Berita Terkini

Hadapi Musim Kemarau, Polsek Rambah Samo Perkuat Sinergi Karhutla: Targetkan Zero Titik Api di 2026

ROKAN HULU – Polsek Rambah Samo bersama unsur Forkopimcam, pemerintah desa, Masyarakat Peduli Api (MPA), serta perwakilan perusahaan menggel...

Postingan Populer

Selasa, 09 Juni 2026

Polsek Kepenuhan Tegaskan Dugaan Penganiayaan Lansia di Ulak Patian Tetap Diproses, Sejumlah Langkah Penanganan Sudah Dilakukan




ROKAN HULU – Menanggapi perkembangan penanganan laporan dugaan penganiayaan terhadap seorang perempuan lanjut usia di wilayah Kecamatan Kepenuhan, Polsek Kepenuhan menegaskan bahwa laporan masyarakat telah ditindaklanjuti sesuai tahapan penanganan yang berlaku.

Berdasarkan data penanganan perkara, laporan pengaduan diterima Polsek Kepenuhan pada Senin (25/5/2026) terkait dugaan tindak pidana penganiayaan yang terjadi di Desa Ulak Patian, Kecamatan Kepenuhan Hulu, Kabupaten Rokan Hulu.

Setelah menerima laporan masyarakat, petugas Polsek Kepenuhan segera melakukan sejumlah langkah penanganan awal untuk mendalami dugaan peristiwa tersebut.

Adapun tindakan yang telah dilakukan di antaranya menerima laporan pengaduan masyarakat, melakukan pemeriksaan terhadap pelapor atau korban, memeriksa saksi-saksi, memeriksa pihak yang dilaporkan, melakukan Visum et Repertum terhadap korban, serta mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP).

Langkah-langkah tersebut dilakukan guna memperoleh fakta-fakta hukum secara menyeluruh sebelum perkara ditingkatkan ke tahapan selanjutnya.

Dari hasil pendalaman awal, kasus tersebut diduga berawal dari persoalan keluarga yang berkaitan dengan pembahasan harta peninggalan keluarga yang kemudian berkembang menjadi perselisihan.

Meski demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa substansi perkara tetap ditangani secara profesional, objektif dan berdasarkan alat bukti yang tersedia.

Selanjutnya, Polsek Kepenuhan berencana melakukan gelar perkara bersama Satreskrim Polres Rokan Hulu sebagai bagian dari proses menentukan langkah hukum lanjutan.

Polsek Kepenuhan juga memastikan bahwa setiap laporan masyarakat yang masuk menjadi perhatian dan ditangani sesuai prosedur yang berlaku.

"Proses penanganan masih berjalan dan dilakukan melalui tahapan-tahapan penyelidikan untuk memperoleh fakta hukum yang utuh," Kata Kapolsek Kepenuhan IPTU Refly Setiawan Harahap, S.H.

Sementara itu, seluruh pihak yang tercantum dalam laporan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah sampai adanya keputusan hukum yang berkekuatan hukum tetap.

***Hobbi Pargaulan***
*(Humas Polres Rohul)*

Babinsa Kepatihan Wetan Hadiri MUSDES Sosialisasi Verifikasi Pendataan Home Visit

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Sertu Budiono menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (MUSDES) Sosialisasi Verifikasi Pendataan Dana Bantuan Sosial (Bansos) warga Kelurahan Kepatihan Wetan yang digelar di Pendopo Pendopo Kelurahan Kepatihan Wetan Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Senin malam ( 08/06/2026 ) Pkl. 19.00 Wib

MUSDES yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kelurahan Kepatihan Wetan ini bertujuan untuk memastikan data penerima bantuan sosial tepat sasaran sesuai kriteria yang telah ditetapkan, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, serta mengakomodir usulan, masukan dan klarifikasi dari masyarakat terkait data penerima bantuan sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan sinergi seluruh pihak, baik dari unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pendamping sosial, maupun para Ketua RT/RW. Kehadiran dan kerja sama ini sangat penting dalam mendukung kelancaran serta keberhasilan program pemerintah desa, ” ujar Lurah

Sementara itu Babinsa Sertu Budiono menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah desa demi kepentingan masyarakat.

“Kami dari Babinsa Koramil 04/Jebres siap mendukung setiap program pemerintah desa, khususnya dalam memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan dengan tertib, aman dan tepat sasaran. Sinergi seluruh elemen sangat diperlukan demi menjaga kondusifitas wilayah, ” tegas Sertu Budiono

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Perwakilan Kemensos Kota Surakarta Bp. Fuad Kurniawan, Ketua LPMK Bp. Aridius Dwi Haryanto, SPd. SH, Ketua TPKKel Bp. Bakalang Supiarso, Kasi Persmasy Inu Sumijati, S. Sn, Pendamping PKH Kepatihan Wetan, Babinsa Sertu Budiono, Bhabinkamtibmas Bripka Joko, perangkat Kelurahan, serta para Ketua RT/RW se-Kelurahan Kepatihan Wetan.

Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa Koramil 04/Jebres berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pembangunan serta menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan kemasyarakatan merupakan wujud nyata peran TNI AD dalam mendampingi dan mengawal kebijakan pemerintah agar berjalan optimal, transparan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Senin, 08 Juni 2026

Babinsa Kepatihan Wetan Hadiri MUSDES Sosialisasi Verifikasi Pendataan Home Visit

Surakarta - Babinsa Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Sertu Budiono menghadiri kegiatan Musyawarah Desa (MUSDES) Sosialisasi Verifikasi Pendataan Dana Bantuan Sosial (Bansos) warga Kelurahan Kepatihan Wetan yang digelar di Pendopo Pendopo Kelurahan Kepatihan Wetan Kecamatan Jebres Kota Surakarta. Senin malam ( 08/06/2026 ) Pkl. 19.00 Wib

MUSDES yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kelurahan Kepatihan Wetan ini bertujuan untuk memastikan data penerima bantuan sosial tepat sasaran sesuai kriteria yang telah ditetapkan, meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan sosial kepada masyarakat, serta mengakomodir usulan, masukan dan klarifikasi dari masyarakat terkait data penerima bantuan sosial.

“Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan sinergi seluruh pihak, baik dari unsur TNI, Polri, pemerintah kecamatan, pendamping sosial, maupun para Ketua RT/RW. Kehadiran dan kerja sama ini sangat penting dalam mendukung kelancaran serta keberhasilan program pemerintah desa, ” ujar Lurah

Sementara itu Babinsa Sertu Budiono menegaskan komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah desa demi kepentingan masyarakat.

“Kami dari Babinsa Koramil 04/Jebres siap mendukung setiap program pemerintah desa, khususnya dalam memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan dengan tertib, aman dan tepat sasaran. Sinergi seluruh elemen sangat diperlukan demi menjaga kondusifitas wilayah, ” tegas Sertu Budiono

Hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Perwakilan Kemensos Kota Surakarta Bp. Fuad Kurniawan, Ketua LPMK Bp. Aridius Dwi Haryanto, SPd. SH, Ketua TPKKel Bp. Bakalang Supiarso, Kasi Persmasy Inu Sumijati, S. Sn, Pendamping PKH Kepatihan Wetan, Babinsa Sertu Budiono, Bhabinkamtibmas Bripka Joko, perangkat Kelurahan, serta para Ketua RT/RW se-Kelurahan Kepatihan Wetan.

Sebagai aparat kewilayahan, Babinsa Koramil 04/Jebres berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program pembangunan serta menjaga stabilitas dan keamanan wilayah.

Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan kemasyarakatan merupakan wujud nyata peran TNI AD dalam mendampingi dan mengawal kebijakan pemerintah agar berjalan optimal, transparan dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Antisipasi Musim Kemarau, Polsek Kabun Bersama Forkopimcam Gelar Apel Siaga Karhutla 2026




ROKAN HULU – Pemerintah Kecamatan Kabun menggelar Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Lapangan Kantor Camat Kabun, Kabupaten Rokan Hulu, Senin (8/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.40 WIB tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), TNI-Polri, instansi pemerintah, Manggala Agni, kepala desa, pihak perusahaan, relawan, hingga masyarakat peduli api (MPA).


Turut hadir Camat Kabun Anang Perdana Putra, Kapolsek Kabun AKP Efendi Lupino, perwakilan Koramil 08/TDN, unsur Puskesmas, Kementerian Agama, serta berbagai elemen yang tergabung dalam satuan tugas penanggulangan Karhutla.

Dalam amanatnya, pimpinan apel menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau yang berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan.

"Kesiapsiagaan dan kebersamaan harus terus dijaga melalui kolaborasi seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana Karhutla di wilayah Kecamatan Kabun," demikian disampaikan dalam amanat apel.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa Satgas Brigade Brastha Bancan Kabun (B3KBN) telah dibentuk dan dibagi ke dalam dua rayon guna mempermudah koordinasi penanganan di lapangan.

Selain itu, seluruh stakeholder dan jajaran satgas diminta untuk meningkatkan patroli rutin, melakukan verifikasi terhadap titik panas (hotspot), menyosialisasikan larangan pembukaan lahan dengan cara membakar, serta memastikan kesiapan personel, peralatan, dan logistik.

Pimpinan apel juga mengungkapkan bahwa beberapa hari sebelumnya sempat ditemukan titik api di wilayah RT 04 Desa Batulangkah Besar. Tim gabungan dari Kecamatan Kabun, Polsek Kabun, Koramil, pemerintah desa dan MPA langsung melakukan upaya penanggulangan hingga proses pendinginan.

Selain personel, apel juga menampilkan kesiapan sarana pendukung penanggulangan Karhutla, mulai dari kendaraan operasional roda dua, roda empat, kendaraan tangki pemadam, hingga berbagai perlengkapan pemadaman seperti mesin pompa, selang, alat pemadam api ringan (APAR), tangki air, dan peralatan manual lainnya.

Kegiatan apel berakhir sekitar pukul 10.15 WIB dan berlangsung dalam situasi aman, tertib, serta kondusif. 

***Hobbi Pargaulan***
*(Sumber Humas Polres Rohul)*

Gerak Cepat, Polsek Ujung Batu Tangkap Pelaku Pencurian Aki Genset Bank Sarimadu



ROKAN HULU – Polsek Ujungbatu melalui Unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Ujung Batu berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan berupa dua unit aki (battery) merek Yuasa yang terjadi di Mess Bank Sarimadu, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu pada Sabtu (6/6/2026) malam sekitar pukul 20.00 WIB, hanya dalam hitungan jam setelah laporan diterima pihak kepolisian.

Kasus ini dilaporkan oleh Anita, seorang karyawan BUMD yang berdomisili di Kecamatan Ujung Batu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pencurian diduga terjadi pada Sabtu (6/6/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di dalam Mess Bank Sarimadu yang berada di Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Ujung Batu.

Kejadian pertama kali diketahui oleh petugas keamanan Bank Sarimadu, Ardiansyah, saat dirinya terbangun dan hendak membuka area mess bagian belakang sekitar pukul 07.00 WIB. Saat itu, ia mendapati gembok pintu mess dalam keadaan terbuka.

Merasa curiga, petugas keamanan tersebut kemudian memeriksa kondisi di dalam mess dan mendapati dua unit aki genset yang sebelumnya tersimpan di lokasi sudah tidak berada di tempat. Setelah melakukan pengecekan di area sekitar, diketahui gerbang depan masih dalam keadaan terkunci.

Atas kejadian tersebut, petugas keamanan kemudian melaporkannya kepada Kepala Seksi Operasional Bank Sarimadu yang selanjutnya diteruskan kepada pihak Polsek Ujung Batu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Ujung Batu segera melakukan penyelidikan. Hasilnya, pada hari yang sama sekitar pukul 20.00 WIB, petugas berhasil mengamankan seorang pria berinisial EFS (23) di wilayah Desa Ngaso, Kecamatan Ujung Batu.

Selain mengamankan terduga pelaku, petugas juga menyita barang bukti berupa dua unit battery atau aki merek Yuasa.

Saat ini pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Ujung Batu guna menjalani proses hukum lebih lanjut.

Dalam perkara ini, terduga pelaku disangkakan melanggar Pasal 477 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Kapollsek Ujung Batu Kompol Yusup Purba, M.H menegaskan bahwa proses penyidikan akan terus dilakukan secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku. 

***Hobbi Pargaulan***
(Sumber Humas Polres Rohul)

Karena Diduga Terlibat Geng Motor Tiga Dari Lima Siswa SMAN sindang Dikeluarkan Dari Sekolah




Indramayu, Sergaptarget.com 
Tiga dari lima siswa kelas XI SMA Negeri 1 Sindang yang diduga terlibat dalam aktivitas geng motor diputuskan untuk dikembalikan kepada orang tua masing-masing. Keputusan tersebut diambil setelah pihak sekolah melakukan pemanggilan terhadap orang tua siswa dan mengacu pada laporan dari pihak kepolisian terkait dugaan keterlibatan sejumlah pelajar dalam aktivitas geng motor.

Hal itu disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 1 Sindang, Diana Susanti, didampingi Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Nurhadi, Senin (8/6/2026).

Menurut Diana, keputusan tersebut mengacu pada kesepakatan Fakta Integritas Panca Waluya yang telah ditandatangani oleh siswa, orang tua, dan pihak sekolah saat proses pendidikan berlangsung.

Dalam poin ke-8 fakta integritas tersebut disebutkan bahwa siswa dilarang menggunakan narkoba, membawa senjata tajam ke sekolah, merokok, melakukan tindakan asusila, seks bebas, membawa alat kontrasepsi, serta terlibat dalam aktivitas geng motor maupun mengajak siswa lain untuk bergabung.

“Berdasarkan perilaku yang bersangkutan serta laporan dari pihak kepolisian, sekolah memutuskan untuk mengembalikan siswa kepada orang tua,” ujar Diana.

Meski demikian, pihak sekolah akan membantu proses pendidikan ketiga siswa tersebut agar tetap dapat melanjutkan sekolah melalui jalur mutasi ke sekolah swasta, mengikuti program Kejar Paket C, atau melanjutkan pendidikan di sekolah di luar Kabupaten Indramayu.

“Untuk tiga siswa sudah diproses. Sementara dua siswa lainnya masih dalam tahap pendalaman untuk memastikan tingkat keterlibatannya sebelum ditindaklanjuti lebih lanjut,” katanya.

Sebelumnya, sejumlah pelajar yang diduga tergabung dalam kelompok geng motor diamankan dan dimintai keterangan oleh warga Desa Sindang. Mereka diamankan di Balai Desa Sindang setelah diduga melakukan aksi yang meresahkan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang beredar, kelompok tersebut diduga melakukan perusakan terhadap lapak pedagang di sekitar kawasan GOR Singalodra serta membunyikan knalpot sepeda motor secara berlebihan hingga menimbulkan keresahan di kalangan warga.

Kasus ini juga telah menjadi perhatian pihak kepolisian dan sekolah guna mencegah terulangnya aktivitas serupa di lingkungan pelajar.

(Nana. S)

Perum Bulog Indramayu Pastikan Ketersediaan Beras Diwilayahnya Aman




Indramayu, Sergaptarget.com Perum BULOG Cabang Indramayu memastikan ketersediaan beras di wilayahnya dalam kondisi aman. Untuk menjaga stabilitas harga beras di tingkat konsumen, BULOG terus mengoptimalkan penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) serta Bantuan Pangan Beras kepada masyarakat.

Pimpinan Cabang Perum BULOG Indramayu, Apip Wijaya, mengatakan pihaknya berkomitmen mendukung program pemerintah dalam menjaga keterjangkauan harga beras sekaligus memastikan pasokan pangan tetap tersedia bagi masyarakat.

Menurut Apip, penyaluran beras SPHP terus dilakukan melalui berbagai saluran distribusi resmi, seperti pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), dan jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

“Sebagai upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan beras di masyarakat, Bulog secara konsisten menyalurkan beras Bantuan Pangan dan beras SPHP. Program ini merupakan instrumen pemerintah untuk memastikan masyarakat memperoleh beras dengan harga yang terjangkau serta menjaga ketahanan pangan nasional,” kata Apip.

Secara nasional, Perum BULOG saat ini mengelola stok beras sekitar 5,3 juta ton. Ketersediaan stok tersebut dinilai sangat mencukupi untuk mendukung berbagai program pemerintah, termasuk bantuan pangan dan SPHP.

Selain itu, penyaluran bantuan pangan beras secara nasional hingga awal Juni 2026 telah mencapai hampir 60 persen dari target 33,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Pemerintah menargetkan seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan hingga akhir Juni 2026.

Apip menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan beras. BULOG Indramayu akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan pasokan beras tetap tersedia dan harga di pasaran tetap terkendali.

“Dengan stok yang tersedia dan distribusi yang terus berjalan, kami berupaya agar masyarakat tetap mudah mendapatkan beras dengan harga yang wajar,” ujarnya.

BULOG Indramayu juga mendukung penuh langkah pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan nasional melalui penguatan distribusi beras dan pengawasan ketersediaan stok di wilayah kerja Kabupaten Indramayu.

(Nana. S)

Polsek Kepenuhan bantu petani menjual hasil panen Jagung ke PT. BULOG.




Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Kepenuhan Baru Polsek Kepenuhan melaksanakan monitoring penyerapan hasil panen jagung pipil milik petani masyarakat oleh Bulog Kampar Gudang Batas, Senin (08/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Gudang Bulog Kampar Gudang Batas, Desa Tambusai, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu itu dimulai sekira pukul 11.30 WIB dan berjalan aman serta kondusif.


Monitoring dilakukan langsung oleh Bhabinkamtibmas Desa Kepenuhan Baru, BRIGPOL Roy Hakim Lubis, S.H., M.H., bersama pihak Bulog Kampar, yakni Kepala Gudang Bulog Kampar Gudang Batas Tambusai Ronal Martimbang serta Petugas Pemeriksa Kualitas Unit Bisnis Jastasma Bulog Kampar, Hendra Sakti Simamora.

Jagung yang diserap Bulog tersebut merupakan hasil kerja keras petani dalam mendukung program ketahanan pangan pemerintah. Penanaman dilakukan pada 20 Februari 2026 di lahan seluas kurang lebih 0,6 hektare, sementara proses panen dilaksanakan pada 2 Juni 2026.

Dalam proses penyerapan itu, Bulog Kampar menerima sebanyak 1 ton jagung pipil hasil panen masyarakat dengan kualitas yang cukup baik. Hasil pemeriksaan menunjukkan kadar air berada di angka 9 persen dan kadar jamur aflatoksin sebesar 25 PBB. Jagung tersebut dibeli dengan harga Rp6.400 per kilogram.

Kapolsek Kepenuhan IPTU REFLY SETIAWAN HARAHAP, SH menyampaikan bahwa keterlibatan Polri melalui Bhabinkamtibmas merupakan bentuk nyata dukungan terhadap kesejahteraan petani sekaligus memastikan distribusi hasil panen berjalan lancar dan tepat sasaran.

“Polri hadir tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga mendukung masyarakat dalam sektor pertanian dan ketahanan pangan. Diharapkan hasil panen petani dapat terserap maksimal sehingga mampu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ungkapnya.

"kami juga memfasilitasi pengangkutan jagung tersebut dari lokasi pemanenan menuju ke gudang Bulog tanpa dipungut biaya, agar masyarakat tidak repot lagi dalam penjualan hasil panennya" ujarnya .

Kegiatan monitoring penyerapan jagung oleh Bulog ini menjadi bukti sinergi antara Polri, Bulog, dan masyarakat dalam menjaga stabilitas pangan serta mendorong terwujudnya swasembada pangan nasional.

***Hobbi Pargaulan***

Tingkatkan Kondusifitas Wilayah Piket Koramil 02 Banjarsari Lakukan Patroli Bersama Linmas di Wilayah

Surakarta -  anggota piket Koramil 02 Banjarsari Kodim 0735 Surakarta, Serka Isdianto melaksanakan giat patroli rutin pada malam hari bersama Satlinmas diobyekfital wilayah Kec.Banjarsari, Minggu (07/06/2026) tadi malam.

Ditegaskan Serka Isdianto kegiatan patroli ini rutin dilaksanakan guna meminimalisir tindak kejahatan dari gangguan kamtibmas di tempat  keramaian warga masyarakat dan sepanjang jalan khususnya pada malam hari dengan mengecek obyek vital dan tempat -tempat rawan terhadap gangguan kamtibmas.

"Patroli ini juga bertujuan untuk monitoring aktifitas warga masyarakat pada saat malam hari serta untuk memberikan rasa aman nyaman dan terciptanya wilayah lingkungan yang kondusif dari gangguan kamtibmas."imbuhnya.

"Kegiatan patroli keamanan seperti ini akan terus kita laksanakan demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif terutama di wilayah kecamatan Banjarsari kota Surakarta."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Siswa Sekolah Unggulan di Indramayu Diduga Terlibat Aksi Geng Motor, Publik Soroti Pembinaan Karakter

Uploaded Image


INDRAMAYU– sergaptarget.comNama SMAN 1 Sindang, salah satu sekolah unggulan di Kabupaten Indramayu, mendadak menjadi perbincangan hangat setelah sebuah video yang memperlihatkan seorang remaja diamankan warga viral di media sosial.

Remaja berinisial AG tersebut diduga terlibat dalam aktivitas geng motor yang meresahkan masyarakat di wilayah Kecamatan Sindang pada Sabtu (6/6/2026) dini hari.

Dalam video berdurasi sekitar 54 detik yang beredar luas, AG terlihat dikelilingi warga dan dimintai keterangan terkait aktivitas yang dilakukannya bersama sejumlah rekannya. Saat proses interogasi berlangsung, remaja tersebut mengaku masih berstatus sebagai siswa SMAN 1 Sindang.

Informasi yang berkembang menyebutkan bahwa kelompok tersebut tidak hanya melakukan konvoi di malam hari, tetapi juga diduga membawa senjata tajam. Dugaan ini sontak memicu kekhawatiran masyarakat karena berpotensi mengancam keamanan dan keselamatan warga.

Beredarnya video tersebut langsung menuai beragam reaksi dari publik. Banyak pihak mempertanyakan bagaimana siswa dari sekolah yang selama ini dikenal memiliki reputasi baik justru terseret dalam aktivitas yang identik dengan kenakalan remaja berisiko tinggi.

Di tengah emosi warga yang memuncak, beberapa orang dalam video tampak berusaha menenangkan situasi agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri. Sikap tersebut mendapat apresiasi karena dinilai mampu mencegah persoalan hukum baru yang dapat merugikan semua pihak.

Masyarakat juga diingatkan untuk tidak sembarangan menyebarluaskan identitas maupun wajah anak yang masih di bawah umur. Selain menyangkut etika, tindakan tersebut berpotensi melanggar ketentuan perlindungan anak dan aturan yang berlaku dalam sistem peradilan pidana anak.

Praktisi Hukum Bukan Lagi Sekadar Kenakalan Remaja

Menanggapi kasus tersebut, praktisi hukum Hasto Kristiyanto, S.H., menilai fenomena ini harus menjadi perhatian serius seluruh pihak.

Menurutnya, apabila dugaan kepemilikan senjata tajam terbukti, maka persoalan tersebut tidak lagi dapat dianggap sebagai kenakalan remaja biasa.

"Ini harus menjadi alarm bagi dunia pendidikan. Pembinaan karakter tidak boleh berhenti di lingkungan sekolah, tetapi harus melibatkan keluarga dan masyarakat. Jika benar ada unsur pidana, tentu proses hukum harus berjalan sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

#Sekolah Beri Klarifikasi
Kepala SMAN 1 Sindang, Sugeng Prayitno, melalui pihak humas sekolah akhirnya memberikan tanggapan resmi terkait insiden yang mencoreng nama baik lembaga pendidikan tersebut.

Ia menegaskan bahwa sekolah selama ini terus berupaya menanamkan nilai-nilai karakter, etika, dan keagamaan kepada seluruh peserta didik.

"Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama antara keluarga, sekolah, dan masyarakat. Kami selalu memberikan pembinaan yang positif kepada siswa," jelasnya.

Sugeng menambahkan bahwa kejadian tersebut berlangsung pada dini hari sehingga berada di luar pengawasan langsung pihak sekolah. Meski demikian, sekolah memastikan akan melakukan pendalaman dan menjatuhkan sanksi sesuai tata tertib apabila siswa yang bersangkutan terbukti melakukan pelanggaran.

Publik Menunggu Langkah Nyata
Kasus ini menjadi pengingat bahwa tantangan dunia pendidikan saat ini tidak hanya berkutat pada prestasi akademik, tetapi juga pembentukan karakter peserta didik di luar lingkungan sekolah.

Masyarakat kini menantikan langkah konkret dari pihak sekolah, orang tua, dan instansi terkait agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Sebab, keberhasilan pendidikan sejatinya tidak hanya diukur dari prestasi di ruang kelas, melainkan juga dari perilaku dan tanggung jawab siswa di tengah kehidupan bermasyarakat.

Versi ini lebih mengalir, tidak terlalu menghakimi, dan lebih sesuai dengan kaidah jurnalistik karena menghindari penyebutan yang berpotensi memvonis sebelum ada keputusan resmi dari pihak berwenang.

(Asep Yana Supriadi)