Berita Terkini

Polsek Kunto Darussalam Ringkus Pengedar Sabu dan Ganja di Rokan Hulu, Amankan Barang Bukti Puluhan Gram

ROKAN HULU — Polsek Kunto Darussalam Tim gabungan Satresnarkoba Polres Rokan Hulu berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika dengan m...

Postingan Populer

Rabu, 15 April 2026

PENYAMARAN BERDARAH DINGIN "LETKOL GADUNGAN" BERAKHIR DI TANGAN SATRESKRIM POLRESTA CIREBON


​Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon berhasil menggulung seorang predator penipuan yang nekat mencoreng institusi TNI. Pelaku yang menggunakan identitas palsu sebagai Perwira Menengah TNI berpangkat Letkol, diringkus setelah melancarkan aksi tipu-tipu dengan modus menjanjikan kelulusan menjadi anggota Korps Baret Merah (Kopassus).

​Tersangka berinisial DGR (43), warga Bulakamba, Brebes, diringkus setelah aksi teatrikalnya terbongkar. Kepada korbannya, DGR dengan sangat meyakinkan mengaku sebagai Guru Militer (Gumil) di Cilendek, Bogor, sekaligus anggota aktif Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

​Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa pelaku memanfaatkan ambisi mulia seorang prajurit muda TNI-AD berinisial AFM, yang memiliki impian besar untuk mengabdi di satuan elite Kopassus.

​"Pelaku memainkan psikologis korban dengan janji manis bisa memuluskan jalan menuju Kopassus. Kemudian meminta mahar puluhan juta rupiah demi jabatan yang ia tawarkan, padahal semuanya adalah fiktif dan murni penipuan," ujar Kombes Pol Imara Utama.

​Aksi penipuan ini bermula pada awal tahun 2026. Melalui perantara, korban yang merupakan seorang PNS bertemu dengan tersangka. Dalam pertemuan tersebut, tersangka DGR tampil sangat meyakinkan sebagai sosok perwira tinggi yang memiliki pengaruh besar di pusat pendidikan militer.

"​Tuntutan Pelaku Meminta uang sebesar Rp 66 juta. Korban juga telah mentransfer uang secara bertahap sebanyak 4 kali dengan total mencapai Rp 40 juta melalui mesin EDC dan ATM di wilayah Losari, Cirebon," katanya.

Menurut dia, ​Kecurigaan mulai timbul saat korban menyadari adanya kejanggalan dalam prosedur yang dijanjikan. Setelah melakukan koordinasi dengan pihak Kodim Brebes dan Polresta Cirebon, jebakan pun disiapkan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

​Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk memuluskan aksinya. Diantaranya Kaos Loreng TNI Lengan Panjang yang digunakan untuk meyakinkan korban, handphone yang berisi riwayat transaksi dan komunikasi penipuan, KTP, SIM, dan tas hitam.

​Saat ini, tersangka DGR telah mendekam di sel tahanan Polresta Cirebon untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman penjara yang setimpal.

"​Polresta Cirebon mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dalam pendidikan militer maupun kepolisian dengan imbalan uang," pungkasnya.

PENYAMARAN BERDARAH DINGIN "LETKOL GADUNGAN" BERAKHIR DI TANGAN SATRESKRIM POLRESTA CIREBON

​Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Cirebon berhasil menggulung seorang predator penipuan yang nekat mencoreng institusi TNI. Pelaku yang menggunakan identitas palsu sebagai Perwira Menengah TNI berpangkat Letkol, diringkus setelah melancarkan aksi tipu-tipu dengan modus menjanjikan kelulusan menjadi anggota Korps Baret Merah (Kopassus).

​Tersangka berinisial DGR (43), warga Bulakamba, Brebes, diringkus setelah aksi teatrikalnya terbongkar. Kepada korbannya, DGR dengan sangat meyakinkan mengaku sebagai Guru Militer (Gumil) di Cilendek, Bogor, sekaligus anggota aktif Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI.

​Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., mengungkapkan bahwa pelaku memanfaatkan ambisi mulia seorang prajurit muda TNI-AD berinisial AFM, yang memiliki impian besar untuk mengabdi di satuan elite Kopassus.

​"Pelaku memainkan psikologis korban dengan janji manis bisa memuluskan jalan menuju Kopassus. Kemudian meminta mahar puluhan juta rupiah demi jabatan yang ia tawarkan, padahal semuanya adalah fiktif dan murni penipuan," ujar Kombes Pol Imara Utama.

​Aksi penipuan ini bermula pada awal tahun 2026. Melalui perantara, korban yang merupakan seorang PNS bertemu dengan tersangka. Dalam pertemuan tersebut, tersangka DGR tampil sangat meyakinkan sebagai sosok perwira tinggi yang memiliki pengaruh besar di pusat pendidikan militer.

"​Tuntutan Pelaku Meminta uang sebesar Rp 66 juta. Korban juga telah mentransfer uang secara bertahap sebanyak 4 kali dengan total mencapai Rp 40 juta melalui mesin EDC dan ATM di wilayah Losari, Cirebon," katanya.

Menurut dia, ​Kecurigaan mulai timbul saat korban menyadari adanya kejanggalan dalam prosedur yang dijanjikan. Setelah melakukan koordinasi dengan pihak Kodim Brebes dan Polresta Cirebon, jebakan pun disiapkan hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan.

​Dari tangan tersangka, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan untuk memuluskan aksinya. Diantaranya Kaos Loreng TNI Lengan Panjang yang digunakan untuk meyakinkan korban, handphone yang berisi riwayat transaksi dan komunikasi penipuan, KTP, SIM, dan tas hitam.

​Saat ini, tersangka DGR telah mendekam di sel tahanan Polresta Cirebon untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Pelaku dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang Penipuan dan Penggelapan dengan ancaman hukuman penjara yang setimpal.

"​Polresta Cirebon mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan kelulusan dalam pendidikan militer maupun kepolisian dengan imbalan uang," pungkasnya.(Babil)

Respon Cepat Polresta Cirebon Tangani Kebakaran Rumah di Desa Galagamba Ciwaringin


Warga Desa Galagamba, Ciwaringin mendadak geger. Suasana pagi yang tenang pada Selasa (14/04/2026) berubah menjadi mencekam setelah api raksasa tiba-tiba berkobar dan melahap habis kediaman warga bernama Sarkun.
​Peristiwa bermula sekitar pukul 07.45 WIB. Saksi mata di lokasi, Didi, mengaku melihat kepulan asap hitam pekat yang keluar dari sela-sela atap rumah korban. Tanpa pikir panjang, ia merangsek masuk ke area dapur yang ternyata sudah menjadi Lautan Api.

​Mendapat laporan darurat, jajaran Polsek Ciwaringin langsung bergerak bak kilat menuju lokasi. Dua unit mobil pemadam kebakaran juga turut dikerahkan ke lokasi kejadian untuk menjinakkan api yang terus mengganas.

​Petugas berjibaku melawan panasnya api selama hampir dua jam. Setelah perjuangan dramatis, api akhirnya berhasil ditaklukkan total pada pukul 09.30 WIB.

​Meski tidak ada korban jiwa dalam musibah ini, kerugian yang diderita Bapak Sarkun sangat menyakitkan. Harta benda yang dikumpulkan bertahun-tahun ludes menjadi abu dengan taksiran kerugian mencapai Rp 200 juta.
Saat ini, lokasi kejadian pun telah dipasang garis polisi. Kapolresta Cirebon, Kombes Pol Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa pihaknya tengah melakukan penyelidikan mendalam.

​"Kami sudah terjunkan tim untuk olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Fokus kami saat ini adalah memastikan penyebab pasti sumber api dan menjamin keamanan di sekitar lokasi pasca-kejadian," tegas Kombes Pol Imara Utama.

​Kini, puing-puing bangunan di RT 12/06 Desa Galagamba itu menjadi saksi bisu betapa dahsyatnya amukan si jago merah di pagi yang kelabu tersebut. Warga diimbau untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran yang bisa mengintai kapan saja.(BABIL)

Gempar yang merupakan Gabungan dari LSM Ampar (Amanah Perjuangan Rakyat) Cirebon dan LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Distrik Cirebon Raya mengadakan audensi dengan pemerintahan desa klayan kecamatan gunung jati kabupaten Cirebon

Cirebon, Sergaptarget.com - Gempar yang merupakan gabungan dari LSM Ampar (Amanah Perjuangan Rakyat) Cirebon dan LSM GMBI (Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia) Distrik Cirebon Raya mengadakan audensi dengan pemerintahan desa klayan kecamatan gunung jati kabupaten cirebon.
Terkait transparansi dan keterbukaan penggunaan anggaran DD & ADD desa Klayan tahun anggaran 2022, 2023 dan 2024 bertempat di kantor DPMD Kabupaten Cirebon hari rabu tanggal 15 April 2026 sekitar pukul 10.00 WIB dan di terima oleh Yayan Sunarya, S.H selaku sekdis DPMD Kabupaten Cirebon. 

Namun sayang kepala desa klayan Jumadi selaku tokoh utama dalam penggunaan anggaran sebagaimana dimaksud tidak hadir dalam Audiensi tersebut padahal sudah diagendakan jauh-jauh hari dan sudah ada surat tembusan kepadanya.

Agenda Audiensi dilakukan karena Gempar sudah bersurat sebanyak dua (2) kali kepada pihak  pemerintah Desa klayan dan/atau PPID desa klayan terkait hal ini.

Surat permohonan informasi dari Gempar dengan surat nomor : 010/GEMPAR/II-LSM/CRB/II/2026 tertanggal 03 Februari 2026. Dalam surat permohonan informasi publik tersebut pihak Gempar meminta salinan daftar penggunaan anggaran DD dan ADD desa klayan tahun 2022, 2023 dan tahun 2024 berikut salinan aset desa klayan yang dimiliki serta pemanfaatannya.

Namun sayangnya sikap Jumadi selaku kuwu klayan tidak merespon dan menanggapi surat tersebut, sehingga pada 02 Maret 2026 Gempar berkirim surat keberatan dan tindaklanjut dengan surat nomor : 012/GEMPAR/II-LSM/CRB/III/2026, namun tetap tidak mendapatkan respon dan/atau tanggapan dari pihak desa klayan ujar Hartono korwil barat DPP AMPAR CIREBON.

Kami sudah bersurat dua (2) kali kepada pihak Desa Klayan ataupun PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) desa klayan, namun sampai saat ini tidak ada tanggapan, Sehingga kami pada tanggal 06 April 2026 mengajukan surat Audiensi ke DPMD kabupaten cirebon selaku dinas yang membawahi desa-desa. Namun sayang, pihak pemerintah desa klayan tidak hadir dalam Audiensi tersebut tanpa keterangan yang jelas.

Hal ini jelas mengecewakan kami pungkas Hartono, Padahal berdasarkan undang-undang nomor 14 tahun 2008 tentang keterbukaan informasi publik, apa yang kami mohonkan tersebut tidak termasuk dalam informasi yang dikecualikan, ujar Hartono selaku koordinator wilayah LSM Ampar Cirebon.

Sementara itu Bayu Hidayat selaku sekretaris distrik LSM GMBI DPD Cirebon raya mengatakan, kami sangat menghargai permintaan pihak DPMD yang akan berkoordinasi dengan pihak kecamatan Gunungjati dan pihak Desa Klayan yang akan merescedule agenda Audiensi ini berikutnya. Dan jika nantinya tetap tidak ada titik temu, kami akan membuat pengaduan sengketa informasi publik ke KID (Komisi Informasi Daerah) kabupaten Cirebon, ujarnya setelah Audiensi hari ini di DPMD selesai dilaksanakan.

Dalam Audiensi tersebut dihadiri juga oleh jajaran intelkam dari Mapolresta Kabupaten Cirebon serta Ketua Satgassus LSM Ampar Cirebon yaitu H. Babl berikut Lima anggota LSM Ampar Cirebon dan Lima anggota LSM GMBI DPD Kabupaten Cirebon Raya. 


Sekdis DPMD mengucapkan terima kasih kepada pihak Gempar atas silahturahmi dan masukan-masukannya dalam Audiensi kali ini dan berjanji akan memfasilitasi untuk agenda Audiensi berikutnya dan mengatakan akan berkoordinasi dengan para pihak terkait lainnya agar semuanya terselesaikan dan mendapatkan hasil yang positif untuk semuanya serta akan meningkatkan pelayanan kepada publik demi kemajuan kabupaten citebon, pungkasnya saat dimintai keterangan oleh awak media.((BBL))

Selasa, 14 April 2026

Harga Semua Jenis Plastik Melambung Membuat Pedagang Menjerit




Indramayu, Sergaptarget.com 
Ahir ahir ini harga semua jenis plastik melambung naik 2 sampai 3 kali lipat hal ini membuat pedagang menjerit terutama pedagang kecil seperti pedagang es, pedagang sayur dan pedagang  - pedagang lainya.

Hal ini terlihat dilapangan ketika media ini menemui Lastri pedagang sayur di desa Kongsijaya mengeluh dengan melambung naiknya harga plastik karena ia selalu menggunakan plastik untuk membungkus daganganya.

 Hal itu juga di katakan oleh Eri pedagang es tea jus dan sejenisnya juga mengatakan saya bingung mas dengan naiknya harga plastik yang mencapai 2 sampai 3 kali lipat makanya saya terpaksa menaikan garga es yang biasa saya jual 1000 rupiah sekarang saya jual 1500 rupiah ujarnya.

Ketika media ini melakukan penelusuran ke pedagang dari pedagang kecil warung,toko dan beberapa pedagang lainya baik di pasar maupun di perkampungan semua mengeluh tapi ya mau gimana lagi mas kenyataanya demikian ya terpaksa di jalani saja ujarnya. 

Kami berharap suatu saat harga akan normal kembali walaupun hal itu tipis harapanya pungkasnya. 

(Nana.  S)

Bupati Lucky Hakim Raih Penghargaan TOP Pembina BUMD Di Ajang Bergengsi TOP BUMD Awards 2026


 

Indramayu,  Sergaptarget.com Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kabupaten Indramayu. Bupati Indramayu Lucky Hakim sukses meraih penghargaan TOP Pembina BUMD 2026 dalam ajang bergengsi TOP BUMD Awards 2026 yang digelar di Hotel Raffles Jakarta, Senin (13/4/26) kemarin.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kepemimpinan dan komitmen Bupati Lucky Hakim dalam membina Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya PT BPR Indramayu Jabar (BIMJ), yang berhasil meraih predikat Bintang 4 pada ajang tersebut.

Capaian ini tidak lepas dari dorongan kuat Bupati Lucky Hakim dalam menghadirkan inovasi, profesionalitas, serta penguatan kinerja BUMD agar makin berdaya saing dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.

Dalam keterangannya yang singkat, Bupati Lucky Hakim menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi kepada seluruh jajaran BUMD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Indramayu, khususnya PT. BPR Indramayu Jabar (BIMJ) atas pencapaianya.

“Ini adalah hasil kerja keras dan kerja bersama. Kami akan terus mendorong BUMD agar makin profesional dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Lucky Hakim menegaskan, penguatan BUMD menjadi salah satu strategi utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat.

Tidak hanya itu, prestasi juga diraih oleh jajaran manajemen BIMJ. Direktur Utama Teddy Prayoga dinobatkan sebagai TOP CEO BUMD 2026.

Empat penghargaan yang diraih oleh Pemerintah Kabupaten Indramayu ini menjadi bukti nyata komitmen dalam membangun BUMD yang profesional, inovatif, dan berkelanjutan. Keberhasilan ini sekaligus memperkuat posisi Indramayu sebagai daerah yang progresif dalam pengelolaan ekonomi berbasis potensi lokal.

Dengan capaian tersebut, Indramayu optimistis dapat terus melaju menjadi daerah yang maju, mandiri, dan mampu bersaing di tingkat nasional.

(Nana. S)

Komisi I DPRD Indramayu Akan Adukan Pemkab Ke BKN Dab Interplasi Terkait Kekosongan Jabatan




Indramayu, Sergaprarget.com Komisi I DPRD Kabupaten Indramayu mengadukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu ke Kantor Regional III Badan Kepegawaian Negara (BKN) Bandung perihal kekosongan jabatan yang masih banyak dan diisi oleh pelaksana tugas (plt), Senin (13/04/2026).
 pembahasan terkait ini berjalan cukup seru.

Anggota Komisi I DPRD Indramayu, Abdul Rojak mengkritik keras keberadaan sistem merit atau manajemen talenta yang diterapkan di Kabupaten Indramayu.

Ia mengkritik keras keberadaan sistem merit atau manajemen talenta yang diterapkan di Kabupaten Indramayu. Karena sudah satu tahun  tidak mampu menyelesaikan masalah terkait kekosongan jabatan,” ujar Rojak.

pertemuan tersebut t dihadiri Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM)  Indramayu, Muhammad Zaenal Muttaqin, yang mengungkapkan sejumlah alasan terkait kondisi tersebut.

Ia menyebut, kekosongan jabatan dipengaruhi oleh proses penataan kelembagaan.

“Setelah perampingan akan ada 102 jabatan struktural hilang. Kalau diisi yang kosongnya, maka setelah kelembagaan diterapkan akan banyak pejabat yang didemosi (turun jabatan). Kasihan kalau mereka  didemosikan karena mereka tidak ada kesalahan maupun hukuman disiplin,” ujar Zaenal.

Namun demikian, Rojak kembali membantah alasan tersebut. Menurut dia, jika alasan itu digunakan, maka untuk jabatan eselon II tidak menjadi persoalan berarti.

 kalau begitu alasannya, maka buat eselon II tidak ada masalah berarti,” tutur Rojak.

Ia menambahkan, sebetulnya pemerintah daerah masih bisa melakukan pengisian jabatan untuk posisi yang tidak terdampak demosi.

“Sebetulnya hal itu masih bisa dilakukan pengisian jabatan  yang tidak masuk dalam demosi. Nah terus, tidak bisa juga Pemkab  berdalih  kekosongan ini akibat dari pemerintahan masa lalu,” ujarnya.

Rojak juga menyinggung capaian selama satu tahun masa pemerintahan yang tercermin dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ).

Ia menilai penambahan pengisian jabatan berjalan sangat lambat.

Tapi kira sudah berangsur-menambah, walaupun menambahnya cukup kecil. Kemudian waktunya sudah satu tahun, LKPJ kan satu tahun,” ucapnya.

Selanjutnya ia pun mengingatkan agar persoalan ini tidak berujung pada langkah politik DPRD terhadap kepala daerah.

 LKPJ  berakhir dengan penggunaan hak interpelasi kepada bupati kalau tidak mampu menyelesaikan masalah,” tegasnya.

Sementara pihak BKN menyatakan akan melakukan pembinaan terhadap Pemkab Indramayu terkait masih banyaknya kekosongan jabatan.

 BKN juga akan mengirimkan surat resmi sebagai tindak lanjut.

 masih banyaknya kekosongan jabatan. Kami akan berkirim surat resmi kepada Pemerintah Kabupaten Indramayu,” demikian disampaikan perwakilan BKN dalam forum tersebut. 

(Nana. S)

Lapas Pasir Pangarayan Gelar RAT Koperasi Primkopasindo, Wujudkan Transparansi dan Penguatan Kinerja


Pasir Pengaraian - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melaksanakan kegiatan Rapat Anggota Tahunan (RAT) Tahun Buku 2025 Koperasi Primkopasindo Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan sebagai bentuk pertanggungjawaban pengurus kepada seluruh anggota, sekaligus evaluasi kinerja koperasi selama satu tahun terakhir pada Selasa (14/4/2026).

Kegiatan RAT yang digelar di Aula Lapas Pasir Pangarayan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus koperasi serta anggota yang terdiri dari pegawai Lapas. Turut hadir perwakilan dari Dinas Koperasi UKM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rokan Hulu yang memberikan dukungan terhadap tata kelola koperasi.

Pelaksanaan RAT berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan komitmen dalam menjaga profesionalitas serta transparansi pengelolaan koperasi. Dalam agenda RAT, forum ini juga menjadi sarana bagi anggota untuk memberikan masukan, saran, dan evaluasi guna meningkatkan kualitas pelayanan koperasi ke depannya.

Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, dalam sambutannya menegaskan bahwa RAT merupakan forum penting dalam tata kelola koperasi sebagai wujud nyata prinsip demokrasi dan akuntabilitas. Ia juga menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan usaha koperasi.

“Melalui RAT ini, diharapkan koperasi dapat terus berkembang secara sehat, transparan, dan mampu memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota. Koperasi tidak boleh berjalan di tempat, tetapi harus terus mencari peluang usaha baru yang menguntungkan agar Sisa Hasil Usaha (SHU) yang diterima anggota semakin meningkat dan mampu menyejahterakan keluarga,” ujarnya.

Selain pelaksanaan RAT, Kepala Lapas bersama tim dari Dinas Koperasi UKM, Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Rokan Hulu juga melakukan peninjauan terhadap program ketahanan pangan di Lapas Pasir Pangarayan sebagai bentuk sinergi dalam mendukung kemandirian dan produktivitas.

Pelaksanaan RAT Koperasi Primkopasindo ini diharapkan dapat semakin memperkuat peran koperasi sebagai salah satu pilar penunjang kesejahteraan pegawai, serta mendorong peningkatan kinerja dan pelayanan di lingkungan Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan.
Uploaded Image

Peran Aktif Babinsa Kepatihan Wetan Dalam Pendistribusian Bantuan Beras Kepada Warga Kurang Mampu

Surakarta - Babinsa Kelurahan Kepatihan Wetan Koramil 04/Jebres Kodim 0735/Surakarta Sertu Budiono bersama Linmas membantu pendistribusian bantuan beras kepada warga kelurahan Kepatihan Wetan bertempat di Pendhopo Kelurahan Jl. Sutan Syahrir No.26 Kelurahan Kepatihan Wetan Kecamatan Jebres, Senin ( 13/04/2026)

Bantuan langsung beras yang ditempatkan di pendopo Kelurahan Kepatihan Wetan di peruntukan kepada warga masyarakat yang kurang mampu sejumlah 202 KK setiap warga mendapatkan 20 kg/@ dan minyak goreng 4 liter.

Sertu Budiono mengungkapkan, bantuan sosial non tunai dari pemerintah dibagikan dengan secara langsung kepada masyarakat yang berada di Kelurahan Kepatihan Wetan, dan didampingi secara langsung oleh Babinsa dan Linmas serta staf kelurahan.

” Kegiatan ini merupakan salah satu tugas kami sebagai aparat komando kewilayahan sehingga diharapkan bantuan paket sembako berisikan 2 karung beras dengan kemasan 10 Kg dan 4 liter minyak goreng dibagikan tepat sasaran” dan di peruntukan bagi yg benar- benar membutuhkan,”ungkap Sertu Budiono

Dia juga menyampaikan, dirinya akan terus melakukan membantu dan pendampingan proses penyaluran segala jenis bantuan sosial, guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Dengan adanya bantuan sosial dari pemerintah berupa beras diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pokok masyarakat kelurahan Kepatihan Wetan yang benar-benar berhak menerima. Semoga bantuan kali ini bermanfaat dan tepat sasaran sesuai yg di harapkan pemerintah pusat."pungkasnya.

Penulis : Arda 72
Uploaded Image

Lapas Pasir Pangarayan Hadiri Kegiatan Pemusnahan Barang Bukti di Kejaksaan Negeri Rokan Hulu


Rokan Hulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan menghadiri kegiatan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum yang telah memiliki kekuatan hukum tetap (inkracht van gewijsde) periode tahun 2026 pada Selasa (14/4/2026), bertempat di Kantor Kejaksaan Negeri Rokan Hulu, Komplek Perkantoran Pemerintah Daerah Bina Praja, Kabupaten Rokan Hulu.

Dalam kegiatan ini, Kepala Lapas Kelas IIB Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba, diwakili oleh Sunu Istiqomah Danu. Kehadiran perwakilan Lapas merupakan tindak lanjut atas undangan dari Kejaksaan Negeri Rokan Hulu.

Acara dimulai sekitar pukul 09.30 WIB dan dihadiri oleh unsur instansi terkait. Pemusnahan dilakukan terhadap barang bukti dari perkara tindak pidana umum yang telah diputus oleh pengadilan dan berkekuatan hukum tetap.

Sunu Istiqomah Danu menyampaikan bahwa kehadiran Lapas Pasir Pangarayan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari pemenuhan undangan sekaligus bentuk koordinasi antar instansi.

“Kami hadir sebagai perwakilan Lapas Pasir Pangarayan untuk memenuhi undangan dari Kejaksaan Negeri Rokan Hulu. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk koordinasi antar instansi dalam pelaksanaan tugas sesuai dengan kewenangan masing-masing,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa komunikasi antar instansi perlu terus dijaga melalui berbagai forum koordinasi.

“Melalui kegiatan seperti ini dan forum koordinasi yang rutin dilaksanakan, diharapkan komunikasi antar instansi dapat terus terjalin dengan baik,” tambahnya.

Partisipasi Lapas Pasir Pangarayan dalam kegiatan ini juga sejalan dengan keterlibatan institusi dalam berbagai forum koordinasi antar instansi di daerah, termasuk dalam Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), guna mendukung pelaksanaan tugas sesuai peran masing-masing.

Kegiatan ini berlangsung dengan tertib dan menjadi bagian dari pelaksanaan tugas antar instansi sesuai ketentuan yang berlaku.

***Hobbi Dan Friska***
Uploaded Image