Berita Terkini

DPRD lndramayu Gelar Paripurna Penyampaian Raperda Peraturan Perangkat Daerah

 Indramayu, Sergaptarget.com DPRD Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, di Ruang Sidang Utama, mengadakan Rapat Paripurna dalam rangk...

Postingan Populer

Sabtu, 09 Mei 2026

Sigap PAC AMPAR LEMAHABANG Tolong Ibu Korban Jatuh dari Motor di Karangtengah



Cirebon, Sergaptarget.com Lemahabang - Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan PAC AMPAR LEMAHABANG Cirebon. Saat dalam perjalanan menuju Desa Belawa, anggota PAC AMPAR melihat seorang ibu warga Karangtengah terjatuh dari sepeda motor dan tampak kesakitan di pinggir jalan.

Tanpa pikir panjang, PAC AMPAR LEMAHABANG

Ketua Tori, bersama anggotanya Nanda, Toip, Yadi, Opan, Saroh,
Dedi adalah Anggota Ampar Yang peduli dengan sesama
 langsung sigap menolong ibu tersebut. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Lemahabang untuk mendapatkan penanganan medis.

"Kami kebetulan melintas dan lihat ibu itu tergeletak kesakitan. Langsung kami evakuasi ke puskesmas biar cepat ditangani," ujar Tori ketua PAC AMPAR di lokasi.

Aksi cepat ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Bagi PAC AMPAR LEMAHABANG, kegiatan sosial kemanusiaan seperti ini sudah jadi komitmen. "Semangat kami jelas, memanusiakan manusia. Siapa pun yang butuh pertolongan, kami siap bantu tanpa pandang bulu," tegasnya.

PAC AMPAR LEMAHABANG dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial di wilayah Cirebon timur. Mulai dari bantuan ke warga sakit, korban bencana, hingga kegiatan bersih-bersih lingkungan.
 ((H.Babil))

Sigap PAC AMPAR LEMAHABANG Tolong Ibu Korban Jatuh dari Motor di Karangtengah


Cirebon, Sergaptarget.com Lemahabang - Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan PAC AMPAR LEMAHABANG Cirebon. Saat dalam perjalanan menuju Desa Belawa, anggota PAC AMPAR melihat seorang ibu warga Karangtengah terjatuh dari sepeda motor dan tampak kesakitan di pinggir jalan.
Tanpa pikir panjang, PAC AMPAR LEMAHABANG

Ketua Tori, bersama anggotanya Nanda, Toip, Yadi, Opan, Saroh,
Dedi adalah Anggota Ampar Yang peduli dengan sesama
 langsung sigap menolong ibu tersebut. Korban kemudian dibawa ke Puskesmas Lemahabang untuk mendapatkan penanganan medis.

"Kami kebetulan melintas dan lihat ibu itu tergeletak kesakitan. Langsung kami evakuasi ke puskesmas biar cepat ditangani," ujar Tori ketua PAC AMPAR di lokasi.

Aksi cepat ini mendapat apresiasi dari warga sekitar. Bagi PAC AMPAR LEMAHABANG, kegiatan sosial kemanusiaan seperti ini sudah jadi komitmen. "Semangat kami jelas, memanusiakan manusia. Siapa pun yang butuh pertolongan, kami siap bantu tanpa pandang bulu," tegasnya.

PAC AMPAR LEMAHABANG dikenal aktif dalam berbagai kegiatan sosial di wilayah Cirebon timur. Mulai dari bantuan ke warga sakit, korban bencana, hingga kegiatan bersih-bersih lingkungan.
 ((H.Babil))

Pameran UMKM Persit Bisa 2 Kartini Expo, Balai Kartini Jakarta, Produk Unggulan Rajutan Orenayou Jadi Primadona


Uploaded Image

JAKARTA – Suasana semarak menyelimuti gelaran Pameran UMKM Persit Bisa 2 Tahun 2026 yang berlangsung di Kartika Expo, Balai Kartini, Jakarta.

Di antara deretan stand produk unggulan Nusantara, booth Produk unggulan Rajutan Orenayou milik Persit KCK Cabang L Koorcab Rem 074 PD IV/Diponegoro terpantau terus dibanjiri pengunjung yang dengan antusias di lokasi Booth No.78.
‎​Sejak pintu pameran dibuka untuk umum, booth ini tidak hanya sekadar menjadi tempat transaksi jual beli, tetapi juga ruang edukasi budaya.

Pengunjung tampak berkerumun, terlibat dalam perbincangan hangat untuk menggali lebih dalam mengenai filosofi serta proses kreatif di balik terciptanya Produk unggulan Rajutan Orenayou.

Saat dikonfirmasi awak media pada Sabtu (09/05/2026) Ny. Weny Arnita Sandy istri dari Sertu Mujono selaku pemilik dari Produk unggulan Rajutan Orenayou menegaskan bahwa ‎​edukasi di balik keindahan motif
‎​kekuatan utama yang menarik minat publik adalah transparansi dari proses produksinya.

Uploaded Image

"Banyak pengunjung yang terpikat setelah mengetahui detail pembuatan Rajutan Orenayou ini, mulai dari pemilihan bahan, kerumitan pola, yang tetap menjaga warisan budaya khas wilayah Koorcab Rem 074/Wrt ini."tuturnya.
‎​"Kami tidak hanya ingin menjual produk, tetapi juga berbagi cerita tentang nilai seni dan dedikasi anggota Persit dalam melestarikan Rajutan. Antusiasme pengunjung hari ini membuktikan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang luar biasa,"terangnya.
Daya tarik Produk unggulan Rajutan Orenayou terbukti mampu menggaet pembeli dari berbagai daerah. Ibu Safitri, seorang pengunjung asal Depok, mengaku langsung jatuh hati begitu melihat koleksi yang dipamerkan. Tanpa ragu, ia memborong beberapa produk Rajutan untuk dibawa pulang.
‎​"Begitu tahu proses pembuatannya yang sedemikian rupa, saya merasa produk ini punya nilai lebih. Sangat layak untuk dikoleksi," ungkap Ibu Safitri.
‎​Pameran ini merupakan wadah bagi para anggota Persit dari seluruh penjuru Indonesia untuk memamerkan kreativitas dan kemandirian ekonomi melalui produk-produk UMKM unggulan. Dengan kehadiran produk seperti Batik Buana Sekar Kedaton, pameran ini sukses memperkuat posisi UMKM Persit sebagai salah satu pilar pelestari budaya dan penggerak ekonomi kreatif nasional.

Penulis : Arda 72

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan Apel dan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan pada Jumat (8/5/2026). Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka penguatan pengawasan serta penanggulangan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas dan Rutan.



Kegiatan dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia dan diikuti oleh jajaran Lapas Pasir Pangarayan dengan melibatkan unsur aparat penegak hukum, di antaranya Polres Rokan Hulu, TNI, serta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Rokan Hulu.



Apel dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba. Dalam amanatnya, Kepala Lapas menegaskan bahwa komitmen pemberantasan handphone ilegal, narkoba, dan praktik penipuan harus menjadi tanggung jawab bersama seluruh jajaran.



“Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada ruang bagi narkoba di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan. Saya mengingatkan kepada seluruh jajaran agar selalu menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme. Jangan ada petugas yang terlibat, membantu, atau memberikan celah terhadap masuknya narkoba, handphone ilegal, maupun praktik penipuan di dalam Lapas,” tegasnya.



Kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ikrar bersama sebagai bentuk komitmen seluruh jajaran dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Ikrar tersebut memuat kesiapan untuk meningkatkan pengawasan, memberikan informasi secara transparan, serta menerima sanksi tegas apabila terbukti terjadi pelanggaran.



Sebagai tindak lanjut dari kegiatan apel, dilaksanakan razia gabungan pada blok hunian warga binaan guna mendeteksi dini potensi adanya barang terlarang di dalam Lapas. Hasil temuan tersebut kemudian didata dan dilakukan pemusnahan. Selain itu, juga dilakukan tes urine terhadap petugas dan warga binaan sebagai upaya memastikan lingkungan Lapas tetap bersih dari penyalahgunaan narkoba, sebagaimana instruksi pelaksanaan kegiatan. 



Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan ini, Lapas Pasir Pangarayan menegaskan komitmennya dalam mendukung penyelenggaraan pemasyarakatan yang bersih, profesional, dan berintegritas.

***Hobbi dan Friska***
Uploaded Image

Jumat, 08 Mei 2026

Melalui Sambung Rasa, Lapas Pasir Pangarayan Kembali Tekankan Keamanan dan Ketertiban kepada Warga Binaan


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali melaksanakan kegiatan sambung rasa kepada warga binaan sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas, Sabtu (09/05/2026).

Kegiatan sambung rasa tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma dan diikuti oleh warga binaan. Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi dan pembinaan guna menciptakan suasana Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Dalam arahannya, Ka. KPLP menekankan pentingnya seluruh warga binaan untuk mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban selama menjalani masa pembinaan di Lapas Pasir Pangarayan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan berbagai modus penipuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Pada kesempatan tersebut, Ka. KPLP menegaskan bahwa tidak boleh ada pelanggaran keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Seluruh warga binaan diharapkan dapat mengikuti program pembinaan dengan baik serta bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif.

“Kami mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mengikuti seluruh aturan yang berlaku,” ujarnya.

Melalui kegiatan sambung rasa ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara petugas dan warga binaan sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan secara optimal.
Uploaded Image

Melalui Sambung Rasa, Lapas Pasir Pangarayan Kembali Tekankan Keamanan dan Ketertiban kepada Warga Binaan



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan kembali melaksanakan kegiatan sambung rasa kepada warga binaan sebagai upaya memperkuat keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas, Sabtu (09/05/2026).

Kegiatan sambung rasa tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP), Veazanol Kosuma dan diikuti oleh warga binaan. Kegiatan ini menjadi sarana komunikasi dan pembinaan guna menciptakan suasana Lapas yang aman, tertib, dan kondusif.

Dalam arahannya, Ka. KPLP menekankan pentingnya seluruh warga binaan untuk mematuhi aturan yang berlaku serta menjaga ketertiban selama menjalani masa pembinaan di Lapas Pasir Pangarayan.

Kegiatan ini juga sejalan dengan 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam upaya memberantas peredaran narkoba dan berbagai modus penipuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan).

Pada kesempatan tersebut, Ka. KPLP menegaskan bahwa tidak boleh ada pelanggaran keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. Seluruh warga binaan diharapkan dapat mengikuti program pembinaan dengan baik serta bersama-sama menjaga situasi yang aman dan kondusif.

“Kami mengajak seluruh warga binaan untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lapas serta mengikuti seluruh aturan yang berlaku,” ujarnya.

Melalui kegiatan sambung rasa ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik antara petugas dan warga binaan sehingga tercipta lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan mendukung proses pembinaan secara optimal.

***Hobbi Pargaulan***

Lapas Pasir Pangarayan Hadirkan Program PERKASA, Penuhi Hak Layanan Kesehatan bagi Warga Binaan



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan PERKASA (Pemeriksaan Kesehatan Hari Sabtu) bagi warga binaan sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan kesehatan secara rutin dan berkesinambungan, Sabtu (9/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan oleh jajaran subseksi perawatan ini meliputi pemeriksaan tekanan darah, pemeriksaan kadar gula darah, kadar kolesterol, kadar asam urat, serta pemeriksaan berat badan dan tinggi badan bagi warga binaan.

Program PERKASA menjadi salah satu langkah preventif yang dilakukan Lapas Pasir Pangarayan untuk memantau kondisi kesehatan warga binaan sejak dini, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan selama menjalani masa pidana.

Kasubsi Perawatan Lapas Pasir Pangarayan, Jaya Harsa, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pelayanan kesehatan yang humanis dan berkelanjutan di lingkungan lapas.

“Melalui kegiatan PERKASA ini, kami ingin memastikan kondisi kesehatan warga binaan tetap terpantau dengan baik. Pemeriksaan rutin seperti tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat penting dilakukan sebagai langkah deteksi dini terhadap gangguan kesehatan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kesehatan warga binaan menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung proses pembinaan yang berjalan optimal.

“Dengan kondisi kesehatan yang baik, warga binaan dapat mengikuti program pembinaan dengan lebih maksimal. Kami berharap kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kesadaran warga binaan untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri,” tambahnya.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat antusias dari warga binaan yang mengikuti pemeriksaan kesehatan. Melalui program PERKASA, Lapas Pasir Pangarayan terus berupaya menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan kepribadian dan kemandirian, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan dan kesejahteraan warga binaan.

***Hobbi Pargaulan***

Diskominfo Indramayu Terima Kunjungan Kerja DPRD Kabupaten Tulungagung

Indramayu,  Sergaptarget.com Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Indramayu menerima kunjungan kerja Komisi D DPRD Kabupaten Tulungagung.
‎Kunjungan kerja yang turut didampingi beserta BPS Kabupaten Indramayu itu untuk berdiskusi dan bertukar informasi terkait persiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) Tahun 2026.

Kepala Diskominfo Kabupaten Indramayu, Suwenda, mengatakan, data statistik memiliki peran strategis sebagai dasar dalam penyusunan kebijakan pembangunan, baik di tahap perencanaan maupun pelaksanaan program. 

Karenanya, menurut dia, melalui data yang akurat pemerintah dapat mengidentifikasi potensi daerah, mengetahui tantangan yang dihadapi, dan merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran. 

"Semoga data yang dihasilkan dari Sensus Ekonomi 2026, benar-benar akurat, sehingga menjadi pijakan untuk merumuskan kebijakan yang berdampak langsung bagi masyarakat," ujar Suwenda saat ditemui di Diskominfo Kabupaten Indramayu, Jalan Kartini, Kecamatan/Kabupaten Indramayu, Kamis (7/5/2026). 

Ia mengatakan, Sensus Ekonomi sendiri merupakan kegiatan yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali sebagai bagian dari rangkaian sensus nasional, selain sensus pertanian dan sensus penduduk.

"Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu bersama BPS telah menjalin kerja sama untuk memastikan kesuksesan Sensus Ekonomi 2026, khususnya di Indramayu," kata Suwenda.

Sementara, Kepala BPS Kabupaten Indramayu, Dudi Barmana, menyampaikan, Sensus Ekonomi 2026 telah disosialisasikan secara masif sejak 2025, termasuk melalui pemanfaatan media publik seperti baliho dan videotron yang didukung Diskominfo Indramayu. 

Selain itu, koordinasi lintas perangkat daerah juga dilaksanakan secara intensif untuk memastikan kesiapan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Kabupaten Indramayu.
"Kami juga rutin mendata melalui survei tahunan untuk memperkaya data yang ada, sehingga menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat Indramayu secara lebih komprehensif," kata Dudi Barmana.
‎Ketua Komisi D DPRD Kabupaten Tulungagung, Ali Masrup, mengatakan, kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kapasitas kinerja pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Tulungagung. 
"Kami berharap, hasil dari kunjungan kerja ini dapat menjadi referensi dalam memastikan pelaksanaan sensus di daerah kami berjalan dengan baik dan menghasilkan data yang akurat," Ali Masrup.

(Nana. S)

Cabor Tagih Janji Bupati Indramayu Cairkan Dana Porprov Jabar Sebesar Rp 4 Miliar





Indramayu,  Sergaptarget.com Cabang olahraga yang bernaung di bawah Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Indramayu masih menunggu support anggaran yang dijanjikan oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu.

Informasinya, anggaran yang akan dikucurkan kepada 34 cabang olahraga sebesar Rp 4 Milyar. Angka ini akan memenuhi kebutuhan atlet, pelatih dan kebutuhan lainnya dalam menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat yang akan digelar di tiga tempat yakni kota Bekasi, Bogor dan Depok pada bulan November mendatang.

Sejumlah cabang olahraga masih menunggu kucuran anggaran untuk memenuhi kebutuhan atlet yang akan berlaga dalam ajang kompetisi olahraga tingkat Jawa Barat tersebut. Dimana ajang ini biasanya dikaitkan dengan prestise kabupaten dalam mendulang medali atletnya.

Sekretaris Umum Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Indramayu Ade mengatakan anggaran bagı atlet dan pelatih merupakan urat nadi keberlangsungan hidup untuk menuju prestasi yang maksimal.

Menurut Ade, pihaknya masih menunggu alokasi anggaran yang akan digelontorkan oleh Pemkab Indramayu.

“Kita masih menunggu. Anggaran itu bagi kami urat nadi dalam memacu prestasi atlet,” jelas Ade yang juga pelatih senior sepak takraw di kabupaten Indramayu.

Sembari menunggu cairnya anggaran tersebut, Ade tetap melatih atlet atlet sepak takraw andalan Indramayu yang akan berlaga pada ajang Porprov Jawa Barat.

Tak berbeda dengan cabor sepak takraw, cabang olahraga Judo melalui ketua Persatuan Judo Seluruh Indonesia (PJSI) Kabupaten Indramayu Edi Sunaryo menjelaskan organisasinya juga masih menunggu kucuran anggaran yang awalnya akan cair pada bulan Mei ini.

Edi mengatakan kucuran dana itu sangat bermanfaat bagi keberlangsungan atlet dalam mengukir prestasi dan mengharumkan nama kabupaten Indramayu dikancah prestasi olahraga nasional.

“Jujur untuk Judo sangat bergantung pada anggaran yang dialokasikan oleh Pemkab Indramayu. Apalagi kita tidak punya bapak angkat,” kata Edi Sunaryo.

Edi merinci, berdasarkan informasi yang diterima sekretaris KONI Kabupaten Indramayu Maman Kostaman, Pemkab Indramayu akan mencarikan anggaran untuk kebutuhan Porprov 2026 pada bulan ini.

“Bila meleset, akan kita ajak cabor cabor lainnya untuk bersama sama duduk bareng membahas ini sejauh mana kepedulian Pemkab Indramayu dalam mengangkat prestasi olahraga,” tegas Edi.

Ketergantungan anggaran ini, kata Edi, juga berpengaruh pada potensi atlet dalam peningkatan prestasi. Selama ini, untuk berlatih saja, atlet menggunakan sarana sendiri di Kecamatan Arahan.

“Alhamdulillah, judo masih mampu menyumbang empat perunggu pada Porprov tahun lalu. Terlebih bila support anggaran dari Pemkab Indramayu dapat terealisasi pasti atlet akan bersemangat,” terangnya.

Ketergantungan anggaran ini juga dirasakan sama oleh cabor cabor lainnya yang bernaung dibawah organisasi induk Komite Olahraga Nasional Indonesia) Kabupaten Indramayu sementara untuk berlatih aja harus menggunakan fasilitas sendiri ujarnya. 

Dengan demikian kami semua cabor mengharapkan agar secepatnya dana yang dianggarkan untuk kami semua cabor dari Pemerintah Daerah segera di cairkan harapnya.

Karena Porpov Jabar XV beberapa bulan lagi akan dilaksanakan dan kami akan membawa harum nama Indramayu pungkasnya. 

(Nana. S)

Lapas Kelas II B Indramayu Laksanakan Razia Gabungan Dikamar Warga Binaan Temukan HP Dan Obat Terlarang



Indramayu, Sergaptarget.com
Lapas Kelas IIB Indramayu laksanakan razia gabungan bersama Polri dan menemukan dua unit telepon genggam milik narapidana dalam yang digelar pada Jumat (8/5/2026). Kepala Lapas Kelas IIB Indramayu, Fery Berthoni, menegaskan pihaknya akan memperketat pengawasan guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke dalam lapas.

“Yang kami amankan ini adalah barang-barang yang keberadaannya melanggar tata tertib. Kami tidak menutupi apa yang didapat dan kami perlihatkan semua di sini,” ujar Fery, Jumat (8/5/2026).

Selain dua unit HP, petugas juga mengamankan sejumlah barang lain seperti kabel, silet, paku, sendok, piring, serta barang-barang lain yang dinilai melanggar aturan lapas.

Fery menjelaskan, warga binaan tetap memiliki hak untuk berkomunikasi dengan keluarga. Namun, sarana komunikasi yang diperbolehkan telah diatur melalui wartel khusus pemasyarakatan (wartelsuspas).

Menurutnya, fasilitas wartelsuspas di Lapas Kelas IIB Indramayu telah tersedia di sejumlah blok hunian.

“Di Lapas Kelas IIB Indramayu, wartelsuspas ini telah berjalan. Fasilitasnya ada di Blok A, B, C hingga Blok Wanita. Kurang lebih terdapat 13 titik wartelsuspas untuk menjamin hak komunikasi warga binaan,” katanya.

Fery mengakui, telepon genggam masih menjadi barang yang paling sering ditemukan dalam razia kamar hunian narapidana. Pihak lapas menduga HP tersebut masuk melalui penyelundupan saat kunjungan dari luar lapas.

Karena itu, pihaknya akan melakukan evaluasi sekaligus memperketat pemeriksaan terhadap barang maupun pengunjung yang masuk ke area lapas.

“Ini tentunya menjadi bahan evaluasi bagi kami. Kami akan kaji lagi asal masuknya barang-barang tersebut dan memperketat proses penggeledahan barang maupun badan, baik terhadap petugas, warga binaan yang keluar masuk, maupun kunjungan keluarga dan tamu lainnya,” tegasnya.

Selain HP, petugas juga menemukan obat-obatan dari luar lapas tanpa resep dokter resmi. Meski bukan narkotika, obat tersebut tetap diamankan karena melanggar aturan yang berlaku di dalam lapas.

Fery menegaskan, konsumsi obat bagi warga binaan harus melalui pengawasan dan sepengetahuan dokter klinik lapas.

Dalam kegiatan razia tersebut, petugas juga melakukan tes urine terhadap narapidana maupun pegawai lapas guna mencegah penyalahgunaan narkotika.

“Hasilnya sejauh ini yang positif narkotika nol. Namun jika nantinya ditemukan ada yang positif, tentu akan kami tindaklanjuti sesuai aturan,” pungkas Fery.

(Nana. S)