Berita Terkini

Selama Juni 2026, Satreskrim Polresta Cirebon Ungkap 9 Kasus dan Amankan 10 Tersangka

​ Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon menunjukkan taringnya dalam memberantas berbagai tindak kejahatan di Kab...

Postingan Populer

Minggu, 28 Juni 2026

Genjot PAD dari Retribusi, DK2UKM Majalengka Optimalkan Pengawasan dan Creative Financing

Sergap Target


​MAJALENGKA,
Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (DK2UKM) Kabupaten Majalengka berkomitmen untuk terus menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD). Salah satu sektor potensial yang kini menjadi fokus utama adalah pemaksimalan retribusi dari Tenaga Kerja Asing (TKA), seiring dengan tingginya nilai investasi yang masuk ke wilayah Majalengka.

​Kepala Dinas K2UKM Majalengka yang baru dilantik, H. Solehudin, menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan inovasi serta peningkatan layanan pada instansi yang kini baru dipimpinnya. Langkah strategis ini diambil guna mendukung pembangunan daerah di tengah keterbatasan anggaran yang ada.

​"Kami akan terus melakukan inovasi dan peningkatan layanan. Salah satu fokus kami adalah mengoptimalkan potensi PAD dari retribusi TKA, mengingat iklim investasi di Majalengka saat ini sangat tinggi," ujar H. Solehudin, Sabtu (27/6/2026).

​Sebagai informasi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Majalengka baru pertama kali menghimpun Retribusi TKA pada tahun 2024 lalu. Pada tahun-tahun sebelumnya, sektor ini belum menyumbang pendapatan bagi asli daerah. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, setiap TKA yang bekerja di perusahaan di wilayah Kabupaten Majalengka dikenakan retribusi sebesar 100 dolar AS per bulan.

​Sejak diberlakukan, tren pendapatan dari sektor ini terus menunjukkan grafik kenaikan yang positif

Pada Tahun 2024: Realisasi PAD mencapai Rp2,1 miliar dari total 312 orang TKA. Tahun 2025: PAD meningkat menjadi Rp2,8 miliar dari total 406 orang TKA.
Tahun 2026  sampai Juni 2026 sudah masuk 3,08 miliar dari TKA 230 orang sampai Juni 2026.

Dan di perubahan kita akan naikan sebesar 5,6 miliar ini merupakan salah satu akselerasi Kepala Dinas K2UKM yang baru dalam menigkatkan Retribusi penggunaan tenaga kerja asing untuk mendukung fiskal PAD Kabupaten Majalengka yaitu "Creative financing" berupa akselerasi pendekatan dan kolaborasi untuk mendanai proyek dalam mengakselerasi pembangunan tanpa membebani kas negara secara penuh.

​Untuk mencapai target tersebut, H. Solehudin menegaskan bahwa DK2UKM akan memperketat pengawasan dan pembinaan di lapangan guna menggali seluruh potensi yang ada. Sinergitas dengan Tim Pengawasan Orang Asing (Timpora) dari Imigrasi Cirebon juga terus dioptimalkan demi memperkuat penertiban administrasi.

​"Kita bersama Timpora dari Imigrasi Cirebon rutin melakukan pengawasan dan pembinaan bersama di lapangan," tambahnya.

​Berdasarkan data DK2UKM, sebaran TKA di Kabupaten Majalengka saat ini didominasi oleh warga negara asal China, Vietnam, Korea Selatan, dan beberapa negara lainnya. Mayoritas dari mereka terkonsentrasi di sejumlah pabrik industri berskala besar di wilayah Majalengka Utara.

​"Para tenaga kerja asing ini umumnya bekerja sebagai tenaga ahli, teknisi mesin, penasihat teknis, manajer, hingga jajaran direksi pada perusahaan tekstil dan manufaktur berskala besar," pungkas H. Solehudin.

​Melalui pengawasan yang lebih ketat dan terukur, DK2UKM optimistis kontribusi dari sektor tenaga kerja asing ini dapat dimaksimalkan secara akuntabel demi mendorong percepatan pembangunan daerah menuju Majalengka Langkung Sae.

Pemuda Pemudi Desa Sudimampir Lor Yang Tergabung Dalam GMS Beri Santunan Kepada Anak Yatim



Indramayu, Sergaptarget.com Wujud kepedulian sosial dan solidaritas tanpa batas terus ditunjukkan oleh  pemuda-pemudi yang tergabung dalam komunitas GMS Reborn menggelar aksi mulia berupa santunan kepada 35 anak yatim piatu di Blok GMS (Gang Muhammad Sawira), Desa Sudimampir Lor, Kecamatan Balongan, Kabupaten Indramayu, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan kemanusiaan yang berlangsung penuh kehangatan ini tidak sekadar menjadi ajang berbagi rezeki, acara ini bertransformasi menjadi momentum krusial untuk mempererat tali silaturahmi antar-pemuda, tokoh masyarakat, serta keluarga penerima manfaat.

Ketua Panitia Pelaksana, Rohman yang akrab disapa Mas Ook, menyampaikan bahwa gerakan sosial ini lahir dari kesadaran kolektif pemuda yang ingin memberikan kontribusi nyata bagi tanah kelahiran mereka.

“Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus ajakan nyata kepada generasi muda untuk terus menjaga kebersamaan, memperkuat persatuan, dan mempererat silaturahmi antar-sesama di lingkungan tempat tinggal kita,” ujar Mas Ook dalam suasana penuh kekeluargaan.

Acara Potong Tumpeng hingga Hiburan Sandiwara Rakyat
Sebagai representasi kearifan lokal dan ungkapan rasa syukur yang mendalam, acara ini dikemas secara apik dengan memadukan unsur spiritualitas dan pelestarian budaya khas pesisir pantai utara (pantura).

Acara diisi dengan lantunan selawat dan doa bersama demi keselamatan, ketenteraman warga, serta keberkahan bagi seluruh donatur yang terlibat.

Acara Pemotongan nasi tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas nikmat gotong royong pemuda yang masih terjaga kuat.

 acara ditutup dengan pertunjukan seni sandiwara tradisional “Panca Indra” yang menghibur ratusan warga sekitar.

Apresiasi dari Tokoh Masyarakat dan Haru Orang Tua Wali
Aksi nyata pemuda-pemudi GMS Reborn ini memicu gelombang respons positif dari berbagai elemen masyarakat. Sarlan, selaku tokoh masyarakat di Blok GMS, menyatakan rasa bangganya terhadap konsistensi pergerakan generasi muda saat ini.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian para pemuda GMS Reborn. Kegiatan seperti ini adalah contoh teladan yang luar biasa. Mereka membuktikan bahwa pemuda tidak hanya sekadar berkumpul, tapi mampu membantu anak-anak yatim dan mempererat hubungan antar-warga,” tutur Sarlan.
Rasa haru dan syukur juga diungkapkan oleh Atikah, salah satu orang tua dari anak penerima santunan. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya perhatian berkala dari komunitas pemuda ini.

“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada GMS Reborn yang telah peduli kepada anak-anak kami. Bantuan ini sangat berarti bagi dapur keluarga kami, semoga menjadi ladang kebaikan ujarnya. 

(Nana. S)

DPC HIPRAKSI indramayu Rayakan Ultah Yang Ke 3 Didesa Segeran kidul



DPC HIPRAKSI indramayu Rayakan Ultah Yang Ke 3 Didesa Segeran kidul
Indramayu, Sergaptarget,com Himpunan Praktisi Khitan Indonesia (HIPRAKSI) cabang Indramayu merayakan Ulangvtahunya yang ke 3 bertempat di Komplek Yayasan Arridwan desa Segeran kidul Kec. Juntinyuat minggu 28 juni 2026.

Acara dihadiri oleh seluruh anggota HIPRAKSI Indramayu, Dewan Pembina HIPRAKSI, camat Juntinyuat, Kuwu desa Segeran kidul serta sejumlah undangan.

Acara diisi dengan berbagai kegiata diantaranya khitan masal yang di ikuti oleh 27 anak dan masing masing anak yang di khitan mendapatkan satu buah tas sekolah lengkap peratan sekolah, baju koko dan sejumlah uang.

H. Munawir atau pria yang akrab dipanggil H. Awing selaku ketua HIPRAKSI dalam sambutanya mengatakan Alhamdulillah HIPRAKSI tahun ini genap berusia 3 tahun dan semenjak berdiri dan setiap ulang tahun kami selalu mengadakan khitan masal terang H. Awing. 

Tujuan kami mengadakan khitan masal agar HIPRAKSI dekat dengan mayarakat sehingga keberadaan kami benar benar diakui dan dicintai masyarakat ujarnya.

Dan Alhamdulillah anggota kami selalu bertambah sampai saat sudah ada 250 anggota semoga kedepan semakin bertambah lagi anggota kami terang H. Awing. 

(Nana. S)

Disnaker Rohul Resmi Catat Kepengurusan Baru PC F.SPTI-KSPSI, M. Sahril Topan Nahkodai Organisasi Pekerja.





Rokan Hulu - Kepengurusan baru Pengurus Cabang Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia–Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PC F.SPTI-KSPSI) Kabupaten Rokan Hulu resmi memperoleh pengakuan administratif dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Diskop UKM Transnaker) Kabupaten Rokan Hulu.

Legalitas tersebut ditandai dengan diterbitkannya Tanda Bukti Pelaporan Nomor 500.15/Diskopukmtransnaker-TKHI/46/09, berdasarkan Surat Pemberitahuan Kepengurusan Nomor 015/PC/F.SPTI-KSPSI/RH/VI/2026 tertanggal 15 Juni 2026. Dokumen resmi itu diterbitkan di Pasir Pengaraian pada 24 Juni 2026 sebagai bentuk pencatatan dan pengakuan pemerintah terhadap keberadaan kepengurusan organisasi.

Dengan terbitnya tanda bukti pelaporan tersebut, PC F.SPTI-KSPSI Kabupaten Rokan Hulu kini memiliki dasar administratif yang sah dalam menjalankan roda organisasi serta memperjuangkan kepentingan para pekerja di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

Pembina, H. Sari Antoni, SH., MM, M. Yunus, dan Zulkarnain, S.Sos.
Ketua: M. Sahril Topan, ST., MM.

Wakil Ketua, Zulman, Muhammad J. Abul Tambusai, Ardiansyah Sinulingga, Mardoli Pasaribu, M. Rois Zakaria, SE, dan Heryanto Samosir.

Sekretaris, Ansori.
Wakil Sekretaris, Rizki Arya Subri, Yusro Fadli, A.Md., dan Khoirunnas.
Bendahara, Fahren Lubis, SP.
Wakil Bendahara, Nuri, SH.

Ketua PC F.SPTI-KSPSI Kabupaten Rokan Hulu, M. Sahril Topan, ST., MM., menyampaikan bahwa pencatatan kepengurusan ini menjadi momentum penting bagi organisasi untuk semakin memperkuat eksistensi serta meningkatkan peran dalam memperjuangkan hak-hak pekerja.

"Kami berkomitmen menjadikan F.SPTI-KSPSI sebagai organisasi yang solid, profesional, dan mampu menjadi mitra strategis pemerintah maupun dunia usaha. Fokus utama kami adalah memperjuangkan hak, meningkatkan kesejahteraan anggota, serta menciptakan hubungan industrial yang harmonis di Kabupaten Rokan Hulu," ujarnya.

Ia juga mengajak seluruh jajaran pengurus dan anggota untuk menjaga kekompakan serta menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan pekerja di daerah.

Sementara itu, dalam dokumen resmi tersebut dijelaskan bahwa pencatatan kepengurusan dilakukan berdasarkan Pasal 2 Ayat (1) Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nomor KEP-16/MEN/2001 tentang Tata Cara Pelaporan Organisasi Serikat Pekerja/Serikat Buruh.

Tanda Bukti Pelaporan tersebut ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Koperasi, UKM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rokan Hulu, Suparno, S.Hut., MM.

Terbitnya dokumen tersebut menandai bahwa kepengurusan PC F.SPTI-KSPSI Kabupaten Rokan Hulu telah resmi tercatat secara administratif. Dengan legalitas yang dimiliki, organisasi diharapkan semakin kokoh dalam menjalankan program kerja, memperkuat perlindungan terhadap pekerja, serta menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan aspirasi dan kesejahteraan buruh di Kabupaten Rokan Hulu.
***Hobbi Pargaulan***

Sabtu, 27 Juni 2026

Memperingati Hari Jadi Bhayangkara ke-80 Polres Wonosobo Gelar Bhayangkara Fun Run



WONOSOBO, Usai waktu subuh, kawasan Mapolres Wonosobo berubah menjadi lautan pelari. Ribuan warga memadati Jalan Bhayangkara untuk mengikuti Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026 yang digelar Polres Wonosobo dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Sebanyak 1.446 peserta dari kalangan masyarakat umum dan pelajar ambil bagian dalam kegiatan ini, ditambah pelari tamu dari unsur Forkopimda Kabupaten Wonosobo.
( 28/06/2026 )

Sejak pukul 05.00 WIB, para peserta mulai berdatangan di kawasan Jalan Bhayangkara depan Mapolres Wonosobo. Panitia telah menyiapkan lokasi parkir di SD Negeri 10 Wonosobo, SMK Negeri 1 Wonosobo, SMP Negeri 2 Wonosobo, Kantor BPJS, dan Jalan Mayor Kaslam guna menghindari kepadatan kendaraan sehingga tidak mengganggu jalannya lomba maupun aktivitas masyarakat.

Tepat pukul 05.45 WIB, acara resmi dibuka oleh pembawa acara (MC) yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama. Sebelum pelepasan peserta, Bupati Wonosobo menyampaikan sambutan sekaligus mengucapkan selamat Hari Bhayangkara ke-80 kepada jajaran Polri serta memberikan semangat kepada seluruh peserta. Selanjutnya, pada pukul 06.15 WIB, Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan bersama Bupati Wonosobo mengibarkan bendera flag off sebagai tanda dimulainya perlombaan.

Para peserta menempuh rute sejauh 5 kilometer dengan start dari depan Mapolres Wonosobo menuju Alun-alun Wonosobo, mengelilingi kawasan kota, kemudian kembali finis di Mapolres Wonosobo. Untuk membantu peserta mencapai target waktu, panitia menyediakan pacer dengan target finis 30 menit, 35 menit, 40 menit, dan 45 menit. Pada kategori overall, pelari tercepat sukses menyelesaikan lintasan 5 kilometer dengan catatan waktu 15 menit 47,70 detik, sekaligus menjadi yang tercepat pada Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026.

Setiap peserta yang telah terdaftar memperoleh jersey resmi dan BIB (nomor dada) sebagai identitas lomba. Setelah melewati garis finis, para pelari disambut dengan medali finisher serta menikmati makanan dan minuman refreshment yang telah disediakan panitia. Selain di area finis, panitia juga menyiapkan beberapa water station dan titik refreshment di sepanjang rute untuk membantu menjaga kondisi fisik peserta selama berlari.

Di halaman Mapolres Wonosobo, panitia menghadirkan instruktur senam yang memandu sesi cooling down bagi para peserta yang telah finis sambil menunggu kedatangan pelari terakhir. Kemeriahan acara berlanjut dengan hiburan musik dan penampilan guest star yang menghibur ribuan peserta. Di sela-sela penampilan tersebut, panitia membagikan berbagai doorprize menarik kepada peserta. Berbagai tenant yang menyediakan perlengkapan lari, produk UMKM, hingga aneka makanan dan minuman turut meramaikan area kegiatan sehingga suasana semakin semarak layaknya pesta rakyat.

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran kegiatan, Satlantas Polres Wonosobo menerjunkan personel yang didukung staf Polres Wonosobo untuk melakukan pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sepanjang rute. Rekayasa arus dilakukan secara situasional agar aktivitas masyarakat tetap berjalan normal. Setelah peserta terakhir melintasi jalur, arus lalu lintas kembali dibuka seperti biasa. Sebelum pelaksanaan, Polres Wonosobo juga telah menyampaikan informasi rekayasa lalu lintas melalui media sosial sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat.

Aspek keselamatan peserta juga menjadi perhatian utama panitia. Tim Dokkes Polres Wonosobo, PMI Kabupaten Wonosobo, dan Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo disiagakan di sejumlah titik strategis, baik di area Mapolres maupun dengan kendaraan medis yang mengikuti peserta dari belakang sepanjang rute. Berkat kesiapan tersebut, seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya peserta yang mengalami gangguan kesehatan maupun memerlukan penanganan medis.

Selain memperebutkan hadiah podium dengan total Rp13.500.000, peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai doorprize yang telah disiapkan panitia sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80.

Kapolres Wonosobo AKBP M. Kasim Akbar Bantilan mengatakan, Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026 sengaja dikemas sebagai perayaan Hari Bhayangkara yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

"Hari Bhayangkara ke-80 kami rayakan bersama masyarakat melalui kegiatan yang sehat, menyenangkan, dan penuh kebersamaan. Alhamdulillah, antusiasme masyarakat sangat luar biasa, terbukti dari 1.446 peserta yang mendaftar serta kehadiran pelari dari unsur Forkopimda. Kegiatan ini bukan sekadar olahraga, tetapi menjadi ruang silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kami berharap momentum ini semakin mempererat kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mengajak masyarakat membudayakan hidup sehat. Terima kasih kepada seluruh peserta, panitia, dan pihak yang telah mendukung sehingga kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujar AKBP M. Kasim Akbar Bantilan.

Wonosobo Bhayangkara Fun Run 2026 menjadi salah satu rangkaian terbesar dalam peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kabupaten Wonosobo. Tidak hanya menghadirkan kompetisi lari, kegiatan ini juga menjadi wadah silaturahmi antara Polri, pemerintah daerah, komunitas lari, pelaku UMKM, dan masyarakat dalam suasana yang sehat, aman, dan penuh kegembiraan, sekaligus mempertegas komitmen Polres Wonosobo untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat.

Arifin

Kasus Pengroyokan Di Wil Hukum Polsek Jatibarang Indramayu Berujung Damai




Indramayu,Sergaptarget.com
Kasus dugaan pengeroyokan yang sempat dilaporkan ke Polsek Jatibarang, Polres Indramayu, akhirnya diselesaikan secara damai melalui proses mediasi yang difasilitasi oleh penyidik.

Sebelumnya, seorang pria berinisial AS (48), warga Desa Tugu, Kecamatan Sliyeg, Kabupaten Indramayu, melaporkan dugaan tindak pidana penganiayaan yang dialaminya. Laporan tersebut terdaftar dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi (STPL) Nomor: LP/B/16/VI/2026/SPKT Unit Reskrim/Polsek Jatibarang/Polres Indramayu/Polda Jawa Barat, yang diterima pada Minggu, 14 Juni 2026, sekitar pukul 20.30 WIB.

Namun, setelah Unit Reskrim Polsek Jatibarang memanggil para pihak untuk dimintai keterangan, kedua belah pihak memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan melalui jalur damai.

Korban berinisial A menyampaikan bahwa dirinya telah sepakat berdamai dengan pihak terlapor. Kesepakatan tersebut juga diterima oleh para pihak yang sebelumnya dilaporkan.

“Menurut saya, lebih baik berdamai daripada terus mencari permusuhan. Alhamdulillah, berkat mediasi yang dilakukan oleh anggota Unit Reskrim Polsek Jatibarang, permasalahan ini dapat diselesaikan dengan aman dan damai sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” ujar A.

Dengan adanya kesepakatan damai tersebut, kedua belah pihak berharap persoalan yang terjadi tidak berlanjut dan hubungan antarmasyarakat tetap terjaga dengan baik.

(Nana. S)

Pemkab Indramayu Gercep Sosialisasikan SE Gubernur Jabar Terkait PMI ibu Balita




Indramayu, Sergaptarget.com Pemerintah Kabupaten Indramayu mulai bergerak cepat menyosialisasikan Surat Edaran Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), terkait penundaan sementara atau moratorium keberangkatan calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) perempuan yang masih memiliki anak usia bawah lima tahun (balita).

Langkah ini diambil guna merespons tingginya angka migrasi kerja kaum ibu di wilayah lumbung padi tersebut. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Indramayu, Endang Ismiati, mengungkapkan bahwa edukasi intensif terkait aturan khusus ini telah bergulir ke tingkat wilayah, salah satunya dilaksanakan di Kecamatan Sindang pada Jumat (26/6/2026).

Menurut Endang, meski bekerja dan mendapatkan penghidupan yang layak adalah hak konstitusional setiap warga negara, hak anak untuk mendapatkan pengasuhan yang aman dan penuh kasih sayang dari ibu kandung juga tidak boleh dikesampingkan.

“Melalui kebijakan ini, Gubernur Dedi Mulyadi bertujuan memperkuat kluster perlindungan anak di Jawa Barat. Kita ingin mencegah risiko terjadinya kekerasan, penelantaran, hingga eksploitasi terhadap anak yang ditinggal ibunya bekerja ke luar negeri,” urai Endang Ismiati.

Fokus pada Jaminan Keamanan Pola Asuh Anak
Kendati demikian, pihak Disnaker Indramayu memandang aturan penundaan ini tidak bisa dipukul rata secara kaku di lapangan. Kunci utama dari edaran gubernur ini adalah memastikan adanya mitigasi risiko pengasuhan pengganti yang jelas sebelum sang ibu mengajukan dokumen keberangkatan.

“Kita sebenarnya tidak bisa menggeneralisasikan bahwa setiap anak yang ditinggal ibunya menjadi PMI pasti tidak mendapat pengasuhan yang baik. Hal itu sangat tergantung pada siapa yang mengasuhnya di rumah. Ada anak yang diasuh neneknya, dan kebetulan neneknya mengerti gizi serta pola asuh yang benar, sehingga tumbuh kembang anak tetap berjalan baik,” jelas Endang.
Melalui rangkaian sosialisasi ini, Disnaker Indramayu ingin mengedukasi para ibu secara objektif. Mereka diminta wajib memastikan terlebih dahulu bahwa anak-anak yang ditinggalkan berada di tangan wali yang aman, kompeten, dan terbebas dari segala risiko kekerasan psikis maupun fisik sebelum memutuskan terbang ke negara penempatan.

Dilema Faktor Ekonomi di Kantong PMI Terbesar Jabar
Penerapan aturan baru ini menjadi tantangan tersendiri mengingat Kabupaten Indramayu masih memegang predikat sebagai daerah pengirim PMI terbesar di Jawa Barat.

Berdasarkan data makro ketenagakerjaan, faktor ekonomi dan disparitas upah masih menjadi magnet utama:

Total Keberangkatan: Sepanjang tahun 2025, tercatat sebanyak 21.182 warga Indramayu memilih berangkat bekerja ke luar negeri.

Faktor Pendorong: Standar pendapatan di luar negeri dinilai jauh lebih tinggi dan mampu mengubah kesejahteraan keluarga secara instan dibanding peluang kerja yang tersedia di dalam negeri.

Disnaker Indramayu berharap kebijakan pengetatan pemprov Jabar ini bisa menyeimbangkan roda ekonomi antara keluarga prasejahtera dan psikologis masa depan generasi emas penerus Indramayu. 

(Nana. S)

Jumat, 26 Juni 2026

Ciptakan Lingkungan Pasar Yang Bersih, Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Melaksanakan Kerja Bhakti Pembersihan Pasar

Surakarta, Dalam upaya menciptakan pasar yang bersih dan Sehat, Babinsa Kelurahan Nusukan, Koramil 02/Banjarsari,Kodim 0735/Surakarta Serka Supadmo bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Nusukan Aiptu mujiono melaksanakan kegiatan Kerja Bhakti Pembersihan Pasar Tradisional Nusukan Jalan Kapten Piere Tendean Kelurahan Nusukan, Kecamatan Banjarsari, Kota Surakarta, Jum'at 26 Juni 2026 Pukul 09.00 Wib S/d selesai. 

Kegiatan ini bertujuan menciptakan kebersihan dan keindahan pasar dengan melibatkan pedagang dan masyarakat setempat dan juga sebagai tindak lanjut perintah KASAD untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya kebersihan lingkungan. 

Dalam kesempatan tersebut, Serka Supadmo juga mengingatkan kepada para penjual dan pengunjung pasar untuk tidak membuang sampah sembarangan, demi menjaga kebersihan pasar dan lingkungan sekitar.

Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan serta menciptakan psuasana pasar yang nyaman bagi semua.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Babinsa Purwodiningratan Bersinergi Bersama Bhabinkamtibmas Laksanakan Patroli Sambang Wilayah

Surakarta - Babinsa Purwodiningrtan Koramil 04/Jebres kodim 0735/Surakarta Serka Suparno bersama Bhabinkamtibmas Polsek Jebres Aiptu Nana Endrayana bersinergi melaksanakan kegiatan patroli dan sambang wilayah kelurahan untuk melakukan patroli dialogis dengan warga. Jum'at (26/06/2026).

Ditegaskan Serka Suparno Patroli dan sambang wilayah merupakan kegiatan yang rutin dilaksanakan oleh babinsa dan Bhabinkamtibmas bersama guna memantau setiap kondisi wilayah serta aktifitas warga didalam wilayah binaannya tersebut.

"Dalam kegiatan patroli wilayah tersebut kami bersama dengan Bhabinkamtibmas menyempatkan diri untuk melakukan dialog bersama warga binaan, guna untuk menjalin tali silaturahmi serta mengajak untuk membantu bersama-sama menjaga dan menciptakan situasi dan kondisi didalam wilayah binaan yang aman dan kondusif."ujarnya.

"Pada kesempatan ini kami juga mwnghiimbau kepada warga binaan agar selalu menjaga situasi dan kondisi yang kondisif di wilayah masing – masing agar tercipta situasi yang aman dan nyaman

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Tingkatkan Pembinaan Kepribadian Warga Binaan Perempuan Melalui Pengajian Rutin



Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Pasir Pangarayan terus berkomitmen memberikan pembinaan kepribadian bagi warga binaan sebagai bagian dari upaya membentuk pribadi yang lebih baik dan siap kembali ke tengah masyarakat. Salah satu bentuk pembinaan tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengajian rutin yang diikuti oleh warga binaan perempuan pada Jumat (26/06/2026).


Dalam pelaksanaannya, warga binaan mendapatkan pembelajaran agama Islam secara bertahap dengan mempelajari Al-Qur'an sesuai dengan kemampuan masing-masing peserta. Selain itu, ustadzah juga memberikan penguatan rohani sebagai bekal bagi warga binaan dalam menjalani proses pembinaan.

Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan agama, tetapi juga menjadikan kegiatan tersebut sebagai sarana untuk memperkuat keimanan, membentuk akhlak yang baik, serta meningkatkan kesadaran diri sebagai bekal dalam menjalani kehidupan setelah selesai menjalani masa pidana.

Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Kegiatan Kerja Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Andi Rahman, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan.

"Pengajian rutin ini menjadi bagian dari upaya pembinaan kepribadian yang kami laksanakan secara berkesinambungan. Melalui bimbingan dari ustadzah, kami berharap warga binaan dapat meningkatkan pemahaman agama, memperbaiki akhlak, serta memiliki bekal moral yang kuat sebagai persiapan untuk kembali dan berperan positif di tengah masyarakat," ujar Andi Rahman.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan akan terus menghadirkan program-program pembinaan yang memberikan manfaat nyata bagi warga binaan, baik dalam aspek kepribadian maupun kemandirian, sebagai bagian dari pelaksanaan fungsi pemasyarakatan.

Pelaksanaan pengajian rutin ini merupakan bagian dari upaya pembinaan kepribadian yang mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, diharapkan warga binaan memiliki kesiapan untuk kembali ke masyarakat serta mendukung upaya penanganan overcapacity dan overcrowding secara komprehensif sesuai arah kebijakan yang tertuang dalam 15 Program Aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Tahun 2026.

***Hobbi Pargaulan**"