Berita Terkini

Ribuan Praktisi Ruqyah Se-Indonesia Akan Berkumpul di Wonosobo, Gebrakan Jam'iyyah Ruqyah Aswaja 2026

SEMARANG – Panitia Nasional Jam’iyyah Ruqyah Aswaja (JRA) mulai memanaskan mesin organisasi menjelang perhelatan akbar nasional. Bertempat d...

Postingan Populer

Minggu, 03 Mei 2026

Wabup Syafaruddin Poti dan Pj Sekda Lepas Keberangkatan 182 JCH Rokan Hulu Menuju Batam



Rokan Hulu– Sebanyak 182 Jemaah Calon Haji (JCH) Kabupaten Rokan Hulu yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 12 resmi diberangkatkan menuju Bandara Hang Nadim, Batam, melalui Bandara Tuanku Tambusai, Minggu (03/5/2026).


Pemberangkatan dilakukan secara bertahap dalam tiga jadwal penerbangan.
Penerbangan pertama yang membawa 61 JCH asal Kecamatan Bangun Purba, Rambah Samo, dan Rambah Hilir dilepas langsung oleh Wakil Bupati Rokan Hulu, H. Syafaruddin Poti, SH, MM. Dalam prosesi tersebut, Wabup didampingi oleh Ketua GOW Rokan Hulu, Hj. Masni Taher.


Selanjutnya, penerbangan kedua yang membawa 60 JCH diberangkatkan pada pukul 12.45 WIB. Keberangkatan rombongan asal Kecamatan Rambah Hilir, Ujung Batu, Tandun, Kabun, dan Rokan IV Koto  ini dilepas oleh Pj Sekda Rokan Hulu, Drs. H. Yusmar, M.Si, didampingi Ketua DWP, Hj. Yurniziarti.
Adapun penerbangan ketiga mengangkut 61 JCH sisa dari Kloter 12 yang berasal dari Kecamatan Tambusai Utara, Pagaran Tapah, dan Pendalian IV Koto.


Hadir dalam agenda pelepasan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Rokan Hulu, H. Marthillevi Saleh, S.Ag., M.Sy, Wakil Ketua DPRD Rohul Porkot Lubis, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta jajaran Camat di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.


Wakil Bupati Syafaruddin Poti dalam arahannya berpesan kepada seluruh jemaah agar senantiasa menjaga kesehatan dan kekompakan selama berada di tanah suci. Ia juga berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan khusyuk sehingga kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.


Setelah tiba di Bandara Hang Nadim Batam, seluruh jemaah Kloter 12 dijadwalkan akan beristirahat sejenak di asrama haji sebelum melanjutkan perjalanan menuju Jeddah, Arab Saudi 

(Galeri Pemkab Rohul)
***Hobbi Pargaulan***

Seorang Ibu Hamil Menjadi Korban Penipuan Oleh Dua Oknum Yang Mengaku Wartawan





Indramayu, Sergaptarget.com 
Seorang ibu hamil warga Desa Drunten Wetan, Kecamatan Gabus Wetan, Kabupaten Indramayu, menjadi korban penipuan oleh 2 oknum yang mengaku wartawan berkedok jasa menguruskan BPJS.

Korban dimintai uang hingga jutaan rupiah dengan dalih membantu pembuatan BPJS gratis untuk persiapan persalinan.
Korban bernama Nadiya, yang tengah mengandung lima bulan, mengaku didatangi dua orang berinisial R dan W. Keduanya menawarkan bantuan pengurusan BPJS gratis, namun justru meminta sejumlah uang dengan alasan biaya operasional dan administrasi.
Menurut pengakuan korban, awalnya ia diminta membayar Rp1.000.000. Setelah itu, oknum tersebut kembali meminta tambahan Rp800.000 dengan alasan proses dari pusat belum selesai.

Saya didatangi dan ditawari dibuatkan BPJS gratis. Awalnya diminta Rp1 juta, lalu diminta lagi Rp800 ribu. Tapi saya menolak karena BPJS-nya belum jadi,” ujar Nadiya, Sabtu (2/5/2026),
Nadiya juga menyebut, kedua oknum tersebut kerap mendatangi rumah mertuanya hampir setiap hari untuk membujuk agar sisa uang segera dibayarkan.

Sementara itu, pihak Puskesmas Drunten Wetan membantah adanya pungutan biaya dalam proses pengurusan BPJS, khususnya bagi ibu hamil.
Kepala Puskesmas Drunten Wetan melalui KTU Suroto, menegaskan bahwa seluruh layanan pendaftaran BPJS di puskesmas diberikan secara gratis.
“Kami melayani pendaftaran BPJS secara gratis bagi masyarakat, terlebih bagi ibu hamil. Cukup datang ke puskesmas membawa KTP dan KK, langsung kami bantu proses,” tegas Suroto.

Pihak puskesmas juga mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan jasa perantara atau oknum yang mengatasnamakan pengurusan BPJS, karena berpotensi merugikan warga dan mencoreng nama baik institusi.

 Pelayanan kesehatan.
Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat agar lebih waspada terhadap praktik penipuan berkedok layanan publik. Warga berharap aparat terkait segera menindaklanjuti dugaan tersebut.

(Nana. S)

Respon Cepat Satreskrim Polresta Cirebon Ringkus Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Sumber



​Jajaran Satreskrim Polresta Cirebon berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Seorang pelaku berinisial AP (26) alias Bilex berhasil diamankan petugas beserta barang bukti hasil kejahatannya.

​Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengatakan penangkapan AP merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait aksi pencurian dengan kekerasan yang terjadi pada Senin, 26 Januari 2026 lalu.

"Kami berhasil mengamankan tersangka AP pada Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 16.30 WIB di Blok Jambe, Desa Tegalsari, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon. Tersangka diamankan tanpa perlawanan," ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Ia mengatakan, peristiwa bermula pada dini hari sekitar pukul 01.00 WIB di perumahan di wilayah Kelurahan Gegunung, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon. Pelaku masuk ke dalam rumah korban melalui lubang kontrol penampungan air.

​Aksi pelaku sempat dipergoki oleh korban. Namun, pelaku langsung menodongkan senjata tajam dan melakukan kekerasan dengan menindih kepala korban ke atas kasur hingga korban mengalami luka-luka.

Setelah melumpuhkan korban, pelaku menggasak barang berharga berupa dua unit handphone dam uang tunai senilai Rp4.000.000. Sehingga total kerugian yang dialami korban dalam kejadian tersebut diperkirakan mencapai Rp10.000.000.

Berbekal laporan tersebut, Satreskrim Polresta Cirebon melakukan serangkaian penyelidikan mendalam. Setelah melakukan pendalaman data dan keterangan saksi, petugas berhasil mengidentifikasi posisi pelaku kemudian menangkapnya.

Dari tangan tersangka, petugas mengamankan barang bukti berupa satu unit Handphone milik korban dan lainnya. Saat ini, tersangka beserta barang bukti telah dibawa ke Mapolresta Cirebon untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

​Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 479 Undang-Undang No. 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait pencurian dengan kekerasan.

"​Polresta Cirebon berkomitmen untuk terus memberantas segala bentuk tindak kriminal guna menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Cirebon. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan segera melaporkan jika melihat hal-hal mencurigakan di lingkungan sekitar," pungkasnya.

Polresta Cirebon Gagalkan Peredaran Obat Keras, Puluhan Butir Diamankan


Cirebon - Satuan Reserse Narkoba Polresta Cirebon kembali mengungkap kasus peredaran obat keras tanpa izin. Seorang pria berinisial AS (22) diamankan saat membawa puluhan butir obat keras di wilayah Kecamatan Greged, Kabupaten Cirebon.

Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H.,S.I.K.,M.H. mengatakan penangkapan dilakukan pada Sabtu (2/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB di pinggir jalan Desa Gumulung Lebak. 

“Petugas mengamankan satu orang tersangka berikut barang bukti obat keras tanpa izin edar,” ujar Imara dalam keterangannya, Minggu (3/5/2026).

Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan 60 tablet Trihexyphenidyl dan 45 tablet Tramadol yang disimpan dalam tas selempang hitam. 

Selain itu, turut diamankan uang hasil penjualan sebesar Rp245 ribu, satu unit handphone, serta sepeda motor yang digunakan tersangka.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku memperoleh obat keras tersebut dari seseorang berinisial R yang kini masih dalam pengejaran petugas. Obat-obatan itu rencananya akan diedarkan kembali tanpa izin.

“Seluruh barang bukti beserta tersangka sudah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Kombes Pol Imara.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 435 dan/atau Pasal 436 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana.

Polisi juga terus melakukan pengembangan untuk menelusuri asal-usul obat keras tersebut.

Masdi Tegaskan Pungutan di Pasar Karangampel Bukan Pungli, Ini Penjelasannya


Uploaded Image

INDRAMAYU- sergaptarget.com Polemik dugaan pungutan liar (pungli) di Pasar Karangampel akhirnya mendapat klarifikasi langsung dari Kepala Pasar, Masdi. Ia menegaskan bahwa pungutan yang selama ini diberlakukan bukanlah pungli, melainkan telah diatur berdasarkan peraturan daerah (Perda) serta kesepakatan bersama para pedagang.

Isu ini mencuat setelah beredarnya informasi mengenai adanya tambahan biaya yang dibebankan kepada pedagang, mulai dari kios, los, hingga pedagang lemprakan, termasuk pemilik toko emas. Kabar tersebut sempat menimbulkan keresahan dan sorotan publik terhadap pengelolaan pasar.

Menanggapi hal itu, Masdi menjelaskan bahwa tambahan pungutan sebesar Rp500 per hari digunakan untuk menunjang operasional pasar, seperti kebersihan, keamanan, dan biaya pemungutan. Ia menilai, biaya tersebut justru bertujuan menjaga kenyamanan seluruh pedagang dan pengunjung.

“Semua sudah melalui kesepakatan. Bahkan untuk toko emas, iuran itu memang sudah ada sejak lama untuk mendukung keamanan tambahan,” ujarnya, Minggu (3/5/2026).

Menurutnya, rincian retribusi harian di Pasar Karangampel meliputi kios sebesar Rp4.500, los Rp3.600, dan lemprakan Rp2.000 untuk ukuran 1,5 x 1,5 meter. Di luar itu, terdapat tambahan Rp500 untuk operasional. Sementara khusus pedagang toko emas, iuran difokuskan untuk membiayai tiga petugas keamanan malam.

Masdi mengungkapkan, kebutuhan biaya keamanan toko emas mencapai sekitar Rp3,5 juta per bulan. Namun, kontribusi pedagang hanya berkisar Rp1,1 juta hingga Rp1,2 juta, sehingga pihak pengelola pasar masih harus menutup kekurangannya.

Ia juga menegaskan keterbukaannya terhadap evaluasi. Jika pungutan tersebut dianggap memberatkan atau dipersepsikan sebagai pungli, pihaknya siap melakukan musyawarah dengan para pedagang, bahkan tidak menutup kemungkinan untuk menghentikannya.

“Kalau memang ini jadi polemik, kita siap duduk bersama. Bisa saja dihentikan demi kenyamanan bersama,” katanya.

Terkait isu jual beli kios dengan nilai fantastis hingga ratusan juta rupiah, Masdi mengaku tidak mengetahui secara rinci. Ia menyebut praktik tersebut sudah ada sebelum dirinya menjabat sekitar tiga tahun lalu.

Saat ini, Pasar Karangampel dihuni sekitar 700 pedagang aktif, terdiri dari 300 kios, 300 los, dan sekitar 100 pedagang lemprakan. Masdi menambahkan bahwa seluruh retribusi yang dipungut turut berkontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Indramayu.

Ia juga memastikan telah menjalani pemeriksaan dari Inspektorat dan pihak tindak pidana korupsi (Tipikor), serta memberikan keterangan sesuai kondisi yang terjadi di lapangan.

Dengan klarifikasi ini, Masdi berharap polemik yang berkembang dapat diluruskan dan tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
(Asep Yana Supriadi)

Pastikan Kamtibmas Kondusif Piket Koramil 02/Banjarsari Melaksanakan Patroli Malam

Surakarta - Piket Koramil 02/ Banjarsari Sertu Dadan melaksanakan kegiatan patroli malam menyisir tempat maupun jalan yang rawan tindak kejahatan di Wilayah kecamatan Banjarsari, Sabtu (02/04/2026).

Selain melaksanakan patroli, Piket Koramil 02/Banjarsari juga mengingatkan kepada warga agar selalu siap siaga dalam menjaga keamanan lingkungan dengan penuh rasa tanggung jawab serta senantiasa mewaspadai orang yang tidak dikenal serta mencurigakan guna meminimalisir pergerakan orang yang akan berbuat kejahatan.

"Kegiatan patroli malam menyisir jalan yang rawan kejahatan tidak hanya menghimbau kepada warga untuk meningkatkan keamanan dan kesadaran masyarakat tetapi serta menjalin silahturahmi dengan mitra karib dengan harapan agar dapat memberikan informasi untuk mendukung tugas Piket dan berharap masyarakat dapat meningkatkan kewaspadaan dalam menjaga lingkungan masing-masing agar situasi tetap aman dan kondusif."tegas Sertu Dadan.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Hardiknas 2026: Semangat Baru Wujudkan Pendidikan Berkualitas Dan Berkarakter




‎Indramayu,  Sergaptarget.com Pendidikan merupakan usaha bersama dalam membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, kuat, dan tangguh. Sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, guna mewujudkan Indonesia sebagai negara yang maju, makmur, dan bermartabat.
‎Hal tersebut disampaikan Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Indramayu, Asep Abdul Mukti saat menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 Tingkat Kabupaten di Alun-alun Indramayu, Sabtu (2/5/2026). 
‎Membacakan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Abdul Mu’ti, Asep menyampaikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menerapkan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas untuk meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Pendekatan ini diyakini menjadi kunci dalam mencapai tujuan pendidikan, sejalan dengan prinsip bahwa kemajuan bangsa dimulai dari perbaikan kualitas pendidikan, khususnya dari proses pembelajaran di dalam kelas.
‎Lebih lanjut, dalam implementasinya,  Abdul Mu'ti telah menetapkan lima kebijakan strategis, yakni pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru, penguatan pendidikan karakter, peningkatan mutu pembelajaran melalui literasi dan numerasi, serta perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata.
‎Di akhir amanatnya, disampaikan, seluruh kebijakan tersebut tidak akan berjalan optimal tanpa didukung oleh tiga hal utama, yaitu mindset atau pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang lurus. Tanpa ketiganya, berbagai program hanya akan menjadi formalitas semata tanpa memberikan dampak nyata. 
‎"Selamat Hari Pendidikan Nasional 2026. Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat," ujarnya. 
‎Sementara itu, Nur Aisah, Guru SMPN 1 Patrol, menyampaikan, momentum Hardiknas menjadi pengingat bagi para pendidik untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran. Harapannya, pendidikan di Indramayu makin berkualitas dan mampu mencetak generasi yang cerdas, berakhlak, serta siap menghadapi tantangan zaman. 
‎Hal senada disampaikan Ayu Wandirah, siswi SMAN 1 Sindang yang mengaku semakin termotivasi untuk belajar lebih giat dan berharap pendidikan di Indonesia makin maju dan memberikan ruang bagi pelajar untuk berkembang, berprestasi, serta meraih cita-cita.
‎Dalam rangkaian peringatan tersebut, juga diumumkan daftar peraih penghargaan dari berbagai kategori. Pada lomba beberes sekolah jenjang TK, TK Aisyiyah Bustanul Athfal meraih juara 1. Pada jenjang SD, SDN Sukahati meraih juara 1, kemudian untuk jenjang SMP, SMPN 1 Terisi meraih juara 1. 
‎Selain itu, penghargaan inisiator diberikan kepada Muhammad Zhafran Al Fatih dari SDN 1 Bojongsari sebagai Juara 1 Kejuaraan Taekwondo Merdeka Championship I (Poomase Super Cadet B Individu), Adeeva Afseen Mysha Firoos dari SDN 2 Jatibarang sebagai delegasi Indonesia dalam ajang Melayu Day sekaligus performer terbaik 5 negara silang budaya 2025, serta Athalia Aerilyn Noeryn dari SDN 1 Karangampel Kidul sebagai Penari Topeng Terbaik Samba dan Kelana 2025 di Bandung.
‎Penghargaan juga diberikan kepada Eti Rukmiati, S.Pd.SD dari SDN 1 Karangampel sebagai inisiator peduli lingkungan melalui program setiap hari Jumat siswa membawa sampah ke rumah masing-masing. Ana Rohdiana, M.Pd. dari SMPN 4 Sindang yang meraih penghargaan tingkat internasional dari SEAMEO dan Japan ESD Award atas inovasi sekolah berjudul “Petualangan di Hutan Mangrove”. 
‎Sementara itu, Khairul Isma Arif, S.Pd selaku Kuwu Desa Krasak Kecamatan Jatibarang sebagai inisiator peduli pendidikan dengan program ruang belajar, MarsyBga Azani Zaenuniam dari SMP 2 Sindang sebagai Duta Pendidikan Provinsi Jawa Barat, serta Sarah Bolushi Sya'ban El Mahdi dari SMA Negeri I Indramayu sebagai juara 1 lomba tari kreasi Nusantara tingly National Di anjungan Road TMII. 

Until penghargaan guru sebagai pejuang pendidikan yang diberikan oleh Kepala Pusat Data dan Technologi Informasi Kementrian Pendidikan dasar dan menengah RIcmx diberikan kepada Anas SMKN 1Bg Krangkeng, Arie Wahyuni dari SMPN 1 losarang, Hariyonoci dari SDN 3 kalianayar, Hatta Sagita SDN 2 Lempuyang, Mardiani SMPN 1 Lohbener serta Widiya Agustin dari SMPN 1 Krangkeng. 

(Nana. S)

Sabtu, 02 Mei 2026

Wujudkan Wilayah Yang Aman Dan Kondusif, Babinsa Mojosongo Melaksanakan Patroli & Anjangsana ke Wilayah Binaan

Surakarta - Babinsa Mojosongo Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Joko Widigdo melaksanakan patroli dan anjangsana  diwilayah Kelurahan Mojosongo kecamatan Jebres Kota Surakarta Jumat (01/05/2026) Pkl 09.00 Wib

Patroli dan anjangsana merupakan bagian dari pembinaan ketahanan wilayah Bintahwil) yang harus dilaksanakan setiap Babinsa di satuan kewilayahan, Babinsa memanfaatkannya waktu senggang untuk ngobrol dan berinteraksi dengan warga guna mempererat hubungan antara Babinnsa Dan Masyarakat. 

Patroli dan anjangsana  ini dilakukan guna meyakinkan warga  tetap aman dan nyaman dalam beraktifitas.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Gelar Sambung Rasa, Ajak Warga Binaan Aktif Ikuti Pembinaan


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan sambung rasa bersama warga binaan sebagai bentuk komunikasi langsung dan penguatan pembinaan, pada Sabtu (2/5/2026).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik dan Kegiatan Kerja (Kasi Binadik dan Giatja), Andi Rahman, yang didampingi oleh Komandan Jaga. Dalam suasana santai namun penuh makna, kegiatan ini menjadi wadah untuk menyampaikan arahan serta mempererat komunikasi antara petugas dan warga binaan.

Dalam penyampaiannya, Andi Rahman mengajak seluruh warga binaan untuk aktif mengikuti berbagai program pembinaan yang telah disediakan oleh Lapas, baik pembinaan kepribadian maupun pembinaan lainnya. Selama menjalani masa pidana, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman warga binaan akan pentingnya memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif yang bermanfaat bagi masa depan.

“Saya mengajak seluruh warga binaan untuk mengikuti kegiatan pembinaan seperti pengajian maupun kegiatan positif lainnya,” ujarnya.

Selain itu, melalui kegiatan ini juga diharapkan warga binaan memahami pentingnya menjaga ketertiban dan keamanan di dalam lingkungan Lapas serta menjalin hubungan yang baik antar sesama warga binaan maupun dengan petugas.

Kegiatan sambung rasa ini diharapkan dapat meningkatkan kedekatan antara petugas dan warga binaan serta mendorong partisipasi aktif dalam setiap program pembinaan yang ada di Lapas Pasir Pangarayan.

***Hobbi dan Friska***
Uploaded Image

Atasi Banjir Di Wilayah Kota, Dinas PUPR Indramayu Menguras Saluran Talang Tembaga yang Berlumpur Selama 15 Tahun


 


‎Indramayu,  Sergaptarget.com Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melaksanakan normalisasi saluran irigasi di Jalan Talang Tembaga, Kelurahan Margadadi, Kamis (30/4/26).
‎Normalisasi ini menjadi yang pertama dilakukan setelah kurang lebih saluran irigasi di permukiman padat ini dipenuhi lumpur selama 15  tahun. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Dinas PUPR Kabupaten Indramayu guna melaksanakan perintah Bupati Indramayu Lucky Hakim untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat. 

Demikian disampaikan Plt. Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu Maulana Malik saat dihubungi Tim Publikasi Diskominfo melalui saluran selulernya. Menurutnya, selain untuk mengantisipasi banjir dan genangan air, normalisasi saluran Talang Tenbaga juga dilakukan guna meningkatkan kualitas lingkungan dan infrastruktur di Kabupaten Indramayu.
Saluran Talang Tembaga sudah lama tidak dikuras, sedimentasinya sangat tinggi sekali. Setelah dinormalisasi, kami berharap saluran ini menjadi lancar," katanya.


Sementara itu, Tarima, Staf Dinas PUPR Kabupaten Indramayu yang mengawasi pekerjaan tersebut, mengatakan, kegiatan normalisasi ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat terkait permasalahan banjir.
‎“Normalisasi ini bertujuan agar sedimen lumpur dan sampah bisa terangkat, sehingga debit air yang dapat ditampung menjadi lebih maksimal saat musim hujan,” ujarnya.
‎Tarima mengungkapkan,  pekerjaan normalisasi saluran dilaksanakan mulai 17 April hingga 15 Juni 2026, mencakup normalisasi saluran sepanjang 1,2 kilometer di Jalan Talang Tembaga serta 2 kilometer di kawasan Kalen Tahu.
‎Lebih rinci Tarima mengungkapkan, titik normalisasi dimulai dari Jalan Sudirman ke Jalan Talang Tembaga hingga terhubung ke saluran pembuangan Kalen Tahu. Kemudian akan dilanjutkan hingga ke hilir menuju muara laut. Di beberapa titik juga terdapat pertemuan aliran dari beberapa sungai yang menjadi fokus penanganan.
‎Menurutnya, selain mengurangi risiko banjir, kegiatan ini juga bertujuan menekan potensi genangan air yang dapat menimbulkan berbagai penyakit, mengingat kualitas air yang tergenang belum tentu baik bagi lingkungan.
‎“Kami ingin lingkungan yang bersih, rapi, dan tertata dengan baik agar ke depan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” tambah Tarima.
‎Dalam proses pelaksanaan, Tarima mengaku terdapat tantangan, terutama terkait pembuangan material hasil pengerukan yang menimbulkan bau dan ketidaknyamanan sementara bagi warga sekitar. Dia memohon maaf atas ketidaknyamanan ini, karena kondisi tersebut bersifat sementara, sampai proses normalisasi selesai. 
"Setelah proses normalisasi selesai, diharapkan aliran air dari hulu hingga hilir dapat berjalan lebih lancar, kami berharap dukungan dari masyarakat agar pekerjaan ini selesai tepat pada waktunya," pungkasnya.

‎(Nana.  S)