dari Kapolresta Cirebon dan jajarannya yang sudah menyatukan semua elemen – GBR, XTC, Moonraker, dan geng lokal lainnya."

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa saat ini XTC telah bertransformasi dari kelompok yang dulu dikenal negatif menjadi organisasi masyarakat yang produktif dan berkomitmen terhadap perubahan.

"Kami dari XTC sudah berubah. Kami bukan lagi geng jalanan, kami sudah menjadi ormas. Kami ingin menjadi contoh, menasihati generasi muda agar tidak meniru kesalahan masa lalu kami. Sayangi keluarga, sayangi diri sendiri. Jangan lagi membuat kegaduhan di masyarakat," tegasnya.

"Kami juga berharap ke depannya Kapolres dan jajaran aparat setempat jangan pernah berhenti bertindak tegas terhadap oknum-oknum yang masih membuat resah, khususnya di Kabupaten Cirebon," tambahnya.

Kegiatan ditutup dengan pembacaan deklarasi dan penandatanganan bersama oleh perwakilan geng motor yang hadir, disaksikan langsung oleh para pejabat dan tokoh masyarakat. Deklarasi tersebut berisi komitmen untuk tidak lagi terlibat dalam aksi kekerasan, tawuran, balapan liar, maupun pembuatan konten provokatif yang mengganggu ketenteraman umum.((Babil))