Berita Terkini

Sigap PAC AMPAR LEMAHABANG Tolong Ibu Korban Jatuh dari Motor di Karangtengah

Cirebon, Sergaptarget.com Lemahabang - Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan PAC AMPAR LEMAHABANG Cirebon. Saat dalam p...

Postingan Populer

Rabu, 24 September 2025

Desa Kejiwan Dengan Kepemimpinan Kuwu H. Casto sangat berkembang pesat Dan Maju




Cirebon, ST- Desa Kejiwan di Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, saat ini sedang melaksanakan tahap dua pembangunan infrastruktur jalan dengan melakukan pengecoran di Blok Dua dan pengaspalan di sebagian Blok Dua dan Blok 6. Pembangunan ini menunjukkan komitmen pemerintah desa untuk meningkatkan kualitas infrastruktur dan mendukung kegiatan ekonomi masyarakat.



Infrastruktur Desa Kejiwan,  memiliki beberapa blok yang menjadi fokus pembangunan, seperti Blok Dua dan Blok 6 Pembangunan infrastruktur jalan meliputi pengecoran dan pengaspalan untuk meningkatkan aksesibilitas dan mobilitas masyarakat


Pemerintah Desa Kejiwan Kuwu H. Casto memimpin pelaksanaan pembangunan infrastruktur di Desa Kejiwan Pemerintah desa berupaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui pembangunan infrastruktur yang memadai.

Warga yang sebagai tokoh masyarakat sebut saja bang Tarsadi warga asli Desa Kejiwan merasa sangat bangga dengan kepemimpinan Kuwu H. Casto yang telah membawa desa mereka menjadi lebih maju dan berkembang. Pembangunan infrastruktur yang dilakukan oleh pemerintah desa, seperti pengecoran dan pengaspalan jalan, telah meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung kegiatan ekonomi di desa.

Dengan kepemimpinan Kuwu H. Casto, Desa Kejiwan telah menunjukkan kemajuan yang signifikan dan menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Susukan. Warga desa merasa percaya diri dan bangga dengan kemajuan yang telah dicapai di bawah kepemimpinan Kuwu H. Casto.


Di Blok Tiga, masyarakat masih menunggu anggaran dari Banprov yang diperkirakan akan turun dalam waktu dekat. Anggaran ini diharapkan dapat digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur dan kegiatan lainnya di desa, sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Dengan adanya anggaran dari Banprov, Desa Kejiwan dapat melanjutkan pembangunan yang telah dimulai dan meningkatkan kemajuan desa. Masyarakat Desa Kejiwan tentunya berharap bahwa anggaran ini dapat segera terealisasi sehingga dapat mendukung kegiatan pembangunan di desa.

((H.Babil))

Marko mengadakan acara Al Atosan di rumahnya yang terletak di Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Cirebon. Acara ini dipimpin oleh Ustadz Khaerul Fahmi, yang dikenal sebagai pemimpin yang kondang di Jawa Barat.




Coretan, SERGAP TARGET - Marko mengadakan acara Al Atosan di rumahnya yang terletak di Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Cirebon. Acara ini dipimpin oleh Ustadz Khaerul Fahmi, yang dikenal sebagai pemimpin yang kondang di Jawa Barat.



Desa Orimalang sendiri merupakan salah satu desa di Kecamatan Jamblang, Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat. Kecamatan Jamblang memiliki batas wilayah dengan Kecamatan Panguragan di utara, Kecamatan Gunungjati di timur, Kecamatan Plumbon di selatan, dan Kecamatan Klangenan di barat.


Dengan adanya acara seperti Al Atosan ini, masyarakat Desa Orimalang dapat memperdalam pengetahuan agama dan meningkatkan kesadaran spiritual mereka.

Ustadz Khaerul Fahmi sebagai pemimpin acara ini tentunya akan memberikan bimbingan dan pencerahan kepada jamaah. merasa bangga karena acara Al Atosan yang diadakan di rumahnya di Desa Orimalang, Kecamatan Jamblang, Cirebon, ini merupakan acara pertama kali yang diselenggarakan untuk mendoakan keluarga dan leluhurnya. Acara ini menjadi momen spesial bagi Marko dan keluarga untuk mempererat hubungan dengan leluhur dan memohon doa serta rahmat bagi mereka.



Dengan dipimpin oleh Ustadz Khaerul Fahmi, acara ini tentunya akan berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Doa-doa yang dipanjatkan diharapkan dapat membawa berkah dan keselamatan bagi keluarga dan leluhur Marko.


Sebelum acara Al Atosan dimulai, para jama'ah disuguhi buah kelengkeng yang berasal dari pohon di depan rumah Marko. Buah kelengkeng ini dikenal sangat manis dan lezat, sehingga menjadi hidangan yang menyegarkan bagi para jama'ah sebelum acara dimulai.

Dengan suguhan buah kelengkeng, donat. Semangka. ini, Marko menunjukkan keramahan dan kedermawanannya sebagai tuan rumah. Para jama'ah tentunya merasa dihargai dan disambut dengan baik, sehingga acara dapat dimulai dengan suasana yang positif dan harmonis.((Babil))

Bupati dan Kajari Rohul Musnahkan Barang Bukti Tipidum, Narkoba Jadi Kasus Terbanyak


Rohul | Mediacenterrohul.com – Bupati Rokan Hulu, Anton ST, MM bersama Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Rokan Hulu, Dr. Rabani Meryanto Halawa, SH, MH, serta jajaran Forkopimda, memimpin pemusnahan Barang Bukti (BB) Tindak Pidana Umum (Tipidum) yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde), Rabu (24/9), di halaman Kantor Kejari Rohul.

Barang bukti yang dimusnahkan beragam, mulai dari handphone, narkotika jenis sabu, pil ekstasi, daun ganja, hingga peralatan pencurian sawit. Kajari Rohul menegaskan, pemusnahan barang bukti ini merupakan tugas kejaksaan sebagai eksekutor setelah adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.

"Ini adalah bentuk keterbukaan bahwa Kejaksaan Negeri Rohul telah melaksanakan tugas sesuai amanat undang-undang," jelas Kajari Rabani.

Ia mengungkapkan, tren tindak pidana umum di Kabupaten Rokan Hulu didominasi pencurian sawit dan narkotika. "Kebanyakan pelaku mencuri sawit, lalu hasilnya digunakan untuk membeli narkoba," sebutnya.

Adapun rincian barang bukti yang dimusnahkan antara lain, narkotika jenis sabu sebanyak 62 perkara seberat 498,13 gram, daun ganja kering 9 perkara seberat 3.907,05 gram, serta pil ekstasi 3 perkara dengan berat 13,89 gram. Selain itu, turut dimusnahkan barang bukti perkara ketertiban umum (Kamnegtibum) berupa pakaian, pisau, jerigen, minuman alkohol, serta barang bukti perkara Oharda berupa kayu, tas, egrek, tojok, dan obeng dengan total 52 perkara.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari bersama Bupati Anton juga mengimbau masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi narkoba dan tidak terjerumus ke tindak pidana.

"Kepada seluruh masyarakat, generasi muda dan anak-anak Rokan Hulu, jauhilah narkotika yang sangat berbahaya ini, dan jangan sampai terlibat tindak pidana yang bisa merugikan diri sendiri maupun keluarga," pungkas Kajari. 
***Friska & Friska,***

Patroli dan Silaturahmi Kamtibmas dengan Kelompok Tani, Polresta Cirebon Perkuat Ketahanan Pangan





CIREBON – Polresta Cirebon pada Rabu (24/9/2025) melaksanakan Patroli dalam rangka antisipasi gangguan Kamtibmas. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., dan melibatkan jajaran pejabat utama (PJU) Polresta Cirebon bersama 179 personel.

Patroli ini dilaksanakan secara masif dan serentak oleh 27 Polsek jajaran, dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di wilayah hukum Polresta Cirebon.

Kapolresta Cirebon menegaskan, kegiatan ini merupakan langkah preventif yang harus dilakukan agar masyarakat tetap merasa aman.

"Kami memastikan setiap upaya kepolisian seperti pengaturan, pengamanan dan patroli berjalan humanis, tertib, dan terukur. Masyarakat tidak terganggu aktivitasnya," ujar Kombes Pol Sumarni.

Selain patroli, Kapolresta Cirebon juga melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan kelompok tani di Desa Kejuden, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon. Kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat Polresta Cirebon, perangkat desa, hingga organisasi tani seperti HKTI, KTNA, Tani Merdeka, dan Wanita Tani HKTI.

Dalam momen hari tani ke-52 tersebut, Kapolresta Cirebon hadir berinteraksi dengan perwakilan kelompok tani, berdialog. Kapolresta selalu memberikan semangat agar petani terus memgembangkan produksi pertaniannya, mengembangkan lahannya, memanfaatkan setiap jengkal lahan yang ada serta mengajak generasi muda untuk bisa tertarik dan fokus pada dunia pertanian . Dialog tersebut juga diwarnai sejumlah keluh kesah dan saran masukan dari petani diantaranya masalah pupuk yang masih dirasakan belum mencukupi.

Bersama Bumdes Mitra Usaha Kejuden, Kapolresta juga melaksanakan Panen Raya Cabai di lahan seluas 3.500 m², dengan sekitar 1.500 m² diantaranya siap dipanen. Kapolresta Cirebon turut menyerahkan paket sembako kepada para kelompok tani sebagai wujud kepedulian Polri terhadap kesejahteraan masyarakat.

Kapolresta Cirebon menegaskan, program ketahanan pangan ini merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap kebijakan nasional.

 "Polresta Cirebon berkomitmen mendukung program Asta Cita yang dicanangkan pemerintah, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan. Ketahanan pangan adalah bagian penting dari sistem ketahanan nasional, dan kami ingin hadir langsung mendukung para petani di lapangan," ungkapnya.

Kegiatan Patroli  dan silaturahmi bersama kelompok tani ini menunjukkan peran Polresta Cirebon yang tidak hanya fokus menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga ikut memperkuat fondasi ketahanan pangan melalui kolaborasi nyata dengan masyarakat.((Babil))

Kejari  Rohul  gelar pemusnahan BB Narkotika dan tindak pidana umum bersama Forkopimda


Rokan Hulu -  Kejaksaan Negeri Rokan Hulu (i RoHul l) melaksanakan Pemusnahan Barang Bukti (BB), Tindak Pidana Umum (Tipidum), yang mempunyai  ,kekuatan hukum tetap, tergantung putusan Pegadilan Negeri (24/9/2025).
 
Pelaksanaan, pemusnahan BB Tipidum di Halaman Kantor Kejari Rokan Hulu, dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri Dr. Rabani Meryanto Halawa, S.H, M.H bersama Bupati Rokan Hukum  ,Anton, S.T, M.M, Wakil Ketua DPRD Porkot Lubis, S.H, M.H, didampingi Kasi Pidum, Kasi Intel, Kasi Pidsus, Kasi Datun dan penjabat serta pegawai Kejari setempat.
 
Pemusnahan  Barang bukti dari  tindak  kejahatan ini dihadiri,perwakilan Forkopimda Rokan Hulu (RoHul),dari  Polres  RoHul, mewakili Kapolres RoHul  oleh Kasat Reskrim AKP Rejoice Manalu S Trk S I. K, mewakili Ketua PN, Mewakili Kalapas Pasir Pengaraian, mewakili LAMR RoHul l, dan dari perwakilan Kepala OPD 
 

Bersama Bupati, Forkomda, Kajari Rokan Hulu, Musnahkan Barang Bukti Tipidum, Akuinya Narkotika Dan Pencurian Sawit Tertinggi 
Adapun BB Tipidum yang berkekuatan hukum tetap dibacakan Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti Kejari Rokan Hulu yakni, Narkotika, Shabu-shabu 498.13Gram 62 perkara, Daun Ganja Kering 9 Perkara 3907.06 gram, Pil Extasy 3 perkara 13.89 gram Kemnegtibum 9 Perkara dan Oharda 52 kasus.
 

Selanjutnya, Barang -bukti i, (BB) Narkotika jenis shabu-shabu di musnahkan dengan cara diblender, daun ganja kering, jenis kain dilakukan dengan dibakar dalam drum, sedangkan tonjok dan jenis besi lainnya serta HP Android  ditokok dengan martil serta dipotong-potong menggunakan mesin gerinda.
 Potong. 

Bersama Bupati, Forkomda, Kajari Rokan Hulu, Musnahkan Barang Bukti Tipidum, mengatakan,kasus Narkotika Dan Pencurian Sawit  sangatlah  tinggi Tertinggi  d iRokan Hulu (RoHul) dibanding ketika bertugas dinas. 


Ditambahkannya,Kajari Rokan Hulu Rabani Meryanto Halawa, bpemusnahan barang adalah bukti sebagai bentuk pelaksanaan eksekusi pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht) sesuai dengan amanat peraturan dan perundang-undangan negara Republik Indonesia. 
 
Lanjutnya ditempat yang sama , kegiatan ini bertujuan untuk menuntaskan penanganan perkara, mencegah perlindungan barang bukti, menjaga transparansi, dan akuntabilitas dalam penegakan hukum di masyarakat RoHul. 
 
Dalam hal ini "Kejaksaan sebagai Eksekutornya pemusnahan Barang Bukti Yang sudah berkekuatan hukum tetap, sebagai bukti Keterbukaan dalam penegakan hukum di masyarakat," kata Rabani Meryanto Halawa , "saya,pernah bertugas di Kejaksaan Agung, Kejati Riau, di Kalimantan, Sulawesi, Sumatera Utara dan Kajari Kabupaten Nias , ujarnya. 
 
Kajari Rabani Meryanto Halawa  diakuinya  juga  bahwa,di wilayah Kabupaten Rokan Hulu  (RoHul)yang memiliki 16 Kecamatan, 139 desa dan 6 kelurahan, Tindak Pidana Umum, pencurian sawit tertinggi dan narkotika.
 
 
"Di wilayah Kabupaten Rokan Hulu, Trendnya Tindak Pidana Umum pencurian sawit dan narkotika, bahkan ada 30-72 kasus disidangkan di pengadilan negeri dalam satu hari. Untuk itu kami dari Kejaksaan mengajak kita bersama untuk melakukan pencegahan untuk meminimalisir di Kabupaten negeri seribu suluk yang sama-sama kita cintai ini,"Pungkasnya.
 
Lanjut Kajari Rabani Meryanto Halawa bersama Bupati Anton dan Forkomda menghimbau seluruh masyarakat Kabupaten Rokan Hulu terkhusus generasi muda dan anak-anak untuk menghindari narkotika yang sangat berbahaya musuh negara kita ini dan juga jangan sampai terlibat dari berbagai tindak Pidana yang hukum akan menjeratnya.
 
Kajari juga menghimbau "Kepada seluruh masyarakat, generasi muda dan anak-anak Rokan Hulu, jauhilah narkotika yang sangat berbahaya ini dan juga jangan sampai terlibat dari berbagai tindak Pidana yang bisa merugikan dirinya sendiri yang nantinya bisa menyusahkan keluarga."ungkap Kajari, Bupati dan Forkopimda Kabupaten Rokan Hulu, imbuhnya,akhiri.
***Hobbi & Friska***

Pemkab Rohul Sampaikan Ranperda RAPBD Perubahan 2025 Kepada DPRD


Pasir Pangaraian-- Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) secara resmi menyampaikan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2025 kepada DPRD Rohul dalam rapat paripurna yang digelar di Gedung DPRD Rohul pada Senin (22/9/2025).

Dilansir dari Riaupos.co,
Bupati Rohul, Anton ST MM, menyampaikan bahwa total RAPBD Perubahan Rohul Tahun Anggaran 2025 diproyeksi menjadi Rp2.057.847.652.037 atau mengalami penambahan Rp497.606.272.132 dari anggaran semula pada APBD Murni 2025 sebesar Rp1.550.152.257.180. Peningkatan ini disebabkan oleh perubahan pada tiga komponen utama, yaitu pendapatan, belanja, dan pembiayaan daerah.


Bupati Rohul Anton, ST MM menjelaskan bahwa peningkatan pendapatan pada RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2025 ini terjadi karena adanya perubahan pada pendapatan daerah yang direncanakan mencapai Rp2.047.758.529.312, mengalami penambahan Rp497.606.272.132 dari anggaran semula. Peningkatan ini bersumber dari kenaikan penerimaan pajak daerah serta pendapatan asli daerah lainnya yang sah. Belanja Daerah juga mengalami peningkatan sebesar Rp481.837.699.975 untuk membiayai program prioritas pembangunan daerah.
***Friska & Hobbi***

Dandim 0735/Surakarta Berikan Pengarahan Kepada SPPI Yang Bertugas di Kota Surakarta

Surakarta - Komandan Kodim 0735/Surakarta Letkol Inf Fictor J. Situmorang S.I.P., M.I.P. memberikan pengarahan kepada SPPI (Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia) yang bertugas di wilayah kota Surakarta, Bertempat di Baron Resto Jln Sri Narendra Penumping Laweyan, Rabu (24/09/2025).

Pengarahan ini bertujuan untuk memberikan pembekalan dan penekanan terkait tugas dan tanggung jawab mereka sebagai bagian dari program pemerintah, khususnya dalam bidang pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

Dalam arahannya, Dandim 0735/Surakarta menekankan beberapa poin penting terkait tugas dan tanggung jawab SPPI diantaranya memahami peran strategis mereka dalam mendukung program pemerintah dan bagaimana mereka berkontribusi dalam pembangunan di daerah. Dandim juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas, serta menghindari tindakan yang dapat merugikan masyarakat.

"Nanti kita akan selalu berkolaborasi dalam setiap kegiatan guna mensukseskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini."tuturnya .

" Saya menekankan tentang pentingnya kerja sama dan komunikasi yang baik antar anggota SPPI dengan pihak terkait lainnya. Adik-adik harus tetap optimis dan bersemangat dalam menjalankan tugas, " tegas Dandim.

Beliau juga menambahkan bahwa tugas SPPI adalah tugas mulia yang berkontribusi pada kemajuan bangsa dan negara. "Dengan pengarahan ini, diharapkan adik-adik SPPI dapat menjalankan tugas mereka dengan baik, memberikan dampak positif bagi masyarakat, dan turut serta dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan, " pungkas Dandim Surakarta.

Penulis : Arda 72

Selasa, 23 September 2025

Wujud Sinergi, Lapas Pasir Pangarayan Ikut Serta Pemusnahan Barang Bukti di Kejari Rokan Hulu


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan turut menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap (inkracht Van Gewijsde). Acara ini diselenggarakan oleh Kejaksaan Negeri Rokan Hulu pada Rabu (24/09/25) bertempat di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Rokan Hulu.

Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba dalam kesempatan ini diwakili oleh Kasi Binadik dan Giatja, Sunu Istiqomah Danu menyampaikan kehadiran Lapas Pasir Pangarayan merupakan bentuk sinergi dan dukungan terhadap aparat penegak hukum dalam upaya menegakkan keadilan serta menjaga ketertiban di wilayah Kabupaten Rokan Hulu.

Kegiatan pemusnahan barang bukti ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas putusan yang memiliki kekuatan hukum tetap. Barang bukti yang dimusnahkan langsung oleh Kajari Rokan Hulu bersama Bupati Rokan Hulu dan unsur Forkopimda lainnya, instansi terkait serta tamu lainnya yang meliputi berbagai jenis barang hasil tindak pidana umum.

Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan berharap agar kerja sama antar lembaga penegak hukum semakin erat, sekaligus menjadi upaya nyata dalam menjaga keamanan dan memberikan efek jera bagi para pelanggar hukum.
***Hobbi Pargaulan***

Ini Tujuan Kodim Wonogiri Gelar Peningkatan Kemampuan Teritorial Tersebar

Wonogiri - Aparat Komando Kewilayahan Kodim merupakan ujung tombak TNI khususnya TNI AD, berbagai upaya pimpinan yang ada di jajaran TNI AD banyak meminta tiap tiap jajaran komando kewilayahan untuk lebih meingkatkan kemampuan dan keterampilan individu masing masing personel apkowil di tiap jajaran.

Kodim 0728/Wonogiri menggelar kegiatan Peningkatan Kemampuan Apkowil Tersebar dengan memberikan beberapa pemahaman kepada personil jajaran Kodim 0728/Wonogiri bertempat di Aula Makodim 0728/Wonogiri, Rabu (24/9/2025).

Dandim 0728/Wonogiri Letkol Inf Edi Ristriyono,S.Pd.,M.I.P. berharap, yang diwakili Kasdim 0728/Wonogiri Mayor Inf Suwandi mengatakan, melalui kegiatan tersebut para Bintara Tinggi Koramil jajaranya dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan dalam melaksanakan Pembinaan Teritorial (Binter) yang dihadapkan dengan perubahan dan dinamika diwilayah guna mewujudkan ketahanan aspek darat yang lebih tangguh.

Kepala Seksi Teritorial (Kasiter) Korem 074/Warastratama Letkol Inf Joko Nugroho juga menambahkan, Kegiatan tersebut merupakan program kerja yang rutin dilaksanakan setiap tahun dengan tujuan agar seluruh Apkowil atau Babinsa memiliki bekal pengetahuan dan kemampuan dalam pelaksanaan Binter guna mendukung pemerintah daerah untuk percepatan pembangunan diwilayah.

"Kegiatan ini dilaksanakan juga agar para personel Babinsa Kodim 0804/Magetan mampu menjaga kondusifitas dan melakukan langkah preventif terhadap kemungkinan ancaman diwilayah binaan, " ungkap Kasiter.

Adapun materi dalam kegiatan yaitu Sapta Marga, 8 wajib TNI, Sumpah prajurit, Lima kemampuan teritorial, Sisrendal Binter, Netralitas TNI, Sikap territorial, Komunikasi masyarakat, Tata laksana Binter dan Kesehatan masyarakat.

Penulis : Arda 72

Apel Komcad Digelar di Kodim 0707/Wonosobo, Pasi Ter Kapten Inf Y Nurbiyanto: Komponen Cadangan Harus Selalu Siap



WONOSOBO - Kodim 0707/Wonosobo menggelar apel Komponen Cadangan (Komcad) di lapangan Makodim, Rabu (24/9/2025). Apel dipimpin langsung Perwira Seksi Teritorial (Pasi Ter) Kapten Inf Y Nurbiyanto dengan melibatkan puluhan personel Komcad yang telah menyelesaikan pendidikan dasar militer.
Dalam amanatnya, Kapten Inf Y Nurbiyanto menegaskan bahwa apel ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh anggota Komcad. Menurutnya, Komcad harus selalu siap digerakkan sewaktu-waktu ketika negara membutuhkan tambahan kekuatan pertahanan.

"Apel ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi juga pengecekan nyata agar kita tahu kondisi personel di lapangan. Dengan begitu, apabila Komcad digerakkan dalam situasi darurat, semua sudah siap dan bisa terkoordinasi dengan baik," tegasnya.

Kapten Inf Nurbiyanto menambahkan, keberadaan Komcad sangat penting karena menjadi bagian dari sistem pertahanan semesta Indonesia. Komponen ini disiapkan untuk memperkuat dan memperbesar kekuatan utama TNI. "Komcad adalah cadangan strategis. Saat negara menghadapi ancaman serius, baik militer maupun non-militer, Komcad bisa segera dimobilisasi," jelasnya.

Komponen Cadangan sendiri terdiri dari masyarakat sipil yang telah menjalani pelatihan dasar kemiliteran. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, baik profesi maupun daerah, namun memiliki kesamaan semangat untuk membela negara. Setelah kembali ke masyarakat, mereka tetap berstatus warga sipil, namun siap dipanggil kembali jika negara membutuhkan.

Pasi Ter juga menjelaskan bahwa Komcad tidak hanya dipersiapkan untuk kondisi perang konvensional. "Komcad juga berperan dalam menghadapi ancaman hibrida, seperti gangguan keamanan, bencana, hingga ancaman yang bisa mengganggu stabilitas nasional. Inilah wujud nyata bela negara," katanya.

Apel Komcad ini sekaligus menjadi momentum untuk mempererat koordinasi antara Kodim 0707/Wonosobo dengan anggota Komcad yang tersebar di wilayah Kabupaten Wonosobo. Harapannya, ke depan setiap kegiatan dan latihan bisa terus dilakukan secara rutin agar kemampuan anggota tetap terjaga.

"Semoga dengan adanya apel ini, kita semua semakin sadar bahwa pertahanan negara adalah tugas bersama. Tidak hanya TNI, tetapi juga seluruh komponen bangsa," tutup Kapten Inf Y Nurbiyanto.

(Yudhi)
Pendim0707