Berita Terkini

PAC dan DPC LLMB Sei Kuning Bertolak ke Pekanbaru untuk Memeriahkan HUT LLMB ke-24

Rokan Hulu - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Lembaga Laskar Melayu Bersatu (LLMB) ke-24, Pengurus Anak Cabang (PAC) dan Dewan Pim...

Postingan Populer

Selasa, 29 Juli 2025

Peran Babinsa Dalam Kegiatan Makan Bergizi Gratis

Wonogiri - Untuk mendukung program pemerintah makan gizi gratis, Babinsa Koramil 07/Tirtomoyo Serma Lexy Bersama Sertu Nunung, monitoring langsung di SPPG Tirtomoyo 1 (Yayasan Mitra Mahmudi Berkah) alamat Dusun Mujing RT 03 RW 03 Desa Banyakprodo, Kec. Tirtomoyo, Kab. Wonogiri, Rabu (30/7/2025).

SPPG Tirtomoyo 1 (Yayasan Mitra Mahmudi Berkah) tersebut dalam rangka mendukung kegiatan program pemerintah di wilayah Koramil 07/Tirtomoyo, Serma Lexy menerangkan bahwa pendistribusian makanan bergizi ini menjangkau berbagai jenjang pendidikan, mulai dari TK, SD, SMP, hingga SMA.

Program ini sejalan dengan arahan Bapak Presiden yang menekankan pentingnya pemberian makanan bergizi kepada anak-anak, meskipun porsinya tidak besar, makanan yang diberikan mampu memenuhi kebutuhan nutrisi harian siswa, " ujarnya.

Kodim 0728/Wonogiri melalui Koramil 07/Tirtomoyo dan Babinsa tiap Kelurahan berkomitmen penuh untuk mendukung keberhasilan program ini, sebagai wujud pengabdian kepada rakyat dalam memperkuat ketahanan pangan serta menambah asupan makanan bergizi pada anak usia sekolah guna meningkatkan kesehatan anak-anak.

Penulis : Arda 72

Angkong Menjadi Alat Favorit Dalam TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta

Surakarta - Angkong atau sering disebut gerobak dorong menjadi salah satu alat favorit di lokasi TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta terutama pada sasaran fisik pembuatan saluran air sepanjang 586 meter yang berlokasi di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan.

Seperti terlihat pada siang ini Selasa (29/07/2025) Anggota Satgas TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta bersama dengan warga masyarakat melangsir adonan cor dengan menggunakan angkong menuju ke lokasi perbaikan saluran air..

Kopda Heru, salah satu personil satgas yang menggunakan angkong tersebut menuturkan dengan bentuk yang kecil alat ini lincah dalam bergarak dan mampu dioperasikan di semua medan termasuk medan yang sempit terutama yang tidak bias dilalui dengan gerobak atau mobil.

"Jenis alat konvensional ini bisa dikatakan sebagai andalan di dalam mendukung pekerjaan di lokasi TMMD. Terlihat hampir di semua sasaran fisik yang telah diprogramkan dalam TMMD menggunakan alat gerobak dorong ini."terangnya.

"Gerobak dorong atau angkong sangat bermanfaat di lokasi TMMD sebagai sarana melangsir bahan material, karena akan lebih hemat dan efisien juga meringankan," paparnya.

"Pada intinya angkong merupakan alat hampir multifungsi, bisa mengangkut material, split, pasir termasuk adukan, untuk dilangsir menuju tempat perbaikan saluran air."pungkasnya.

Penulis : Arda 72

Jaga Kesehatan Dan Kebugaran, Satgas TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta Laksanakan Senam Pagi Bersama

Surakarta - Dalam rangka menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh, Anggota Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta dipimpin Pasiops Satgas Kapten Inf Tri Sakti Kristiyoso melaksanakan senam pagi bersama usai pelaksanaan Apel pagi di lokasi TMMD Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Selasa (29/07/2025).

Ditegaskan Pasiops pelaksanaan senam pagi bersama ini bertujuan untuk menjaga kebugaran serta kesegaran jasmani Anggota Satgas sehingga senantiasa siap untuk melaksanakan kegiatan.

"Senam pagi dapat memperlancar peredaran darah, sehingga membuat badan lebih sehat dan segar,"tuturnya.

Ia menambahkan, paparan sinar matahari saat pagi jari juga bagus untuk tubuh, karena memiliki kandungan Vitamin D. Berguna menjalankan metabolisme tubuh.

"Selain itu kegiatan senam bersama ini juga bertujuan untuk memelihara silaturahmi dan mewujudkan kemanunggalan TNI - Rakyat, dengan senam pagi bersama kita membaur bersama masyarakat, sehingga terwujud Sinergitas TNI bersama Rakyat."pungkas Pasiops.

Penulis : Arda 72

Kompak...!! Satgas TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta Bersama Warga Pindahkan Mesin Molen

Surakarta - Sejumlah prajurit TNI Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta tampak sangat kompak dengan warga masyarakat dalam memindahkan mesin molen, untuk pengerjaan sasaran fisik perbaikan saluran air,di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Selasa (29/07/2025).

Semangat selalu tertanam pada segenap anggota TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta, Dedikasi Terbaik membangun NKRI, bersama masyarakat di Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, 

"Awas Pak TNI"….ujar Sumartono (43 Th) salah satu warga menyampaikan sambil menarik molen, yang lainnya membaur menjadi satu, membantu memindahkan mesin molen menuju tempat yang lebih dekat untuk melaksanakan pekerjaan selanjutnya.

Kekompakan mereka sangat terlihat seketika Sumartono menarik terus molen, semua terlihat ringan dalam melaksanakan pekerjaan, kebersamaan itu yang membuat pekerjaan dapat terselesaikan.

Sementara itu Pasiops Satgas TMMD Kapten inf Tri Sakti Kristiyoso menuturkan tidak ada kata berat dah sulit klau semua itu dikerjakan dengan ikhlas dan penuh kebersamaan.

"Sehingga mereka menjadi mengerti dengan adanya kebersamaan, menjadi timbul semangat untuk melaksanakan pekerjaan, sehingga beratnya suatu pekerjaan menjadi lebih sedikit ringan."imbuhnya.

Penulis : Arda 72

Terminal Tipe A Kertawinangun Kuningan Hidup Kembali dengan Kegiatan Tarung Derajat



Fokusdialog / Tim Multimedia Terminal Tipe A Kertawinangun yang selama ini dikenal sepi, kini mulai menunjukkan geliat baru. Pada Selasa (29/7/2025) pukul 16.00 WIB, Pengurus Cabang (Pengcab) Tarung Derajat AA Boxer Kabupaten Kuningan secara resmi membuka Satuan Latihan (SATLAT) Usia Kolot (ULOT) di Sekretariat Pengcab yang berlokasi di area terminal. Kegiatan ini sekaligus menjadi simbol bangkitnya peran Tarung Derajat sebagai pembangun ruang publik yang aktif.

Pembukaan SATLAT ULOT dilakukan dengan latihan bersama yang melibatkan para anggota usia senior, namun tetap menunjukkan semangat juang tinggi. Suasana latihan yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan menjadi pemandangan inspiratif di tengah terminal. Warga sekitar pun menyambut baik kegiatan ini karena membawa atmosfer baru yang lebih hidup.

Ketua Umum Pengcab Tarung Derajat AA Boxer Kuningan, Agus, SH., MH., mengatakan bahwa pembentukan SATLAT ULOT bukan hanya untuk olahraga, melainkan juga sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pengembangan kawasan terminal. "Kami tidak ingin terminal ini mati suri. Tarung Derajat hadir bukan hanya untuk bertarung, tapi untuk membangun kehidupan," ucap Agus.

Agus juga menjelaskan bahwa seluruh kegiatan Tarung Derajat, termasuk pembentukan dan operasional SATLAT ULOT, berjalan secara mandiri tanpa menggunakan dana dari pemerintah. Hal ini menjadi bentuk kemandirian komunitas bela diri yang tidak bergantung pada anggaran negara maupun birokrasi.

"Semua kegiatan ini kami biayai sendiri. Tidak ada APBD, tidak ada kontribusi dari birokrasi," tegasnya.

Kemandirian tersebut menurutnya sejalan dengan filosofi Tarung Derajat, yakni membentuk manusia yang tangguh, kuat berdiri di atas kaki sendiri, dan mampu memberi manfaat bagi lingkungannya. Agus juga menyebut bahwa semangat gotong royong di antara para anggota dan simpatisan menjadi modal utama dalam menyukseskan setiap program latihan.

Lebih jauh, Agus berharap bahwa pola mandiri ini bisa menjadi contoh bagi komunitas lain. Tanpa menunggu bantuan pemerintah, masyarakat bisa memulai gerakan positif dan membangun lingkungan secara bersama-sama.

"Kami ingin tunjukkan bahwa semangat dan kebersamaan lebih berharga dari sekadar dana bantuan," ujarnya.

Dalam sambutannya, Agus menyampaikan ucapan selamat datang kepada para anggota ULOT yang kini resmi tergabung dalam SATLAT. Ia menyebut, usia bukanlah penghalang untuk tetap melatih fisik dan mental.

"Kami ucapkan selamat datang kepada para ULOT, para senior yang luar biasa. Di Tarung Derajat, semangat lebih utama dari usia," ungkap Agus dengan bangga.

Para anggota ULOT datang dari berbagai latar belakang mantan atlet, pekerja, pengusaha, bahkan pensiunan. Namun mereka memiliki kesamaan semangat untuk terus bergerak dan berlatih. Latihan bersama ini menjadi wadah yang tak hanya menjaga kesehatan, tetapi juga mempererat silaturahmi dan solidaritas antar anggota.

Dengan semangat tersebut, Agus berharap para ULOT bisa menjadi teladan positif bagi masyarakat, terutama generasi muda. 

"Mereka adalah bukti hidup bahwa semangat tidak mengenal usia. Semoga keberadaan mereka bisa menulari semangat juang di kalangan anak-anak muda," tambahnya.

Kehadiran para ULOT ternyata juga menyimpan pesan penting untuk kalangan muda yang saat ini tergabung dalam Tarung Derajat. Agus secara terbuka menantang generasi muda agar tidak kalah semangat dari para senior.

"Kita prihatin, kadang yang muda justru pasif, padahal yang usia di atas 40 masih semangat berlatih. Ini harus jadi cambuk," tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa Tarung Derajat bukan sekadar olahraga, tetapi wadah untuk membentuk karakter fisik, mental, dan moral. Dalam latihan, setiap gerakan adalah bagian dari proses mendidik diri agar menjadi manusia kuat dan bermanfaat. Karena itu, generasi muda harus lebih aktif dan disiplin, bukan hanya hadir saat ujian kenaikan tingkat.

Agus menegaskan bahwa tantangan generasi muda ke depan semakin berat, dan Tarung Derajat bisa menjadi bekal penting jika dijalani dengan serius.

"Kita butuh pemuda yang berani, jujur, kuat, dan punya loyalitas. Kalau kalian yang muda kalah dari para ULOT, lalu bagaimana mau memimpin masa depan?" tandasnya.

Lebih dari sekadar latihan bela diri, kegiatan SATLAT ULOT ini juga membawa dampak langsung bagi kawasan Terminal Tipe A Kertawinangun. Terminal yang selama ini terlihat mati perlahan mulai hidup kembali. Kegiatan Tarung Derajat membuka interaksi sosial, memberi rasa aman, dan menumbuhkan harapan bahwa terminal bisa menjadi ruang publik yang bermanfaat.

Agus menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi pemicu lahirnya komunitas-komunitas lain yang menghidupkan lingkungan. Menurutnya, terminal adalah aset penting yang tidak boleh dibiarkan kosong dan tak terawat.



"Kalau masyarakat ikut memakainya, menghidupinya, maka terminal akan jadi pusat peradaban, bukan sekadar tempat parkir kendaraan," jelasnya.

Pengcab Tarung Derajat Kuningan pun berkomitmen untuk terus konsisten menggelar latihan rutin dan terbuka untuk siapa saja. Baik anak-anak muda, orang tua, maupun masyarakat umum yang ingin berlatih atau sekadar menyaksikan bisa datang dan ikut merasakan atmosfer semangat di terminal.

"Mari hidupkan tempat ini, dan mari hidupkan semangat dalam diri kita masing-masing," pungkas Agus.

Komisi III DPRD Rohul Gelar RDP ke- II Terkait Hak-Hak Normatif Buruh Di PT.Graha Permata Hijau


ROHUL-Komisi III DPRD Kabupaten Rokan Hulu gelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan PT.Graha Permata Hijau terkait hak-hak normatif pekerja/buruh yang tergabung dalam Federasi serikat buruh perkebunan Indonesia (F Serbundo).Senin 28/7/2025.
RDP dilaksanakan di ruang rapat DPRD Rohul jalan Panglima Sulung no.9 Pasir Pengaraian Kecamatan Rambah Kabupaten Rokan hulu. Dalam RDP tersebut tampak hadir Ketua Komisi III H.Jondri beserta anggota komisi III,Camat Bonaidarussalam, Kapolsek Bonaidarussalam, Pengawas tenaga kerja dari Disnaker Provinsi Riau,Kasat Intel Polres Rohul dan Pimpinan Kebun dan PMKS PT.Graha Permata Hijau Desa Sontang.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Buruh Perkebunan Indonesia (DPC F Serbundo) Dorles Simbolon menyampaikan 9 (sembilan) yang menjadi tuntutan kepada perusahaan PT.Graha Permata Hijau.
pada Rapat Dengar Pendapat tersebut sempat sedikit alot karena pengawas tenaga kerja provinsi Riau tidak menjelaskan secara detail terkait tuntutan yang disampaikan oleh F Serbundo,karena Ketua DPC F Serbundo Dorles Simbolon meminta Pengawas tenaga kerja provinsi Riau menjelaskan secara rinci tentang aturan perundangan-undangan yang berhubungan dengan 9 tuntutan yang disampaikan.
Hingga rapat di skors dan kemudian ketua komisi III H.Jondri membacakan surat rekomendasi terkait tuntutan dari F.Sebundo.Sembilan rekomendasi tersebut adalah.
1.Pihak perusahaan wajib membayar upah pekerja/buruh sesuai dengan Upah Minimun Kabupaten (UMK) yang telah disahkan oleh surat keputusan Gubernur Riau pada Desember 2024 lalu.
2.Mutasi dan Demosi, atas nama Jasa Jiduhu Hulu dan Stefanus Buulolo terlebih dahulu di periksa oleh Disnaker Provinsi Riau melalui bidang pengawasan dan hasil pemeriksaan tersebut dari akan teruskan ke perusahaan PT Graha Permata Hijau dan F.Serbundo.
3.Phak perusahaan agar mengutamakan pekerja yang sudah ada di perusahaan dan apabila perusahaan  membutuhkan tenaga kerja tambahan, terlebih dahulu tenaga kerja tersebut akan dilaporkan kepada dinas terkait.
4.Perusahan harus memberikan APD dan APK kepada buruh,dan pada saat pembagian Alat Pelindung Diri (APD) dan Alat Perlengkapan Kerja (APK),perusahaan agar membuat dokumentasi penyerahan sebagai bukti.
5.Perusahaan harus memberikan cuti haid dan melahirkan kepada semua pekerja perempuan dan cuti menikah kepada semua pekerja dan perusahaan wajib membayarkan upahnya sesuai dengan aturan yang berlaku dengan melampirkan bukti dari tenaga medis ataupun kesehatan.
6.Perusahaan harus memperjelas status kerja bagi semua pekerja/buruh yang ada di PT Graha Permata.
7.Perusahaan harus menetapkan premi panen dan basis panen kepada pekerja/buruh  secara tertulis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku khususnya pekerja/buruh yang tergabung dalam F Serbundo.
8.Perusahaan harus berpedoman kepada aturan perundang-undang dalam melakukan pemotongan upah bagi pekerja/buruh yang mangkir.
9.Perusahaan harus mengurangi capaian luas bagi pengutip brondolan yang Buruhnya perempuan bagi pengutip  berondolan,dari 10 Ha menjadi 7 Ha.
Setelah membacakan 9 (sembilan) rekomendasi tersebut dan H.Jondri meminta kepada para pihak yang berselisih untuk melaksanakan dan menjaga hubungan kerja yang baik kedepannya.
"Semoga rekomendasi yang kita keluarkan bisa menjadi acuan bersama sehingga tercipta hubungan kerja yang baik kedepannya"Ungkap Ketua komisi III DPRD Rohul H.Jondri".
Ditempat yang sama, Ketua DPC F Serbundo Kabupaten Rokan Hulu Dorles Simbolon mengatakan " Saya sedikit kecewa dengan rekomendasi yang dikeluarkan oleh komisi III DPRD Rohul.Tuntutan yang kami sampaikan  kepada komisi III DPRD Rohul yang membidangi tenaga kerja seharusnya bisa memberikan ruang ataupun waktu kepada pengawas tenaga kerja provinsi Riau yang pada saat RDP hadir,karena dari 9 (sembilan) yang menjadi tuntutan kami, hampir semua adalah hal normatif" Ungkapnya dengan nada kecewa".
Ditambahkannya "Didalam rekomendasi tersebut tidak ada disebut kapan direalisasikan dan sampai kapan prosesnya.Oleh karena itu,saya selaku ketua DPC F Serbundo kabupaten Rokan Hulu merasa sedikit kecewa dengan hasil RDP tersebut,karena ketua komisi III DPRD Rohul tidak meminta saran dan pendapat peserta rapat sebelum mengeluarkan rekomendasi"Ungkapnya kesal."***
***YF&HPM***

Pemeliharaan Jembatan Singaraja III Dimulai, Tingkatkan Keamanan Warga Indramayu



INDRAMAYU – sergaptaget.com Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melaksanakan pemeliharaan rutin Jembatan Singaraja III yang terletak di Kecamatan Indramayu. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di jembatan yang menjadi salah satu jalur vital warga.

Pemeliharaan ini dimulai pada 9 Juli 2025 dan direncanakan selesai dalam waktu 60 hari kalender, yaitu hingga 6 September 2025. Dengan anggaran sebesar Rp 397.180.000, proyek ini dikerjakan oleh CV. Eka Pratama Jaya sebagai penyedia jasa.

Fokus pada Keselamatan dan Efisiensi Infrastruktur

Pemeliharaan rutin ini mencakup beberapa pekerjaan penting, antara lain:

Pembersihan menyeluruh, termasuk pada komponen-komponen jembatan yang kerap luput dari perhatian.
Perawatan dan perbaikan kecil untuk memastikan komponen struktural jembatan tetap berfungsi optimal.

Langkah ini dinilai sangat penting untuk menghindari kerusakan yang lebih besar di masa depan, serta untuk menjaga jembatan tetap aman digunakan oleh masyarakat.

Tiga Manfaat Utama Pemeliharaan Jembatan:

1. Meningkatkan Keselamatan: Mengurangi risiko kecelakaan akibat kerusakan struktural.
2. Menjaga Kinerja Infrastruktur: Memastikan jembatan tetap kokoh dan berfungsi maksimal.
3. Efisiensi Biaya: Pencegahan kerusakan besar yang membutuhkan biaya tinggi di masa mendatang.


Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga infrastruktur publik.

Dengan adanya pemeliharaan ini, kami berharap masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman saat melintasi jembatan. Ini bukan hanya soal fisik bangunan, tapi juga soal keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.

Jembatan Singaraja III merupakan penghubung penting bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Karena itu, perawatannya menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan wilayah dan meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Indramayu.

(Asep Yana Supriadi)

Mediasi Serikat Serbundo dengan PT Graha Permata Hijau Berakhir dengan Rekomendasi,Ketua DPC Serbundo Kecewa



Rokan Hulu, Mediasi Serikat Serbundo dengan PT Graha Permata Hijau Berakhir dengan Rekomendasi Senin ( 28/7/2025 ).
 Mediasi antara Serikat Serbundo dan PT Graha Permata Hijau yang digelar di DPRD Rokan Hulu, dipimpin oleh Ketua Komisi 3, Bapak H Jondri, telah berakhir dengan rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi kedua belah pihak.

Dalam rapat tersebut, hadir pula Camat Bonai Darussalam, Pengawas Disnaker dari Provinsi Riau, perwakilan perusahaan dan karyawan PT Graha Permata Hijau, serta kepolisian dari Polres Rohul.

Ketua DPC Serikat Serbundo, Dorles Simbolon, menyampaikan 9 tuntutan yang harus segera diselesaikan, termasuk pembayaran upah sesuai dengan UMK, pemeriksaan mutasi dan demosi, serta penyerahan APD dan APK dengan bukti serah terima.

Setelah melakukan mediasi, Ketua Komisi 3 DPRD Rokan Hulu, Bapak H Jondri, memberikan rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi kedua belah pihak. Rekomendasi tersebut antara lain:

1. Perusahaan wajib membayar upah sesuai dengan UMK.
2. Mutasi dan demosi harus diperiksa oleh dinas pekerjaan Provinsi Riau.
3. Perusahaan harus memberdayakan pekerja yang sudah ada sebelum mempekerjakan tenaga kerja tambahan.
4. Perusahaan harus menyerahkan APD dan APK dengan bukti serah terima.
5. Perusahaan wajib membayarkan cuti menikah, haid, dan melahirkan sesuai dengan aturan yang berlaku.
6. Perusahaan harus memperjelas status kerja di dalam perusahaan.
7. Perusahaan harus menetapkan premi panen dan basis panen secara tertulis.
8. Perusahaan harus berpedoman pada ketentuan dan aturan yang berlaku dalam melakukan pemotongan upah.
9. Perusahaan harus mempertimbangkan pengurangan pencapaian lahan bagi buruh perempuan.

Namun, Dorles Simbolon menyampaikan kekecewaannya karena rekomendasi yang dihasilkan tidak memenuhi tuntutan normatif yang dibuat dalam undang-undang. "Intinya kami kecewa, walaupun DPRD komisi 3 mengeluarkan rekomendasi, karena yang kami tuntut adalah normatif itu, menurut kami, yang dibuat di undang-undang," ujarnya.

Serikat Serbundo akan menunggu dan menghormati proses atau rekomendasi yang diberikan oleh DPRD Komisi 3 tanpa batas waktu yang ditentukan.

Ketua Komisi 3 DPRD Rokan Hulu, Bapak H Jondri, menjelaskan bahwa rekomendasi ini merupakan solusi yang diharapkan dapat membuat kedua belah pihak aman, nyaman, dan damai. "Jika hal rekomendasi ini tidak diindahkan, kami tidak bisa buat apa, kami tidak bisa menghalangi jika pihak serikat mencari solusi ke pihak lain yang dimungkinkan untuk mendapat nilai-nilai positif," ujarnya.
***Hobbi Pargaulan***

Mediasi Serikat Serbundo Dengan PT.Graha Permata Hijau,ketua DPC serikat Serbundo Kecewa


Rokan Hulu- Mediasi Serikat Serbundo Dengan PT.Graha Permata Hijau,ketua DPC serikat Serbundo Kecewa Senin,( 28/7/2025 )



Hadir dalam acara tersebut     DPRD komisi 3 bapak jondri dan Jajaranya,Camat Bonai Darussalam,Pengawas disnaker  dari provinsi Riau ,perwakilan dari perusahan beserta karyawan perusahaan PT.Graha Permata Hijau,kepolisian dari polres Rohul Kapolsek Bonai dan kasat intel beserta personil nya,ketua DPC serikat Serbundo beserta jajarannya anggota nya

Mediasi Ini adalah mediasi RDP yang ke 2 kalinya yang di lakukan oleh pihak serikat Serbundo (Serikat Buruh Perkebunan Indonesia) Dan PT.Graha Permata Hijau.Melalui DPRD komisi 3 Rokan hulu yang dipimpin bapak H jondri.

Dalam rapat tersebut Dorles Simbolon ketua DPC Serikat Serbundo dan sekaligus Juru bicara mengatakan dan menjelaskan 9 tuntutan mereka agar segera di selesaikan hari ini dan GK akan ada lagi mediasi berikut nya dan akan mendapat jawaban yang pasti kami tunggu.
Setelah jeda mediasi rapat RDP kembali di mulai pimpinan atau ketua komisi 3 bapak jondri memberikan rekomendasi dari 9 tuntutan tersebut yang merupakan suatu mupakat yang tidak dapat di tolak.

Rekomendasi yang akan kami sampaikan, harapan kita semua di antaranya 
1  pihak perusahaan wajib membayar UMK Upah sesuai dengan kesatuan dan undang-undang yang berlaku.

2.mutasi dan demosi, atas nama jasaniduhu dan steve panos, terlebih dahulu di periksa, dinas pekerjaan Profinsi Riau melalui bidang pengawasan dan menunggu hasil pemeriksaan dari pengawasan Ketenaga Kerjaan Profinsi Riau untuk di teruskan ke Perusahaan dan serikat Serbundo.

3 .pihak perusahaan agar memberdayakan pekerja yang sudah ada di perusahaan. Seketika perusahaan itu memutuhkan tenaga kerja tambahan, terlebih dahulu Tenaga kerja tersebut upayakan dari tempat ataupun perusahaan Bapak sendiri.

4 .untuk pemberian APD dan APK dari perusahaan kepada pekerja agar disertai bukti dengan penyerahan dan serah terima serta dokumentasinya, jangan diberikan diwarung kopi atau di ladang  serahkanlah dengan bukti dan dokumen yang lengkap supaya tidak ada keseliruan di belakangan hari.

5.Untuk cuti menikah, haid dan melahirkan kepada perusahaan wajib membayarkan pekerjanya sesuai dengan aturan yang berlaku dengan melampirkan bukti dari tenaga medis ataupun kesehatan.

6.  diminta kepada perusahaan untuk memperjelaskan status kerja di dalam perusahaan. Artinya, mana itu pekerjanya yang PKWT, mana itu pekerjanya PKWTT.

7.  kepada perusahaan diminta untuk menetapkan premi panen dan basis panen,Kepada karyawannya secara tertulis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jadi ada ketentapan yang tertulis untuk sebagainya acuan oleh karyawan Bapak sendiri.

8.  dalam melakukan pemotongan upah bagi yang mangkir, diminta kepada perusahaan berpedoman kepada ketentuan dan aturan yang berlaku. Karena mangkir itu, sesuai dengan pola kerjaan,Beda hari mangkir beda gajinya beda potongannya

9.  Menyarankan kepada perusahaan yang Buruhnya perempuan bagi pengutip  berondolan untuk mengurangi pencapaian lahan. Semula Bapak sampaikan 10 hektar, kami minta disini menjadi 7 hektar. hasil rekomendasi yang kami berikan kepada kita semua untuk bisa menjadi acuan kita bersama, moga-moga hendaknya dari rekomendasi ini bisa untuk memberi kenyamanan kepada kita semua.

Recomendasiyang kami buat ini merupakan hubungan silaturahmi supaya antara perusahaan PT Graha dan serikat Serbundo kedepannya jangan sampai putus komunikasi karena bagaimana pun komunikasi adalah musyarah yang paling tertinggi.

Ditempat yang sama Dorles Simbolon mengatakan kekecewaan nya,
Intinya kami kecewa, walaupun DPRD komisi 3 mengelurkan rekomendasi,tersebut  karena yang kami tuntut adalah normatif itu, menurut kami, yang dibuat di undang-undang, nah seharus ya, pengawas itu harus menjelaskan, ini aturan yang begini harus dibuat, contoh kalau itu salah jelaskan dimana salah nya ,kalau butuh bukti kita akan berikan buktinya gitu !buat keputusan  di tuangkan dalam suatu  kesepakatan, ",Dorles menjelaskan.

Selanjutnya kita akan menunggu dan menghormati proses atau pun rekomendasi yang diberikan oleh DPRD Komisi 3  kita akan menunggu-munggu tanpa batas waktuan tidak ditentukan ini ,Sedangkan kita tuntut  saja belum tentu  terealisasi, apalagi dengan rekomendasi itu  mengambang menurut kami Jadi,karena disitu tidak ada di tentukan kapan akan di lakukan sehari seminggu atau sebulan",Ujar Dorles simbolon.

Ditempat yang sama ketua komisi 3 bapak H jondri menjelaskan bahwa rekomendasi ini merupakan solusi yang kita buat agar antara pihak perusahaan PT Graha permata hijau dan serikat Serbundo Aman, nyaman dan damai pada prinsip nya kita tidak menginginkan adanya pertikaian berikut nya kita mengharapkan juga kepada pihak menejemen perusahaan mempertinbangkandengan matang berdasarkan ajas kemanusiaan ,karena semua itu kebaikan bersama perusahaan butuh pekerja dan sebalik nya pekerja bekerja Krn ada perusahaan yang memperkerjakan,

Jika hal rekomendasi ini tidak di indah kan kami tidak bisa buat apa,kami tidak bisa menghalangi jika pihak serikat mencari solusi ke pihak lain yang di mungkin kan untuk mendapat nilai -nilai positip ",Ujar jondri menutup.

***Hobbi Pargaulan***

Mediasi Serikat Serbundo dengan PT Graha Permata Hijau Berakhir dengan Rekomendasi


Rokan Hulu, Mediasi Serikat Serbundo dengan PT Graha Permata Hijau Berakhir dengan Rekomendasi Senin ( 28/7/2025 ).
 Mediasi antara Serikat Serbundo dan PT Graha Permata Hijau yang digelar di DPRD Rokan Hulu, dipimpin oleh Ketua Komisi 3, Bapak H Jondri, telah berakhir dengan rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi solusi bagi kedua belah pihak.

Dalam rapat tersebut, hadir pula Camat Bonai Darussalam, Pengawas Disnaker dari Provinsi Riau, perwakilan perusahaan dan karyawan PT Graha Permata Hijau, serta kepolisian dari Polres Rohul.

Ketua DPC Serikat Serbundo, Dorles Simbolon, menyampaikan 9 tuntutan yang harus segera diselesaikan, termasuk pembayaran upah sesuai dengan UMK, pemeriksaan mutasi dan demosi, serta penyerahan APD dan APK dengan bukti serah terima.

Setelah melakukan mediasi, Ketua Komisi 3 DPRD Rokan Hulu, Bapak H Jondri, memberikan rekomendasi yang diharapkan dapat menjadi acuan bagi kedua belah pihak. Rekomendasi tersebut antara lain:

1. Perusahaan wajib membayar upah sesuai dengan UMK.
2. Mutasi dan demosi harus diperiksa oleh dinas pekerjaan Provinsi Riau.
3. Perusahaan harus memberdayakan pekerja yang sudah ada sebelum mempekerjakan tenaga kerja tambahan.
4. Perusahaan harus menyerahkan APD dan APK dengan bukti serah terima.
5. Perusahaan wajib membayarkan cuti menikah, haid, dan melahirkan sesuai dengan aturan yang berlaku.
6. Perusahaan harus memperjelas status kerja di dalam perusahaan.
7. Perusahaan harus menetapkan premi panen dan basis panen secara tertulis.
8. Perusahaan harus berpedoman pada ketentuan dan aturan yang berlaku dalam melakukan pemotongan upah.
9. Perusahaan harus mempertimbangkan pengurangan pencapaian lahan bagi buruh perempuan.

Namun, Dorles Simbolon menyampaikan kekecewaannya karena rekomendasi yang dihasilkan tidak memenuhi tuntutan normatif yang dibuat dalam undang-undang. "Intinya kami kecewa, walaupun DPRD komisi 3 mengeluarkan rekomendasi, karena yang kami tuntut adalah normatif itu, menurut kami, yang dibuat di undang-undang," ujarnya.

Serikat Serbundo akan menunggu dan menghormati proses atau rekomendasi yang diberikan oleh DPRD Komisi 3 tanpa batas waktu yang ditentukan.

Ketua Komisi 3 DPRD Rokan Hulu, Bapak H Jondri, menjelaskan bahwa rekomendasi ini merupakan solusi yang diharapkan dapat membuat kedua belah pihak aman, nyaman, dan damai. "Jika hal rekomendasi ini tidak diindahkan, kami tidak bisa buat apa, kami tidak bisa menghalangi jika pihak serikat mencari solusi ke pihak lain yang dimungkinkan untuk mendapat nilai-nilai positif," ujarnya.
***Hobbi Pargaulan***

Mediasi Serikat Serbundo Dengan PT.Graha Permata Hijau,ketua DPC serikat Serbundo Kecewa



Rokan Hulu- Mediasi Serikat Serbundo Dengan PT.Graha Permata Hijau,ketua DPC serikat Serbundo Kecewa Senin,( 28/7/2025 )

Hadir dalam acara tersebut     DPRD komisi 3 bapak jondri dan Jajaranya,Camat Bonai Darussalam,Pengawas disnaker  dari provinsi Riau ,perwakilan dari perusahan beserta karyawan perusahaan PT.Graha Permata Hijau,kepolisian dari polres Rohul Kapolsek Bonai dan kasat intel beserta personil nya,ketua DPC serikat Serbundo beserta jajarannya anggota nya,
Hadir dalam acara tersebut     DPRD komisi 3 bapak jondri dan Jajaranya,Camat Bonai Darussalam,Pengawas disnaker  dari provinsi Riau ,perwakilan dari perusahan beserta karyawan perusahaan PT.graha permata hijau,kepolisian dari polres Rohul Kapolsek Bonai dan kasat intel beserta personil nya,ketua DPC serikat Serbundo beserta jajarannya anggota nya.

Mediasi Ini adalah mediasi RDP yang ke 2 kalinya yang di lakukan oleh pihak serikat Serbundo (Serikat Buruh Perkebunan Indonesia) Dan PT.Graha Permata Hijau.Melalui DPRD komisi 3 Rokan hulu yang dipimpin bapak H jondri.

Dalam rapat tersebut Dorles Simbolon ketua DPC Serikat Serbundo dan sekaligus Juru bicara mengatakan dan menjelaskan 9 tuntutan mereka agar segera di selesaikan hari ini dan GK akan ada lagi mediasi berikut nya dan akan mendapat jawaban yang pasti kami tunggu.
Setelah jeda mediasi rapat RDP kembali di mulai pimpinan atau ketua komisi 3 bapak jondri memberikan rekomendasi dari 9 tuntutan tersebut yang merupakan suatu mupakat yang tidak dapat di tolak.

Rekomendasi yang akan kami sampaikan, harapan kita semua di antaranya 
1  pihak perusahaan wajib membayar UMK Upah sesuai dengan kesatuan dan undang-undang yang berlaku.

2.mutasi dan demosi, atas nama jasaniduhu dan steve panos, terlebih dahulu di periksa, dinas pekerjaan Profinsi Riau melalui bidang pengawasan dan menunggu hasil pemeriksaan dari pengawasan Ketenaga Kerjaan Profinsi Riau untuk di teruskan ke Perusahaan dan serikat Serbundo.

3 .pihak perusahaan agar memberdayakan pekerja yang sudah ada di perusahaan. Seketika perusahaan itu memutuhkan tenaga kerja tambahan, terlebih dahulu Tenaga kerja tersebut upayakan dari tempat ataupun perusahaan Bapak sendiri.

4 .untuk pemberian APD dan APK dari perusahaan kepada pekerja agar disertai bukti dengan penyerahan dan serah terima serta dokumentasinya, jangan diberikan diwarung kopi atau di ladang  serahkanlah dengan bukti dan dokumen yang lengkap supaya tidak ada keseliruan di belakangan hari.

5.Untuk cuti menikah, haid dan melahirkan kepada perusahaan wajib membayarkan pekerjanya sesuai dengan aturan yang berlaku dengan melampirkan bukti dari tenaga medis ataupun kesehatan.

6.  diminta kepada perusahaan untuk memperjelaskan status kerja di dalam perusahaan. Artinya, mana itu pekerjanya yang PKWT, mana itu pekerjanya PKWTT.

7.  kepada perusahaan diminta untuk menetapkan premi panen dan basis panen,Kepada karyawannya secara tertulis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jadi ada ketentapan yang tertulis untuk sebagainya acuan oleh karyawan Bapak sendiri.

8.  dalam melakukan pemotongan upah bagi yang mangkir, diminta kepada perusahaan berpedoman kepada ketentuan dan aturan yang berlaku. Karena mangkir itu, sesuai dengan pola kerjaan,Beda hari mangkir beda gajinya beda potongannya

9.  Menyarankan kepada perusahaan yang Buruhnya perempuan bagi pengutip  berondolan untuk mengurangi pencapaian lahan. Semula Bapak sampaikan 10 hektar, kami minta disini menjadi 7 hektar. hasil rekomendasi yang kami berikan kepada kita semua untuk bisa menjadi acuan kita bersama, moga-moga hendaknya dari rekomendasi ini bisa untuk memberi kenyamanan kepada kita semua.

Recomendasiyang kami buat ini merupakan hubungan silaturahmi supaya antara perusahaan PT Graha dan serikat Serbundo kedepannya jangan sampai putus komunikasi karena bagaimana pun komunikasi adalah musyarah yang paling tertinggi.

Ditempat yang sama Dorles Simbolon mengatakan kekecewaan nya,
Intinya kami kecewa, walaupun DPRD komisi 3 mengelurkan rekomendasi,tersebut  karena yang kami tuntut adalah normatif itu, menurut kami, yang dibuat di undang-undang, nah seharus ya, pengawas itu harus menjelaskan, ini aturan yang begini harus dibuat, contoh kalau itu salah jelaskan dimana salah nya ,kalau butuh bukti kita akan berikan buktinya gitu !buat keputusan  di tuangkan dalam suatu  kesepakatan, ",Dorles menjelaskan.

Selanjutnya kita akan menunggu dan menghormati proses atau pun rekomendasi yang diberikan oleh DPRD Komisi 3  kita akan menunggu-munggu tanpa batas waktuan tidak ditentukan ini ,Sedangkan kita tuntut  saja belum tentu  terealisasi, apalagi dengan rekomendasi itu  mengambang menurut kami Jadi,karena disitu tidak ada di tentukan kapan akan di lakukan sehari seminggu atau sebulan",Ujar Dorles simbolon.

Ditempat yang sama ketua komisi 3 bapak H jondri menjelaskan bahwa rekomendasi ini merupakan solusi yang kita buat agar antara pihak perusahaan PT Graha permata hijau dan serikat Serbundo Aman, nyaman dan damai pada prinsip nya kita tidak menginginkan adanya pertikaian berikut nya kita mengharapkan juga kepada pihak menejemen perusahaan mempertinbangkandengan matang berdasarkan ajas kemanusiaan ,karena semua itu kebaikan bersama perusahaan butuh pekerja dan sebalik nya pekerja bekerja Krn ada perusahaan yang memperkerjakan,

Jika hal rekomendasi ini tidak di indah kan kami tidak bisa buat apa,kami tidak bisa menghalangi jika pihak serikat mencari solusi ke pihak lain yang di mungkin kan untuk mendapat nilai -nilai positip ",Ujar jondri menutup.

***YF &HPM***

Pemeliharaan Jembatan Singaraja III Dimulai, Tingkatkan Keamanan Warga Indramayu



INDRAMAYU – sergaptaget.com Pemerintah Kabupaten Indramayu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mulai melaksanakan pemeliharaan rutin Jembatan Singaraja III yang terletak di Kecamatan Indramayu. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di jembatan yang menjadi salah satu jalur vital warga.

Pemeliharaan ini dimulai pada 9 Juli 2025 dan direncanakan selesai dalam waktu 60 hari kalender, yaitu hingga 6 September 2025. Dengan anggaran sebesar Rp 397.180.000, proyek ini dikerjakan oleh CV. Eka Pratama Jaya sebagai penyedia jasa.

Fokus pada Keselamatan dan Efisiensi Infrastruktur

Pemeliharaan rutin ini mencakup beberapa pekerjaan penting, antara lain:

Pembersihan menyeluruh, termasuk pada komponen-komponen jembatan yang kerap luput dari perhatian.
Perawatan dan perbaikan kecil untuk memastikan komponen struktural jembatan tetap berfungsi optimal.

Langkah ini dinilai sangat penting untuk menghindari kerusakan yang lebih besar di masa depan, serta untuk menjaga jembatan tetap aman digunakan oleh masyarakat.

Tiga Manfaat Utama Pemeliharaan Jembatan:

1. Meningkatkan Keselamatan: Mengurangi risiko kecelakaan akibat kerusakan struktural.
2. Menjaga Kinerja Infrastruktur: Memastikan jembatan tetap kokoh dan berfungsi maksimal.
3. Efisiensi Biaya: Pencegahan kerusakan besar yang membutuhkan biaya tinggi di masa mendatang.



Kepala Dinas PUPR Kabupaten Indramayu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjaga infrastruktur publik.

Dengan adanya pemeliharaan ini, kami berharap masyarakat dapat merasa lebih aman dan nyaman saat melintasi jembatan. Ini bukan hanya soal fisik bangunan, tapi juga soal keselamatan pengguna jalan," ujarnya.

Jembatan Singaraja III merupakan penghubung penting bagi aktivitas ekonomi dan mobilitas warga. Karena itu, perawatannya menjadi langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan wilayah dan meningkatkan pelayanan publik di Kabupaten Indramayu.

(Asep Yana Supriadi)

Klinik Pratama Lapas Pasir Pangarayan Lakukan Koordinasi Rehabilitasi ke RSUD Rokan Hulu


Pasir Pengaraian - Dalam rangka memperkuat program pembinaan bagi warga binaan, Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pasir Pangarayan melakukan kunjungan koordinasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rokan Hulu pada Selasa (29/7/2025). Koordinasi ini difokuskan pada rencana pelaksanaan program rehabilitasi bagi warga binaan yang membutuhkan.

Kunjungan ini dipimpin oleh Kepala Seksi Binadik & Giatja, Sunu Istiqomah Danu dan Subseksi Perawatan, Jaya Harsa, yang mewakili Kepala Lapas Pasir Pangarayan, Efendi Parlindungan Purba. Kedatangan tim dari Lapas disambut hangat oleh perwakilan RSUD Rokan Hulu, sebagai bentuk dukungan terhadap sinergi pelayanan kesehatan dan rehabilitasi.

"Rehabilitasi merupakan bagian dari pembinaan yang tidak hanya menyasar aspek fisik, tetapi juga pemulihan mental dan sosial warga binaan. Melalui koordinasi ini, kami ingin memastikan bahwa proses rehabilitasi dapat berjalan sesuai standar medis dan terintegrasi dengan baik," ujar Sunu dalam keterangannya.

Dari pihak RSUD Rokan Hulu, perwakilan yang menerima kunjungan merupakan penanggung jawab rehabilitasi menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan rehabilitasi di lingkungan pemasyarakatan.

Melalui koordinasi ini, diharapkan pelaksanaan program rehabilitasi bagi warga binaan Lapas Pasir Pangarayan dapat lebih optimal, sistematis, dan berdampak langsung terhadap proses reintegrasi sosial mereka di masa mendatang.


***YF&HPM***

Mediasi Serikat Serbundo Dengan PT.Graha Permata Hijau,ketua DPC serikat Serbundo Kecewa 


Rokan Hulu- Mediasi Serikat Serbundo Dengan PT.Graha Permata Hijau,ketua DPC serikat Serbundo Kecewa Senin,( 28/7/2025 )



Hadir dalam acara tersebut     DPRD komisi 3 bapak jondri dan Jajaranya,Camat Bonai Darussalam,Pengawas disnaker  dari provinsi Riau ,perwakilan dari perusahan beserta karyawan perusahaan PT.Graha Permata Hijau,kepolisian dari polres Rohul Kapolsek Bonai dan kasat intel beserta personil nya,ketua DPC serikat Serbundo beserta jajarannya anggota nya,
Hadir dalam acara tersebut     DPRD komisi 3 bapak jondri dan Jajaranya,Camat Bonai Darussalam,Pengawas disnaker  dari provinsi Riau ,perwakilan dari perusahan beserta karyawan perusahaan PT.graha permata hijau,kepolisian dari polres Rohul Kapolsek Bonai dan kasat intel beserta personil nya,ketua DPC serikat Serbundo beserta jajarannya anggota nya.

Mediasi Ini adalah mediasi RDP yang ke 2 kalinya yang di lakukan oleh pihak serikat Serbundo (Serikat Buruh Perkebunan Indonesia) Dan PT.Graha Permata Hijau.Melalui DPRD komisi 3 Rokan hulu yang dipimpin bapak H jondri.

Dalam rapat tersebut Dorles Simbolon ketua DPC Serikat Serbundo dan sekaligus Juru bicara mengatakan dan menjelaskan 9 tuntutan mereka agar segera di selesaikan hari ini dan GK akan ada lagi mediasi berikut nya dan akan mendapat jawaban yang pasti kami tunggu.
Setelah jeda mediasi rapat RDP kembali di mulai pimpinan atau ketua komisi 3 bapak jondri memberikan rekomendasi dari 9 tuntutan tersebut yang merupakan suatu mupakat yang tidak dapat di tolak.

Rekomendasi yang akan kami sampaikan, harapan kita semua di antaranya 
1  pihak perusahaan wajib membayar UMK Upah sesuai dengan kesatuan dan undang-undang yang berlaku.

2.mutasi dan demosi, atas nama jasaniduhu dan steve panos, terlebih dahulu di periksa, dinas pekerjaan Profinsi Riau melalui bidang pengawasan dan menunggu hasil pemeriksaan dari pengawasan Ketenaga Kerjaan Profinsi Riau untuk di teruskan ke Perusahaan dan serikat Serbundo.

3 .pihak perusahaan agar memberdayakan pekerja yang sudah ada di perusahaan. Seketika perusahaan itu memutuhkan tenaga kerja tambahan, terlebih dahulu Tenaga kerja tersebut upayakan dari tempat ataupun perusahaan Bapak sendiri.

4 .untuk pemberian APD dan APK dari perusahaan kepada pekerja agar disertai bukti dengan penyerahan dan serah terima serta dokumentasinya, jangan diberikan diwarung kopi atau di ladang  serahkanlah dengan bukti dan dokumen yang lengkap supaya tidak ada keseliruan di belakangan hari.

5.Untuk cuti menikah, haid dan melahirkan kepada perusahaan wajib membayarkan pekerjanya sesuai dengan aturan yang berlaku dengan melampirkan bukti dari tenaga medis ataupun kesehatan.

6.  diminta kepada perusahaan untuk memperjelaskan status kerja di dalam perusahaan. Artinya, mana itu pekerjanya yang PKWT, mana itu pekerjanya PKWTT.

7.  kepada perusahaan diminta untuk menetapkan premi panen dan basis panen,Kepada karyawannya secara tertulis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku, jadi ada ketentapan yang tertulis untuk sebagainya acuan oleh karyawan Bapak sendiri.

8.  dalam melakukan pemotongan upah bagi yang mangkir, diminta kepada perusahaan berpedoman kepada ketentuan dan aturan yang berlaku. Karena mangkir itu, sesuai dengan pola kerjaan,Beda hari mangkir beda gajinya beda potongannya

9.  Menyarankan kepada perusahaan yang Buruhnya perempuan bagi pengutip  berondolan untuk mengurangi pencapaian lahan. Semula Bapak sampaikan 10 hektar, kami minta disini menjadi 7 hektar. hasil rekomendasi yang kami berikan kepada kita semua untuk bisa menjadi acuan kita bersama, moga-moga hendaknya dari rekomendasi ini bisa untuk memberi kenyamanan kepada kita semua.

Recomendasiyang kami buat ini merupakan hubungan silaturahmi supaya antara perusahaan PT Graha dan serikat Serbundo kedepannya jangan sampai putus komunikasi karena bagaimana pun komunikasi adalah musyarah yang paling tertinggi.

Ditempat yang sama Dorles Simbolon mengatakan kekecewaan nya,
Intinya kami kecewa, walaupun DPRD komisi 3 mengelurkan rekomendasi,tersebut  karena yang kami tuntut adalah normatif itu, menurut kami, yang dibuat di undang-undang, nah seharus ya, pengawas itu harus menjelaskan, ini aturan yang begini harus dibuat, contoh kalau itu salah jelaskan dimana salah nya ,kalau butuh bukti kita akan berikan buktinya gitu !buat keputusan  di tuangkan dalam suatu  kesepakatan, ",Dorles menjelaskan.

Selanjutnya kita akan menunggu dan menghormati proses atau pun rekomendasi yang diberikan oleh DPRD Komisi 3  kita akan menunggu-munggu tanpa batas waktuan tidak ditentukan ini ,Sedangkan kita tuntut  saja belum tentu  terealisasi, apalagi dengan rekomendasi itu  mengambang menurut kami Jadi,karena disitu tidak ada di tentukan kapan akan di lakukan sehari seminggu atau sebulan",Ujar Dorles simbolon.

Ditempat yang sama ketua komisi 3 bapak H jondri menjelaskan bahwa rekomendasi ini merupakan solusi yang kita buat agar antara pihak perusahaan PT Graha permata hijau dan serikat Serbundo Aman, nyaman dan damai pada prinsip nya kita tidak menginginkan adanya pertikaian berikut nya kita mengharapkan juga kepada pihak menejemen perusahaan mempertinbangkandengan matang berdasarkan ajas kemanusiaan ,karena semua itu kebaikan bersama perusahaan butuh pekerja dan sebalik nya pekerja bekerja Krn ada perusahaan yang memperkerjakan,

Jika hal rekomendasi ini tidak di indah kan kami tidak bisa buat apa,kami tidak bisa menghalangi jika pihak serikat mencari solusi ke pihak lain yang di mungkin kan untuk mendapat nilai -nilai positip ",Ujar jondri menutup.

***YF &HPM***

Senin, 28 Juli 2025

Kemeriahan Berbagai Lomba Sambut HUT Kemerdekaan RI Ke-80

Wonogiri - Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 Tahun 2025, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLIX Dim 0728/Wonogiri menggelar berbagai lomba yang meriah. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh anggota Persit jajaran Kodom 0728/Wonogiri bertempat di halaman Makodim 0728/Wonogiri. Selasa (29/7/2025). 

Perlombaan yang diadakan meliputi lomba menggunakan baju sambil memukul balon, balap lari menggunakan balon,lomba volly air dan lomba pukul air. Perlombaan ini selain sebagai ajang untuk memeriahkan HUT RI, lomba ini juga bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar anggota Persit dan keluarga.

Acara ini berlangsung dengan meriah dan penuh semangat. Para peserta lomba tampak antusias dan bersemangat untuk meraih kemenangan.

Selaku Ketua Persit Cabang XLIX Ny. Diyah Edi Ristriyono menyampaikan, Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan setiap tahunnya agar semangat nasionalisme dan cinta tanah air terus tumbuh di kalangan anggota Persit dan keluarga besar TNI.

Penulis : Arda 72

Terungkap Prajurit TNI Saat Datangi SMKN 1 Bulukerto

Wonogiri – Prajurit TNI dari Koramil 21/Bulukerto Kodim 0728/Wonogiri yang dipimpin Pelda Budi mendatangi SMKN 1 Bulukerto, Selasa (29/7/2025). Kedatangan para Prajurit tersebut untuk menyeleksi calon anggota Paskibra dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI Ke-80 Tahun 2025. 

Seleksi ini bertujuan untuk mendapatkan anggota Paskibra yang memiliki kesehatan, kebugaran, dan kualitas terbaik untuk menjalankan tugas pengibaran bendera. 

Pentingnya seleksi ini dijelaskan oleh Pelda Budi, yang menyatakan bahwa seleksi ini bertujuan untuk mengoptimalkan peran Paskibra dalam melaksanakan tugasnya di lapangan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, seleksi ini juga bertujuan untuk mengukur tingkat kesehatan dan kebugaran tubuh para peserta, serta memilih anggota Paskibra yang tidak hanya mampu mengibarkan bendera, tetapi juga menjadi teladan dalam prestasi, disiplin, moral, dan nasionalisme.
 
Calon anggota Paskibra yang terpilih diharapkan memiliki daya tahan tubuh dan kekuatan fisik yang prima agar dapat menjalankan tugas dengan baik dan fokus, terutama saat bertugas mengibarkan bendera. 

Dengan demikian, kehadiran TNI di SMKN 1 Bulukerto ini merupakan langkah penting dalam persiapan pelaksanaan tugas Paskibra, serta memastikan bahwa anggota Paskibra yang terpilih memiliki kualitas yang dibutuhkan.

Penulis : Arda 72

Semangat Gotong Royong Tergambar Jelas Dalam TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta

Surakarta - Satgas TMMD dan masyarakat makin bersemangat bergotong-royong bersama-sama mensukseskan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-125 tahun 2025 Kodim 0735/Surakarta.

Mereka berusaha semaksimal mungkin menyelesaikan semua pekerjaan sasaran fisik yang ada, sesuai dengan alokasi waktu yang telah ditentukan. Dengan dihadapkan cuaca yang panas, anggota Satgas dan masyarakat bersama dengan para relawan tampak bersemangat menyelesaikan pengerjaan sasaran fisik perbaikan saluran air.

Saat dikonfirmasi awak media Senin (28/07/2025) Perwira Seksi Operasional (Pasiops) Kodim 0735/Surakarta Kapten Inf Tri Sakti Kristiyoso yang juga turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan tersebut menyampaikan, selama kegiatan TMMD Reguler ke-125 berlangsung, warga masyarakat di Kelurahan Karangasem ini sangat berantusias sekali, dan banyak membantu anggota Satgas saat bertugas dilapangan. Warga sangat bersahabat dan menunjukkan rasa terima kasih, karena desanya mendapatkan program pembangunan melalui TMMD Reguler.

"Inilah bentuk kemanunggalan TNI – Rakyat, yang siap sedia membantu kesulitan rakyat karena pada dasarnya tentara berasal dari rakyat, untuk rakyat dan oleh rakyat". ucapnya.

"Harapannya, dengan adanya bantuan dari relawan maupun organisasi kemasyarakatan yang lain, kegiatan TMMD dapat berjalan dengan lancar dan dapat segera terselesaikan sesuai dengan rencana."imbuhnya..

"Semoga tali silaturahmi yang sudah terjalin selama TMMD ini dapat terus dijaga dan dipelihara biarpun nantinya program TMMD Reguler ke-125 ini usai."pungkas Kapten Inf Tri Sakti Kristiyoso.

Penulis : Arda 72

Satgas TMMD Reguler Ke-125 Genjot Pengerjaan Sasaran Fisik Rehab RTLH

Surakarta  - Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta terus menggenjot pengerjaan sasaran fisik rehab Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yakni rumah milik Ibu Spriyanti RT.003, RW.004, Kelurahan Karangasem, Kecamatan Laweyan, Senin (28/07/2025).

Ditagaskan Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim Kapten Inf Narno kegiatan rehab RTLH ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD Reguler ke-125 yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperbaiki kondisi rumah yang tidak layak huni.

"Anggota Satgas TMMD bekerja sama dengan warga masyarakat bergotong-royong, bahu-membahu menyelesaikan pengerjaan rehab RTLH. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan meningkatkan kualitas hidup mereka."tuturnya.

"Dengan menggenjot pengerjaan sasaran fisik rehab RTLH, kami berharap rumah milik Ibu Supriyanti ini nantinya bisa selesai dalam batas waktu yang telah ditentukan."imbuhnya.

"Dengan adanya kegiatan rehab RTLH ini, kami berharap dapat membantu masyarakat yang membutuhkan dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Kami juga berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat tentang pentingnya memiliki rumah yang layak huni,"pungkas Pasiter.

Penulis: Arda 72

Panas Terik Bukan Penghalang Semangat Kemanunggalan Satgas TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta Dan Masyarakat

Surakarta - Tak pandang cuaca panas atau hujan, Sinergitas TNI yang tergabung dalam Satgas TMMD Reguler Ke -125 Kodim 0735/Surakarta tak pernah luntur untuk terus melanjutkan pengerjaan di tiap – tiap sasaran. Semangat gotong royong, saling bahu-membahu terus menghiasi suasana bekerja di setiap sasaran dalam Program TMMD Ke -125 Kodim 0735/Surakarta.

"Inilah bentuk sinergitas kami di lapangan bersama masyarakat yang terus kita tingkatkan, cuaca tak menghalangi kami bersama warga untuk terus bekerja meski kadang diterpa panasnya terik matahari dan siraman air hujan," tutur Letkol Inf Fictor J. Situmorang S.I.P., M.I.P. selaku Dansatgas TMMD Reguler Ke-125 Kodim 0735/Surakarta, Senin (28/07/2025).

Lanjutnya, program TMMD ini bukan hanya untuk membangun infrastruktur saja, melainkan sebagai wujud sinergitas TNI dan Masyarakat dalam kebersamaan mewujudkan pembangunan daerah.

"Kebersamaan inilah yang menjadi penyemangat tersendiri bagi mereka. Sehingga mereka terpacu terus antusias dan semangat dalam bekerja,"ujar Dansatgas.

Hal senada juga diungkapkan oleh Anggota Satgas TMMD Reguler Ke -125 Kodim 0735/Surakarta Kopda Heru, yang tergabung dalam Satgas TMMD, bahwa dengan semakin eratnya sinergitas yang terjalin akan mempermudah dan meringankan kita dalam menyelesaikan pekerjaan.

"Inilah yang menjadi penyemangat saya bergabung di Satgas TMMD Reguler ke-125 Kodim 0735/Surakarta ini, semua tak kenal lelah dan tak pandang cuaca, dengan begini tentunya proses pengerjaan pun akan menjadi ringan dan cepat selesai,"ucap Kopda Heru.

"Sebagai Anggota Satgas TMMD Ke -125 Kodim 0735/Surakarta tentunya Program TMMD ini banyak memberikan ilmu dan pengalaman tentang kebersamaan bagi pribadi saya, "semoga jalinan sinergitas ini terus tumbuh dan semakin kuat demi kesejahteraan masyarakat," pungkasnya.

Penulis: Arda 72

Adat istiadat Munjuk Suwunan Rumahnya Papanya Arah dan Cici Arsita dalam upacara adat di Cirebon Di Awali Adzan Lalu Doa bersama




Cirebon, SERGAP TARGET - Adat istiadat Munjuk Suwunan Rumahnya Papanya Arah dan Cici Arsita dalam upacara adat di Cirebon, Jawa Barat, khususnya di Desa Pesanggrahan Kecamatan Plumbon, merupakan tradisi yang unik dan kaya makna mehon Berkah pada sang pencipta Allah SWT.

Munjuk Suwunan adalah prosesi adat yang dilakukan untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan bagi masyarakat desa pada Allah SWT. 28/07/2025.

Dalam adat istiadat ini, masyarakat desa melakukan berbagai ritual dan upacara untuk menghormati leluhur dan memohon berkat.adat Munjuk Suwunan di Desa Pesanggrahan, ini adalah tradisi semacam ini umumnya memiliki nilai-nilai kebersamaan dan gotong royong yang kuat.


Beberapa aspek penting dalam sistem kebudayaan desa yang mungkin terkait dengan adat istiadat Munjuk Suwunan adalah tradisi kebudayan yang perlu dilestarikan.


Masyarakat desa terdiri dari berbagai kelompok sosial yang memiliki peran dan fungsi tertentu. Budaya desa mencakup tradisi, kepercayaan, adat istiadat, dan bahasa yang diwariskan dari generasi ke generasi oleh leluhur.


Lingkungan hidup desa meliputi alam, tanah, air, dan udara yang menjadi sumber kehidupan masyarakat desa.

Dalam upacara adat seperti Munjuk Suwunan, peran serta masyarakat desa sangat penting untuk menjaga keberlangsungan kebudayaan lokal. Oleh karena itu, perlu adanya peran aktif dari masyarakat dalam melestarikan, menjaga, dan mengembangkan kebudayaan desa.

Semoga Papa Arah dan Cici Arsita Sukses Selalu, Kompak  rukun Akur dan sukses. ((Babil))